
Hai sahabat setiaku bisa mampir di novel baruku ya.karean novel Mantan Tapi cinta sedikit lagi akan saya tamatkan Kalian semua bisa mampir di novel baruku.
dan terimakasih kasih bayak yang masih setia di novel aku ini🤗🤗🤗🤗ya Gaes
Kamu hanya bikin malu keluaga Saja tari, tidakkah kamu berpikir atas perbuatan kamu ini membuat kami malu oleh orang sekeling kita."ucap Hasan marah pada putrinya itu.
"Maafkan Tari Yah,tapi yah tari tidak melakukan ini dengan sengaja..."ucap tari terputus kerena pak Hasan menaparnya sehingga membuatnya terjatuh kelanjai.
"Pakkk!! "bunyi tamparan keras itu dipipi tari
"Sudah pak, Jagan seperti ini,kita bisa menyelesaikan ini dengan baik-baik tampak emosi."halang buk Mai pada suaminya itu.
"Ini akibat kamu selalu memanjakan dia buk, lihatlah apa yang dia buat sekarang, dia bikin kita malu buk. "ucap Pak Hasan dengan sedih.
__ADS_1
"Sekarang katakan Siapa laki-laki yang bikin kamu hamil? " ucap Pak Hasan lagi tampak melihat putrinya itu kerena sudah sangat marah.
"Tari tidak tahu Yah,tari tidak meg enaknya Yah!! "ucap Tari menagis dikaki Ayahnya itu.
"Bagai mana kamu bisa tidak tahu siapa orang yang membuat kamu hamil Tari."ucap Pak Hasan lagi.
"Tari katakan nak, siapa orangnya? "tanya buk Mai lagi pada putrinya itu.
"Tari benar-benar tidak kenal buk, Tari diperkosa buk, saat itu pria itu mabuk, Tari megantar pakaian pria itu kekamar hotelnya yang disuruh oleh mbak Ajeng." jelas Tari dengan tangis yang tidak bisa ditahannya lagi.
"Tari takut Ayah akan marah padaku."kata tari lagi.
"Sekarang apa yang kamu buat pada kami Tari,kau melempar kotoran ke kepala kami,apa yang bisa kami lakukan lagi untuk kamu, kamu hanya memberi kami malu, sekarang kamu pergi dari rumah ini, tingalkan rumah ini sekrang juga sebelum orang tahu kamu hamil, Ayah tidak mau melihat wajahmu lagi dirumah ini.!! "ucap Pak Hasan sangat marah dan emosi pada putrinya itu.
"Tari mau kemana Ayah malam-malam begini!! "
__ADS_1
"Terserah kamu mau kemana, kami tidak perduli lagi kau mau hidup atau tidak."ucap Pak Hasan tidak ada rasa kasihan pada putrinya itu kerena masih emosi.
"Pak jangan lakukan ini, Tari putri kita Satu-satunya Pak, aku tidak mau kamu lakukan ini."ucap buk Mai pada Suaminya itu.
"Aku sudah tidak mengangap dia anakku lagi."ucap Hasan pergi masuk kedalam kamarnya dengan hati sedih.
Tidak ada orang tua yang membenci anaknya, saat ini pak Hasan merasa kecewa pada putrinya itu,pak Hasan merasa gagal menjaga anak gadisnya yang selama ini dia sanyanginya,namun hari ini dia tepis rasa sayang itu pada putrinya itu kerena sudah membuat malun keluaganya.
Malam sunyi Tari berjalan dengan membawa Satu tas ditangannya saat ini, sambil menagis Tari masih tetap berjalan di gelapnya jalan saat ini, Tari tidak tahu harus kemana akan pergi,saat ini dia berada dikampung halamannya.
"Bagai mana aku harus kekota kerena sudah malam tidak ada bis menuju Jakarta."ucap Tari sambil megusap air matanya.
Tari duduk termenung ditepi jalan itu sendiri tampa ada yang melintas kendaraan satupun malam ini dijalan itu.
"Ya Allah maafkan aku atas dosaku yang aku petbuat,ini semua bukan kehendakku, jika engkau mengizinkan aku bertobat atas kesalahan ini,Ya Allah hamba mohon kuatkan diriku menjalankan ini semua,dan kuakan aku untuk menjaga Kandungan ini tampa aku inginkan dia hadir rahimku,ini semua atas izinmu dia hadir,lindungilah kami jika kau masih meyayangi kami."Ucap Tari dibawah isak tagisnya dikesuyian malam.
__ADS_1