Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Awal


__ADS_3

Xiao lu menikmati makananya bersama dengan keluarganya dan menceritakan semua yang terjadi padanya saat itu. Canda tawa menghangatkan untuknya yang tak pernah merasakan kasih sayang sebelumnya.


" Makanan ini enak jie jie dan cheng semakin pandai membuatnya" puji xiao lu.


" Benarkah jie jie " sahut cheng senang


" Tentu cheng " sahut xiao lu.


" Cih... Haruskah sesenang itu hanya makanan saja " sindir chang


" Bilang saja kau iri padaku yang bisa memasak untuk jie jie " sahut cheng


" Tidak, aku bisa melakukan hal lain untuknya nanti " sahut chang tak terima.


" Sudahlah jangan bertengkar " pinta ken


" Ge chang terlebih dahulu gege " sahut cheng.


" Kalian ini berisik sekali mengganggu tidurku saja " ucap fox yang keluar dari ruang dimensi.



" Waaaa...... Fox aku sangat merindukan mu juga" ucap cheng.


" Aku tahu " sahut fox datar


" Pokkk.... " Pukul cheng pada pantat fox yang saat ini masih dalam wujud rubahnya


" Hei bocah tenggik beraninya kau padaku" teriak fox


" Salahmu sendiri begitu dingin padaku " sahut cheng merajuk.


" Sudahlah jangan ribut lagi, ada yang ingin aku bicarakan pada kalian " ucap xiao lu.


" Apa itu.. " sahut fox


" Aku akan melakukan pelatihan selama 1 bulan ini untuk menyelesaikan latihanku dan membuat pil untuk membantu kalian berkultivasi dengan cepat mencapai tingkatan kalian. Selain itu aku ingin membangun sebuah kerajaan " ucap xiao lu.


" Kerajaan... Apa di sini masih kurang nyaman lu'er ?" Tanya ken


" Tentu nyaman gege, hanya saja aku merasa akan ada yang terjadi tidak lama lagi dan aku ingin menolong mereka rakyat miskin, para budak, pengemis, gelandanga dan yatim piatu " ucap xiao lu


" Itu baik jie jie... Hanya saja tidak mungkin membangunnya di dalam hutan ini kan ?" Sahut chang.


" Itu benar jie jie hutan ini akan rusak " sahut cheng.


"Kalian benar, dalam perjalanan pulang aku melihat tanah gersang yang luasnya mencapai 2 kerajaan, kita akan membangunnya di sana dan menjadi kerajaan terbesar di daratan ini " sahut xiao lu


" Tidak bisa, kita akan mati kekeringan jika tinggal di sana " sahut lan hua.


" Kalian tidak perlu kwatir akan hal itu, aku akan mengurusnya. Aku menbutuhkan ken dan An Yu untuk mengumpulkan para budak, rakyat miskin dan lainnya di kerajaan terdekat selain itu aku membutuhkan kau membeli semua bahan untuk membangun kerajaan tersebut. " Ucap xiao lu


" Baiklah lu'er akan gege lakukan " sahut ken


" Dan fox aku membutuhkan kau dan yang lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan kerajaan dan sebagai pelindung terhadap mereka " ucap xiao lu


" Tidak, aku akan tetap bersamamu dan berikan saja tugas itu pada Naga jelek dan pheonik kecil itu " sahut fox

__ADS_1


" Kau ini baiklah, sesuka hatimu saja fox untuk cheng dan chang akan mengajari remaja dan anak anak dalam herhitung membaca dan tata krama " ucap xiao lu


" Siap jie jie " ucap cheng bersemangat sedangkan chang hanya mengangguk.


" Jie jie hua... Yang bertugas memasak dan akan di bantu oleh para wanita yang akan datang bersama ge ken dan ge An " ucap xiao lu.


" Baikla lu'er" sahut lan hua.


" Sekarang beristirahatnya kita akan memulainya besok, dan aku akan menggambar bentuk dari kerajaan tersebut malam ini dan memberikannya besok pagi " ucap xiao lu lalu menuju kamarnya untuk bersiap pergi.


