Kepercayaan

Kepercayaan
kembali berkerja lagi


__ADS_3

Hari ini mereka berempat memutuskan untuk kembali ke kota karena besok nya naysha dan Dita akan masuk kerja.


Dita saat ini keadaan nya sudah mulai membaik dari hari kemarin dia datang ke desa.


Didalam pejalan pulang ke kota mereka sambil menikmati pemandangan sangat indah disekitar desa. naysha yang berasal dari desa, saat ini dia ingat akan desanya terutama dengan merindukan kedua orang tua nya.


Givan melihat kearah naysha namun kekasih nya itu sibuk dengan pikirannya sendiri, naysha tidak sadar sedang diperhatikan oleh givan.


" sayang kamu lagi lamunan apa ❓ ucap givan


" Mmm,gak ada mas. naysha dengan senyuman nya.


"mas, perhatikan dari tadi kamu melamun. ada apa?kamu bisa cerita ke pada mas.


" aku gak melamun kok mas. ucap naysha meyakinkan givan.


"kalau kamu ada masalah kamu boleh cerita kepada mas.


" iya mas.ucap naysha dengan tersenyu.


Tak terasa perjalanan yang sudah memakan waktu tiga jam, mereka sudah sampai dikediaman givan.


Hari ini givan tidak mengantarkan naysha pulang ke kos nya,mungkin malam nanti dia akan antar naysha kembali karena besok pagi kekasih nya itu sudah masuk kerja.


Naysha beristirahat sebentar sebelum givan mengantar pulang ke kos nya. naysha tertidur dengan damai.


Dita pas sampai dikediaman givan lansung diantar dion pulang menuju kos nya dia masi merasa badan nya kurang enak, jadi dia mengutuskan untuk pulang yang diantar oleh dion. didalam mobil mereka sudah mulai ada komunikasi agak membaik bukan seperti biasa mereka ketemu,semenjak didesa itu, entah apa penyebab nya mereka bisa akur.


"kamu kos sendiri aja,ucap dion mencairkan suasana.


" saat ini aku sendiri kos mas, dulu ada naysha kos bersamaku kerena dia mau cari kos lebih dekat dari tempat kerja akhirnya kami pisang kos mas.


"oooo,jawab dion tidak bertanya lagi.


setelah mengantar Dita pulang,dion pulang ke apartemen nya untuk beristirahat karena besok bayak kerjaan yang akan dikerjakan.


...----------------...


Givan yang akan mengantarkan naysha pulang kekos nya hari ini, givan menunggu kekasih itu keluar dari kamar tamu saat naysha naru siap membersihkan dirinya yang baru terbangun dari tidur.


" ayok mas kita berkat, ucapan naysha yang baru keluar dari kamar.


"kamu sudah siap sayang, ayok ucap givan sambil berdiri dari duduk nya.


" sudah mas, ayok, ucap naysha kembali sambil merangkul kan tangan nya kelengan givan..


Mereka berdua langsung berangkat menuju kekosan naysha namun sebelum sapai dikos naysha, givan mengajak kekasih nya untuk makan malam diluar.


"sayang kita mampir sebentar makan ya. ajak givan


" terserah mas aku ikut mas aja, tapi aku pengen makan nasih goreng mas.


"ya uda kita cari ditampat nya dulu.


" kita makan didekat pedagangan pikir jalan aja mas, dekat aku kerja itu ada pejual nasigorengnya juga enak mas.


"baiklah kita kesana. ucapan givan mengikuti keinginan kekasih nya itu.


Sepasang kekasih itu menuju tempat warung pinggir jalan yang ada ditempat kerja naysha. givan memakirkan mobil,mereka turun dan masuk kedalam Warung tersebut dan memesan apa yang dimintak oleh kekasih nya itu.


" sayang mukin untuk seminggu ini mas akan sibuk, bayak kerja yang mas urus. ucap givan mengisi kesunyian diantara nya dan naysha yang lagi menunggu pesanan datang.,


"gak apa-apa mas, mas kerja aja aku gak apa-apa kok kalau gak ketemu. ucap naysha


" mungkin mas dalam minggu ini akan ke Jepang untuk mengurus kerjaan disana yang lagi ada masalah diperusahaan yang ada disana,kamu gak apa-apa ya mas tigal.


