
Xiao lu dan yang lainnya berjalan keluar restoran untuk melanjuti tujuannya datang ke kota. Ia mengabaikan semua tatapan penasaran dan bisikkan orang orang terhadap xiao lu dan rombongannya.
Di sisi lain pemuda tersebut terpana pada kecantikan xiao lu, pasalnya ia baru kali ini melihat seorang wanita yang begitu cantik dengan tubuh yang begitu indah meski pun wajah xiao lu ditutupi cadar tapi ia merasakan kalau wanita di depannya ini sangatlah cantik ia ingat bentul dengan warna mata gadis tersebut. Seakan terpaku dengan apa yang dilihatnya di masih saja terdiam tanpa menyadari xiao lu sudah menghilang dari pandangnnya.
"Gege coba tanyakan pada penduduk sekitar ditoko yang menjual pil di kota ini" pinta xiao lu
"Baiklah lu'er" Sahut ken dan ia pun bertanya pada orang tersebut.
" Tuan, apakah anda tahu dimana toko yang menjual berbagai pil di kota ini? " Tanya ken
"Ada tuan muda, vaviliun teratai putih anda hanya perlu berjalan lurus lalu belok kiri akan ada bangunan mewah di depan itulah tempatnya" sahut seorang paru baya
"Terima kasih" tuan ucap ken lalu memacu keretanya sesuai yang dikatakan penduduk tersebut.
"Fox apa kau merasakan ada orang yang mengamati kita dari tadi" tanya xiao lu
"Tentu saja ada, dia orang di suruh oleh salah satu saudarimu" sahut fox yang masih santai tidur di pangkuan xiao lu.
Mendengar itu xiao lu seperti mendapat sebuah bahan percobaan atas racun yang di buatnya dari bahan yang gagal membuat pil. Ia tahu jelas ada beberapa bahan yang di campur bisa menjadi racun mematikan.
Tapi kali ini yang ia buat sebuah racun pelupa diri, siapa pun yang terkena racun ini akan melupakan siapa dirinya bahkan tidak akan bisa mengingat siapa dirinya sebelumnya. Semakin tinggi dosis racun semakin tinggi resikonya, bahkan racun ini bisa membuat orang gangguan jiwa.
"Apa lagi yang kau rencanakan? jangan bilang kau ingin menguji racun yang kau buat padanya" tanya fox
"Kalau ia memangnya kenapa "sahut xiao lu ketus
"Jika ia melupakan siapa dirinya lalu bagaimana ia nanti ?"tanya fox kembali
"Aku membutuhkannya" fox sahut xiao lu
"Buat apa, jika kau membutuhkan seorang pria aku ada. bahkan tidak ada yang lebih tampan dari pada aku" sahut fox dengan percaya diri
"Cihh selain tua kau begitu percaya diri fox kalau pun aku harus memiliki seorang pria aku tidak ingin pria tua sepertimu " sahut xiao lu sinis .
Mendengar ini fox pun merajuk pada xiao lu ia turun dari pangkuan xiao lu dan beralih ke cheng. Melihat fox yang kekanak kanakan xiao lu tertawa.
" Apa yang kau tertawakan gadis bodoh" sahut fox kesal
"Aku hanya tidak menyangka seorang pria tua yang begitu mudah merajuk " sahut xiao lu
"Terserahku saja" sahut fox yang manja pada cheng. Cheng orang kedua yang ia sukai selain xiao lu, ia bahkan tida merasa canggung saat bermanja pada cheng. Cheng orang kedua yang begitu memperdulikannya fox akan suka bila cheng mulai bercerita dengannya meski obralan tersebut membosankan.
Xiao lu hanya mengabaikan fox yang merajuk pada dirinya ia tahu betul, fox akan kembali mencair setelah kesalnya hilang
" Chang kemarilah" pinta xiao lu
__ADS_1
"Emm... Ada apa jie jie " sahut chang mendekati xiao lu yang berada pada pintu belakang kereta
" Perhatikan itu " ucap xiao lu menunjuk seseorang yang mengikuti mereka chang mengikuti arah telunjuk xiao lu
" Ambilah jarum ini dan tembakkan seperti yang ku ajarkan padamu dan pilihlah tempat yang sepi " ucap xiao lu yang hanya mendapat anggukan dari chang tanya mengerti.
Chang yang menembakan jarum tersebut pada pengawal bayangan xiao lan di tempat yang menurutnya sepi dengan seketika orang tersebut jatuh pingsan. Xiao lu mengamati sekitarnya yang sepi ia mengunakan elemen anginnya membawa pria tersebut dalam kereta.
Chang yang penasaran atas yang di lakukan jie jienya pun bertanya. " Jie jie mengapa kau mengambil pria ini " tanya chang.
"Tidak apa aku hanya ingin tahu apakah racun baru yang ku ciptakan ini berhasil "sahut xiao lu.
Chang dan yang lainnya jelas tidak mengetahui siapa orang ini kecuali fox. Xiao lu dan fox berbicara melalui telepati batinnya hanya akan di ketahui mereka berdua apa yang di bicarakannya.
"Racun apa yang kali ini jie jie "cipatakan tanya chang
"Racun pelupa" sahut xiao lu, ia tahu jelas chang akan begitu cerewet jika itu tentang ilmu. Chang orang yang cerdas hanya dengan sedikit penjelasan ia akan mengerti.
"Apa aku bisa mempelajarinya?" tanya chang.
"Tentu saja, hanya saja saat ini jie jie lebih inginkan pria kecilku ini fokus pada kultivasinya dulu " sahut xiao lu sambil tersenyum hangat pada chang.
