
...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...
...~×~...
..."Kebersamaan memang selalu bertujuan untuk membuat kenangan dan mengingat masa itu ketika kita tak lagi bersama."...
...~×~...
California, 07 Agustus 2019
TAHUN sudah berganti dan setiap hari akan selalu ada hal baru yang Claudia lakukan.
Jangan tanyakan soal Ethan karena sudah hampir satu Minggu penuh tak ada kabar dari laki-laki itu, ponselnya mati dan tidak pernah aktif di sosial media apapun yang dirinya miliki.
Claudia hanya berfikir kalau Ethan sedang sibuk dengan pekerjaannya atau mungkin juga dirinya sudah lupa kalau dirinya memiliki kekasih.
Satu Minggu yang lalu Claudia masih bisa tersenyum karena Ethan tapi hari ini Claudia sedang terluka karena tiba-tiba saja ada seseorang yang sangat mirip dengan Ethan duduk di bangku yang berada tidak jauh dari tempatnya duduk.
Saat ini Claudia sedang berada di sebuah Café yang sering dirinya kunjungi jika sedang tidak baik-baik saja. Biasanya Claudia akan merasa baik-baik saja jika sudah berada di sini tetapi malam ini justru moodnya semakin buruk.
Claudia tidak tahu siapa wanita yang sedang duduk bersama dengan laki-laki yang sangat mirip dengan Ethan itu karena posisinya membelakangi Claudia.
Tapi Claudia yakin kalau laki-laki itu adalah Ethan karena malam ini dia mengenakan jam tangan yang Claudia berikan pada saat ulang tahunnya yang ke 27 tahun lalu.
Bulan depan adalah hari kelulusan Claudia dan lagi Ethan sama sekali tidak pernah menyinggung soal itu sehingga hal itu seringkali membuat Claudia kesal karena merasa Ethan sudah tidak lagi memperdulikannya.
Claudia merasa kalau Ethan tidak akan datang pada saat wisuda Claudia bulan depan, melihat kedekatan keduanya membuat hati Claudia yang sudah sesak karena mendengar kabar kalau Ethan akan bertunangan Minggu depan saja belum pulih dan malam ini hatinya kembali dilanda luka yang semakin perih.
Claudia mendapatkan kabar kalau Ethan akan bertunangan dengan wanita pilihan kedua orang tuanya dari Smith sahabatnya yang berada di Inggris.
Memang tak akan pernah ada bahagia yang akan abadi bagi Claudia. Karena setiap kali ia merasakan kebahagiaan Tuhan selalu saja mengambilnya. Setiap kali teringat setiap detik yang tela dirinya habiskan bersama Ethan sejak ia masih di Inggris seolah telah kembali membuka luka lamanya.
__ADS_1
Hubungannya dengan Ethan sudah membaik Minggu lalu tetapi tiba-tiba saja kabar kabar seperti ini mulai bermunculan di kala Claudia sudah memberikan perasaannya untuk Ethan.
Tidaklah mudah bagi seorang Claudia Sivaya untuk membuka hatinya setelah disakiti lebih dari sekali. Namun seolah perasaanny sangat tak berharga lagi-lagi Ethan menyakitunya.
Lalu tiba-tiba saja wanita yang duduk di depan Ethan menoleh ke arah belakang untuk memanggil pelayan wanita yang sedang berjalan melewatinya.
Wajah wanita tersebut tidak asing Claudia seperti pernah melihat wajah wanita tersebut, namun Claudia tidak ingin memikirkan hal yang hanya akan melukainya itu.
Lalu tiba-tiba saja ingatannya seolah berputar, kejadian beberapa tahun lalu waktu Ethan tidak sadarkan diri Club milik Axel tiba-tiba saja berputar.
Akhirnya Claudia ingat siapa wanita itu, wanita itu adalah yang membuat Ethan sampai tidak sadarkan diri kemudian meninggalkan Ethan begitu saja.
