
Ditengah malam naysha tidak bisa tidur kerena dari sore dia sudah merasa tidak enak diperut nya,naysha belum memberikan tahu pada givan pandai saat ini, naysha melihat givan lagi sibuk mengurus kerjaan nya diruang kerjanya dari tadi siang.
Malam ini naysha sudah tidak bisa menahan rasa sakit diperut nya tambah lama rasa mulas itu semakin kuat saja,naysha membangunkan givan ber lahan-lahan agar suami nya tidak kaget.
"Mas.... mas.... bagun, ucap naysha pelan sambil mengoyangkan bahu givan.
"Mmmmm ada sayang, jawab givan masih blm sepenuhnya sadar dari tidur nya.
" Mas ayok bagun,ucap naysha lagi, mas perutku sakit mas.
"Sayang apa kamu mau lahiran, ucap givan lari dari kamar langsung kebawah membangunkan bik Ina.
"Bik teriak givan memangil bik ina. sambil mengedor pintu kamar.
"Apa den, kata bik Ina tergesa-gesa keluar dari kamar nya.
"Bik naysha mau melahirkan kata nya perutnya sakit kali.uacap givan panit.
"Atok bik kita berangkat kerumah sakit bik.ucap givan langsung keluar kerana semakin panitnya jadi gak tahu apa yang mau diperbuat,.
" Adan givan tunggu dulu, adanya mau kemana,ucap bik Ina mengejar givan.
"Mau bawak naysha kerumah sakit bik,ucap givan masih panik.
"Den mana nona naysha nya kata nya mau bawak nona, orang nya mana?tanya bik Ina.
"ooh iya bik naysha masih diatas, aku lupa semakin panik nya, ujar givan sambil naik ka atas untuk membawa naysha kebawah.
Sampai diatas naysha melihat suami dengan tatapan yang tak bisa diartikan.
"Mas kami mau kemana,main lari aja pas dibagunkan,ucap naysha masih meringis manahan rasa sakit diperuntuknya.
" Mas pagii bik Ina sayang,maafkan mas kerena panik, ucap givan mengarut kepala nya.
"Aduhh mas perut ku rasa mulas lagi,ricis naysha.
" Ayok den dibawak nona naysha nanti keburu keluar tu si bayinya. ucap bik Ina.
"Iya bik, ucap givan sambil membawa naysha turun ke bawah untuk pergi kerumah sakit.
Bik Ina membantu givan dan naysha mempersiapkan apa yang akan dibawa untuk keperluan bayi dan naysha nantik.
__ADS_1
Givan melajukan mobil nya dengan cepat karena hari sudah malam makan jalan tidak begitu ramai.
"Mas gak usah terlalu laju mas, ingat aku dan anak kita mas,ucap naysha memperingati suaminya.
"Baik lah, kamu tahan sebentar ya sayang sebentar lagi kita samapai rumah sakit.
Givan membawakan mobil nya sudah agak pelan tidak selaju sebelum nya.
Tak butuh waktu lama mobil givan samapai di depan rumah sakit, givan menangis suster yang berjaga malam.
" Suster tolong istriku dia mau melahirkan,ucap nya pada suster yang ada diruang itu.
Tak lama suster langsung membawa naysha keruangan persalianan yang sudah ditunggu dokter Riska saat ini karna givan sudah megabarka nya sebelum berangkat kerumah sakit.
Didalam ruangan persalinan naysha mengegam tagana suami nya dengan erat disaat kontraksi dan rasa sakit amat sakit yang dirasakan naysha saat ini.
Givan yang melihat istrinya sedang berjuang untuk melahirkan pewaris untuk keluarga nya sangat kasihan pada istri nya.
Tak lama naysha mulai megejan untuk kedua kalinya di dampingi oleh dokter ruska.
"Ambil nafas lagi kekuarkan rilek ya, ucap dokter Riska.
Tak lama berselang naysha merasa mulas nya mintak amapun.
Tak lama terdengar tagih bayi yang sudah dia lahirkan oleh naysha yang berada di tangan dokter Riska saat ini. givan yang melihat anak nya sudah lahir, givan mencium kening istri nya.
"Terimakasih sayang, kamu sudah menjadi ibu dari anakku, ucap givan sambil menagis pada naysha.
"Aku juga berterimakasih padamu sudah menjadi suami yang baik untuku dan anak kita.ucap naysha membalas pelukan givan dengan penuh haru kerena mereka bahagia kehadiran putra mereka yang baru lahir.
