KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT

KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT
Bab 24.KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT


__ADS_3

Semuanya diam tida usa berdebat lagi. Kakek simin lagi duduk di kursi kebesaranya dengan memakai kaca mata baca sambil membaca kontrak. Segel ini asli tapi jeki ada benarnya sinta memiliki kreditibilitasnya sendiri dan jeki yang menelpon dan menerima penghinaan tadi pagi jadi jeki yang memiliki kontribusi yang menyolok" jeki menatap sinta dengan banga lalu menghadap kakek simin da membukuk sembilan pulu derajat dan berkata kakek saya sebagai keluarga kari yang setia dan jujur saya siap menerima resiko dan penghinaan hanya untuk keluarga kari bahkan jika saya harus di pukuli dan di permalukan saya bersedia menangung itu asalkan keluarga kita bisa memdapatkan kehormatan saya merasa itu sepadan dengan penghinaan yang saya terima. Kakek mungkin persiden perusahaan itu suda menyadari potensi sebidang tanah keluarga kari kita sehinga dia berinisiatif menambakan dana yang kita butuhkan dan kita harus menandatangani kontrak itu dan mengirimkanya kembali agar persiden itu bisa melihat kesunguhan kita merencanakan kerja sama dengan perusahaan mereka  dan saya bersedia  mengerjakan proyek itu dan saya bersedia secara pribadi mengantarkan kontrak itu besok. Jeki sangat bersemangat mangatakan itu karena dia ingin menjadi manejar dan penangung jawab proyek. Adapun sinta hanya diam menatap jeki berbicara dan kredibilitasnya di lupakan"

__ADS_1


Bagus kamu adalah cucuku yang paling pintar dan luar biasa. Kakek simin mengangub sedikit dan setuju jeki yang akan manjadi penanggung jawab dan menejer proyek. Aku akan mengirimu besok untuk mengatarkan kontrak itu"