"Naga hitam keluarlah " ucap Xiao lu


" Kemana kita akan pergi tuan? " Tanya Naga hitam


" Berhentilah memanggilku tuan, panggil saja nona dan sekarang aku akan memanggilmu Long .antar aku ke hutan kehidupan " ucap Xiao lu lalu menaiki tubuh long


" Apa yang akan kita lakukan di sana lulu ? " Tanya fox


" Kita akan membuat aliran air ke arah tanah tersebut agar ia menjadi subur" sahut xiao lu


" Baiklah itu hal mudah untuk di lakukan lulu " ucap fox


" Baiklah jika itu mudah bagimu, kau saja yang melakukannya ucap xiao lu datar


" Bukan aku.... Tapi pheonix jelek itu yang akan melakukannya it memiliki kekuatan untuk memindahkan segala hal " ucapnya


" Aku bisa mendengarmu rubah tak tau diri" ucap pheonik tersebut.


" Cihh... Kau begitu sombongnya mengatakan mudah tapi kau menyodorka orang lain melakukannya. " Sindir Long


" Apa kau lupa naga jelek kelebihan dari kemampuanku adalah menghidupkan yang tiada, apa kau fikir tumbuhan dan bunga bunga yang hidup di kediaman lulu akan tumbuh dan subur begitu dengan cepat " batah fox tak terima di remehkan.


" Cihhh kelebihan yang kau banggakan itu hanya bualan belaka. Aku bahkan tidak pernah melihatnya " sahut fox


Xiao lu baru menyadari jika tumbuhan yang ia tanam begitu cepat tumbuh dan subur itu karena bantuan fox ia bahkan tidak menyadari itu. Ia merasa sangat beruntung memiliki hewan kontrak yang begitu hebat. Tak lama ia sampai kehutan tersebut.


"Pheonik kecil keluarlah aku membutuhkan bantuanmu " ucap xiao lu.


Lagi lagi xiao lu terkejut saat melihat burung itu sudah besar dengan bulu emas yang sangat cantik. " Bagaimana bisa ?" Tanya xiao lu


" Tentu bisa nona karena aku tumbuh sesuai dengan kekuatanmu saat ini, bahkan kami memiliki tubuh abadi seperti anda " sahut pheonix tersebut.


" Apakah kau dan long bisa beruba seperti fox " tanya xiao lu


" Tentu nona " sahut mereka berdua lalu berubah menjadi manusia.


Tubuh mereka berdua sama dengan fox berotot tinggi dan rahang yang tegas. Jika fox memiliki warna mata merah berbeda dengan pheonix dan long. Long memiliki warna hitam jernih dan pheonix memiliki mata berwarna coklat tajam dan rambut emasnya yang panjang.


" Pheonik aku akan memanggilmu Gold mulai saat ini " ucap xiao lu


" Baik nona " sahut Gold


" Kau tahu bukan apa yang harus kau lakukan aku tahu kau mendengar semua pembicaraan kami tadi " ucap xiao lu


" Tapi nona... " Ucapnya ragu


" Kenapa?" Tanya xiao lu penuh selidik.

__ADS_1


"Bisakah aku mendapatkan roti isi daging cincang setiap hari, aku.. menghabiskan roti tersebut di ruang dimensimu " ucapnya ragu


Plak....jitakan mendarat di kening Gold. Gold yang mendapatkan perlakuan itu meringis kesakitan.


" Kau sudah menghabiskan roti yang buat sekarang kau mau tawar menawar denganku " ucap xiao lu dingin


" Tii..ti.. tidak nona " sahutnya terbata bata.


" Awas kau fox, kau menipuku..." Ucapnya dan melakukan yang di inginkan xiao lu


Mendengar ucapan Gold xiao lu menatap tajam pada fox. Fox bersembunyi di belakang long ia sangat takut jika lulunya marah. Xiao lu tidak keberatan jika mereka memakan makanan di ruang dimensinya hanya saja ini sudah larut malam dan ia sagat lelah.


" Bukankah sudah ku katakan padamu, untuk tidak mempercayai rubah busuk ini" ketus long.


