KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT

KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT
BAb 26. KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT


__ADS_3

Ali mendengar omelah dora dia hanya diam dan tida membela diri Jika ali akan mengatakan sesuaru mungkin itu akan menyulut emosi dora ali memilih diam dan tida perkata apa apa Dan hanya mendengar omelanya.   Ali kau hari ini suda membantu sinta tapi bukan berarti kamu bebas melakukan apa yang kamu mau dan kamu harus memasak untuk kami. Uang yang kamu berikan kepada sinta itu belum cukup untuk menutupi apa yang kamu makan dan minum di ruma ini selama dua tahun.


jadi kamu tetap harus bekerja mebersikan ruma dan toilet  jika kamu tida terima silakan ceraikan sinta dan pergi dari sini. Jika kamu pergi dari sini dan menceraikan sinta mungkin saja dia bisa mendapatkan suami yang bisa memberinya ke bahagiyaan dan bisa memberikan aku uang. Di mata dora uang lebih penting dari segalanya"


Ke esokan harinya. Jeki mengendarai mobil ke perusahaan korporexeen wajahnya terlihat bahagian. seteleh lima belas menit kemudian jeki sampai di tempat tujuanya dan memarkir mobil dengan wajah banga dan memasuki lobi perusahaan. Setelah dia masuk dia langsungn ke meja resepsionis dan menjelaskan tujuanya dan identitasnya  lalu petugas resepsionis itu membawa jeki ke ruang tungu dengan hormat Jeki memandang resepsionis itu dan tersenyum bahagia lalu dia duduk di sova ruang tungu dan tertawa puas. Lalu dia meletakan mab di atas meja. Dan menungu pangilan dan di saat dia menoleh ke arah pintu utama dia melihat sese orang pria yang sangat dia kenal kemudian dia berdiri dengan semangat dan melangka meju heii pecundan kenapa kamu ke sini apa yang ingin kamu lakukan di sini. ali. aku peringatkan kepadamu tempat ini bukan tempat yang bisa kamu masuki dengan se enaknya." jeki sama sekali tida mengetahuwi indentitas ali yang sebenarnya Sehinga dia mengangab ali tida pantas datang ke sini.." 


Ali diam di tempat kamu akan mengotori lantai ini kamu tida lihat lantai ini sangat bersih cepat keluar dari sini. Tapi ali hanya melirik jeki dan tida peduli apa yang jeki katakan dan berjalan langsung ke arah lif. Tapi sebelum ali mendekati lif  jeki mencengram kerak ali dan ber kata dasar sampah apa kamu tida mendengar apa yang baru saja aku katakan apa kamu tuli. Melihat ada keributan penjaga ke amanan bergegas  mendekat dan berteriak heii jangan mencari masala di sini Mendengar teriakan penjaga Jeki dengan cepat melepaskan gengamanya dan ber kata pak satpam Orang ini mencari masala denganku aku sedang berbicara tapi dia tida menangapi dan orang ini sampah dari keluarga kami cepat usir orang ini dari sini sekarang juga penjaga itu menatap ali dengan tatapan ketakutan kerena mereka tau betul siapa persiden pereka sekarang. Lalu penjaga itu maju selangka dan hendak berkata untuk menampar jeki. tapi ali melambaikan tanganya. Secara naruliah penjaga itu mudur dan tau apa maksut ali.


Lalu ali menatap jeki dengan tenang dan berkata jeki aku datang ke sini karena aku ingin melamar pekerjaan.  Jeki mencibir pekerjaan apa yang kamu bisa kerjakan di sini lihat dirimu kamu tida pantas bekerja di sini. Jika kamu ingin melamar sebagai satpam di sini aku yakin tida ada yang akan menerimamu di sini bahkan kamu ingin menjadi tukang bersi bersih saja tida pantas untuk orang sepertimu tau..


Ali memandang jeki dan menatapnya dengan dingin. Apa yang aku lakukan di sini tida ada sangkut paunya denganmu. Hahaa ali kamu mulai berani ya membatah aku tida menyangka kamu punya keberanian sekarang Tungu saja aku akan memberimu pelajaran sebentar lagi.  Lalu jeki kembali ke ruang tungu dan duduk dengan emosi. Kemuadian ali menoleh ke satpam dan berkata jangan mengungkapkan identitasku di depan keluarga kari Ia ia tuan. satpam itu menjawab dengan gugub dan berbalik pergi ke pos satpam. Ali pun langsung ke ruang kerja.

