
1 bulan sudah di dunia nyata xiao lu melakukan latihannya di ruang dimensinya yang jelas lebih lama di bandingkan di dunianya. Selama itu pula hasil yang ia dapatkan tidak sia sia karena pelatihannya sudah mencapai puncak.
Ia bahkan bisa menguasi semua jurus yang ada di dimensinya. Ia bahkan bisa mengubah wujudnya menjadi siapa pun yang ia inginkan dan tidak akan di sadari oleh siapa pun.
Pil - pil yang ia buat bahkan sudah terlalu dari tingkatan terendah sampai teratas di susun rapi oleh xiao lu.
" Bagaimana jika kita mengunjungi yang lainnya di kerajaan baru " ucap xiao lu
" Baiklah, aku tahu kau merindukan mereka kerajaan itu sudah selesai dari 3 minggu yang lalu " sahut fox
" Aku iri padamu, kau tak pernah meninggalkan tempat ini tapi kau bisa mengetahui semuanya " ucap xiao lu.
" Bukankah aku ada terus di sampingmu, kau bisa menanyakan apapun yang kau ingin tahu " sahut fox.
" Hem... Baiklah ayo kita pergi " ucap xiao lu
Ia berlari dengan ilmu peringan tubuhnya tak sabar melihat kerajaannya yang bergaya modern terdiri dari 3 lantai dan beberapa kediaman sedang di sampingnya membuat kerajaan ini sangat luas.
Sesampainya di gerbang ia mengubah dirinya menjadi seorang pengemis kelaparan yang tak bertenaga.
" Tolong aku.." lirih xiao lu.
Penjaga gerbang pun berlari menghampirinya . " Kau kenapa ?" Tanya seorang berumur 28 tahun.
" Aku lapar " ucap xiao lu lalu pura pura pingsan
" Kau cepat laporkan kepada komandan An Yu ada seorang pengemis wanita pingsan " seru pria itu kepada seorang lebih muda darinya.
Tak lama datanglah An Yu bersama pria itu. Ia memperhatikan xiao lu dan memeriksa nadinya. " Dia masih hidup, sepertinya memang bukan mata mata" gumam An yu
" Bawa ia masuk, dan beri tahu kepala dapur kerajaan untuk menyiapkan makan dan pakaian untuknya " ucap An Yu.
" Baik Komandan " sahut mereka
Xiao lu di gotong oleh mereka dalam sebuah tandu, ia membuka sedikit matanya dan melihat lu chang dan lu cheng mengajari anak - anak lainnya membaca, berhitung, dan tata krama pada sebuah sekolah yang ia bangun.
Hatinya bahagia melihat mereka benar benar menuruti semua yang di minta oleh xiao lu. Perjalanan xiao lu cukup jauh untuk mencapai tempat penampungan pendatang baru.
Ia melihat tanaman bunga dan pohon yang baru 3 hari di tanaman masih tampak layu. Ia melihat ken mengawasi pembangunan Taman bermain di dekat kerajaan itu sendiri. Ini pembangunan terakhir untuk menyempurnakan ke indahan kerajaan xiao lu.
Ia melihat Lan hua mengajari para wanita menyulam dan memasak. Ia bahkan melihat long dan gold melakukan penyuluhan dalam bertani dan berkebun. Terakhir ia melihat An Yu mendidik pasukannya dengan ilmu bela diri yang biasa di gunakan oleh prajurit kerajaan.
Xiao lu sampai di tempat penampungan dan di letakkan pada sebuah kamar kecil beralaskan jerami. Tak lama masuklah seorang wanita menggatikan bajunya dan mengelap seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Perlahan lahan wanita itu memberikan sebuah pijatan untuk membangunkan xiao lu . Xiao lu perlahan lahan bangun
" Kau sangat suka berpura pura " ucap fox dalam telepatinya.
" Diam, aku hanya memastikan jika semuanya berjalan dengan yang aku rencanakan " bantah xiao lu
" Kau sudah bangun " tanya dayang tersebut. Xiao lu hanya mengangguk.
Dayang itu tersenyum, " kau makanlah ini dulu pasti kau sangat lapar hingga pingsan "ucapnya ramah
Xiao lu mengambil makanan tersebut bisa di sebut ini sejenis bubur ayam hanya saja ia menggantinya dengan sayuran. " Bubur ini sangat enak kau yang membuatnya " tanya xiao lu
Wanita itu mengangguk. " Ia aku mempelajarinya dari nona lan hua aku bahkan bisa menyulam dan sedikit bela diri " sahutnya
" Bukankah wanita tidak boleh mempelajari ilmu beladiri " tanya xiao lu di sela makannya.