"gak apa-apa mas,biasanya aku juga sendiri mas.mas gak usah kawatir.


" mas pasti kagen sama kamu sayang, kemungkinan mas akan agak lama disana sayang.


"emang berapa lama mas disana? tanya naysha agak kecewa


" mungkin dua minggu bisa jadi satu bulan tergantung kerja nya. tapi mas usahakan cepat selesai kan.


Naysha yang mendengar penjelasan dari givan hanya bisa diam, dia juga tak mau berpisa lama itu akan membuatnya sangat rindu kepada kekasih nya itu.

__ADS_1


Makanan yang mereka pesan datang naysha dan givan makan hanya diam, naysha tidak bayak bicara lagi dia menyatap nasigoreng itu. siap makan mereka langsung menuju kekos naysha, givan mengatakan kekasihnya itu sampai depan pintu.


" mas gak masuk dulu, basa basi naysha ke givan "


"gak usah sayang uda malam, gak enak dilihat tetangga. mas langsung pulang aja. givan mencium kening naysha. kamu baik-baik disini jangan lupa kunci pintu. ingat givan kepada kekasih nya itu. "


"iya mas, makasih uda antar akau mas.


" iya sayang itu uda jadi tangung jawab mas. givan sambil megusap pipi naysha dengan sayangnya. mas pulang ya jaga diri bai-baik. givan mengingat kan kaembali, givan berjalan kearah mobil nya langsung pulang kekediaman nya.


...----------------...


Pagi ini naysha akan berangkat kerja karena hari ini seluruh karyawan toko akan masuk, toko akan bukak kembali hari ini.


sampai ditoko naysha mecari Dita apa dia akan berkeja hari ini atau tidak,kemaren pas palang dari desa Dita masih belum sehat. naysha mecari Dita disekitar toko,dia tidak menemukan batang hidung Dita disana. pas Dita mau keluar dari gudang dita kagat karna naysha datang tiba-tiba didepan nya.


" auuuuuu pekikan Dita karena Tita betul-betul kaget.astagfirullah naysha,ucap Dita


"apa si ta main teriak gitu.


" kamu yang kenapa, datang tiba-tiba kayak hantu gitu.


"masa aku disamain dengan hantu ta. ucap Dita kurang semagat.


" kamu kenapa kesini. tanya Dita kembali.


"aku nyari kamu diluar tapi aku gak lihat kamu ada disana ya aku susul kesini. aku mau pastiin aja apa kamu masuk kerja hari ini. eeh ta kamu uda sehat. tanya naysha kembali. "


" uda nay, aku uda Baikan kok.


"allhamdulilah kalau begitu. naysha lansung menuju keluar melanjutkan kerjaan,untuk merapikan toko,sebentar lagi toko akan di bukak.


Naysha yang lagi sibuk melayani pengunjung datang belanja ketoko siang ini, namun tampa segaja salah satu teman kerja nya menyenggol seorang tak lain adalah mantan kekasih givan. disaat itu terjadi keributan antara wanita itu dengan karyawan toko. naysha datang untuk membantu keributan yang sedang terjadi.


" Hai kamu gak liat ada orang disini. ucap nia kepada karyawan toko.


"maaf Mbak saya tidak sengaja, ucap karyawan itu dengan sekit takut.


" enak aja kamu bilang tidak sengaja,liat ini barang pada jatuh karena ulah kamu, nia yang menatap kerah karyawan itu dengan sombong nya.sekarang kamu pugut itu saya tidak mau barang-barang saya rusak gara-gara kamu. ucap nya kembali.


"baik mbak, ucap karyawan itu sambil memugut barang nia yang berserak dilantai.


" oooh jadi kamu kerja disini juga . sinis nia kepada naysha.


"emang kalau saya kerja disini, apa urusannya mbak. ucap naysha yang tidak mau kalah.


" katanya kekasih seoarang pengusaha kaya masa kerja disini,ejek nia. dasar miskin, ucap nia kembali.


"kalau saya miskin, urusan apa sama mbak, saya gak pernah ganggu mbak.


" apa kamau bilang, gak ganggu kata kamu, ucap nia emosi. Hai wanita sialan kamu tau apa yang kamu lakukan dan kesalahan kamu haaa, ucap nia dengan emosi sambil menarik naysha,menolak nya sehingga naysha jatuh ke lantai.