__ADS_1


Ayu memasuki lobi kantor dengan angun dan rambut kusir kuda menjulang ke atas memperlihatkan leher yang putih bersih dan mengenakan rok hitam ketat dan di pasangkan dengan baju merah yang sedikit transparan ketat yang membungkus buah kembarnya yang sedikit bergoyang  se akan ingin keluar. Di bawah tatapan sumua orang ayu memasuki lif.


setelah ayu mengetahuwi ali suda ada di kantor dia menyajikan teh untuk ali dan berkata tuan keluarga kari mengutus sese orang hari ini mengantarkan kontrak kerja sama. Dia bernama jeki kari. Tuan apa anda ingin memeriksa kembali dokumen ini.


Ali mengambil teh dan berkata tida di butuhkan bahkan dia tida melirik dokumen itu. Ayu katakan padanya untuk menguras danau limboto baru dia bisa datang ke sini jika dia tida mampu melakukanya dan dia akan datang di hari lain usir saja dia dari sini. Baik ayu tida berni bertanya dan langsung keluar dari ruangan kerja. Ayu sangat tau karakter ali seperti apa.


Jeki masi duduk sendiri tampa ada yang memperdulikanya Dia merasa keberuntunganya hari ini tida begitu baik setelah dia bertemu ali suda dua jam lebih dia menungu masi belum ada tanda tanda kepastian. Lalu dia berteriak tida sabar halouuu apa ada orang di sana kenapa  tida ada orang yang melayaniku. Mendengar teriakan jeki Resepsionis datang menghampiri jeki. dan ber kata tuan mohon pelankan suara anda itu akan mengangu kenyamanan  kariawan yang lagi kerja Jeki melihat wajah cantik resepsionis itu Matanya memancarkan nabsu. Lalu jeki mendekati wanita resepsionis itu dan mengulurkan tanganya ingin  membelai wajah cantiknya. Namun wanita itu mundur dua langkah menghindari tangan jeki lalu berkata tuan mohon untuk menjaga etika anda di sini. Nona cantik sebaiknya kamu ikut denganku dan tida usa kerja di sini lagi aku bisa memberikan apa yang kamu mau tampa harus bersusah paya bekerja. Setelah ini aku akan menjadi se orang  menejer proyek besar dan penangung jawab proyek dan aku menyukai karakter wanita sepertimu. Tuan mohon untuk bersikap sopan saya bukan wanita yang gila uang saya ingin menghasilkan uang dari kerja kerasku sendiri. Alaaa kamu begitu naiff di depanku sok jual mahal jeki mendekatinya lagi dan akan memeluknya tapi pintu ruangan tungu di dorong terbuka ayu memasuki ruang tungu dan berkata maaf tuan jeki suda lama menungu. jeki menoleh dan terpanah dengan kecantikan ayu  tida heran C EO perusahaan ini menjadikan wanita ini sebagai sekertarisnya dia begitu cantik namun dia tida berani menyungung sekertaris C EO perusahaan. Lalu jeki tersenyum dan berkata nona sirta apakah saya suda bisa bertemu dengan C EO  anda.


C EO saya mengatakan anda harus menguras danau limboto terlebih dahulu baru C EO akan mempertibangkanya dan kontrak sebelumnya suda di batalkan oleh


C EO. Sikan pergi dari sini atau langsung ke danau. Mata jeki seketika melebar hampir saja dia menapar ayu. Tapi dia tida berani melakukanya. lalu jeki memaksakan senyum dengan mata sedikit merah dan hampir saja menangis. Dengan suara tercekik jeki bertanya nonona sirta mengapa bisa begitu bukan kah sebelumnya kita suda bernegosiasi dengan baik dan sepakat bekerja sama. 

