
...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...
...~×~...
..."Ketika sekitar kita merasakan kebahagiaan rasanya segala lara pun perlahan menghilang bersama dengan tawa."...
...~×~...
Amerika Serikat, 28 Agustus 2017
Pukul 08.15 a.m.
SEKARANG Claudia sudah bersama dengan Jennie di acara pernikahan Smith.
Axel dan Jennie baru sampai Amrik sekitar satu jam yang lalu dan saat ini Axel sedang bersama dengan teman-teman prianya sedangkan Jennie disuruh Axel untuk menemani Claudia daripada ikut dengannya.
Karena Jennie juga tidak ingin menemani Axel berkumpul dengan teman-temannya karena Jennie akan merasa canggung, berbeda dengan Claudia yang sangat mudah bergaul dengan pria tetapi Claudia tak punya banyak teman wanita kecuali ketiga sahabatnya yang berada di Inggris.
Claudia juga masih sering menghubungi ketiga sahabatnya karena ketiganya juga tidak pernah berhenti menanyakan kabarnya lewat akun sosial medianya, entah melalui DM Instagram atau WhatsApp messenger.
Tiba-tiba saja ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk dan tanpa berfikir panjang Claudia langsung menggeser tombol berwarna hijau untuk menjawab panggilan dari sahabatnya itu.
"Je, aku keluar sebentar yah Zee menelpon ku." Pamit Claudia kepada Jennie yang langsung di angguki oleh Jennie.
Setelah sampai di luar gedung Claudia langsung menempelkan earphone bluetooth ke telinganya.
"Halo ada apa Zee, maaf Aku baru mengangkat panggilan mu soalnya disini cukup ramai Zee." Jelas Claudia.
"Tak apa Cla, kau saat ini masih di acara pernikahan Smith?" Tanya Zee dari sebrang sana.
"Iya kan acaranya sebentar lagi akan dimulai, Zee sudah dulu yah nanti setelah acaranya sudah selesai Aku akan menghubungi lagi." Balas Claudia.
"Baiklah, jaga dirimu." Setelah itu Claudia langsung memutuskan sambungan teleponnya dan kembali ke dalam gedung tempat Smith menyelenggarakan pesta pernikahannya.
Sekarang Claudia akan mengucapkan selamat kepada sahabatnya itu.
"Ya ampun Smith akhirnya kau mendapatkan wanita yang benar-benar mencintai mu." Ucap Claudia sambil menjabat tangan Smith kemudian memeluknya singkat.
"Selamat yah Smith semoga kau bahagia, jaga temanku yah Ellen." Ucap Claudia beralih kepada wanita yang saat ini menyandang gelar sebagai istri dari sahabatnya.
"Tentu saja." Balasnya dengan tersenyum manis kearah Claudia.
"Yasudah Aku sudah lapar, Aku mau makan dulu yah, semoga kebahagiaan menyertai kalian dan Aku memesan ponakan kembar yah secepatnya." Setelah itu Claudia langsung berjalan menuju kedua orang tua Smith dan Ellen.
"Selamat ya Mah semoga Smith segera memberikan Aku ponakan kembar." Ucap Claudia sambil memeluk Ibu dari Smith.
"Kau ini, sudah makan belum?" Tanya Ayah Smith.
__ADS_1
"Ini Cla baru saja ingin makan Yah." Setelah itu Claudia beralih memeluk Ayah Smith dan menyalami kedua orang tua Ellen.
Hubungan Claudia dengan keluarga sahabatnya memang sangat dekat begitupun dengan kedua orang tua Jordan dan Kendrick.
Itu juga yang membuat Claudia sering melupakan segala lukanya, walaupun kedua orang tua kandungnya tidak memperdulikan dirinya tetapi orang tua dari sahabatnya sangat memperdulikan dirinya.
Hubungan Claudia dengan kedua orang tua Axel dan Jennie bahkan sangat dekat sama dengan kedekatan Claudia dengan kedua orang tua Ethan.
"Astaga makanan disini sangat nikmat." Puji Claudia terhadap makanan yang disajikan di acara pernikahan Smith.
"Kau ini perempuan tetapi tingkah mu mengalahkan laki-laki." Ejek Jennie yang sedang duduk di sampingnya.