" Di sini berbeda dari kerajaan lain, disini wanita tidak di bedakan dari seorang pria, di sini wanita di hormati dan di harus bisa bela diri untuk melindungi diri " sahutnya
" Tidak hanya itu disini aku di berikan rumah dan usaha sesuai kemampuanku, aku memilih tinggal di ibu kota untuk memulai usahaku nanti setelah selesai pelatihan memasak dan sebagai gantinya kerajaan akan menetapkan pajak nantinya. Kau tidak salah datang kemari " ucap wanita itu
" Begitukah? Apa kau sudah tahu siapa pemilik kerajaan ini aku hanya meresa kerajaan ini sedikit berbeda." Tanya xiao lu.
" Kata nona lan hua, kerajaan ini akan di pimpin oleh seorang Ratu saat ini sedang dalam pelatihannya. Baiklah aku pergi dulu aku harus segera memasuki kelas memasakku " ucap wanita itu lalu pergi saat mendapati persetujuan xiao lu.
" Lulu apakah kau sudah memikirkan nama dari kerajaanmu ini ? " Tanya fox
" Belum " sahut xiao lu santai
Gold dan long merasakan kehadiran fox di dekatnya saat ini ia menoleh kesetiap sudut tapi tidak mendapati nonanya. Saat ini xiao lu membatas auranya.
" Kau merasakannya bukan?" Tanya long
" Hem.. ia tapi aku tidak yakin jika nona ada di sini" sahutnya
" Sudahlah mari kita lanjukan saja " ucap long.
Seorang pria paru baya menghampirinya. Nona bisakah ikut denganku sebentar untuk pendataan diri " ucap pria itu.
Xiao lu menoleh ke asal suara. Ia menemukan pria yang ia kenal beberapa bulan lalu.
" Paman bukankah paman pemilik vaviliun teratai putih? " Tanya xiao lu
" Ternyata masih ada yang mengenaliku setelah seperti ini " sahutnya.
__ADS_1
" Bagaiman bisa paman berakhir di kerajaan ini? " Tanya xiao lu.
" Aku jatuh miskin, semua harta kekayaanku di sita oleh kerajaan wei " jelasnya
" Apa yang terjadi paman?" Tanya xiao lu
" Beberpa bulan yang lalu, ada seorang nona muda menjual pil awet muda padaku dan pil itu habis hari itu juga. Ternyata pil ini sampai ketelinga kaisar wei dan ia pun menginginkannya juga dan menyuruhku untuk mendapatkannya apapun yang terjadi tapi aku gagal " sahutnya kemudian matanya berkaca kaca sangat jelas ia ingin menagis tapi tertahan olehnya
" Tapi apa paman " tanya xiao lu penasaran
" Yang mulia kaisar membuat istriku menjado dayang istana dan anak perempuanku sebagai budak dan hartaku di sita olehnya. " Sahutnya dengan wajah yang memerah karena menahan emosinya.
" Lalu bagaimana bisa paman sampai sini ? Tanya xiao lu
" Saat itu aku memutuskan untuk mencari putriku di pedagang budak tapi penjual itu berkata jika para budak sudah di borong oleh 4 orang pemuda dan membawanya pergi, aku benar benar putus asa saat itu sampai aku bertemu seorang pengemis dan mengikutinya sampai sini. Aku berharap menemukan putriku disini tapi sampai hari ini aku tidak menemukannya " sahutnya melemah.
Xiao lu tak menyangka jika pil yang ia buat dapat membuat orang lain susah. " Paman aku mendengar jika pemilik kerajaan ini orang yang membuat pil itu, bersabarlah beberapa hari lagi ia akan kembali. Mintalah padanya pil itu untuk membebaskan istri paman nantinya " ucap xiao lu
Pria ini terkejut. Ia tak menyangka akan menemukan nona muda itu, bahkan ia seorang pemilik kerajaan yang indah ini.
" Apakah yang kau katakan benar? "Tanyanya kembali
" Benar paman " sahut xiao lu
Ia sangat senang mendengar itu. Ia bisa berkumpul lagi dengan keluarganya dan menjalani hidup baru meski tak bisa hidup semewah dulu lagi.
" Fox apa kau mengetahui dimana putrinya " tanya xiao lu dalam telepatinya
" Putrinya tidak ada di sini, ia di ambil budak oleh keluarga Ye untuk memanfaatkan paman tersebut memberikan pil awet muda juga padanya " sahut fox
"Keluarga Ye bukankah itu perdana mentri kerajaan Wei" tanya xiao lu
"Kau benar " sahut fox
Mimik wajahnya yang senang kembali tertunduk sedih saat menyadari ia masih tidak tahu diman putrinya.
" Paman bolehkah aku mengetahui siapa namamu" tanya xiao lu
" Feng An " sahutnya.
" Paman feng jangan kwatir, kalian pasti akan berkumpul kembali. Nona muda itu pasti akan membantumu " ucap xiao lu
" Ku harap kata katamu benar nona" sahutnya tersenyum dan mulai mendata xiao lu.
__ADS_1