KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT

KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT
Bab 38. KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT


__ADS_3

"Sinta. Yang melihat tatapan ali tida berkedip' kemudian dia berkata dengan dingin dan sambil  mengerucutkan bibir seksinya' "ali. jika kamu masi menatapku seperti itu percaya atau tida aku akan mencongkel bola matamu Sampai keluar.


"Ali. Tersenyum pahit dan berkata' "sayang. pria mana yang tida tahan tida melihatmu! aku sebagai suamimu tida bisa mengabaikanmu walaupun sesaat


Bagai mana kamu akan mencongkel bola mata suamimu sendiri.?


Mendengar kata kata ali' yang sedikit bercanda, "sinta. Merasa kesal tapi sedikit malu malu' kemudian dia mengepalkan kedua tanganya yang kecil dan berkata' "ali. Siapa yang meyuruhmu tidur di tempat tidurku?


Seketika ali tercengang dan kikuk! Lalu dia membuka mulutnya dan berbicara dengan terbata bata sa sayang bukan kah kamu mengajaku tidur di sini? "Sinta mengerucutkan bibir seksinya lagi dan berkata dengan tida sabar, "ali. Aku menyuruhmu tidur di kamar bersamaku bukan berarti kamu tidur bersamaku di satu ranjang' kemudian sinta menoleh ke arah sova dan di atas sova suda ada selimut untuk ali.


"Ali. Yang lagi berbaring di atas kasur yang empuk dan di tutupi selimut dia berkata dengan tida berdaya' "sayang. Bukah kita suami istri kenapa kamu membiarkanku tidur di sova?


Sinta menjawab ali dengan acuh ta acuh aku belum siap! Dan ingat setelah aku tidur kamu jangan mengambil kesempatan dalam kegelapan! Seketika wajah ali runtuh tida berdaya, Padahal tadinya dia suda melakukan pemanasan terlebih dahulu tapi ahirnya dia hanya tidur di sova,


Kemudian ali pun dengan engan pinda ke sova dan tida melepaskan selimutnya'


"sinta yang melihat selimutnya tida di lepaskan dia pun menarik selimut itu sambil berkata' itu selumutku punyamu ada di sova namun ali masi saja menahan selimut itu karena dia hanya memakai celana kolor jika sinta melihatnya maka sinta akan mengetahuwi maksutnya!


"Ali. Apa kamu akan membiarkan aku kedinginan malam ini jika kamu mengembil selimutku! "Sintal  menarik selimutnya sambil berkata dengan sedikit kesal, namun ali tida menghiraukan berkataan sinta dia tetap memakai selimut itu!  Sambil menatap wajah cantik sinta dengan tida berdaya' dan Ali terus mempertahankan selimut itu dengan bingung' namun apa daya  sinta' menariknya dengan paksa! Seketika wajah sinta memerah dan tercengang, dia tida tau harus bagai mana mengambarkan perasaanya saat ini, ada rasa malu ada rasa marah ada rasa bersalah semua jadi campur aduk.

__ADS_1


"Ali. Yang tida lagi memakai selimut itu. Dia langsung meraih selimut di sova, dan dengan kikuk dia berbalik dan berkta dengan terbata bata sa sayang ka kamu jangan salah paham dulu a aku aku juga ingin mandi tadi sambil menumgumu mandi aku suda melepaskan pakayanku! Untungnya Ali dengan cepat mendapat alasan yang tepat lalu dia melihat wajah sinta dengan harapan sinta akan percaya dengan perkataanya.


Mendengar alasan ali' "sinta menghela napas panjang. Tapi tida berkata apa apa,


Tapi dia langsung duduk di atas ranjang kemudian merebahkan tubuh kecilnya


Tampa hawatir kemudian merapikan selimutnyan.


"Ali pun dengan malu malu masuk kamar mandi.  Setelah tuju menit ali keluar kamar mandi dengan suda berganti pakayan yang bersih dia tetap masi mengenakan pakayan biasa dan dia merasa nyaman memakai pakayan biasa di banding memakai pakayan mahal.