__ADS_1


C EO tida memberi tahu saya soal ini. Ayu menjawap dengan tida senang. Maaf tuan jeki saya kira apa yang saya sampaikan tadi sangat jelas.  Dan C EO memantau anda dari ruangan kerjanya karena semua cctv di kantor ini tehubung dengan monitor di ruangan


C EO.  Dan dia melihat anda melecehkan resepsionis kami Kamu sangat baruntung hari ini karena dia tida melaporkanmu ke kantor polisi setelah ayu mengatakan ini dia langsung berteriak penjaga. Secara spontan penjaga itu


Berlari ke arah ayu. Usir orang ini dari sini persiden tida ingin melihat orang ini. Seketika penjaga itu membawa jeki dengan paksa dan melemparnya keluar.


Jeki saat ini sedang mengenakan setelan jas dan sepatu kulit setelah di tendang kuluar jasnya jadi compang camping dan sepatu kulitnya sampai copot.."


Di vila keluarga kari kakek simin sedang duduk di kursi kebesaranya sambil minum tah hijau. Sebelum dia menelan teh dia memuntahkan teh itu dan terbatuk dua kali. Mendengar penuturan jeki. Kakek C EO perusahaan itu tida berperasaan dia mengusirku dengan paksa. Apa yang kau katakan. mendangar ini tangan kakek simin yang lagi memegang gelas teh gemetar karena marah. Jeki duduk di lantai menundukan kepalanya. Dengan suara gemetar kakek simin berkata bukan kah kemarin mereka suda menanda tangani kontrak mengapa mereka membatalkan di saat saat seperti ini. Kakek mungkin kah kontrak itu palsu perusahaan itu sama sekali tida ada niat bekerja sama dengan kita sinta suda menipu kita semua. Ia mungkin saja dia sedang mempermainkan kita ayah jeki menipali kakek kita harus mengundang sinta ke sini untuk mengklarivikasi apa yang dia lakukan mari kita lihat apa yang akan dia jelaskan tentang masala ini. Tuba tiba jeki teringat sesuatu. Kakek tadi aku melihat ali datang ke perusahaan korporexeen kakek simin mengerutkan keningnya dan barkata mengapa dia ada di sana kakek bertanya di saat dia lagi bingung ali hanya se orang menantu yang tida berguna mengapa dia datang ke perusahaan besar seperti itu apa dia tida sadar diri. Kakek dia mengatakan dia melamar pekerjaan di sana tapi aku tida percaya mungkin saja dia menyelinap untuk mencuri kontrak palsu dan bekerja sama dengan sinta untuk membodohi kita semua pasangan suami istri itu berusaha menipu kita. Ayah jeki miman manambakan bara di atas api. Ayah aku rasa apa yang di katakan jeki ada benarnya karena kontrok itu terlihat asli ayah kita harus mengundang pasangan itu untuk menjelaskan ke pada kita semua ke bohongan mereka suda di ketahuwi. Kakek simin duduk tampa experesi dan melirik konrak yang suda di batalkan kemudian berka kata miman telepon  dora sekarang dan suru kedua orang itu menghadap jika mereka tida memberikan penjelasan yang logis aku akan mengusir mereka hari ini dari keluarga kari. Ia ia ia semua orang bersamaan menyetujuwi kata kakek.  Mereka semua sangat tida menyukai keluarga sinta dan ingin menyingkirkan sinta dari daftar keluarga.."


Di kantor korporexeen ali sedang mengadakan rapat dengan seluru kepala  cabang korporexeen dan ayu menyediakan materi rapat dengan cepat karena rapat ini mendadak sebelumnya ali tida memberi tahukan ke pada sinta soal ini sehinga dia blak blakan menyiapkan materi rapat.

__ADS_1


Ruang rapat semua bos kepala cabang suda duduk menungu rapat akan di mulai dan semua bos ini sambil menungu dan ada beberapa sedang  berbincang bincang penasaran dengan persiden baru karena mereka semua belum pernah melihat wajah persiden baru itu. Dan sala se orang berkata aku sangat penasaran dengan persiden baru kita dan aku mendangar persiden ini masi muda dan ber usia sekitar dua pulu enam tahun sunguh prestasi luar biasa dia usia muda suda memimpin  perusahaan besar seperti ini.


__ADS_2