"kamu yang menyebabkan kan givan tidak mau bertemu dengan ku dan juga kamu yang merebutnya dari ku. ucap nia tidak puas.


Nia hendak mejabak rambut naysha tiba-tiba saja givan datang dan menarik tangan nia dengan kasar.givan datang toko itu karena orang suruhan dion yang mengabari bahwa nia sedang ribut, keren givan tidak mau terjadi apa-apa dengan orang yg di sayanginya.


" hentikan nia, ucap givan manahan emosi nya, saya sudah memperingati kamu jangan pernah kamu ganggu kekasih ku, sekarang pergilah dari sini, sebelum saya laporkan kamu kepoli. ucap givan sangat emosi.


Nia yang mendegar polisi dia sangat ketakutan nia pergi dengan kesal meningalkan sepasang kekasih itu.


"ayo bagun sayang, kamu gak apa-apa, ucap givan dengan perhatian.


" gak apa-apa kok mas, aku baik-baik aja mas.


"maaf sayang, mas bikin kamu seperti ini.


" ya uda mas, gak usah dipikirkan. aku lanjut kerja lagi, mas dari mana, kok ada disni? tanya naysha ingin tahu.


"tadi mas ada kerjaan dekat sini. givan bohong. ya uda kamu lanjutkan kerja nya mas langsung kembali kekantor.


" ok, ucap naysha dengan suman yg terpancar dibibir cantik nya itu.


Givan langsung menyuruh dion untuk mengurus nia, dia tidak mau kejadian yang lebih fatal untuk naysha yg akan membahayakan keselamatan nya. givan yg mengerti ucapan bos nya itu, dia juga tidak tinggal diam,dion menyuruh orang kepercayaan nya untuk mengurus perempuan itu.


...----------------...

__ADS_1


Naysha membaringkan badannya diatas kasur capek seharian ini sudah bekerja, Hempone naysha bergetar ada nada panggil yg membuat nya tergagu. naysha melihat kearah layar Hempone nya ada nama ayah nya terserah dilayar itu.


"Hallo, Assalamualaikum ayah, ucap naysha menjawab telp itu.


" Waalaikumsalam nduk, kamu sehat disana nak, "


"nay sehat ayah, ada apa menghubungi nay, apa ayah dan ibuk baik-baik saja? tanya naysha


" ayah baik-baik saja , tapi tidak dengan ibumu nduk, ibumu saat ini lagi dirawat dirumah sakit dekat balai desa nduk.kata dokter ibu kanker darah stadium akhir nduk. kamu yg sabar dengan kabar ini ya nduk. ayah juga tidak mengetahui ini semua, kerena ibumu menyimpannya dari kita, semalam ibumu pingsan dikamar.


Naysha yang mendengar kabar itu langsung shok, dia menagis karena ibunya saat ini berjuang untuk hidup, naysha sagat sedih apa yang alami ibunya saat ini.


"ayah naysha akan kembali ke kampung hari ini, sudah dulu yah, ucap naysha cecegukan menahan tagis nya.


" ini sudah sore nak nantik kamu kemalaman sampai terminal nduk,ayah tidak mau kamu kenapaa-napa disana. bahaya kamu sendirian besok pagi saja berangkat nya.tegur ayah naysha.


Naysha tidak mendengar kata ayah nya dia tetap berangkat sore ini kekampung nya, dan tidak lupa naysha memberi kabar kepada dita agar besok mengizinkan dia kerja kepada buk Reno. pas naysha sedang berkemas pintu kos nya ada yang mengetok dia berjalan untuk melihat siapa yang datang. pas bukak pintu naysha kaget,givan datang saat mata nya basah sedikit bengkak abis menagis. givan yang melihat itu, ada tanda tanya di hatinya.


"sayang kamu kenapa, ucap givan langsung masuk kedalam dan melihat ada tas berisi pakaian naysha didalam nya. " kamu mau kemana nay, ucap givan kembali sedang bingung menatap naysha.


"aku akan balik kekampung mas, naysha langsung memeluk givan dan menagis. "


"Hai sayang kamu kenapa, coba kamu jelaskan kepada mas, ada apa ? tanya givan


" mas, ibuku sakit mas, naysha masih menagis dipelukan givan. ibuk kenak kanker darah mas, sudah stadium akhir mas. ibu gak pernah cerita tentang peyakit nya mas, selama ini ibuk tampak Baik-baik saja. ucap naysha menjelaskan.


