Kepercayaan

Kepercayaan
bersama kekasih


__ADS_3

Ditengah malam naysha terbangun dari tidur nya, naysha tampak kebingungan karena dia tidak berada dikamar kosnya, naysha tidak ingat bahwa pas pulang dari perusahaan givan,dia tertidur dalam mobil pas diperjalanan pulang.givan tidak mau mengatarkan naysha kekos ya dalam keadaan ketakutan yg disebabkan oleh nia mantan kekasih givan. tak lama naysha melihat givan yg tertidur shofa yang ada dikamar givan,melihat givan tidur merikuk, naysha tidak tega lihat kekasih nya tidur tidak nyaman,naysha turun dari ranjang dia mendekati givan lagi nyenyak tidur tetapi givan kurang nyaman. naysha menepuk lengan givan dengan hati-hati agar givan tidak kaget.


" mas... mas givan bagun, mas, naysha sambil membagun kan givan.


"Mmm, ucap givan sambil mengucek mata nya kesadaran yg belum sepenuhnya sadar dari tidurnya.


" mas bagun, ulang naysha membangunkan givan ke Bali.


"mmmm, ucap givan kembali sambil membukak mata nya.


" mas pindah tidurnya dikasur. ucap naysha


" gak sayang mas bisa tidur disini,kamu aja yang tidur disana, mas gak apa-apa tidur disini. ucap givan kembali


" tapi mas, disini mas gak nyaman tidur nya. biar aku aja yang tidur disini mas. ucap naysha


"gak usah sayang biar mas tidur dikamar tamu aja, tadi mas ketiduran disini abis nyelesain kerjaan.


" kamu bisa lanjutkan tidurnya lagi,mas akan pindah tidur kekamar tamu. givan langsung tegak dan berjalan arah keluar dari kamar nya mau menuju kekamar tamu yang terletak di lantai bawah.


" tunggu mas, cegah naysha


"ada apa sayang, kamu membutukan sesuatu.


" mas aku takut sendirian tidur dikamar sebesar ini,aku gak biasa mas. ucap naysha dengan raut ketakutan.


"disini gak ada setan nya nay, ucap givan dengan santai.


" mas, jangan bilanga setan dong, aku takut mas. mas tidur disini saja biar aku tidur dishofa, mas tidur disana aja. ucap naysha sambil menunjuk kearah tempat tidur.


" ayo tidur, ucap givan sambil membawakan naysha ketempat tidur.mereka berdua naik atas rajang dan sama membaringkan kan badan nya.


"mas gak boleh macam-macan ya. ucap naysha kegivan.


" iya, mas gak akan apa-apain kamu. givan tersnyum kearah naysha agak memiringkan sedikit badan nya arah naysha. tidurlah ini suda malam. ucap givan kembali.


"mas, boleh aku bertanya sesuatu? ucap naysha menghadap kearah gipa.


" apa sayang yang ingin kama tanya.givan membuka mata nya kembali kerena mendengar naysha bertanya sesuatu kepada nya.


"mas, siapa wanita yang menabrak ku tadi diperusahaan mas, apa ada hubungan dengan mu mas?tannya naysha dengan rasa ingin tahu nya.

__ADS_1


" kenapa nay, kamu menanyakan wanita itu ada sesuatu yg terjadi dengan mu? ucap givan kembali bertanya lagi.


"gak apa-apa mas,cuma nay igin tahu saja. balas naysha.kerena naysha ingat apa yg dibilang wanita itu pas dia saat dia ditoilet di kejadian beberapa waktu lalu.karena wanita itu menuduh naysha merebut kekasihnya. naysha igin tahu apa givan mau jujur atau tidak kepada nya, apa benar yang dikatakan oleh wanita itu.


givan memperhatikan kekasih nya agak kurang semagat, dia hanya bisa menghebusan napas, givan duduk bersandar di ranjang nya dan menatap naysha sambil tersenyum givan memainkan rambut kekasih nya itu.


" kamu betul-betul ingin tahu sayang, kamu tidak akan marah jika aku Meri tahu nya? tanya givan kembali


" tidak mas, aku akan dengar penjelasan mas, kalau alasan jelas mengapa aku harus marah. ucap naysha sambil menatap kearah givan.


"kamu serius pengen tahu.


naysha hanya mengagukan kepalanya menatap givan dengan senyuman yg terkembang dibibir nya.


" baik lah mas akan kasih tau, sebenarnya wanita itu adalah matang makasih mas.dia masa lalu mas. givan menjelaskan tentang nia kepada naysha agar kekasih tidak bersangka buruk tehadap nya. givan menceritakan masa lalu nya bersama nia dan bagai mana berahir nya hubungan mereka.


