Kepercayaan

Kepercayaan
Pulang kampung.


__ADS_3

Pagi-pagi sekali naysha sudah menyiapkan keperluan nya selama dikampung,juga gak lupa menyiapkan keperluan zi dan givan saat ini juga, soal nya pagi ini mereka akan berangkat, Hari ini bik ina juga akan ikut bersama mereka kerena bik ina juga mau melihat dita dihari bahagianya.


Pagi ini gimana dan zi sudah siap untuk berangkat ke kampung istri nya itu,sebelum brangkat naysha mengambil pesanan nya yang dipesan sebuah toko kebaya untuk sahabat nya itu yang akan dipakai dihari pertunangan nya.


Didalam perjalanan ke kampung naysha dan dita mereka tetap seperti biasa tiada ada kecanggungan diantara meteka, apalagi ada zi dan bikin Ina yang ikut meramaikan suasana didalam mobil itu,canda dan tawa mereka mengisi perjalanan kearah kampung naysha dan dita.


Akhirnya mereka sampai juga tujuan yang menempuh lebih kurang memakan waktu 5 jam itu.


Ha itu ini gimana akan mengantar dita kerumah terlebih dahulu setelah itu baru givan pulang kerumah mertua nya.


Sampai dirumah dita, naysha dan givan hanya membatu menurunkan barang-barang dita,karenaereka tidak akan mampir.


" Ta aku gak masuk ya, aku langsung pulang ya,kasihan zi kecapean.Aku titip salam sama ibu dan ayah ya.ucap naysha pada sahabat nya itu.


"Gak apa-apa nay,tapi bawak lah main kesini zi dan bikin ina ya.


"Baik lah aku langsung pulang kerumah ayah ya.


"Terimakasih mas givan sudah mengantarkan saya.


" Santai aja ta, gak usah segan gitu.jawab givan iklas.


"ya udah aku balek ya, ucap naysha masuk kembali kedalam mobil nya, givan langsung menuju rumah mertuanya nya,sekarang ayah mertua nya sudah menunggu kedatangan nya.


Tak lama givan sampai didepan rumah naysha,tapi naysha sagat bingung, dia tak percaya itu rumah nya, kapan ayah merombak rumah itu yang sudah cantik dan agak besar dari rumah lama nya.


"Mas apa gak salah masuk kamu rumah mas? saat ini givan sudah memikirkan mobil nya dihalan agak luas itu,naysha sagat binggung saat ini, menatap suami nya.


"Ini rumah kamu nay,mas sudah merenovasi rumah ini, sebelum kita berangkat kekota mas menyuruh orang kepercayaan mas.


"Sebesar ini mas,ucap naysha tidak percaya.


" Iya sayang masa mas bohong, ayok turun ayah sudah nungguin kita,sambil menengok kearah pak diman sudah berdiri di teras rumah.


Naysha turun di ikuti oleh dion dibelakangnya dan zi juga turun bersama bik Ina,mereka langsung berjalan kearah pak diman.


"Ayah, ucap naysha memeluk ayah nya yang sudah dirindukan nya saat ini,ayah sehat? tanya naysha.


"Alhamdulillah nak ayah sehat saat ini seperti yang kamu lihat sekarang.jawab ayah nya.


"Bagai mana kabarmu nak,kamu sehat?


"Aku sehat ayah,Kok ayah gak pernah cerita kalau rumah ini sudah direnovasi pada ku."


"Suami kamu melarang ayah untuk memberitahu kamu nak.pak diman melihat arah zi,siapa dia nak bocah disebelah mu, tanya pak diman kepada menantunya itu.

__ADS_1


"Oh iya saya lupa mengenalkan nya pada ayah ucap givan,ini zi yah adikku satu-satunya, ucap givan pada ayah nya saat ini keren dia tidak mau bilang adalah adik angkat nya agar zi bisa nyaman beradah disekitar keluarga naysha saat ini.


"Ohh,ucap diman tidak bertanya lagi, Ayok masuk, bawak mereka istirahat dahulu nduk,ucap pak diman saat ini.


"Baiklah ayah nay antarkan zi kekamar juga bik Ina biar mereka istirahat dahulu.


givan membatu membantu membawa barat-barang nya masuk kekamar masing-masing.


"Zi kamu istirahatlah dahulu nanti kalau lepas capek nya kita bisa jalan lihat-lihat desa kakak,ok.


"Baik lah zi akan tidur kak, zi merasa capek dan mengantuk kak.jawab bocah polos itu.


"Kakak kekamar dulu ya, nanti kalau ada yang zi perlukan silakan pagil kakak ya.ucap naysha berlalu dari kamar itu.


"bibik gunakan kamar disebelah zi aja, pak ujang bisa satu kamar dengan zi nantik,jelas naysha pada bik Ina.


"ya udah non, bibik masuk dilu.


"ya, beristirahat lah bik pasti capek juga.