"Setelah beberapa menit sinta masi saja belum tertidur' Lalu dia menatap wajah ali yang suda tertidur lelap di atas sova' jika di perhatikan dengan seksama!  "ali. memang tampan dengan kulit yang standar tida juga putih dan tida juga berkulit hitam bisa di katakan hitam manis dan ada kumis tipis yang membuat penampilanya lebih menarik dan itu membuatnya lebih tampan dan dewasa. 


Seperti biasa ali makan di dapur dan ke tiga wanita itu makan di ruang makan dengan beberapa hidangan sederhana.


Setelah makan mereka menyibukan diri dengan urusan masing masing dan  sinta pun pamit bekerja dan melaksanakan proyek keluarga kari,


Dan intan pun berangkat menuju kantor grub malfan untuk melamar jadi anak magang di perusahaan sambil membawa tas sekolah dia pun pamitan dan dora pergi arisan dengan ibu ibu sebaya denganya.


Tapi ali harus membersikan ruma terlebih dahulu sebelum Berangkar kerja.

__ADS_1


Di ruang tungu grub malfan intan sedang  duduk menungu pangilan,


Namun setelah setengah jam dia menungu dia melihat orang yang paling dia kenal


Lalu dia melompat berdiri dan menghalangi jalan orang yang dia luhat.! Kemudian dia berkata dengan dingin.


"Heii ngapain kamu di sini.?


Ali menoleh dengan acuh ta acuh dan berkata aku bekerja di sini apa ada yang salah? Oww begitu' jadi kamu kerja di sini jadi tukang bersih bersih ya? "Ali tida menjawab tapi dia berbalik pergi menuju lif, tapi intan tida membiarkan ali pergi begitu saja dia meraih tangan ali dengan tangan kecil mungilnya Dan berkata deng dingin heii sampah' apa kamu tida medengar aku lagi berbicara di sini?


Melihat ada keributan penjaga langsung mendekati mereka dengan tongkat listrik di tanganya, dan penjaga yang piket hari ini adalah penjaga baru masuk selama satu mingu dan selama satu mingu dia piket malam dan hari ini pertama dia piket pagi dan bertugas di depan pintu labi sehinga dia tida mengenali bosnya sendiri. Dan dengan wajah garang dia terus berjalan menuju tempat keributan saat ini,


Kemudian dia berteriak dari kejauhan sambil berkata' "Heii. Anak muda kau jangan memperlakukan wanita sepertu itu! memangya kau siapa? Dan kau tau tempat apa ini sehinga kamu berani membuat malasah di sini? "Intan menatap ali dengan expresi banga ahirnya rencananya akan mempermalukan ali berhasil. Selama ini intan sangat tida menyukai ali sehinga dia cari cari kesempatan dan ahirnya kesempatan itu datang juga dan hari ini dia akan membuat ali akan di pecat dari pekerjaanya dan akan mempermalukanya itulah rencananya saat ini.


Lalu intan melirik penjaga itu lalu mentap ali sambil berkata' "pak satpam orang ini suda melakukan pelecehan terhadap saya.


"Ali. Yang mendengar perkataan inta dia tercengang ali tida menyangka mulut intan yang terlihat polos akan begitu pedis jika dia berkata' mencoba menfitnah dirinya.


"Lalu ali mencoba membela diri tapi penjaga itu suda berkata! Anak muda jangan harab kau bisa keluar dari sini dengan badan utuh karena kamu suda berani membuat masalah di grub malfan dan berani melecehkan wanita di depan semua orang!  jika persiden perusaan tau masalah ini maka saya sebagai penangung jawab ke amanan di sini merasah malu jika tida memberimu pelajaran hari ini, dan jika aku membiarkan orang berbuat onar di perusahaan besar ini! itu akan merusak citra perusahaan dan sebagai satpam berkewajiban memberi pelajaran kepada orang yang suda berani membuat masalah di perusahaan ini

__ADS_1


dan saya harab anda jujur dan tida mempersulit pekerjaan saya.


__ADS_2