
Malam ini naysha dan givan akan pulang kerumah nya untuk beristirahat kerena malam ini pak diman yang akan menjaga buk ani dirumah sakit dion akan menemani pak diman.naysha dan givan langsung saja pulang kerumah nya kerena ayah dan dion sudah sampai rumah sakit untuk mengantikan mereka.sesampai dirumah naysha,givan yang baru pertama datang kerumah naysha dia kaget melihat rumah itu karena terlalu kecil bagi nya.rumah yang sederhana namun tampak rapi bersih disekitar rumah itu.
" mas ayok kita masuk, ucap naysha, dia turun dari mobil givan berjalan arah pintu masuk rumah nya. givan turun dari mobilnya mengikuti istri nya masuk kedalam rumah dan tidak lupa mengunci pintu kembali.
"mas jangan kaget ya, seperti ini keadaan rumah kedua orang tuaku mas. ini tidak sebesar dan secantik rumah mas dikota. ucap naysha kepada suami nya. muda-mudahan mas betah ya. naysha melihat givan dengan senyuman yg terkembang dibibirnya.
"gak apa sayang,mas tidak mempermasalahkan itu semua,sekarang mas hanya ingin kamu sayang... givan sedikit merayu istri.
"apaan si mas,naysha memalingkan mungka nya kearah lain kerena malu.
" Hai kok malu sayang kamu udah jadi istri mas.cepat atau lambat kamu juga akan melayani mas,dosa lo tidak degar kata suami.
"iya mas, aku gerti.gak usa bahas itu lagi kita istirahat dulu mas. aku akan bersihkan kamar dulu ya.mas duduklah disini, aku bersiin kamar nya sebentar. naysha berlalu dari givan masuk kedalam kamar nya untuk membersihkan kamar dari debu dan naysha tak lupa Menganti alas kasur nya. setelah bersih naysha keluar menuju dapur melihat apa ada yang mau dimasak didalam kulkas.naysha lagi asik mengambil bahan yg mau dimasak givan datang memeluk nya dari belakang,naysha kaget oleh kelakuan suami nya itu.
"mas kebiasaan bikin aku jantungan, ucap naysha lembut.
" kamu lagi apa sayang.
"aku mau masak mas,emang nya mas gak laper?aku lapar mas.
" mas bantu masak nya ya.
"gak usah,mas mandi aja dulu biar aku aja yang masak.ucap naysha sambil melingkarkan tangan dileher suami nya. givan gemas melihat istri nya itu dia langsung mendaratkan ciuman di bibir istri nya itu.
" uda mas, mungka naysha memerah menahan malu akibat perbuatan suami yang itu.givan melihat istri nya sedang salah tingkah itu.dia melanjutkan kan aksi nya kembali untuk menganggu istri yang sudah jadi candu baginya.
"mas hentikan aku mau masak. ucap naysha menghentikan tingkah suami nya itu.
"sebentar lagi sayang, mas belum puas, nada manja givan. naysha langsung mendorong givan masuk kedalam kamar mandi dan menyuruh intuk mandi.
saat ini naysha hanya memasak indomie rebus untuk menganjal perut mereka berdua, naysha sudah sangat lapar lama bagi nya kalau memasak lauk. givan sudah siap mandi langsung menuju meja makan yg berada didepan kamar naysha.
"mas ayok makan,naysha menberikan semangkok mi rebus kepada suami nya. aku hanya masak ini mas, lama kalau masak lauk. ucap naysha kepada suami nya.
__ADS_1
" gak apa-apa sayang, tapi gak boleh terlalu sering, gak baik bagi kesehatan.
"iya mas,ayo dimakan.naysha meyendok mi kemulut nya tak terlalu lama untuk meghabiskan semangkok mi bagi mereka. sehabis makan naysha membersikan diri kekamar mandi.tak berselang naysha siap dengan mandi nya dan kembali kedalam kamar naik ke atas tempat tidur membaringkan diri disamping givan,givan
bebih dulu membaringkan badan nya disana.
" mas belum tidur, ucap naysha
" belum, bentar lagi belum ngatuk.kamu tidurlah duluan.ucap givan memandang istri nya sudah mulai menutup mata.sini mas peluk. ucap givan kembali.naysha langsung masuk kedalam pelukan suami nya itu entah mengapa dia selalu ingin ada dalam pelukan suami nya itu semenjak dia tidur sekamar dengannya diwaktu malam itu dirumah givan. rasa nyaman yg diberi oleh givan mebuat naysha sudah melayang ke alam mimpi nya.
