
...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...
...~×~...
..."Kau sudah baik kepada ku saja Aku sudah sangat bersyukur, apalagi jika kau ingin menerimaku ku yakinlah jika aku akan pingsan saking senangnya."...
...~×~...
London, 23 February 2016
SUARA kicauan burung-burung di sore hari terdengar begitu merdu dan menenangkan ditelinga nya.
Angin sore yang berhembus juga terasa begitu sejuk ketika menerpa kulit wajahnya. Claudia hari ini hanya ingin tenang dan tidak mau memikirkan apapun lagi.
"Sejuk sekali, rasanya damai sekali jika bisa seperti ini setiap saat." Gumam Claudia sambil memejamkan matanya menikmati hembusan angin sore.
Sore hari ini adalah sore yang paling menenangkan, terhindar dari pekerjaan yang membuatnya pusing, tidak bertemu dengan Ethan, William yang tidak menghubunginya dan Clara yang tidak mengganggunya.
Surga dunia bagi Claudia adalah hari ini, walaupun mungkin hanya akan berlangsung tak lama dan kembali lagi ke dalam dunia nyata tetapi Claudia tak peduli yang penting dirinya dapat beristirahat dan dapat menenangkan pikirannya untuk beberapa saat.
Jam dinding yang terletak di sudut ruangan menunjukkan pukul 04.05 p.m tandanya masih ada sekitar satu jam lagi untuk Claudia beristirahat dan kemudian kembali lagi bekerja.
Claudia memutuskan untuk menghabiskan waktu yang tersisa untuk mendengarkan musik di kursi yang tersedia di balkon kamarnya dengan secangkir kopi dan sepiring kue kering coklat kesukaannya.
Suara Charly Puth mengalun merdu melalui earphone bluetooth yang menempel di telinganya. Damai sekali memang jika bisa hidup seperti ini setiap saat. Namun hal itu tidak akan pernah terjadi dan jika benar bisa seperti itu mungkin ia akan tetap mengeluh karena terlalu bosan.
"Biarkan sore ini berjalan dengan damai." Gumamnya lagi.
Cuaca sore hari ini untungnya tidak buruk seperti sore sebelumnya karena kemarin Claudia benar-benar tidak dapat menikmati waktu istirahatnya dengan sempurna.
Badai petir tak ingin berhenti kala itu, telpon dari William pun selalu saja mengganggunya.
Tapi sore ini benar-benar menjadi waktu istirahat yang paling menakjubkan bagi Claudia.
Karena biasanya Claudia hanya akan mempunyai waktu sebentar saja setelah pulang dari sekolahnya dan setelah itu langsung bergegas menuju ke tempat kerjanya.
Claudia kerja dari sore hari hingga malam dan sering kali dirinya tidak pulang dan beristirahat di tempat kerjanya yang kebetulan menyediakan tempat istirahat untuk para pegawainya.
...~×~...
Waktu terasa begitu cepat karena sekarang sudah pukul 5 sore waktunya Claudia untuk segera bergegas ke tempat kerjanya.
__ADS_1
Cuaca sudah mulai tidak membaik, karena tiba-tiba saja hujan mengguyur kota London dengan begitu deras sehingga membuat Claudia kewalahan untuk pergi ke tempat kerjanya.
Cuaca hujan seperti sekarang ini tak memungkinkan dirinya untuk berangkat sendiri dengan sepeda motor miliknya karena ini bukan hanya hujan biasa tapi anginnya cukup kencang dan berbahaya jika Claudia pergi seorang diri.
Daripada membahayakan dirinya lebih baik jika Claudia menelpon teman kerjanya dan meminta ijin kepada managernya untuk datang terlambat.
"Hai ada apa Cla?" Sapa seseorang laki-laki dari sebrang telpon.
"Hai Smith tolong bilang kepada Tara kalau hari ini aku akan datang terlambat karena saat ini hujan deras dan anginnya cukup kencang jadi aku tidak mungkin untuk berangkat sendiri." Jelas Claudia langsung tanpa membiarkan teman bicaranya untuk bicara.
"Bicaralah langsung Cla dia ada di hadapanku saat ini." Ucap Smith.