__ADS_1


Sinta sangat kecewa dia yang bekerja dan mendapatkan kontrak itu jeki yang mendapat pujian dan manjadi manejer proyek. Dan kontrak itu suda di segel oleh perusahaan korporexeen dan di tanda tanda tangani persiden perusahaan dan jeki pasti akan berhasil jika dia datang ke esokan harnya. Dan kontribusi sinta suda di lupakan semua orang. Meskin pun sinta kecewa dalam hatinya dia hanya diam tida berkomentar apa apa karena apa yang suda di katakan kakek simin tida ada yang berani membatah dan meruba keputusanya walaupun sinta akan mengatakan sesuatu pasti tida akan berguna dan tida ada yang peduli pada sinta.."  di sisi lain di kantor abubakar korporexeen ali sedang duduk di kursi kebesaran sambil membolak balik dokumen dengan santai dan tida lupa menyasab teh sambil bersantai.  Yang sebenarnya kontrak yang di dapatkan keluarga kari suda di atur olehnya pada awalnya ali tida ambil pusing dengan keluarga sombong itu tetapi istrinya yang datang memohon meminta kontrak itu. ali melembutkan hatinya demi sinta. Ali akan menjadi mura hati jika sinta yang datang meminta itu karena ali sangat mencintai sinta dari lubuk hatinya dan ikatan keluarga ini yang akan membuat ali sedikit melembut untuk keluarga kari. Selama dua tahun menikah dia tida pernah memberikan sinta apa apa. Di saat ali lagi bersantai tiba tiba telepon jadul ali berdering dan tampa ragu langsung menyambungkan telepon dan terdengar suara daro yang lagi berteriak padanya. Ali kenapa kamu belum pulang dan belum membersikan ruma dan pakayan kotor suda menumpuk. Jika kamu engan tingal di sini lagi tida mengapa kamu tida usa kembali lagi. Lalu dora menutup telepon dengan mara. Ali menghela napas sedikit dan mengaruk keningnya tapi sebelum ali sadar dari omelan dora hemponya berdering lagi dan itu intan adik iparnya yang menelpon dan menyambungkanya sebelum ali mengatakan sesuatu intan langsung berteriak ali kamu memang tida berguna kakaku di permalukan di vila keluarga kari kamu tida membantunya dan kamu tida pulang kamu memang orang yang tida berguna tapi tiba tiba ada ketukan dari pintu dan sekertari ayu sirta memasuki ruang kerja ali kemudian berkata tuan anda tadi meminta saya ke bank untuk mengambil uang delapan ratus juta saya suda mengambil uang itu sesuwai dengan permintaan anda lalu ayu meletakan uang delapan ratus juta itu di meja kerja ali dengan hormat dan kartu hitam berlogo naga emas. persidenya memang sangat kaya ketika ayu mengambil uang yang di minta ali ayu sangat tercengang dengan uang yang ada di rekening itu" lalu ali menatap ayu dan berkata ayu bisa kah saya nupang pulang denganmu karena saya belum membeli mobil. Ali berniat kembali ke ruma sinta dan membawa sekantong plastik uang untuk membantu permasalahan perusahaan sinta. Di vila keluarga kari. Sinta sangat kecewa kontribusinya di rengut jeki dan dia sangat membutuhkan uang itu untuk menyelesaikan masalah di perusahaanya tapi jeki begitu serakah Dan mengambil ke untungan darinya sebelumnya sinta berharab enda akan membantunya tapi enda suda bangrut dan sekarang kesempatanya juga harus kandas karena keserakahan jeki" Intan melihat wajah kakaknya lagi muram dan tida bersemangat dia berinisiatif menelpon sahabat sinta dan mengudang ke dua sahabat sinta.ela dan sela untuk menghiburnya. Benar saja setelah sela dan ela datang sinta tersenyum lagi dan tertawa melepaskan kekecewaanya sebelumnya. Lalu ela menatap sinta dan berkata sinta. Kenapa aku tida melihat si pecundang sampah itu hari ini. Sepatuku sangat kotor dan aku ingin dia membersikan sepatu untuku.  Sinta tersenyum.  sejenak mengerti apa maksut ela. Kemudian dia berkata orang itu belum pulang sajak kemarin aku tida tau dia pergi dan tida mengabariku dan sampai sekarang belum ada kabar. Ela mengerutkan keningnya dan berkata aku tau apa yang terjadi di malam itu sese orang memberitau. aku tida menyangka dia berhati kecil dan kehilangan kesabaran dan tida pulang karena masala kemarin. Sinta aku sarankan kamu harus menceraikan suami seperti itu dengan sesegera mungkin aku tida tahan melihat sahabatku terikat dengan pecundang seperti dia dan aku pikir jika kamu menceraikan orang tida berguna ini kamu tida akan merasa menyesal karena kami semua tau kamu dan dia suda menikah sejak dua tahun lalu tapi kalian tida pernah tidur seranjang dan semua orang tau itu jadi kesimpulaku keragu raguanmu itu segera di singkirkan dan ini demi masa depanmu sendiri dan itu tida akan mebuatmu rugi. Sela berkata sambil menatap sinta dengan serius. Setelah mereka berbicara tiba tiba sese orang mendorang pintu sampai terbuka kemudian mereka melihat ali memasuki ruma dengan basah kuyuk dan melangka masuk dan dia memegang kantong plastik besar warna hitam  di tanganya sebelumnya ayu memberi tumpangan padanya tapi mobil ayu mengalami mogok dan ali memilih berjalan kaki di tengah hujan deras dan ayu memberikan payung yang ada di mobilnya agar ali tida akan basah dan ali meningalkan ayu yang lagi menungu mobil derek selama ali berjalan hujan pun semakin deras dan menggenangi  jalan sehinga lubang tida bisa terlihat dan ali pun tampa sadar jatuh di lubang saluran  sehinga ali basah dan terlihat menyedihkan. Ali igin pergi ke kamar mandi dan hendak menganti pakayan tapi sela dan ela suda melihatnya. Ali apa kamu jatuh di saluran pembuangan kamu sangat bau. Ali tersenyum sambil mengigil singin dan tida berkata apa apa tapi langsung ke kamar mandi dan meletakan kantong plastik di tanganya di samping pintu dan hendak masuk untuk membersikan. Ali kamu masi berani pulang kamu pikir ini penginapan nenekmoyangmu apa sehinga kamu se enaknya masuk keluar intan memarahi ali. Kamu memang orang tida berguna dan sekarang kamu datang dengan ke adaan seperti ini kamu sangat bau dan kotor kamu mencemari udara di ruma ini  cepat pergi dari sini aku tida mau kamu mencemari udara di ruma ini ali menatap intan dengan senyum. Jika ali ingin mara mungkin saja suda dari dulu tapi dia suda terbiasa dengan perlakuan adik iparnya seperti ini jadi dia hanya menghela napas panjang  dan tida berkata apa apa lalu ali menatap sinta dan melangkah maju sambil berkata sayang kamu pernah mengatakan kalau perusahaanmu membutuhkan dana delapan ratus juta sekarang aku membawa uang itu untukmu. mendangar kata kata ali ela mencibir dasar suami sampah kau sekarang ingin terlihat seperti pahlawan kesiangan dan pura pura peduli di depan sang istri ela mulai menghina ali dengan segala alibi kamu memang tida berguna dan sangat tida tau malu dan sekarang kamu menanyakan apa sinta perlu uang atau tida kamu suami macam apa sihinga tida tau permasalahan istri sendri dan lihat dirimu sendiri di depan kaca kamu sangat miskin dan tida punya apa apa untuk membantu sinta jika aku jadi kamu pasti aku sangat malu selama tiga generasi. Sinta melihat ali di marahi ela dengan kejam hatinya mulai melembut. Kemudian dia berkata ela suda cukup bagai mana pun ali adalah suamiku dan dia kemarin menyelamatkanku di saat aku dalam bahaya aku tida bisa melihanya di permalukan seperti ini. Sinta kamu terlalu baik hati tapi kamu jengan tertipu dengan bantuan sekecil itu dan aku sarankan kamu harus segera menceraikanya. dia hanya akan membuatmu menderita. Perlu aku peringatkan kepadamu dan kamu jangan melupakan kejadian hari ini sebelumnya dia tida ada selama satu hari dan  kamu datang ke kantor abubakar korporexeen untuk bernegosiasi kerja sama dan dengan mudah mendapatkan kontrak dan itu misi yang sulit . dan setelah sampah ini kembali kontribusimu di rengut jeki itu pertanda dia pembawa sial bagimu. Dan selama kalian menikah dia hanya tidur di depan pintumu seperti anjing peliharaan yang setia kepada tuanya. jika aku jadi kamu aku pasti suda memukul anjing itu dan mengusirnya dari rumahku. Ia benar benar sela dan intan berseru bersamaan lalu sela melanjutkan sinta jangan kamu memberi dia harapan hanya karena dia membantu kamu kemarin karena harapan itu akan membuatnya besar kepala

__ADS_1


__ADS_2