
Ditepati lain saat ini givan berada diapertemen dion untuk melihat hasil CCTV yg fiambil dion tadi malam, givan membukak leptop dion dan diaelihat hasil kopian yg diambil dion dari cctv perusahaan nya. givan mengepalkan tangan nya kerena marah siapa dalang dari kejadian semalam.
"awas kamu nia aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti orang yg aku sayang wanita sialan. ucap givan dengan emosi, aku tidak akan diam nia. ucap nya dalam hati.
" Dion kamu urus wanita sialan itu jangan biarkan dia mencelakai naysha lebih patal dari kejadian semalam., awasi dia dan kirim orang kepercayaan kamu untuk mengawasinya.
" baik lah van, aku akan menyuruh orangku untuk mengawasi wanita itu. ucap dion
"aku tidak mau terjadi apa-apa dengan naysha, aku takut dia akan memulai lagi. aku tidak mau kamu lengah dan kirim orang untuk mengawasi naysha juga. ucap givan.
" ok, ucap dion, dia langsung pergi agak me jauh dari givan, dion sambil berbicara dengan orang suruhan dan kepercayaannya setelah selesai dion kembali ketempat dimana givan duduk.
"suda selesai ucap givan. "
"sudah, kamu tidak perlu khwatir. ucap dion kembali.
Givan datang keapertemen dion bukan ingin melihat hasil dari CCTV itu saja ada tujuan lain yang ingin disampaikan.
" dion nantik kamu jemput dita ke kos nya. ucap givan
"apa, lu nyuru gee jemput cewek bar-bar itu. gue gak mau,lu aja yang jemput. malas gue. ucap dion dengan malas.
" kamu milih gaji dipotong apa mau jemput dita. ancaman givan. "
"ahhh lu cuma bisa ngacam gue, teman apaan lu bisa nya bikin teman susah van, gak seru lu van. dion tidak semagat dan merasa kesal pada givan.
"ya uda kalau kamu tidak mau, aku akan potong gaji kamu bulan ini. ancam givan kembali.
" Dasar teman laknat lu. kesal dion. iya gue jemput.ucap dion dengan terpaksa. emangnya lu mau kemana sih van? tanya dion kambali. "
"aku mau ke desa. ucap givan, aku sudah lama tidak kesana sekalian ziarah ke makam nenek. kerena nenek givan tidak kubur dikota, nenek semasa hidup berpesa kepada givan jika ia meninggal kubur dia dekat dengan mendiang suaminya.
"kalau kamu mau ikut juga bole, aku berdua sama naysha juga gak enak, maka nya aku suruh kamu jemput dita, agar naysha ada teman nya disana.
" baiklah gue mau berangkat jemput gadis bar-bar itu dulu. lu boleh pulang. usir dion
"baiklah aku akan pulang, givan Langsung berdiri dari duduk nya, aku tunggu kamu dirumah, kamu harus cepat gak boleh terlambat karna kita berangkatnya sehabis makan siang. givan langsung keluar dari dalam avertemen dion dan turun kebawah lewat life. sampai nya dibawa givan langsung kearah mobil pikiran pas mau masuk mobil nya, tiba-tiba ada menarik tangan nya dan givan langsung berputar arah melihat kearah orang yang menarik tangan nya itu.
" kamu, ucap givan marah, mau apa kamu nia. ucap givan kemabali.
"van, maaf kan aku. van aku bisa jelas, aku bukan seperti yang kamu pikirkan van. "
"termasuk menjual diri kamu kepada lelaki yang lebih kaya dariku. selah givan dengan marah. kamu tidak usah jelaskan lagi aku sudah tahu semua nia,seperti apa lelakuanmu selama ini. ucap givan
Nia merasa kaget apa yang dibilang givan, dia tidak bisa bicara lagi karena suda merasa malu kepada givan.
__ADS_1
" tapi van, aku sangat mencintai kamu van.
"apa, cinta kamu bilang itu omong kosong dengan semua nia. ucap givan emosi
kalau kamu cinta gak mungkin kamu melakukan itu kepada ku nia. lima tahun aku tunggu kamu. tapi apa, tidak ada yang perlu kamu jelaskan sekarang. buang jauh-jauh rasa itu nia, aku suda memiliki ganti dirimu. dan ingat satu lagi nia,apa yang kamu lakukan semalam kepada kekasih ku jgan kamu ulang lagi karna aku tidak akan diam saja yang kamu lakukan,camkan itu nia. ucap givan emosi.
Givan langsung masuk kedalam mobilnya,meniggalkan nia yg berdiri bigung menatap kepergian nya.
...----------------...
