Kepercayaan

Kepercayaan
stella


__ADS_3

flashback off


hadeuh kenapa harus ingat itu,sekarang dia sudah punya kehidupan sendiri dan begitu juga aku,ayo semangat!!(monolog Nana)


keesokan harinya rutinitas Nana hampir sama ,hari ini adalah hari raya yang di tunggu semua orang,semua orang merayakan dengan keluarga namun tidak dengan Nana yang harus lembur di hari raya,banyak sekali reservasi restoran di mana dia bekerja penuh dengan hiruk pikuk saking sibuknya dia lupa untuk makan malamnya.


dia ingat jika dia harus menjadi waitress di ruang VIP room yang sudah di pesan oleh mister Justin,dia mengira Justin yang biasa datang.tak perlu di perintah Nana cekatan dalam bekerja,waktupun berlalu saatnya mister Justin datang saat resepsionis mengantar tamu dan membuka pintu VIP room Nana terkejut dengan apa yang di lihatnya ternyata bukan misterJustin yang biasa pesan kamar itu namun Justin yang dia lihat kemarin Justin yang selama ini dia rindukan dan selama ini dia ingin melupakannya.

__ADS_1


dan sekarang apa yang terjadi selama ini dia sudah bersabar dan berusaha untuk melupakan dia dengan bekerja.


tapi apa yang tidak di harapkan terjadi dia bertemu bahkan melayaninya sayangnya Justin tidak mengenalnya dan bahkan dia datang dengan tunangannya,oh sungguh berat rasanya dia gak bisa berbohong bahwa dia masih mengharapkannya yah walaupun dia juga berusaha untuk melupakan dia.tapi kalau begini caranya yang ada jantungnya gak kuat hiks...di tambah tunangannya cantik banget hiks...ya T druhan bagaimana ini gak kuat,tapi aku harus profesional dong,semangat untukku✊.


"mba mau pesan dong.."panggil tunangannya.


beberapa saat kemudian makanan sudah di hidangkan.kentara sekali mereka memang orang orang yang berada atau istilah kerennya bangsawan.cara mereka makan,dan bertingkah laku,sungguh mengesankan.nana merasakan rendah diri.dia menganggap dirinya memang tidak pantas untuk bersanding dengan Justin,yah ini yang terbaik Nana bertekad untuk melupakan dia.

__ADS_1


akhirnya selesai sudah tugasnya hari ini,dia merasakan lelah yang sangat karena selain harus melayani tamu dia juga harus menguatkan hati.


***


di lain tempat Justin masih mengantar tunangannya sampai ke rumah.walaupun sampai sekarang Justin banyak diam namun tunangannya tidak merasa tidak nyaman karena dia sudah lama mengenal Justin yang memang selama ini memang pendiam.sayangnya saat ini Stella salah tafsir.di dalam pikiran Justin dia sedang mengingat seseorang yang tidak bisa di ingat karena semakin dia berusaha maka kepalanya akan sakit.setelah memberi salam dan pamit pulang ke kedua orang tua Stella Justin langsung bergegas pulang ke apartemennya yang di disain sesuai dengan karakternya hanya hitam putih atau abu-abu.


masuk ke dapur dan buka kulkas dia ambil air mineral,duduk di ruang tamu melamun dia berpikir telah melihat seseorang yang memiliki nama dan wajah yang seperti dia pikirkan,dia merasa memiliki kesalahan terhadap tunangannya karena saat ini dia memikirkan wanita lain.

__ADS_1


"Haah.."menghela nafas Justin merasa jadi lelaki tak setia.namun dia juga berfikir bahwa dia merasakan perasaan yang tidak sama lagi dengan Stella dia merasa kosong atau tak ada rasa seperti dulu saat sebelum berstatus tunangan.tapi memang perasaan tak bisa di bohongi dia bingung ingin sekali mengutarakan atau berbicara langsung dengan Stella namun dia tak punya bukti bahwa dia telah mengkhianati cinta Stella.


__ADS_2