
...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...
...~×~...
..."Ketika kau merasa terluka Aku pun turut merasakan perih nya."...
...~×~...
California, 30 Agustus 2018
Pukul 02.45 a.m
CLAUDIA tiba-tiba saja terbangun dari tidurnya, dan merasakan tenggorokannya yang tiba-tiba saja terasa kering, bahkan ia merasa saat ini kepalanya juga terasa sedikit pusing.
Claudia mencoba beranjak dari tempat tidur minimalis miliknya itu dan pergi menuju ke dapur untuk mengambil minum dan juga mencari obat sakit kepala yang ada di dalam kotak obatnya..
Biasanya Claudia selalu menyediakan minum air mineral di atas nakas tetapi malam ini Claudia melupakan hal kecil yang biasanya dirinya lakukan karena terlalu sibuk menghabiskan waktu bersama dengan Ethan.
Malam ini Ethan menginap di Apartemennya untuk semalam karena tidak mungkin juga bagi Ethan untuk mencari hotel disaat California sedang dilanda hujan badai seperti ini.
Untungnya Apartemen Claudia memiliki dua kamar yang satunya lagi adalah kamar tamu yang biasanya digunakan untuk Axel maupun Jennie ketika sedang menginap di Apartemennya.
"Cla kau belum tidur?" Tanya Ethan yang tiba-tiba muncul.
"Aku haus, kau juga belum tidur E? Kenapa?" Tanya Claudia balik.
"Jawab pertanyaan ku terlebih dahulu Cla." Ucap Ethan memberi peringatan karena Claudia selalu saja bertanya balik ketika ditanya.
"Aku sudah tidur E, tapi tiba-tiba saja tenggorokan ku terasa sangat kering dan kepalaku sedikit pusing." Jelas Claudia.
Ethan yang mendengar hal tersebut merasa kalau ada hal yang tidak beres dengan kekasihnya itu. Apalagi saat melihat wajah Claudia yang terlihat pucat.
"Kau sakit?" Tanya Ethan sambil menempelkan punggung tangannya pada dahi Claudia yang ternyata suhunya naik beberapa derajat.
"Aku baik-baik saja E, mungkin karena Aku kecapean doang." Jelas Claudia mencoba agar tidak membuat Ethan khawatir.
"Kau demam Cla, kita ke dokter mau yah?" Ajak Ethan karena takut jika Claudia kenapa-kenapa.
Ini yang Ethan takutkan jika meninggalkan Claudia sendirian, Ethan takut kalau suatu saat ini ia harus mendapatkan kabar buruk saat berada jauh dari Claudia. Karena saai ini yang ada di dalam pikirannya hanya bagaimana cara agar Claudia bahagia dan tidak sakit.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja E jangan berlebihan seperti itu." Ucap Claudia tidak mau kalah.
"Kau ini keras kepala sekali." Ejek Ethan.
Karena Claudia memang selalu saja keras kepala seperti ini sejak dulu dan hal inilah yang membuat Ethan tidak tega untuk melepaskan Claudia meskipun kepada Axel yang sudah Claudia anggap sebagai kakak sendiri.
Bukannya Ethan tidak mempercayai Axel maupun Jennie tetapi Ethan juga tahu kalau Axel jauh lebih sibuk daripada dirinya begitupun dengan Jennie yang setahu Ethan Jennie adalah pemilik boutique yang cukup terkenal di Prancis.
"E tolong ambilkan kotak obat di atas laci, bisa?" Pinta Claudia kepada Ethan karena Ethan sedang berdiri di depan laci tersebut sedangkan Claudia saat ini sedang memasak air hangat untuk dirinya meminum obat.
"Kau sudah makan?" Tanya Ethan sambil mengambil kotak obat yang diminta oleh Claudia.
"Bukankah tadi kita makan bersama E?" Jawab Claudia.
Ethan yang mendengar hal tersebut hanya dapat menghela napasnya karena yang dimaksud oleh Claudia adalah makan siang dan dirinya saat di ajak makan malam Claudia menolak dan lebih memilih untuk makan sepotong roti tawar tanpa topping apapun dan segelas susu hangat.