" Aku menyesal mempercayainya " sahut Gold.


Perlahan aliran air sungai itu berbelok ke arah tanah gersang dan xiao lu membuat aliran air serta danau buatan dengan tombak dewanya dan beberapa sumur untuk sumber air rakyatnya nanti semua seolah sudah tersusun rapi.


Long diam diam membantu menghancurkan struktur tanah dan membalikkannya agar bisa meresap air dengan cepat. Begitu pun dengan fox ia memindahkan binatang binatang yang hidup dalam tanah untuk menyuburkan tanah tersebut dan membuatnya berkembang biak secara cepat.


Xiao lu bahkan sudah membedakan tanah akan menjadi areal persawahan dan perkebunan nantinya. Ia bahkan memasang patok untuk letak yang akan di bangun nantinya mempermudah pekerjaan semua.


" Selesai, aku berterima kasih pada kalian yang sudah membantuku. Aku akan membuatkan roti daging cincang untuk kalian nantinya " ucap xiao lu dan di sambut senang oleh Gold.


" Kau juga bisa memakannya Long, apa pun yang kau inginkan termasuk pil yang ada di ruang dimensiku. Aku tahu kau menyukai beberapa dari pil pil itu" ucap xiao lu


" Terima kasih nona " ucap mereka


" Ayo kita kembali, Gold aku ingin kau yang membawaku pulang kalian masuklah di dimensiku " ucap xiao lu


Gold merubah kembali dalam bentuk pheonix dan membungkukan badannya untuk memudahkan xiao lu menaikinya.


* Sebelum matahari terbit mereka semua sudah terbiasa melakukan olahraga pagi untuk menempa fisik mereka. Tapi kali ini berbeda wanita cantik itu masih setia dengan tempat tidurnya dan tidak bergabung bersama dengan yang lainnya.


Sinar mentari pagi menyilaukan baginya dan membuatnya terbangun dan ia melihat keluarganya sedang berkumpul dan berolahraga. Ia tersenyum senang saat melihat keseriusan mereka dan ia merasa untuk menjadi kuat ia tak sia sia.


Xiao lu pergi membersihkan diri dan memutuskan akan membuat sarapan untuk mereka sebelum menjalankan semua tugas mereka hari ini.


Hari ini ia memutuskan membuat bubur ayam untuk sarapan mereka, bahkan ia membuat roti abon, roti daging cincang, dan roti coklat untuk perbekalan mereka nantinya.


" Wangi sekali " guman cheng


" Kau benar cheng pasti lu'er membuat menu baru " sahut ken


An Yu, chang , dan lan hua pun merasakan hal yang sama hanya saja mereka memilih diam. Ia sudah sangat hafal dengan sikap ken dan cheng yang suka berlebihan.


" Gege ken, sepertinya jie lu'er sedang membuat roti juga, aku sangat menyukai roti daging cincangnya" ucap cheng yang menyudahi aktivitasnya dan memutuskan membersihkan diri mengingat matahari semakin terik.


Melihat cheng pergi, mereka pun mengikutinya. Xiao lu menyuruh mereka membersihkan diri dan bergabung dengannya untuk sarapan.


" Gege ambilah ini kalian akan membutuhkannya untuk perjalanan kalian bahkan dalam melakukan tugas kalian akan di temani dengan long dan Gold nantinya " ucap xiao lu lalu menyodorkan 5 kantong koin emas kearah ken dan An Yu


" Dan ini ada beberapa pil untuk kalian berjaga jaga, gunakanlah sesuai yang kalian butuhkan dan di botol tersebut ada keterangan kegunaanya " ucap xiao lu .


" Baiklah...terima kasih lu'er " sahut mereka bersamaan.


"Jie jie dan pria kecil kalian berlatih la terlebih dahulu sampai waktunya kalian bertugas " ucao xiao lu dan di setujui oleh mereka.

__ADS_1


Xiao lu memutuskan pergi ke gua dan memulai latihannya. Baginya ini semua adalah langkah Awal baginya.


__ADS_2