
...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...
...~×~...
..."Terkadang ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan akan membuat seseorang gagal, tetapi hal tersebut tentu saja tidak berlaku untukku. Karena Aku tahu takdir Tuhan sudah pasti lebih indah dari apa yang Kita harapkan sebelumnya."...
...~×~...
London, 27 Agustus 2017
HARI ini adalah hari pernikahan dari sahabatnya dan sudah pasti Ethan akan datang walaupun seberapa banyak pekerjaan yang akan Ethan abaikan.
Bukan hal yang sulit untuk Ethan mengundur beberapa rapat penting, sepenting apapun itu.
Ethan saat ini sedang berada di dalam pesawat menuju Amerika Serikat, dari London ke Amerika bukanlah hal yang baru bagi Ethan bahkan dirinya pernah pergi lebih jauh.
Sebenarnya Ethan sempat tidak bisa datang karena ada beberapa kendala, tetapi Ethan yakin disana pasti akan menemukan kembali alasannya untuk tersenyum.
Claudia sangat dekat dengan Smith dan sudah dipastikan kalau Claudia pasti akan datang.
Karena baginya sahabat adalah sebuah pelita dalam kehidupannya, jadi Claudia tak pernah bisa mengecewakan sahabatnya. Sekalipun sahabatnya telah berbuat kesalahan.
Saat ini sudah pukul 09.56 p.m. sebenarnya Acara pernikahan sahabatnya itu akan dilaksanakan besok hari, tetapi karena Smith adalah seseorang yang selalu membantunya tentu saja Ethan tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk mengecewakan sahabatnya itu.
Sebentar lagi pesawat akan mendarat karena jarak antara London ke Amerika tidak terlalu jauh jadi hanya memerlukan waktu beberapa jam saja.
...~×~...
Amerika Serikat, 27 Agustus 2017
Pukul 07.53 p.m.
Claudia saat ini sedang berkumpul dengan teman-temannya di ruangan yang berada di dalam hotel yang disediakan oleh pihak Smith.
Di sana juga ada Jordan dan Kendrick sahabatnya sewaktu dirinya masih tinggal di London.
Claudia sempat bertanya dimana Ethan? Karena pada dasarnya yang memperkenalkan dirinya dengan Jordan dan yang lainnya adalah Ethan.
Walaupun sebenarnya Claudia merasa nyaman seperti ini karena jika ada Ethan pasti semuanya akan terasa canggung.
"Ken, kemana pacarmu?" Tanya salah satu orang yang berada di sana.
Claudia tidak mengenali semuanya, dan yang harus kalian tahu kalau Claudia adalah satu-satunya perempuan yang berada di dalam ruangan itu.
"Aku sudah putus dengan Nica." Balas Kendrick santai.
"Kau serius Ken?" Tanya Claudia.
Karena setahu Claudia kalau hubungan Kendrick dengan Veronica sudah lama sekali bahkan sebelum Claudia mengenalnya keduanya sudah menjalin hubungan.
"Iya Cla, kau tahu Cla?" Tanya Ethan.
"Bodoh! Mana Aku tahu kau saja belum memberitahu Aku sebelumnya." Balas Claudia dengan nada kesal.
__ADS_1
"Maksud ku kau tahu kalau ternyata Veronica selingkuh dengan temanku." Jelas Smith yang langsung membuat Claudia kaget bukan main.
Yang ada di dalam pikirannya hanya Ethan, apa mungkin Ethan yang Kendrick maksud.
"Siapa?" Tanya Claudia lirih.
"Kau tahu Ernest Cla?" Tanya Kendrick yang langsung di iyakan oleh Claudia.
"Dia adalah selingkuhannya." Lanjut Kendrick lirih sambil tersenyum getir.
"Kau yakin itu Ernest, Ken? Bukankah dia adalah teman dekatmu?" Tanya Claudia meyakinkan.
"Yah, dulu memang dia sahabat ku sebelum dia mengkhianati ku." Ucap Kendrick tersenyum getir.
"Apa kau melihatnya sendiri?" Tanya Claudia meyakinkan.
"Iya Cla Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri." Balas Kendrick sambil menatap wajah semua teman-temannya.
"Sudahlah Ken lupakan saja wanita seperti itu." Ujar seseorang yang berada di samping Jordan.
"Ngomong-ngomong Aku belum mengenal kalian semua kecuali Jordan dan Kendrick." Ujar Claudia mencoba untuk meluluhkan suasana yang sempat tegang karena kandasnya hubungan Kendrick sahabatnya.
Dan semua yang berada di dalam ruangan itu tertawa begitupun dengan Kendrick yang sempat sedih.
"Oh iya aku melupakannya, Aku Carlos." Ucap laki-laki yang berada di samping kiri Jordan.
"Hi Carlos, senang bertemu denganmu." Balas Claudia.