"Apa maksud mu?" Tanya Claudia tak mengerti.
"Hai Cla bagaimana kabarmu? Jika kau tidak dapat bekerja juga tidak apa-apa Cla jangan membahayakan dirimu." Terdengar suara Tara dari sebrang telpon dan hal itu langsung membuat Claudia kesal kepada Smith bukan main.
"Tapi, Aku butuh uang untuk biaya hidupku Tara!" Seru Claudia.
"Tidak apa-apa Cla lagian Axel juga tak mungkin memotong gaji mu, bahkan dia selalu memberi mu bonus Cla." Jelas Tara sambil tertawa kecil.
"Tapi Aku tidak ingin memakan gaji cuma-cuma Tara!" Bantah Claudia tidak terima dengan ucapan Tara.
"Terserah kau Cla!" Ucap Tara seraya berjalan ke arah tangga.
"Memang aku tidak diperbolehkan untuk damai." Guamam Claudia sambil menengadahkan tangannya agar bisa merasakan air hujan.
...~×~...
Laporan keuangannya selalu saja bermasalah dan Ethan sangat membencinya.
Belum lagi kabar dari gadisnya yang tidak ada jawaban sejak pagi sungguh Ethan sangat membenci siapapun yang membuat gadisnya itu tak ada waktu untuk dirinya.
"Boss has a call from Miss Naina."
[Bos ada telpon dari Nona Naina.] Ucap David asistennya.
"Just answer and say never disturb Claudia or I will destroy it!"
[Jawab saja dan bilang jangan pernah mengganggu Claudia atau Aku akan menghancurkannya!] Ucap Ethan penuh amarah ketika mengingat bagaimana gadis bernama Naina itu menganggu Clara adik dari Claudia seseorang yang paling dirinya jaga.
Jangan tanyakan Ethan mengetahui hal itu dari mana karena laki-laki ini banyak mempunyai koneksi dan tangan kanannya ada dimana-mana terlebih lagi jika itu sudah menyangkut kepentingan pribadinya.
__ADS_1
"Okay." Setelah itu David langsung pergi meninggalkan bos-nya yang sepertinya sedang dalam keadaan tidak baik.
Belum sempat Ethan untuk bernafas tiba-tiba saja ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk.
Tertera nama Claudia Sivaya Adriano di atas layar ponselnya dan tanpa berfikir panjang Ethan langsung menggeser tombol berwarna hijau dan menempelkan headset bluetooth pada telinganya.
"Halo Cla, kau kemana saja aku sudah menghubungimu sejak pagi tapi kau tidak juga mengangkatnya apa kau sibuk hari ini?" Tanya Ethan bertubi tubi tanpa membiarkan Claudia untuk menjawabnya.
"Kau ini cerewet sekali E padahal nanti malam juga Aku akan datang." Protes Claudia karena telinganya benar-benar panas.
"Kau bohong Cla! Karena nanti malam kau ada jadwal di Club bukan?" Tebakan Ethan benar-benar tepat sasaran.
"Tapi aku hanya akan sebentar E karena setelah itu Aku sudah ada janji denganmu, apa kau yang akan ingkar E? Sama seperti malam itu." Ejek Claudia tepat sasaran.
Terdengar suara Ethan yang sedang menahan tawanya dan itu membuat Claudia jengkel.
"Jangan mengingatkanku Cla karena itu juga salahmu." Balas Ethan tak terima.
"Sudahlah E tak penting membahas hal itu, Aku menghubungimu hanya untuk memberi tahu kalau nanti malam Aku akan datang terlambat karena ada jadwal di Club." Setelah itu Claudia langsung memutuskan sambungannya begitu saja.
"Gadis ini!" Ucap Ethan geram.
Ethan sedikit lega mendengar kabar bahwa Claudia baik-baik saja karena jika Claudia tidak baik maka hilanglah sudah keselamatan siapapun yang membuat gadisnya demikian.
...~×~...
Ethan Fernandez Adriano......
...~×~...
...TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...
...Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...
...And...
...I hope you enjoy reading this story :)...
...Love u guys 😘...
__ADS_1
...Sampai jumpa di next episode bye 😉...