Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Kepergian


__ADS_3

Kerajaan Shi.


" Yang mulia bukankah kau sudah berjanji akan menikahkan putra mahkota Tianzhi dengan putriku " ucap selir Rou merayu di ruang kerja kaisar Shi.


" Jangan bermimpi kau bahkan membuatnya mati " sahut Kaisar Shi sinis


" Aku sudah menyingkirkannya dan mengirimnya mengasingkannya di pinggir hutan " sahut Selir Rou tak terima.


" Apa kau tidak tahu jika kaisar wei mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuhnya bahkan aku tidak dapat menemukn mayatnya " bantah Kaisar shi


" Tidak mungkin, kau pasti membohongiku untuk membatalkan rencana perjodohan ini kan ?" Bantah selir Rou.


" Kita akan tetap melaksanakan perjodohan itu asal kau mencarikan pengganti gadis itu " ucap Kaisar meremehkan.


" Cihh... Dasar licik " gerutu selir Rou.


" Jangan pernah kembali atau bahkan untuk bermimpi menikahi anakmu dengan putraku sebelum kau membawa pengganti gadis itu. Sekarang pergilah " ucap Kaisar Shi tegas.


Mendengar itu selir Rou semakin tidak terima namun apa daya kali ini ia belum bisa memberontak untuk mendapatkan hati kaisar Shi. " Kau bodoh, mau tidak mau kau pasti akan menikahkan putramu dengan putri ku " batin selir Rou meninggalkan kaisar Shi tanpa penghormatan sama sekali.


Ia kembali ke rumah bordir untuk melampiaskan kekesalanya dan akan kembali esok pagi ke kerajaan wei.


Kerajaan Wei.


" Kau tidak melupakannyakan fox " tanya Xiao lu.


" Tenang saja lulu " sahut fox lalu mereka berpisah. Fox yang bertugas mengambil tumbuhan itu dan menukar dengan tumbuhan yang ia bawa. Ini untuk membuat mereka yang menyegel jiwa tersebut tidak akan ketahu. Sedangkan Xiao lu bertugas menyulik permaisuri kerajaan wei.


" Siapa kau ?" Tanya permaisuri Wei


" Aku adalah orang yang akan menghancurkan mu " ucap Xiao lu


" Jangan bermimpi bahkan menyentuhku kau tidak akan bisa, manusia lemah sepertimu hanyalah seekor semut bagiku " ucap permaisuri wei.


" Cih... Kau bahkan hanya menumpang di tubuh orang lain bahkan bisa sangat sombong " ejek Xiao lu berjalan pelan mendekat agar tembakan racunnya bisa mengenai titik sarapnya dengan tepat. Karena ia tahu iblis itu sangatlah licik.

__ADS_1


" Hahahahaha lalu kenapa jika aku hanya menumpang tubuh ini milikku selamanya " ucap permaisuri Wei sombong


" Teruslah bermimpi dan aku adalah orang yang akan menghentikanmu " ucap Xiao lu sembari melempar jarum pelumpuh tersebut namun permaisuri wei menyadari dan memghindar.


" Ahh... Sial " umpat Xiao lu


" Hahaha apa kamu pikir aku sebodoh itu, apa lagi hanya permainan jarummu " ejek permaisuri Wei lalu berjalan mendekat ke arah Xiao lu dan ia merasakan wangi darah dari Xiao lu itu sangat wangi.


" Kau seorang wanita rupanya. Jika aku membawamu maka tuanku akan sangat senang " bisiknya kepada Xiao lu yang saat ini berpenampilan sebagai seorang pria


" Bermimpilah " ucap Xiao lu lalu memukul telukuk permaisuri hingga pingsan dan menotok syarafnya agar tidak bangun saat belum di bangunkan.


" Maafkan aku " ucap Xiao lu lirih memandangi wajah tersebut seakan rasa rindunya terhadap wanita tersebut terbayarkan setelah sekian lama.


Ya jangan di tanya kenapa semua orang tidak ada yang memyadari kedatangan fox dan Xiao lu tentu saja fox sudah membuat mereka semua tertidur. Dan permaisuri menyadari adanya kekuatan tersebut itu karena seorang iblis yang menguasai tubuh permaisuri Wei bahkan ia memiliki kekuatan di atas rata - rata orang di kerajaan Wei.