"Aku tidak peduli dengan orang lain, karena mereka tidak penting bagi hidup ku." Balas Claudia sambil memasukkan salad buah kedalam mulutnya.
"Sudahlah Cla makan saja dulu, jangan banyak bicara nanti tersedak baru tahu rasa kau." Ujar Axel yang sedang berjalan ke arahnya.
Claudia tidak mempedulikan itu dan memilih untuk melanjutkan memakan makanannya.
...~×~...
Pukul 03.15 p.m.
Acara pernikahan Smith sudah selesai dan sekarang Claudia akan mengucapkan selamat tinggal kepada sahabatnya itu karena Claudia akan segera pergi ke California karena besok dirinya sudah mulai masuk kuliah.
Sekarang Claudia sedang berada di dalam ruangan yang berada di samping kamar hotelnya.
Cklek..
"Ya ampun Cla kau ini kenapa tidak langsung masuk saja, padahal kan tidak dikunci." Ucap Aland yang membukakan pintu.
"Smith ada di dalam?" Tanya Claudia kepada Aland.
"Ada masuklah." Setelah itu Claudia langsung masuk ke dalam kemudian pamit kepada semuanya.
"Smith aku ingin pamit," Panggil Claudia.
"Cla kemarilah." Setelah itu Claudia langsung duduk tepat di samping Ethan karena hanya itulah bangku yang kosong.
"Smith Aku harus pulang." Jelas Claudia.
"Secepat ini Cla?" Tanya Aldrich Yang berada di samping Smith.
"Besok Aku harus masuk kuliah, jadi Aku harus pulang." Jelas Claudia yang langsung diangguki oleh semuanya.
"Kau kuliah dimana?" Tanya Aaron yang duduk di samping Carlos.
"Di California Aaron kau mau kesana?" Balas Claudia sambil bercanda.
__ADS_1
"Mungkin kapan-kapan kalau aku ada di sana akan mengabari mu Cla." Balas Aaron.
Sebenarnya Claudia tidak ingin memberitahukan hal itu karena Ethan sedang berada di sampingnya.
"Oh yasudah hati-hati Cla." Ucap Carlos.
"Baiklah Aku pamit yah, Bye." Setelah itu Claudia langsung memeluk Smith dan teman-teman barunya juga.
Terakhir Claudia pamit kepada Ethan, "E Aku pamit yah, jaga dirimu." Setelah itu Claudia langsung memeluk Ethan dan langsung dibalas oleh Ethan dengan mengelus-elus rambut kepalanya penuh sayang.
Pelukan kali ini berbeda, lebih lama dari semua teman-temannya yang ada di sana.
Claudia segera melepaskan pelukannya kemudian Ethan langsung mencium keningnya penuh sayang.
"Aku akan merindukanmu." Setelah itu Claudia langsung pergi meninggalkan teman-temannya dan juga Ethan.
"Kau ada hubungan apa dengan Claudia?" Tanya Aaron.
"Dia adalah masa depan ku." Setelah itu Ethan memutuskan untuk pergi ke arah balkon untuk menenangkan pikirannya.
"Aku tahu kalau kamu udah lama suka sama Claudia, terus kenapa kamu gak pernah jujur?" Tanya Smith yang saat ini berada di sampingnya.
"Aku belum siap, Aku takut kalau suatu saat itu dia akan terluka karena kebodohan Aku." Balas Ethan sambil tersenyum miris.
"Nanti kalau Claudia mencintai seseorang di California jangan kaget E." Setelah itu Smith langsung meninggalkan Ethan sendiri.
Ethan menghembuskan napasnya panjang sambil memikirkan kata-kata dari Smith.
"Aku akan segera mengatakan perasaanku Smith, Tunggu kabar baikku." Teriak Ethan dan hanya di balas lambaian tangan oleh Smith.
Ethan sudah membulatkan tekadnya untuk mengakui perasaannya karena dirinya yang terlalu takut jika harus kehilangan sosok cantik itu.
Ethan jauh lebih tidak siap kalau suatu saat nanti ada laki-laki lain yang berdiri di sampingnya dan mengaku sebagai kekasihnya.
...~×~...
...TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...
...Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...
...And...
...I hope you enjoy reading this story :)...
...Love u guys 😘...
...Sampai jumpa di next episode bye 😉...
__ADS_1