Keluarga Abah Kumis

Keluarga Abah Kumis
Akhirnya Ku Tahu Nama Mu


__ADS_3

"Udah motor tinggal aja dikampus ntar balik dari mall gue anter kesini lagi" kata Joy pada Samantha saat mereka berjalan ke arah parkiran.


"Ga deh yang ada gue ngerepotin lo kalo harus balik lagi kesini. Mending gue bawa aja motornya, jadi nanti bisa langsung balik kerumah" balas Samantha.


"Yaudah terserah lo aja Sam, nanti ketemuan di coffee shop biasa ya. Lo mau gue pesenin apa ? biar pas nyampe udah ada minuman lo" ucap Joy.


"Hmm kaya biasa aja, latte plus ekstra whip cream".


Cuaca yang tadinya terik perlahan mulai tampak awan gelap, cepat-cepat Samantha berangkat agar tidak kehujanan. Jarak mall yang cukup lumayan membuat Samantha mengendarai motor Hans dengan kecepatan lumayan kencang. Baru setengah jalan, air hujan sudah mulai berjatuhan membasahi jalan raya yang Samantha lewati.


Akhirnya Samantha menurunkan kecepatannya karena jalanan mulai licin, ia berjalan pelan sambil tengok kanan-kiri mencari tempat berteduh untuk memakai jas hujan. Dari kejauhan terlihat halte bis yang tidak terlalu banyak orang meneduh disana, Samantha pun bergegas menuju tempat itu karena air hujan mulai menembus jaketnya.


Samantha sudah menyalakan lampu sein motornya sebagai tanda bahwa ia akan menepi ke sisi kiri jalan. Tanpa di duga, dari arah belakang muncul motor yang dikendarai seorang ibu-ibu yang sedang ngebut dan akhirnya menabrak Samantha karena ibu tersebut terlambat untuk mengerem.


Samantha yang tidak bisa menyeimbangkan motor langsung terjatuh, karena beban motor yang berat. Kaki kanannya tertimpa badan motor, sementara kepalanya menghantam aspal. Untung saja ia memakai helm full face sehingga benturan tidak langsung mengenai kepalanya.


Beberapa orang yang sedang meneduh di halte tadi langsung menghampiri Samantha dan ibu yang menabraknya. Beruntung kondisi ibu-ibu tadi hanya sedikit memar dan goresan luka kecil karena ia sudah menggunakan jas hujan.


Sebuah mobil sedan hitam yang sedang melintas langsung menepi saat melihat kejadian itu. Seorang pria keluar dari dalam mobil dan langsung membantu Samantha yang tertimpa motor. Pria tersebut langsung memindahkan motor ke posisi dekat mobilnya, kemudian setelah itu ia segera membopong Samantha dan membawanya ke dalam mobil.


Samatha duduk di kursi belakang, ia bingung kenapa dibawa kedalam mobil namun dirinya tak sanggup bergerak karena seluruh badannya saat ini sakit. Pria yang membawanya tadi kin tengah mencari kotak obat di bagasi mobilnya. Setelah menemukan kotak obat, pria tersebut langsung masuk dan duduk disebelah Samantha.


Samantha masih samar-samar melihat sosok pria tersebut, sampai pria itu membuka helm yang ia pakai baru lah Samantha bisa melihat dengan jelas.


"Kamu kan.." belum sempat melanjutkan kalimatnya, pria tersebut langsung memotong pembicaraannya.

__ADS_1


"Bagian mana yang sakit ? ada yang terasa perih ga ? saya bawa kamu ke rumah sakit aja biar lebih jelas ditangani oleh dokter".


"Jangan kak, gimana motor saya" balas Samantha.


"Kamu ga perlu khawatir, diluar sudah ada teman saya yang akan bawa motor kamu. Sekarang kamu jangan banyak bergerak dan ga perlu khawatir soal motor, dijamin aman".


Rupanya pria yang dilihat Samantha adalah pria yang sama saat menolongnya di perpustakaan dan yang ada di kantin tadi siang. Sesampainya di rumah sakit, pria tersebut langsung membukakan pintu untuk Samatha dan membantunya masuk ke ruangan IGD. Dengan hati-hati ia membantu Samantha untuk berbaring di tempat tidur.


"Sus tolong segera ditangani, tadi dia kecelakaan" ucap pria tersebut.


"Baik pak, silahkan untuk mengurus administrasinya di tempat pendaftaran ya" kata sang suster.


Pria tersebut langsung berlalu setelah dua orang suster datang untuk memeriksa keadaan Samantha. Tak lama setelah itu, dokter pun datang memeriksa keadaannya.


"Gimana keadaannya dok ?" suara pria itu datang dari balik tirai bilik IGD.


"Istirahat aja dulu disini, kalau sudah enakan nanti saya antar pulang" ucap pria itu.


"Anu...saya belum tau nama kamu" ucap Samantha lirih.


"Sebentar saya mau nyusul dokter dulu buat ambil resep dan tebus obat" pria tadi bukannya menjawab malah pergi dan membuat Samantha semakin bertanya-tanya.


"Astaga!! Mikha sama Joy pasti nyariin gue! duh tas gue mana ya" seketika Samantha panik, dua temannya itu pasti sedang ngomel karena ia belum sampai mall. Samantha mencari tasnya namun tidak ada disana, ia baru ingat kalau tasnya ada didalam mobil.


"Saya sudah hubungin teman kamu" lagi-lagi pria itu muncul tiba-tiba dan membuat Samantha kaget.

__ADS_1


"Kamu Samantha kan ? perkenalkan saya Jordan" ucap pria tadi sambil mengulurkan tangannya ke arah Samantha.


"Ka..kamu kok tahu nama saya" balas Samantha sambil bersalaman dengannya.


"Tentu saja saya tahu, bagaimana sudah enakan belum ? oia tadi teman saya sudah mengantarkan motor kamu ke rumah, dia bilang sampai sana kena amukan seorang ibu-ibu" tutur Jordan.


"Ehhh ?!! kok bisa dianter kerumah motornya ? tahu alamat saya darimana ?" Samantha panik, ibu-ibu yang ngamuk itu pasti Emak.


"Tadi waktu hubungin teman kamu saya sekalian minta alamat rumah. Mari saya antar pulang" Jordan pun membopong Samantha keluar dari ruangan IGD.


"Terima kasih" kata-kata yang akhirnya keluar dari mulut Samantha, setelah hampir 15 menit mereka diam tanpa kata.


"Saya akan ganti..."


"Tidak perlu, saya ikhlas menolong kamu, Sam"


Dan akhirnya mereka berdua terdiam lagi, sampai pada akhirnya mobil Jordan tiba didepan rumah Samantha. Didepan pagar sudah ada Reynold dan Emak, melihat ekspresi Emak yang ditekuk membuat Samantha tidak nyaman.


Jordan lebih dulu turun lalu membukakan pintu untuk Samantha dan menuntunnya turun. Siapa sangka dengan gerak cepat Reynold menghampiri mereka dan memukul tangan Jordan.


"Jangan pegang-pegang kakak, sini biar aku aja yang bantuin. Emak, sisanya Rey serahin ke Emak ya...Rey bawa masuk kakak dulu" ucap Reynold dengan lantang.


"Sip dek, antar kakak sampai kamar trus kasih minum" sahut Emak.


"Kamu sini dulu, saya mau bicara" Emak memanggil Jordan dan mengajaknya duduk di teras.

__ADS_1


***************


Nah mau diapain Jordan sama Emak ? itu anak kecil sok-sok an protektif ke kakaknya 😂 tunggu lagi ya lanjutannnya 😉


__ADS_2