Sampai dirumah givan langsung masuk kedalam, sesampainya didalam dia tidak melihat ada orang diruangan itu. givan langsung naik keatas menuju kamarnya untuk mencari pujaan hati nya yg tadi masih tidur ditingalkan nya, pas membuka pintu dia langsung masuk kedalam juga tidak menemukan kekasih nya itu. givan turun ke bawah lagi untuk bertaya kepda bik Ina. givan juga tidak menemukan bik Ina ada didalam rumah itu.givan berjalan arah belang dimana disana ada taman namun pada saat hendak berjalan dia tidak sengaja mendengar tawa 2 wanita yang dicari nya itu, ternyata mereka berdua berada kolom renang.naysha yg lagi asik merendam kaki nya ditepi kolom sambil bercerita dengan bik Ina. dia tidak tahu givan sedang memperhatikannya. 1
"rupanya kalian berda disini. ucap givan. "
"mas uda pulang.naysha kaget givan tiba-tiba saja datang.
" uda. ucap givan singkat.
"uda selesai urusan nya mas. tanya naysha
" Mmm ucap givan sambil mengagukan kepala nya.
"bahaya kamu duduk disini sayang,nantik kecebur baru rasa. ucap givan.
" kan ada bik Ina yang temanin disini mas, iya kan bik, ucap naysha ke kepada bik Ina.
" Emang nya apa yang kalian bicarakan.
"Ada deeh.ucap ucap naysha. singkat
" non, aden givan, bibik permisi mau lanjutkan kerjaan didalam. ucap bik Ina
"naysha bantu ya bik masak nya.
" gak usah non, bibik bisa kerjakan sediri, non temanin den givan aja disini, bibi kedalam dulu. ucap bik Ina berlalu meninggal kan sepasang kekasih itu.
" gak usah disini saja temanin mas.kita duduk disana yok, ucap givan menujuk keara bangku yang ada ditaman belakang rumah nya. givan langsung mengakatan naysha dan membawa nya kerahasiaan taman. naysha yang takut akan jatuh dia langsung mengalungkan tangan nya ke leher givan.
"turunkan aku mas, aku takut jatuh mas.
" diam lah, ucap givan sambil menurunkan naysha dan membawa nya duduk disampingnya.
"sayang kamu mau temanin mas? tanya givan.
" kemana mas? tanya naysha ingin tahu
__ADS_1
"kedesa nenek, mas uda lama gak kesana sekalian ziarah kemakam nenek dan kakek mas.
" jauh gak mas. "
"cuma tiga jam dari sini sayang, kamu ikut ya. ucap givan
" iya.kata naysha sabil terseyum kerahasiaan givan.
"ayo kota makan siang dulu, abis makan siang kita langsung berangkat.
" ayok ucap naysha langsung masuk kedalam meninggal kan givan sendirian. givan ynag melihat tingkah kekasih nya itu hanya bisa tersenyum. dia senang selama empat bulan ini naysha mengisi hari nya.
Givan langsung menyusul kekasih nya kedalam rumah menuju ruang makan.sesampai disana givan memperhatikan naysha sedang menghidangkan masakan yg di masak boleh bik Ina.
"ayo mas makan ucap naysha.
namun pas givan mau duduk dia mendegar dion datang.
" bibik cantik masak masak apa hari ini, ucap dion .
"eeeee, den dion uda datang.
" silakan duduk den.bibik Ina sambil memperhatikan kan gadis ada belakang dion. sekalian dibawak mbak nya tu den. ucap bik Ina.
naysha yg mendegar itu langsung melihat kearah belakang dion.
"Dita, teriakan naysha kerena telalu senang. kok kamu ada disini. ucap naysha penasaran.
"kita makan dulu.cegah givan.
" ayo mas dion kita makan. naysha sambil membawa dita duduk dekatnya
Mereka berempat makan dengan keheningan tidak ada terdengar suara dari mereka. selesai makan naysha tadak lupa membatu bik Ina membersikan meja makan juga mencici piring., dita juga membantu naysha sambil bercerita.
"ta kamu kok bisa sama mas dion si, gimana ceritanya ntu. tanya naysha
"kata pria sombong itu mas givan yang suruh jemput aku.
" kamu gak boleh galak -galak sama mas dion ta, entar kamu cinta, baru tau rasa.
"ogak aku gak bakal suka sama cowok kayak dia, sombong dan belagu mintak ampun. ogahh aku sama dia.
" eeh ta,kamu betul gak mau sama mas dion. mas dion itu ganteng, mampan.
" gak bakalan aku mau sama dia,sombong nya mintak ampun.orang sangarnya kayak dia siapa yang mau. ucap dita"
__ADS_1
" siapa yang mau sama kamu. ucap dion tiba-tiba berada di dekat nya. naysha melihat dion ,dia langsung naik keataas umtuk membatu givan berkemas.
...****************...