"Maaf tuan givan, ini bayi nya anda bisa mengedong bayi anda,ucap dokter riska.
Givan mengambil anak nya dari pangkuan deterjen Riska dengan Hati-hati kerena baru bagi givan dalam menghadapi bayi yang baru lahir seperti anak nya saat ini.Givan melihat nya pada anak nya yang begitu gagah dan memiliki hidung mancung seperti menurut setelah dari ayah nya.
"Hai jagoanku kamu tampan sekali seperti ayah nak,ucap givan terseyum pada bayi tak berdosa itu.
Setelah itu givan langsung mengazankan putra nya dengan suara azan yang dikumandangkan oleh givan membuat naysha menagis mendegar suami nya azan.
*****
Sudah empat hari naysha dirumah sakit habis melahirkan hari ini naysha diperbolehkan dokter pulang kerena kondisi naysha saat ini sudah mulai membaik.bik Ina datang bersama zi kerumah sakit.zi masuk kedalam ruangan naysha dirawat,dengan mengetuk pintu zi masuk dengan Hati-hati agar sikecil tidak bagun.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum ucap zi masuk kedalam ruangan.
"Waalaikumsalam,jawab givan dan naysha bersamaan.
"Zi kamu sudah datang sayang, ucap naysha pada zi,yang sudah diangap adik nya selama tinggal bersamanya.
"Hai jagoan paman, ucap zi pada bayi lucu itu yang sedang asik megisap susu pada naysha.
" Zi apa kamu gak malu dedek bayi nya pangil kamu paman,tanya naysha pada zi.
"Tidak kak aku akan menjaga nya dengan baik kak.ucap zi sungguh-sungguh.
Naysha yang mendegar zi dan melihat dari mata zi tidak ada sedikitpun kata bohong dari matanya.naysha terharu atas ucapan zi,anak nya yangasih kecil zi mau menjaga sikecil sampai besar kelak.
"Itu baru jagoan kakak, kamulah harapan ku kelak zi ucap givan pada zi yang sudah seperti adik kandung nya.
"Zi janji kak tidak akan mengecewakan kakak, zi akan berjuang agar bisa menjadi kebagian dikeluarga kita kak.dan zi tidak akan melalaikan keponakan zi.ucap zi plos.
" Bagus zi kakak suka ucapan kamu, peganglah janji itu, dan berjuang lah demi keluarga kita.ucap givan sambil memeluk zi.
Naysha senang melihat 2 lelaki tampan dihadapan itu akur seperti itu saat ini,taktersa air mata nya jatuh menyaksikan kedua pria tampan itu.
"Sudah sandiwara kalian itu,trus kami ini kayak mana, apa gak jadi pulang? ucap naysha.
" Kak ini urusan laki-laki kak, kak diam aja jangan sampai ikut campur urusan kami, megerti? ucap zi serius pada naysha.
"Baik lah, saya mengerti tuan Aziqra pratama.kerena saya akan sibuk mengurus keponakan kamu jadi saya tidak akan mencampuri urusan kalian, ok.
"Ok, terimakasih kakak aku sayang.ucap zi pada naysha mencium pipi naysha.
"Zi kamu, apa yang kamu lakukan pada istriku, ucap givan pada zi agak sedikit cemburu.
"Cuma ciuman kak, gak usah kamu cemburu padaku,yang harus kamu takutkan sekarang itu adalah beby mungil itu,dia merebut kakak naysha darimu kak,hahaha biar kapok kamu kak. ucap zi lari dari hadapan di givan kebelakang bikin ini saat ini.
"Zi kamu jangan cari gara-gara ya, ucap givan menatap zi saat ini.
"Stop dengan drama kalian itu ayok kita pulang,ucap naysha.
"Baik lah ucap givan lesuh.
Givan langsung membawa pulang naysha pulang dari rumah sakit bersama dengan beby mungil yang imut itu.Hari ini rumah yang selama ini hanya givan saja yang menepati sebelum ada naysha dan zi diantaranya, hari ini akan bertambah lagi satu anggota baru dirumah itu,akan menjadikan rumah itu tambah ramai kerena sudah anak nya yang selalu ditunggu kelahiran dan kehadiran nya didunia ini.givan merasa bersukur kepada Tuhan yang telah mengabulkan apa yang diinginkannya.terimakasih ya Allah dengan rahmat dan karuaniamu, engkau telah memberikan semua yang aku mintak.ucap givan dalan hati.
__ADS_1
...****************...