Hempone givan berdering yang terletak dilemari sebelah tempat tidurnya.jam menunjukan pukul dua dini hari.givan yang mendegar nada pangilan dia bagun dari tidur nya saat ini, dia langsung menjawab pangilan itu.
"hallo dion, ada apa kamu menelpon malam-malam begini, tanya givan.
"maaf van gue mengagu tidur lo,saat ini mertua lo lagi kritis, cepatlah lo kesini,saat ini mertua lo lagi tangani oleh dokter.
" baiklah aku langsung kesana, aku akan bangunan naysha dulu.
"ya suda gue tutup tlpn nya, ucap dion menghadiri tlpon nya.
" sayang bagun, sambil menepuk-nepuk pipi istrinya dengan lembut.
"ada apa mas, aku ngantuk mas.naysha masi juga memejamkan mata nya.
" bukak matanya dulu sayang,kita harus kerumah sakit,saat ini ibuk tidak Baik saja sayang. naysha yang mendengar itu lansung duduk dari tidur nya.
"ibuk ke kenapa mas, air bening itu sudah mulai membasahi pipinya.
" kita harus cepat kerumah sakit sayang.saat ini ibuk lagi kritis.
Mereka langsung menuju rumah sakit saat ini juga,sampai didepan ruangan dimana ayah naysha lagi menunggu hasil,dokter lagi didalam memeriksa keadaan istri nya.
"ayah,bagai mana keadaan ibuk. tanya naysha dengan air mata yang suda membasahi pipinya.
__ADS_1
" kita belum mengetahuinya nduk,dari tadi dokter belum juga keluar. kamu yang sabar ya, ucap pak diman sambil memeluk anak kesyangan nya itu.
"ayah, nay takut terjadi apa-apa dengan ibuk yah.ucap naysha dengan isaknya.
Tak lama dokter keluar dari ruangan rawat itu,naysha yang melihat dokter keluar, dia langsung menanyai keadaan ibu nya.
" bagai mana keadaan ibuku dok?
" sebelumnya kami mintak maaf, kapada keluarga buk ani, maaf mbak ibu anda tidak bisa kami selamat kan. maaf ucap dokter itu sambil berlalu dari hapana mereka. naysha yang mendengar kabar itu langsung memeluk ayah nya.
"ibuk yah ucap naysha sabil menagis sesegukan, menumpahkan kesedihan nya.ibu yang sangat disayang nya sudah meninggalkan nya untuk selama-lamanya.
" Hai sayang kamu harus kuat, kamu yang sabar, kamu gak boleh seperti ini sayang. ibu sudah tenang disana,ibuk sudah tidak merasa sakit lagi lamu harus iklas sayang. ucap givan menguatkan kan istri nya.
"ibumu suda tenang nak. ucap pak diman sama-sama rapuh dengan anak nya saat ini.
Givan dan dion lansung mengurus keperluan untuk pemakaman buk ani setelah jenazahnya buk ani yang sudah dibawa pulang oleh keluarga. hari akan dilaksanakan pemakaman yang disediakan oleh pihak desa setepat. naysha dan seluruh tetangga mengatarkan jenazah buk ani ketempat peristirahat terahirnya. naysha yang menyaksikan itu hanya bisa menagis dipelukan givan.hari ini ibunya tidak akan bisa dilihatnya lagi, ibunya telah pergi untuk selamanya.
" selamat jalan buk semoga ibuk bahagia disana dan tenang alam mu buk. naysha sambil megusap batuk nisan ibunya.
" ayok sayang kita pulang, ini suda sore sebesar lagi makrid. ucap givan mengajak istri nya pulang.
" mas pulang dahulu, aku masi mau dini.ucapnya.
"nduk kamu gak boleh seperti ini, ibuk mu akan merasa sedih melihat kamu separti ini.
ayok kita pulang nak.
naysha meninggal kan pemakaman itu bersama ayah dan suami nya. sampai dirumah naysha hanya bisa menagis, dia sedih, dia sangat terpukul saat ini.orang yang disayangi nya dan merawatnya dari kecil.
"ibuk,mengapa harus secepat ini ibu pergi dariku, ibu meningalkan nay, buk.tagis nya pecah lagi saat memegang poto ibu nya.
Givan yang melihat istri nya terpukul disaat ini hanya bisa melihat nya. dia membiarkan istri nya itu sendirian lebih dahulu.istri nya butuh waktu untuk mengikhlaskan kepergian ibunya.
__ADS_1
...----------------...