Kepercayaan

Kepercayaan
Kembali ke kota


__ADS_3

Tak terasa givan sudah tiga hari berada di kampung istri nya semenjak dia kembali dari jepang,hari ini givan akan membawa istri nya tingal dikota bersama nya.hari ini dion sudah sampai menjemputnya untuk kembali ke kota.


"van mertua lo gak ikut? tanya dion kepada sahabat nya itu.


" gak, mertuaku milih tinggal disini, dia tidak mau meninggal kan desa ini terlalu banyak kenangan untuk nya dan mendiang istrinya. aku gak bisa maksa, itu sudah menjadi keputusan mertua ku. aku bisa apa.


"barang-barang lo udah siap dikemas van.


" istri ku lagi berkemas, paling bentar lagi siap, dita ikut bantu didalam.


"tu cewek gak ikut kekota van, dia sudah lama libur kerja.


"hari ini kita sama-sama berangkat Dita juga ikut sama kita.


"ok lah kalau begitu. ucap dion singkat.


Givan masuk kedalam untuk melihat apa istri nya sudah siap berkemas, agar givan bisa memasukkan barang- barang kedalam mobil.


" sayang udah siap, ucap givan.


" udah mas,ini koper mas udah siap aku ke kemas barang nya, mas bisa langsung bawak ke mobil biar aku bawa tas ini. ucap naysha sambil membawa tas kecil ditangan nya.


"gak usah sayang, biar mas yang bawak ke mobil, kamu tarok aja disana dulu.


" gak apa-apa mas, aku bantu.


" ya udah,ayok bawak. ucap givan.


Givan sudah siap memasukan barangan nya kedalam mobil, sudah saatnya untuk mereka berangkat,sebelum berangkat givan pamit kepada mertua nya.


"ayah nay sama mas givan pamit yah.ucap naysha merasa sedih meningalkan ayah nya tinggal sendiri disini.


" iya nduk,pak diman memeluk anak kesayangan nya hari ini akan berpisah, kamu baik-baik disana ya nak,kamu harus mendegar apa kata suamimu, urus suami kamu dengan baik. pak diman sagat sedih.


"pak apa sebaiknya nya Bapak ikut kami saja kekota,tawar givan kembali kepada mertua nya.


" tidak nak, bapak disini saja. kalian bisa kunjungi bapak kapan kalian ada waktu. nak givan, bapak titip naysha ya, tolong jaga dan sayangi dia seperti bapak menyayangi dia selama ini.jangan sakiti dia nak, jika nanti apabila nak givan tidak menginginkan nya antarkan anak bapak kembali kepada bapak dengan senang hati bapak akan menerima anak bapak kembali.


"baik Pak, saya akan jaga istri ku dan tidak akan mengecewakan bapak. saya akan ingat pesan bapak.

__ADS_1


"ya sudah,berangkat lah nak nanti kemalaman sampai kota, hati-hati dijalan nak. ucap pak diman, dengan raut mungka sedih.


" ayah mulai besok pagi ada orang akan mengurus keperluan ayah disini, ayah gak usah capek-capek untuk mengurus rumah. mas givan sudah mencarikan orang untuk membantu ayah.


"itu terlalu berlebihan nak givan, bapak bisa mengerjakan semua nya nak.


" tidak apa pak,saya tidak bisa meninggalkan bapak disini sendiri tampa ada yang membantu keperluan bapak.sekang saya bisa agak bernafas, kerena ada asisten rumah tangga yg akan mengurus bapak disini.


" baik lah nak, bapak gak bisa menolak kalau itu keputusan kaliaan berdua. bapak sangat berterimakasih kepada nak givan yang suda memperhatikan bapak.


givan tidak bisa bicara banyak lagi karena hari sudah menujukan jam 11 siang. mereka berempat langsung berangkat sehabis pamit kepada orang tua naysha.selama dalam perjalanan naysha tampak sedih dia tidak berbicara satu katapun.givan mengerti apa yang dirasakan oleh istri nya itu saat ini.tak terasa perjalanan mereka sudah memakan waktu tiga jam, mereka berempat memutuskan untuk makan, dion yg membawa mobil berenti di sebuah rumah makan, mereka beristirahat sejenak,untuk melepas penat, karena masi dua jam lagi mereka akan sampai dikota.


" sayang ayok kita makan dulu, naysha tertidur di pangkuan givan.


"kita dimana mas, ucap naysha sedikit mebukak matanya.