"Tapi, kau harus makan lagi Cla." Jelas Ethan.
"Perutku tidak muat untuk menampung makanan sebanyak itu E." Ucap Claudia.
Karena memang benar perutnya sudah tidak mampu lagi untuk menampung makanan lagi, jangankan makanan minuman saja sudah tidak muat lagi.
Jika bukan karena ingin meminum obat dan tenggorokannya yang kering Claudia enggan untuk meminum air.
"Terima kasih." Setelah itu Claudia langsung mengambil Paracetamol tablet yang berada di dalam kotak obat miliknya.
"Duduk kalau minum obat Cla." Setelah itu Claudia langsung pergi menuju ke ruang tengah sambil membawa minum dan obat yang tadi dirinya ambil.
Setelah duduk Claudia langsung meminum obatnya dengan air hangat yang tadi dirinya buat.
"Sebaiknya Kamu langsung istirahat Cla." Suruh Ethan.
"Mau menemaniku sampai Aku tidur?" Tawar Claudia.
Setelah itu Ethan langsung membantu Claudia untuk berdiri sambil membawakan air hangat yang berada di atas meja dan tangan yang satunya menggenggam tangan kiri Claudia dan membawanya ke dalam kamar.
Setelah sampai di depan pintu kamar Claudia Ethan langsung membukakan pintu untuk kekasihnya itu dan segera meletakkan gelas air hangat yang dirinya genggam ke atas nakas yang berada di samping tempat tidur Claudia.
Ethan duduk di sisi ranjang dan Claudia segera tidur keatas ranjang miliknya. Tangan kanan Ethan terulur untuk mengelus rambut panjang Claudia agar Claudia segera tertidur.
__ADS_1
"Kalau Claudia udah tidur Ethan langsung tidur yah, biar Ethan juga enggak sakit karena kurang istirahat." Ucap Claudia sebelum dirinya tertidur.
Ethan yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya singkat sambil mencium kening Claudia.
"Tidur yang nyenyak yah, lekas sembuh." Ucap Ethan sambil mengecup kedua pipi Claudia lalu beralih ke kedua matanya dan mencium keningnya singkat.
Kemudian kurang dari tiga menit Claudia sudah tertidur pulas, sebelum Ethan meninggalkan Claudia tak lupa pula Ethan untuk mencium kening Claudia sekali lagi sambil mengucapkan kata-kata paling manis yang tak pernah Claudia dengar sebelumnya.
"Jangan pernah sakit lagi Cla, Karena ketika Kau sakit seolah Aku pun merasakan apa yang kamu rasakan, Sakit mu adalah deritaku." Setelah itu Ethan langsung pergi meninggalkan Claudia yang sudah berada di alam mimpinya.
Ethan tiba-tiba saja teringat dengan pesan singkat yang dikirim oleh seseorang yang paling Claudia tidak sukai tadi waktu dirinya sedang meminjam ponsel Claudia.
From:
The Devils: Cla kau tidak sedang berusaha untuk menjauhiku kan?
Dan hal itu membuat Ethan takut untuk meninggalkan Claudia lagi di California.
Bahkan jika pekerjaannya di Inggris sudah selesai Ethan akan memilih untuk pindah ke California dan perusahaan yang di Inggris biarkan Ethan pindah tangankan terlebih dahulu untuk beberapa saat.
Kebersamaannya dengan Claudia membuat sedikit beban dipundaknya terasa sedikit lebih ringan.
Claudia juga merasa segala penderitaan nya karena tugas yang menumpuk seolah terangkat dan hilang berkat adanya Ethan hari ini.
Keduanya saling melengkapi satu sama lain dan keduanya saling menutupi kekurangan-kekurangan yang ada pada diri masing-masing.
Hidup memang selalu seperti itu, ketika ada kekurangan pasti akan ada kelebihan begitupun sebaliknya karena yang bisa kita lakukan hanya agar kita terus berbuat baik tanpa pamrih.
...~×~...
...TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...
...Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...
...And...
...I hope you enjoy reading this story :)...
__ADS_1
...Love u guys 😘...
...Sampai jumpa di next episode bye 😉...