Abis dari kamar zi naysha masuk kedalam kamar nya,sampai didalam naysha tegang melihat kamar itu lebih luas dari kamar lama sebelum nya, dan dilengkapi dengan peralatan lain nya. pokok nya Thor bayangkan u@dah diganti yang baru semua dan barang mahal, ya iyalah siapa dulu mas givan gituπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚WA


Givan masih berbincang diteras rumah bersama mertua nya, sambil menikmati siang menjelang sore.


"Alhamdulillah yah saat ini sudah teratasi semua yah,baik perusahaanku bersama disini dan juga yang ada diluar negara kita,sumpahnya sudah teratasi dengan baik yah.terang givan singkat saja pada mertua nya itu.


"syukur lah,muda-mudahan lancar saja nak.ucap pak diman singkat.


"Yah aku kedalam dulu mau mandi sudah gerah rasa nya karena berkeringat. ucap givan berdiri meningal kan mertua nya yang masih duduk di teras saat ini.


Givan masuk mencari istri nya yang berada dia kamar sedang menyusun pakaiannya kedalam lemari.


"Sayang mas mau mandi dilu,udah gerah kali badan mas.kamu siap kan handuk mas ya, givan langsung masuk kekamar mandi yang didalam lamar itu.


"kamu kebiasaan mas narok baju kotor sembarangan, ucap dita sambil memugut pakaian suami nya di lantai.


Tak lama givan berteriak pada nya untuk mengambil kan handuk nya.


"Sayang mana anduk nya ucap givan santai berdiri dari kamar mandi itu tampa menutupi diri nya degan apapun,


" Mas, kok gak ditutup itu ularmu mas, ucap naysha agak kesal pada suami nya.


"kamu anak sayang, mau pakek apa mas tutup,makanya mas mintak andik nya, biar ditutup ular nya sayang,cepatan cari anduk nya nantik bahaya kalau ular nya bagun,canda givan pada istri nya.


"Mas jangan macam-macam ya,aku lagi capek mas,ancam naysha pada suami nya.

__ADS_1


"ya bagai mana lagi kalau ular nya cari sarangnya biar dia bisa tidur kembali.jahil givan pada naysha.


"iiih kamu itu selalu mesum, ini handuk nya, cepatan pakek pakaian nya, bisa bahaya kalau aku lama-lama bersama dengan kamu mas.


"Hahaha, givan ketawa melihat kekesalan pada istri nya itu.


"Mas, pagil naysha.


" Apa, Jawb givan sambil memasang baju nya.


"kamu kok gak pernah beritahu aku tentang rumah ini sudah kamu renovasi mas?


"Apa itu penting untuk dijawab sayan?tanya givan kembali.


"Penting engak sih mas tapi aku pengen tahu aja, apa alasan kamu merenovasi rumah ini.


" Kalau alasan nya itu simpel gak ada alasan yang melebihi.kamu tahu gak kalau kita pulang kerumah ini,sekali-sekali,mas gak nyaman kamar ini terlalu kecil buat kita sayang, lagi pula ayah harus merasa nyaman tingal disini sediri.Mas renovasi rumah ini hanya untuk kebaikan ayah saja.


"Terimakasih ya mas kamu udah mengeluarkan uang bayak untuk keluarga ku.ucap naysha memeluk suami nya.


"Itu sudah tangung jawab mas sayang,kamu gak usah sungkan atau segan pada mas,kerena aku adalah suamimu, ucap givan mencium bibir manis itu.


Sore ini naysha memasak lauk untuk makan malam mereka yang dibantu oleh bibik ina,naysha akan memasak kesukaan zi dan givan hari ini,bik ina saat ini sudah meyiapkan lauk yang dimasak oleh naysha karena naysha membantu zi saat ini mecari pakaian nya yang baru siap mandi.


"Kak zi pakai batu pedek itu aja, ucap zi


"benaran kamu mau pakai yang ini, maysha metodologi kan batu legan pendek itu pada si.


"iya kak kayak nya enak sore-sore pakai baju ini.jawabnya zi.


"Kak besok pagi zi ikut ayah ya kesawah,zi ingin lihat-lihat pemandangan sekitar perdesaan kak, pasti seru kak,ucap zi bersemangat.


"Emang nya kamu sudah bilang sama ayah, ucap naysha memandang zi dengan seyum, naysha tak menyangka zi bisa cepat akrab dengan orang baru dikenal nya. "


" ya kak,rayu zi pada naysha.


"boleh,asal kamu bisa jaga diri gak nakal.


"Si gak akan nakal kak.


" Ok, pergilah kakak gak melarang kamu zi apa pun yang ingin kamu lakukan asal kamu Hati-hati dan bisa jaga diri baik-baik.


Hari ini membuat hati nya naysha bahagia bisa berjumpa kembali dengan ayah yang disayangi.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2