Keluarga Abah Kumis

Keluarga Abah Kumis
Michael Pulang Membawa Pasangan


__ADS_3

Sepulang sekolah Reynold dan teman-temannya kembali kerumah masing-masing, setelah itu mereka berkumpul di tempat yang sudah dijanjikan. Reynold sudah membagikan foto Michael pada teman-temannya, untung saja Abah memberikan tanda khusus di kaki Michael sehingga memudahkan mereka untuk mencari.


Tim pencari Michael dibagi menjadi dua yang dipimpin oleh Reynold dan Yudha. Setelah pembagian tim siap, mereka pun bergegas untuk menyusuri jalanan di kampung Bojong Sawah. Satu per satu mereka amati setiap rumah yang memelihara burung dan tak sungkan mereka juga menanyakannya pada warga yang melintas dengan menunjukkan foto Michael.


Dua jam pencarian namun belum membuahkan hasil. Tim Reynold masih bergerak sementara tim Yudha sudah kembali ke pos ronda untuk beristirahat sejenak sambil membeli es cincau yang kebetulan melintas didepan pos ronda.


"Yud gue balik duluan ya, tadi udah janji sama emak gue mau bantuin beresin dagangannya"


"Gue juga yud, tadi pamit sama bapak gue cuma sebentar soalnya bapak gue lagi ngecat dan gue harus bantuin bapak"


"Kalo gue juga mau pulang yud tapi bukan bantuin emak bapak gue"


"Lah terus ngapain pulang ?" tanya Yudha


"Gue belom makan yud laper, ngantuk pula skalian mau tidur hehehe. Titip salam sama si Rey ya"


Satu per satu tim Yudha pun kembali kerumah dan tersisa hanya Yudha seorang. Tim Reynold akhirnya juga dibubarkan setelah mereka kembali ke pos ronda. Kini Yudha dan Reynold masih berbincang di pos ronda.


"Udah Rey bilangin Abah ikhlasin aja si Michael, siapa tau dia balik ke keluarganya"


"Lo ga liat ekspresi Abah sih Yud pas tau Michael ilang. Tapi gue masih penasaran Yud, si Michael itu diurus sama Abah udah lama loh bertahun-tahun dan ga ada sejarahnya dia kabur, itu kandang rapet banget kuncinya"


"Ya siapa tau si Michael selama ini nyusun strategi buat kabur dari kandang"


"Ah lo Yud suka yang enggak-enggak aja. Yaudahlah hari ini stop dulu aja nyarinya, besok lagi kita cari dan mudah-mudahan ketemu si Michael biar Abah ga galau melulu"


"Yowes kalo gitu gue pulang ya Rey"

__ADS_1


"Yoi Yud makasih ya udah bantuin gue"


Dan mereka berdua pun kembali kerumah masing-masing.


Sesampainya dirumah Rey berniat mengabari Abah soal misi hari ini, namun niatnya oa urungkan karena khawatir Abah malah tidak fokus bekerja. Akhirnya Reynold memutuskan untuk beristirahat.


Sore harinya Abah pulang dengan keadaan lesu, makan tak nafsu bahkan kopi tak ingin diseduh. Selesai mandi Abah hanya duduk di teras sambil memandangi kandang Michael, berharap keajaiban datang.


"Abah tumben Rey ga nyium bau kopi" tegur Reynold yang baru bangun dari tidurnya


"Abah lagi kangen bau kotorannya si Michael" jawab Abah lemas dan Reynold hanya bisa geleng-geleng kepala.


"Maaf bah hari ini Rey sama temen-temen belom bisa nemuin Michael, tadi siang udah keliling kampung nanya sama warga juga tapi ga ada yang tau keberadaan Michael"


"Yasudahlah Abah mah pasrah aja Rey, mungkin ini waktunya Abah melepas si Michael karena dia udah besar dan mungkin aja dia mau cari pasangan buat membangun sarang bersama-sama. Kali aja si Michael juga mau berkembang biak, salah Abah juga kenapa ga beliin dia pasangan biar betah dirumah"


"Yakin ikhlas nih bah ?" tanya Reynold.


"Atuh gimana lagi Rey, kalo si Michael megang hp mah udah Abah telepon buat pulang"


Tak lama kemudian sebuah mobil berhenti didepan rumah, Samantha turun bersama seorang pria sambil memegang sebuah kandang burung. Abah dan Reynold yang melihat hal itu langsung kaget dengan ekspresi tidak percaya.


"Abah sama Rey kenapa ngeliatinnya begitu ?" tanya Sam saat membuka pintu pagar rumah.


"Bah...itu kan..."


"Rey ini Abah ga salah lihat kan ?"

__ADS_1


Rupanya Joy yang datang bersama Samantha dengan membawa Michael serta seekor burung betina didalam kandang. Abah pun langsung terduduk di kursi sambil berkali-kali mengusap wajahnya.


"Yang dihadapan Abah teh beneran si Michael ?" tanya Abah pada Samantha.


"Iya bah, tuh liat aja tanda di kakinya kan Abah yang pasang" balas Samantha


"MICHAELLLL!!!! Kemana aja kamu tuh, Abah sedih kamu pergi gitu aja tanpa pamit...hiks...hiks...jangan kabur lagi atuh, janji deh nanti dikasih makannya yang banyak"


"Kabur ? siapa yang kabur, bah ? tanya Samantha


"Lah itu si Michael kan kabur dari kandang, kamu ketemu si Michael dimana emang ?" sambung Abah


"Lah Abah gimana sih, kan semalam aku udah bilang mau bawa Michael kerumah Joy soalnya papanya Joy lagi nyari pejantan buat dikawinin sama burung betinanya"


"Iya om sebenernya udah lama papa minta cariin pejantan dan kebetulan burung om jenisnya sama kaya burung betina yang papa punya, jadi Joy minta tolong sama Samantha buat bawa Michael kerumah dan kasih lihat ke papa"


"Tadi pagi-pagi Joy kesini buat ambil Michael, soalnya papa mau lihat dulu kaya gimana si Michael eh ternyata papa suka dan cocok. Berhubung papa mau dinas lama ke luar negeri, papa juga minta tolong sama Abah buat jagain mereka berdua dan mantau mereka sampai papa pulang. Nanti papa akan mampir kesini om kalau dinasnya sudah selesai"


"Neng yang bener kamu bilang sama Abah semalam ? kok Abah ga ingat sih ?" tanya Abah pada Samantha


"Beneran bah, kan semalam pas Abah lagi tiduran di sofa aku bilang kalau pagi-pagi nanti Michael mau dibawa dulu sama Joy dan sorenya dibalikin"


"Dasaaarrr Abah si pelupa haduhhh" omel Reynold.


Dan akhirnya kegalauan Abah kini berubah menjadi senyum sumringah karena Michael sudah pulang bersama pasangan barunya. Diambilnya kandang burung tadi, kemudian Abah mengajak ngobrol para burung yang menatap heran ke arah Abah karena tidak mengerti bahasanya. Samantha, Joy dan Rey hanya bisa tertawa melihat tingkah laku Abah.


************************

__ADS_1


Ok Abah udah ga galau nih 😂😂😂 episode selanjutnya ada yang galau lagi ga ya 😆 entahlah tunggu aja lanjutannya hehehehe maafin ya baru up lagi si Abah 😁


__ADS_2