Naysha yg mendengarkan penjelasan givan hati nya merasa lega saat ini karena dia sangat menyanyangi dan mencintai givan melebihi diri nya. naysha tersenyum dan merebahkan kepalanya kedada bidang givan saat ini yang ada didekatnya.


"aku sangat mencintaimu mas, aku gak mau jauh dari mas. ucap naysha.


"mas juga mencintaimu sayang. givan kecium kening naysha.


...----------------...


dipagi harinya givan merasa tangannya kebas karena tangan nya penganti bantal untuk kepala kekasihnya itu, naysha yg nyaman berada dalam dekapan givan, rasa givan tidak tega membangun kan kekasih nya itu.givan hanya bisa memandang wajah cantik itu tampa beban. diam-diam givan kecium bibir cantik naysha,namun naysha terganggu oleh perbuatan givan, naysha membuka matanya.


" mas Jagan gangu aku tidur, aku ngatuk mas, nada serak khas bagunbtidur nya.


" Hai bagun sayang,tangan mas capek ni. givan sambil mengangkat leganya yg masi ada kepala naysha di legan nya itu.


" iya mas, maaf. ucap naysha yg masi saja betah menutup mata nya, dan givan menarik tangannya berada dibawah kepala naysha.


" ya udah kamu bisa lanjutkan tidur nya mas mau dandi dulu, lalu givan bangkit langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Sehabis siap membersihkan diri givan langsung memakai pakaiannya namun padangan negara kepada kekasih nya yang lagi asik dalam mimpi nya, givan membiarkan naysha tidur dia tidak mau menggangu. givan keluar dari kamar dan turun kebawa untuk menemui bik ina yg lagi asik lakukan pekerjaan nya.


" bikin, pagil givan.


"eee.... iya, ucap bikin Ina kaget karena givan tiba-tiba saja datang dibelakang nya. "ada apa den".ucap bikin Ina Kambali.


"bik, di kamarku ada naysha lagi tidur, nanti kalau dia bagun bibik siapkan kebutuhan nya ya jangan lupa serapan nya ya bik. ucap givan,

__ADS_1


" iya den, emang Aden givan mau kemana, tumben pagi ini uda rapi biasa nya libur hari minggu? tanya bik Ina igin tahu.


"aku mau Keapertemen dion bik, ada urusan yg ingin aku bicarakan, aku cuma sebentar bik.


" oke lah kalau begitu dem. bik Ina tidak bertanya lagi kepada majikannya.


givan langsung berangkat Keapertemen dion untuk melihat hasil dari CCTV yang diambil oleh dion semalam, karena dion suda mengabarkan lewat cat.


naysha terbagun dari tidur tak terasa jam sudah menujukan angka sembilan pagi.


"naysha mengeliat meregangkan urat-urat nya yg masi kaku.naysha duduk ditepi ranjang sambil maegamati sekeling kamar givan namun terasa sunyi dan sepi.


" kemana mas givan, ungkap dalam hati nya. apa mas givan suda berangkat kerja, tapi inikan hari minggu. naysha masi berpikir.naysha bangkit dari ranjang itu dan dia langsung bejalan kekamar mandi yang ada dikamar givan untuk memcuci mangkanya sahabis itu dia langsung turun kebawa mecari givan, sampai dibawa naysha tidak melihat ada orang disana. naysha hanya bisa melelahkan nafasnya. dari belakang ada yg menepuk bahunya.


" non naysha cari Aden givan ya, ucap bik Ina


" mas givan kemana bik, uda berkat kerja ya. ucap naysha rasa kecewa.


"hari ini den givan gak kerja non, dia pergi ketempat den dion ada urusan, katanya hanya sebentar non. ucap bik Ina menjelaskan.


" gitu ya bik.


"non serapan dulu, bibik uda siap kan dimanja makan serapan nya non.


" aku nantik aja serapan nya bik, aku mau mandi duluan bik uda gerah bik. ucap naysha sambil mengangkat ketek nya dan sedikit mencium nya.


"iiisss acam non. bik Ina sabil menutup hidung nya.


" hahahaha.. naysha ketawa sabil cicikikan.bik aku gak punya pakaian ganti apa bisa pinjam pakaian bibi Ina.


"ya jangan non. ntuuuu tunjuk bik Ina kepada naysha karena givan suda. memesankan dari toko pakaiannya untuk kekasih hati nya yang antar lewat jasa antar online.


" itu apa bik. mata nya negara ke bungkusan yg ada diatas meja tamu.


"den givan yang pesen untuk non naysha, itu pakaian ganti buat non. ucap bibi


" makasihh ya bik. aku atas dulu bik mau mandi uda acem nii naysha berlalu dari bik Ina tak lupa dia bawak bungkusan yg dipesan givan untuk nya.


...----------------...


semoga ada yang suka karya author. jangan lupa pake dan tingalkan komentar nya ya.

__ADS_1


__ADS_2