"Baik jie jie chang akan belajar dengan giat" sahut chang mendekati xiao lu lalu membaringkan tubuhnya di pangkuan xiao lu. Bagi chang xiao lu bukan hanya sekedar jie jie baginya tapi orang tua untuknya. Melihat kelakuan chang xiao lu hanya tersenyum dan mengusap kepala chang.
Tak lama kereta mereka berhenti pada sebuah bangunan besar dan ramai pengunjung ter dapat papan nama tertulis VAVILIUN TERATAI PUTIH.
"Gege dan yang lainnya tunggulah disini terus awasi dia, jika dia terbangun saat aku belum kembali buat dia pingsan lagi dan fox ubahlah ke wujud tampanmu temani aku masuk ketoko tersebut " ucap xiao lu merayu fox yang asyik merejuk padanya.
Mendengar kata tampan dari mulut xiao lu mata fox berbinar binar pasalnya fox sangat menggilai kata tampan " baiklah" sahut fox dan merubah wujudnya menjadi manusia yang benar benar tampan. Harus di akui xiao lu selama satu bulan ia di dunia keduanya foxlah sampai saat ini menjadi juara utama pria tampannya.
Fox dan xiao lu turun dari kereta menjadi sorotan orang yang berada sekitarnya, selain wajah tampan dan cantik mereka pakaian yang ia pakai juga menyita perhatian orang - orang. Xiao lu dan fox mengabaikan semua mata yang tertuju kearah mereka ia terus berjalan memasuki toko tersebut.
" Selamat datang nona dan tuan " ucap pelayan tersebut
"Hemm ... Bisakah aku bertemu dengan pemilik toko ini " ucap xiao lu
" Tunggu sebentar nona akan saya sampaikan kepada pemilik toko " sahut pelayan lalu pergi meninggalkan xiao lu dan fox
Xiao lu dan fox duduk kursi tunggu mereka berdua mengamati seluruh ruangan tersebut. Bagi fox ruangan ini tidak ada yang menarik sama sekali semua bangunannya terbuat dari kayu berbeda dengan kediamannya di hutan surgawi begitu mewah. Fox yang mulai bosan menunggu meletakan kepalanya di bahu xiao lu tanpa memperdulikan pandangan orang lain di hadapan mereka
Di sebuah ruangan di dalam toko tersebut ada seorang pria parubaya yang masih sibuk dengan berkas berkas laporan dari toko miliknya tersebut.
Tok.. tok.. tok...
Masuk ucapnya
__ADS_1
"Tuan di luar ada orang ingin menemui tuan" ucap pelayan.
"Siapa mereka? "Tanya pemilik toko
"Sepertinya bukan orang dari kerajaan ini tuan dan lagi dari pakaian yang mereka gunakan sepertinya orang bangsawan "sahut pelayan
"Bawa mereka menemuiku " sahutnya yang semakin penasaran terhadap tamunya ini
"Baik tuan "sahut pelayan dan menuju tempat xiao lu berada.
"Tuan dan nona silahkan ikuti aku "ucap pelayan tersebut.
"Hemm..." Ucap xiao lu beranjak dari tempat duduknya begitu pun dengan fox mengikuti pelayan tersebut menuju sebuah ruangan yang cukup besar.
"Silahkan masuk tuan nona" pinta pelayan itu.
Xiao lu dan fox memasuki ruangan tersebut
Ia melihat laki laki tua yang sedang sibuk dengan tumpukan buku. Sedangkan pria tua tersebut melihat tamunya memasuki ruangan. Ia berdiri menghampiri tamu tersebut.
" Silahkan duduk " ucap pria tersebut dengan ramah
Mereka duduk di kursi panjang terbuat dari rotan dan ada sebuah meja di depannya. Tak lama datanglah pelayan membawakan 3 gelas teh herbal.
" Silahkan diminum" ucap pria tua itu.
Xiao lu hanya mengangguk dan mengambil teh di hadapannya. Sedangkan fox hanya diam saja ia tidak tertarik pada teh itu baginya lemon tea xiao la yang terbaik ( parah kalo fans berat xiao lu yang lain mah lewat ).
"Kalau boleh tahu apa tujuan nona dan tuan ini ingin menemui" saya ucap pria itu.
"Aku ingin menjual pil "sahut xiao lu singkat
"Nona jika hanya pil biasa aku tak dapat membelinya karena stock di toko ini masih banyak "ucap pria itu
"Lihatlah dulu contoh pil ini, aku tidak yakin kau tidak tertarik untuk membelinya meski ia hanya pil biasa tapi memiliki kualitas yang sangat baik dan hasilnya sangat efektif "ucap xiao lu sambil mengeluarkan 5 botol porselin dari kantong bajunya.
Pria itu meraih botol tersebut dari xiao lu dan mulai membuka salah satu botol tersebut botol pertama ia buka pil anti kerut bisa dibilang pil awet muda jika orang meminum pil ini wajahnya akam kembali di separuh dari usianya sekarang selain itu kulit akan lebih halus.
Pria itu hanya terdiam dan sedang menikmati aroma dari pil yang ia buka, sedangkan ia tidak sadar aroma tersebut tidak hanya di ruangan mereka berada tapi sudah keseluruh banguan ini membuat orang yang menghirup aromanya terpanggil untuk membeli dan itu menjadi keributan di lantai bawah tokonya.
"Pil apa ini nona ?" Tanya pria itu pasalnya baru ini ia menemuinya.
"Itu pil awet muda jika kau meminumnya akan kembali pada separuh dari umurmu sekarang tidak hanya wajah tapi fisikmu akan kembali pada umur itu juga."sahut xiao lu
"Minumlah satu butir pil ini dan rasakan sendiri khasiatnya aku malas menjelaskan" ucap xiao lu
__ADS_1
Tanpa ragu pria itu meminumnya dan terjadilah..........