Keluarga Abah Kumis

Keluarga Abah Kumis
Who ?


__ADS_3

Samantha tercengang memandang ponselnya, ia tidak percaya dengan apa yang ada dihadapannya saat ini. Rupanya saat ia tengah browsing di instagram, muncul fotonya yang tengah duduk di perpustakaan sambil membaca buku. Foto tersebut muncul bukan karena Samantha yang mengunggah di akun instagramnya, melainkan di akun instagram milik orang lain. Samantha tidak pernah mengunggah foto dirinya, rata-rata ia hanya mengunggah foto pemandangan atau objek tertentu saja.


@black.white nama akun yang mengunggah foto Samantha. Segera ia menjelajah ke akun tersebut dan yang ditemukan isi fotonya tidak jauh berbeda dengan miliknya. Rata-rata fotonya diambil dengan nuansa hitam putih. Caption dibawah fotonya tertulis "Mysterious Woman" dan mendapat like cukup banyak.


Segera samantha screenshot akun tadi dan mengirimkannya kepada Mikha dan juga Joy. Ia bertanya siapa pemilik akun yang sudah mengambil fotonya secara diam-diam. Tak lama Mikha membalas dan bilang bahwa ia tidak tahu siapa pemilik akun tersebut. Samantha kini menunggu jawaban dari Joy, berharap Joy tahu siapa orangnya.


Suasana diluar kamar Samantha kini mulai mencair, Reynaldo kini tengah rebahan di ruang tamu setelah bolak-balik menurunkan barang-barang Emak dari mobil. Hans sudah kembali ke kamarnya dan lanjut bermain game setelah hasil bersih-bersih dapurnya mendapat acungan jempol Emak. Kalau Abah kini sudah terlelap di sofa ruang tamu dan Emak tengah sibuk menyiapkan bahan-bahan untuk memasak besok.


Keesokan harinya, seperti biasa aktivitas dilakukan oleh seluruh anggota keluarga. Hans berangkat lebih pagi karena ia harus pergi ke Bali untuk mengerjakan project dengan rekan satu timnya. Begitu pun dengan Reynaldo, hari ini ia mendapat tugas piket sehingga berangkat lebih awal. Abah masih mengurus burung-burungnya didepan teras dan Samantha baru terbangun dari tidurnya.


"Kamu semalam ga makan" tegur Emak saat Samantha keluar dari kamarnya.


"Aku ga lapar dan lagi semalam aku ketiduran" jawabnya.


"Jangan suka melewatkan jam makan, ga baik untuk lambungmu nanti bisa kena maag. Sudah sarapan dulu, mandinya nanti aja" perintah Emak dan Samantha pun menurutinya.


Pukul sembilan Samantha sudah bersiap untuk berangkat ke kampus dengan mengendarai motor Hans, karena saat berangkat kerja tadi Hans dijemput oleh mobil dari kantornya. Motor besar milik kakaknya itu sekarang sudah berhasil ia kuasai karena sering latihan bersama Hans atau Joy.


Sesampainya dikampus Samantha langsung memarkirkan motornya dan berjalan menuju ke taman yang ada didekat parkiran, untuk bertemu dengan Joy.

__ADS_1


"Gimana Joy, lo udah tahu siapa pemiliki akun itu ?" tanya Samantha langsung to the point.


"Buset deh Sam baru nyampe langsung nanya hahahaha atur napas dulu lah" canda Joy. "Gue belum cek lebih dalam lagi sih soal akun itu, tapi kaya ga asing deh. Sebentar ya gue lihat lagi" Joy langsung membuka kembali instagram dari ponselnya.


"Wait, ternyata dia follow temen sekelas gue nih Sam. Ntar gue tanyain temen gue ya, lo laper ga ? kantin yuk" ucap Joy.


"Mikha mana ?" tanya Sam.


"Oh dia mah lagi ngeprint tugas tadi, ntar gue chat biar langsung ke kantin" balas Joy.


Mereka berdua pun segera pergi menuju kantin, dikarenakan masih jam kuliah maka suasana kantin belum begitu ramai. Hari ini mereka berdua sama-sama hanya ada kelas satu mata kuliah saja, sedangkan Mikha hanya mengumpulkan tugas dan mengambil materi perkuliahan untuk minggu depan. Mereka bertiga berencana untuk hang out setelah kelas selesai.


"Joy, kenal sama orang itu ga ?" tanya Sam sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah orang tersebut.


"Bentar gue inget-inget dulu...oh iya!" teriak Joy.


"Itu orang satu fakultas sama gue cuma beda kelas, lupa namanya siapa. Kenapa Sam ? lo naksir ?" goda Joy.


"Orang nanya belum tentu naksir ya hehh" gerutu Sam.

__ADS_1


"Sam...Joy...astaga kaliaaannn bikin gue pusing" teriak Mikha dari kejauhan, sampai mengundang perhatian orang-orang sekitr termasuk pria yang tadi dilihat Sam.


"Lo berdua bilang-bilang dong kalo kesini, cape tau nyari kalian di taman" ucap Mikha dengan muka merah akibat kepanasan dan napas yang tersengal-sengal.


"Tadi Joy bilang udah ngasih tau lo kha, nih minum dulu" Samantha langsung menyodorkan es jeruk yang ia pesan sebelumnya, Sam tau itu adalah kesukaan Mikha.


"Sluurrrppp...ahhhh segerrrr...eh ga ada tuh ya si Joy ngasih tau gue" omel Mikha.


Joy hanya cengar cengir mendengar ocehan Mikha, saat mengecek ponselnya ia baru sadar pesan yang ia ketik tadi ternyata belum terkirim.


Pria yang dilihat Sam tadi kini tengah memperhatikan mereka bertiga dari kejauhan. Pandangannya terus tertuju ke arah Sam penuh dengan tanda tanya.


"Bro..broo..brroooo...buset deh lagi ngeliatin apa sih sampe segitunya" tegur teman pria tersebut.


"Ada objek unik yang menarik perhatian gue dan bikin penasaran, baru kali ini gue lihat yang seperti itu" ucapnya masih dalam mode serius.


"Ah udah ga paham lagi deh gue sama bahasa lo bro, yuk ah cabut" ajak temannya tadi.


"Duluan aja bro" sambungnya.

__ADS_1


__ADS_2