" kita istirahat sebentar untuk makan sayang, ayok, ajak givan kepada istri nya, dion dan dita udah nunguin kita, kasihan mereka nunguin.


Givan dan istri nya menyusul dion dan dita kedalam.


" kamu udah pesan dion."


" aku ke toilet bentar, kamu duduk disini aja dulu ya. ucap givan kepada istri nya.


"akut ikut juga mas,aku juga mau buang air kecil.


" ya udah ayok, ucap givan kepada istri nya.


Dita yang menyaksikan itu hanya bisa tersenyum melihat sahabat nya itu bagia. tapi orang yang didepan dita tidak membiarkan kan dita bisa diam.


"kamu kenapa kok senyum-senyum gitu.udah gak beres tu otak ya. ucap dion sinis.


"enak aja kamu bilang gak beres dengan otak ku, kamu kali yang otak nya yang gak beres. ucap dita gak mau kalah.


" apa kamu bilang.


"apa.ucap dita tak mau kalah.


" awas kamu, ucap dion memandang dita tajam.

__ADS_1


"mau apa? aku gak takut sama kamu, dasar cowok mepyebalkan, eeh kamu gak bisa lebut ya sama cewek, pantas aja cewek pada takut sama kamu.orang selalu kasar sama cewek, mana ada yang mau. gerutunya dita.


" kamu jangan mancing-mancing aku marah ya. awas kamu.sekali lagi kamu gomong kenak kamu. dion menujuk dita geram.


"apa, ucap Dita tak mau kalah


Saat dion hendak berdiri igin mendekat kearah Dita tiba-tiba saja pesanan yang dipesan oleh dion sudah datang.


"silakan mas, ini pesanan mas, mbak ucap pelayan rumah makan tersebut menaruh makanan didepan mereka berdua.


" oh ya, terimakasih ya mbak, ucap Dita membalas ucapan pelayanan tadi


"silakan mbak dinikmati hidangan nya, kalau tidak ada yg di butuhkan lagi oleh mbak dan mas nya saya permisi. ucap pelayan itu meningalkan meja Dita dan dion duduk.


Tak lama givan dan nasha sudah kembali gabung dengan dion dan Dita.


"loh muka kamu kenapa tu. ucap givan kepada dion,kusut kayak gitu, sakit kah kamu dion? tanya givan


"ngak,ucap dion singkat.


"ayok dimakan makanan nya nanti keburuan dingin,ucap givan kembali.


Mereka berempat melanjutkan perjalanan nya kembali sehabis makan givan memutuskan untuk gantian membawa mobil dengan dion. naysha duduk bangku belakang bersama Dita. dion memperhatikan Dita yang lagi tidur bersama naysha.


" kamu kenapa negok Dita dari tadi, kalu kamu suka sama dia, ungkapin gak usah kamu pakek sikap angkuh yang ada didiri kamu itu, buang jauh-jauh sana.


"gue takut van dia akan tolak gue, kamu taukan sikap aku kedia selama ini gak ada baik nya.kalau ketemu pasti berantam. jauh dari lubuk hati gue, gue suka sama dia. ucap dion.


" trus lansung gas dong, jagan lama dion, nanti keburuan orang yg ambil.canda givan kepada sahabat nya.kamu lihat, bagai mana aku ke istriku, hanya pertemuan yang tak sengaja,aku ingat pertama kali naysha menabrak ku waktu itu, saat itu aku gak bisa


melupakan wajah cantik nya. aku trus cari cara bagai mana dia jadi milikku.


" ya lo, jangan disamakan, lo sama gue pasti beda van. lo orang nya tivenya romatisan,gue soal itu gak bisa van.


" maka nya kamu lembut sedikit sama nya, pasti dia bisa pahami kamu dion. dion hanya bisa diam mendegar ucapan sahabat nya itu.


Tak terasa mereka sudah sampai dikota givan langsung mengantarkan dion terlebih dahulu ke apartemen nya. Dita memutuskan untuk tidur dikediaman givan untuk malam ini. besok sore Dita baru kembali kekos nya.sampai dikediaman givan. mereka masuk untuk beristiraha, kerena audah merasa kecapean seharian melakukan perjalanan.


...****************...

__ADS_1


jangan lupa like dan komentar nya gaiis. muda-mudahan ada yg suka dengan karya author. terimakasih buat yg uda baca karya Thor ya.


__ADS_2