Xiao lu melalukan sedikit gerakan dan jurus untuk menyegel iblis itu sementara waktu akan sangat merepotkan jika ia bangkit dan sadar di perjalanan pulang bukan berarti Xiao lu tidak mampu mengalahkannya.


" Kau bawa ini saja lulu, biar aku yang mengendongnya " ucap fox yang telah menunggu Xiao lu di depan pintu kamar permaisuri.


Mereka bergegas ke hutan kehidupan dengan jalan pintas melewati hutan surgawi. Siapapun tidak akan berani untuk melintas ku hutan ini. Mereka akan tersesat dan tidak akan kembali.


" Lulu setelah kita menyadarkan kembali ibumu, apa yang akan kau lakukan ?" Tanya fox.


" Aku tidak tahu " sahutnya pelan.


"Apakah kau tidak merindukannya ?" Tanya Fox.


" Jelas rindu itu ada tapi aku takut jika ia membenciku ?" Sahut Xiao lu.


" Meski ia bukan ibu kandungmu, tapi ia ibu dari tubuh yang kau tempati jelas akan ada rindu di dalamnya. Kau tidak aka tahu jika kau tidak menunjukan dirimu di hadapannya apakah dia membencimu atau tidak " sahut fox


" Baiklah setelah ia kembali ke tubuhnya aku akan merawatnya sendiri di kerajaan Xing, meski ia kembali ke tubuhnya ia akan sangat lemah " ucap Xiao lu.


" Kau benar " sahut fox.

__ADS_1


Di sisi lain putra mahkota Shi Tianzhi tengah mempersiapkan kepergiannya. Ia berencana untuk mencari wanita tersebut dan mencari orang yang mampu memgobati rasa sakitnya yang datang setiap bulan purnama.


Waktu sudah menunjukkan fajar tidak hanya putra mahkota tapi selir Rou juga bergegas untuk kembali. Ia takut jika kaisar wei menyadari kepergiannya dan akan sulit menjelaskan ia dari mana.


" Bukankah itu putra mahtoka Shi, kemana ia akan pergi pagi - pagi sekali " guman selir rou yang melihat putra mahkota di tengah jalan.


" Si bedebah itu apa ia sedang berleha - leha bahkan sampai sekarang ia belum kembali " gerutu Selir Rou mengingat pengawal pribadinya belum kembali saat di tugaskan untuk mencari informasi tentang long.


Mencari informasi tentang long bukanlah hal yang mudah itu lah yang menahan An Mo sampai saat ini belum kembali bahkan ini tugas yang selama ini belum bisa ia selesaikan dengan mudah.


" kau sampaikan pada kusir untuk mengikuti orang di depan sampai perbatasan kerajaan " ucap selir Rou pada dayangnya.


" Baik yang mulia " sahut dayang setianya dan keluar kereta untuk menyampaikannya.


Di sisi lain putra mahkota Shi yang sadar ia di ikuti oleh kereta di belakangnya ia pun menghentikan kudanya di depan sebuah rumah makan yang terbilang terkenal dan cukup mahal di kerajaan Shi.


" siapa dia berani sekali mengikuti ku bahkan ia berhenti cukup jauh dari ku agar aku tak curiga " guman putra mahkota shi Tianzhi.


" tuan kudanya " ucap pelayan restoran yang bertugas untuk mengikatkan kudanya.


" ambilah kuda ini untukmu tapi ikat di dulu saja di sana " ucap Shi Tianzhi.


" tapi tuan " sahutnya lalu terpotong.


" tidak ada tapi tapi ambil saja " ucap putra mahkota shi lalu bergegas pergi.


ia berjalan ke tiap toko kali ini ia memasuki toko pakaian untuk mengganti pakaiannya dan membeli kuda yang baru lagi agar orang tersebut tidak mengikutinya lagi.


benar saja kusir tersebut bahkan kehilangan sosok putra mahkota shi ia bahkan sudah menunggu lama di depan toko tapi orang yang d tunggu tidak kunjung keluar.


" hey... mengapa begitu lama " teriak selir Rou.


" maafkan hamba yang mulia, sepertinya hamba kehilangan jejaknya " ucap kusir kuda.


" dasar bodoh, " teriak selir Rou.

__ADS_1


" arghhhhhhh.... mengapa aku begitu sial, bahkan kepergian ku hanya sia sia " teriak selir Rou


__ADS_2