Hatinya benar-benar telah hancur ketika melihat kemesraan keduanya bahkan Ethan terlihat sangat menyayangi wanita itu.
Kemudian Claudia memutuskan untuk pergi meninggalkan Café, dan otomatis ketika Claudia berjalan menuju pintu keluar Claudia akan melewati keduanya dan Claudia tidak peduli jika Ethan melihatnya malam ini.
Ketika berjalan melewati meja yang Ethan dan wanita itu tempati Claudia sempat bertatapan dengan Claudia.
Claudia menghapus air matanya kasar, rasanya sia-sia saja Claudia menangisi laki-laki yang tidak pernah menghargai perasaannya itu.
Claudia langsung pergi ke tempat parkir dan langsung masuk ke dalam mobil miliknya yang baru saja Axel berikan dua hari yang lalu sebagai hadiah karena Claudia berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan baik di California.
Setelah sudah masuk ke dalam mobil Claudia langsung menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan Café tersebut. Claudia berjanji tidak akan pernah lagi datang ke Café itu lagi karena hatinya akan terasa sakit ketika mengingat hari ini.
Claudia mencoba untuk menghubungi Axel karena takut terjadi apa-apa ketika dirinya sedang kacau seperti ini Claudia tak sanggup untuk mengendarai mobilnya.
"Axel Aku butuh bantuan mu, ku mohon jemput Aku di taman ku mohon." Setelah mengatakan itu Claudia langsung memutuskan sambungan teleponnya.
Kurang dari lima menit Axel sudah sampai bersama dengan Jennie, Claudia yakin kalau Jennie memaksa untuk ikut karena mendengar suara Claudia yang bergetar ketika menelpon Axel.
Axel adalah tipikal orang yang tidak bisa menyembunyikan sesuatu apapun terhadap Jennie dan ketika sedang bersama Jennie kemudian ada yang menelponnya Axel pasti akan menyalakan loudspeaker nya agar Jennie juga tahu siapa yang menelepon.
__ADS_1
"Ya ampun Cla kau baik-baik saja bukan? Jangan membuat ku khawatir." Cerocos Jennie sambil berjalan ke arahnya.
"Kau ini kenapa mengajak istrimu sih kak? Dia selalu saja cerewet." Ejek Claudia dan Axel yang mendengar hal tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah adiknya yang benar-benar sulit untuk dipahami.
"Kau sebenarnya kenapa Cla?" Tanya Axel.
"Aku sedang terluka ku mohon Aku ingin pindah ke Belanda bersama Mommy and Daddy ketika Aku sudah lulus kuliah." Ucap Claudia yang membuat Jennie dan Axel yang mendengar hal tersebut terkejut bukan main.
Mommy and Daddy yang Claudia maksud adalah kedua orang tua Axel karena memang sudah sejak lama kedua orang tua Axel meminta agar Claudia tinggal bersama dengan mereka karena Axel juga sudah sangat sibuk di California dan juga di Inggris.
"Ayo masuk ke mobil nanti ceritakan padaku apa sebenarnya yang terjadi, Aku bingung." Ajak Axel.
"Iya Cla keadaan mu benar-benar sangat buruk, biar mobil mu nanti dibawa oleh karyawan Axel." Ujar Jennie.
"Terima kasih." Setelah itu Claudia langsung masuk ke dalam mobil mewah milik Axel.
Ketika berada di dalam mobil lagi-lagi air matanya terjatuh, hatinya benar-benar terasa hancur dan tak ada lem perekat apapun yang dapat menyatukan hatinya kembali.
Ethan benar-benar telah merusak hatinya dengan begitu kejam, Claudia takut untuk bercerita tentang Ethan kepada Axel maupun Jennie karena Claudia takut Axel akan menyakiti Ethan ketika tahu kalau Ethan telah melukai hatinya.
~×~
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...
Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...
And
I hope you enjoy reading this story :)
Love u guys 😘
__ADS_1
Sampai jumpa di next episode bye 😉