"Aku Aaron." Ucap laki-laki dengan lesung pipi diwajahnya.
"Hi, aku Aldrich," sapa laki-laki yang berada di samping kanan Jordan.
"Oh Hi Aldrich, senang bisa bertemu dengan mu." Balas Claudia sambil tersenyum.
"Dan perkenalkan namaku Aland, kau bisa memanggilku Al." Ucap laki-laki tampan dengan rambut merah terang yang berada di sampingnya.
"Hai Al padahal sejak tadi kau duduk di sampingku tapi Aku belum mengetahui namamu." Balas Claudia sambil tersenyum kecil.
"Iyah dan kau sudah mengetahuinya bukan sekarang?" Tanya Aland.
"Haha tentu saja, dan yah kalian bisa memanggil ku Cla." Balas Claudia sambil tersenyum manis.
Dalam hati Claudia berharap kalau mereka semua bisa berteman baik dengannya dan menerima nya dengan tulus menjadi sahabat nya.
"Senang bisa bertemu dengan mu Cla, kau sangat cantik." Puji Aland yang di iyakan oleh semuanya.
"Kalian tahu? kalau semua wanita itu sebenarnya baik, tetapi terkadang keadaan yang membuat mereka jahat." Terang Claudia tiba-tiba.
"Begitupun dengan laki-laki, Cla, sebenarnya laki-laki juga baik Cla tetapi terkadang keadaan yang membuat dia jahat." Jelas seseorang yang berada di belakangnya.
Suara yang sudah hampir dua Minggu dirinya hindari, suara yang tidak mau lagi Claudia dengar.
Claudia kemudian berbalik dan langsung keluar menuju kamarnya yang berada di sebelah ruangan ini.
__ADS_1
Karena dirinya perempuan sendiri Smith memberikan kamar khusus untuk Claudia karena tidak mungkin juga Claudia tidur bersama dengan Axel dan Jennie.
Karena keduanya juga belum datang dan akan datang besok pada saat resepsi pernikahan.
"Cla tunggu." Teriak seseorang yang sedang berjalan ke arahnya.
"Soal kenapa kuncinya tidak bisa dibuka pada saat seperti ini." Gerutu Claudia.
Tiba-tiba saja pergelangan tangannya ada yang menariknya sehingga membuat Claudia tidak seimbang dan jatuh.
"Aw!" Seru Claudia kesal.
Matanya menatap ke arah Ethan dengan tatapan penuh marah, bagian tubuhnya terasa sakit akibat mencium keramik dengan begitu keras.
"Sakit tahu gak sih!" Gerutu Claudia sambil mencoba untuk bangun.
Ethan yang melihat hal tersebut hanya bisa menahan tawanya agar tidak pecah di depan Claudia karena jika hal itu terjadi maka Claudia akan lebih marah kepadanya.
"Maaf." Ucap Ethan sambil mencoba untuk menolong Claudia bangun.
Claudia langsung menepis tangan Ethan dan susah payah bangun dengan sendiri tanpa bantuan Ethan sama sekali.
"Kau bilang kau menyukaiku bukan?" Tanya Ethan sambil tersenyum jahil kearah Claudia yang sedang menatap tajam kearahnya.
"Itu hanya agar kau tidak mencari ku." Balas Claudia asal.
"Jadi kau ingin Aku mencari mu Cla?" Tanya Ethan sambil menaik-turunkan alisnya jahil.
"DIAMLAH Ethan telingaku panas mendengar ocehan mu!" Setelah itu Claudia langsung masuk ke dalam kamarnya dan meninggalkan Ethan didepan pintu.
Setelah masuk ke dalam Claudia merasa ada yang aneh dengan jantungnya yang berdegup kencang dan Claudia merasa pipinya begitu panas.
"AKU MENYESAL TELAH MEMBUAT SURAT SIALAN ITU!" Teriaknya dari dalam kamar.
Dan Ethan yang masih berada di depan kamar Claudia tak kuasa menahan tawanya hingga akhirnya Ethan langsung tertawa terbahak-bahak.
"DIAM ETHAN JANGAN TERTAWA! PERGILAH! KAU INI SEDANG APA BERDIRI DI DEPAN KAMARKU?" Teriak Claudia kesal karena ternyata Ethan masih berada di depan pintu kamarnya.
"AKU SEDANG MENUNGGU PUJAAN HATIKU." Balas Ethan dengan sedikit berteriak.
"DIAMLAH ETHAAAAN!"
Setelah itu Claudia memutuskan untuk segera bergegas menuju tempat tidurnya karena jika terus meladeni Ethan sudah dipastikan jantungnya akan terkena serangan.
...~×~...
...TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...
...Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...
...And...
...I hope you enjoy reading this story :)...
__ADS_1
...Love u guys 😘...
...Sampai jumpa di next episode bye 😉...