" kamu yang sabar ya, kamu harus kuat nay. ucap givan menenangkan kekasih nya itu.


Naysha mulai tenang dan tidak menagis lagi dia mulai melanjutkan memasukan pakaian ny kedalam tas kembali.


"kamu berangkat sendirian? tanya givan


" iya mas, muda-mudahan masih ada bis yg berangkat sore ini mas. aku mintak antar ya mas ke terminal. ucap naysha.


"biar mas yang mengantar kamu kekampung, mas tidak biarkan kamu berangkat sendirian. givan langsung menelpon dion agar dia datang kekos naysha untuk menemani nya mengantarkan naysha kekampung nya. tak menunggu lama dion datang.


" suda siap van,ayok kita berangkat.


"kamu sudah ambilkan keperluanku kepada bik Ina.ucap givan kepada dion.


" sudah, ucap dion singkat.


"ayok nay,kita langsung berangkat.ajak givan kepada naysha. mereka bertiga berangkat kekampung naysha jauh dari kota yang akan memakan waktu lima jam lebih.


Tak terasah perjalanan panjang yang mereka tempuh akhir mereka sampai di tujuan, naysha langsung menuju rumah sakit yang terletak di di balai desa, tidak jauh dari tempat tinggal kedua orang tua naysha cuma memakan waktu 30 menit dari rumah naysha. mobil givan terakir dengan rapi di pakiran rumah sakit, naysha, givan dan juga dion langsung masuk kedalam gedung itu, naysha tak lupa bertanya kepada petugas rumah sakit dimana ruangan ibunya sedang dirawat saat ini. setelah mendapat no kamar dimana ibu dirawat naysha mecari kamar itu dengan tidak sabarr. mereka bertiga sapai didepan kamar yg dicari,naysha membukak pintu dengan hati-hati agar pasien yg lain tidak terganggu.


" assalamulaikum ayah, ucap naysha melihat ayah nya yang sedang mengusap kepala ibunya.


"nduk kamu sudah sampai, naysha langsung memeluk ayah nya yg terlihat capek dimata Nya. "


"perjalanan mu lancar nduk, tanya pak diman kepada putri kesayangan nya itu.


" iya ayah, nay diantar oleh teman yah. ucap naysha.


"dimana teman kamu nduk, pak dimana melihat tidak ada orang yg datang bersama naysha didalam ruangan itu.


" ada diluar ayah, mereka menunggu diluar. naysha tidak melanjutkan lagi Kata-katanya suda berada di dekat ibu nya tidak sadar saat ini. naysha menagis dan memeluk ibu nya sambil berkata.


"buk bagun nay uda pulang. bukak matanya buk, naysha menagis sambil terisak. nay sayang sama ibuk, ayok bagun buk. ucap naysha kembali.bukan kah ibu rindu sama nay, ayok bukak mata nya buk.isak naysha.


" uda nduk, kasihan ibumu, biarkan ibumu istirahat dulu nduk..


Tak lama givan dan dion masuk kedalam untuk menegok keadaan ibu naysha. givan tidak lupa menyapa pak diman dengan ramah dan sopan.


" bagai mana keadaan ibu pak, tanya givan


"seperti ini lah nak givan keadaan ibu saat ini belum ada kemajuan.


" bapak yang sabar, mudah-mudahan ibu cepat dasar dan sehat pak, ucap givan.


" terimakasih ya nak doa nya,bapak berharap ibuk bisa sembuh.pak diman dengan wajah sedihnya.


Givan membiarkan naysha menjaga ibuk nya didalam ruangan itu agar naysha bisa puas memandang ibu nya. naysha sagat sedih saat ini,dia takut ibu nya akan meninggalkan dia bersama ayah nya. rasa lelah membuat naysha ketiduran ditepi ranjang ibu nya, naysha yg duduk diatas kursi, kepalanya bersandar ditepi kasur.


...---------------...

__ADS_1


...****************...


muda-mudahan ada yang suka dengar novel author ya. maaf kata-kata nya kalau ada yg kurang.


__ADS_2