Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Kembali


__ADS_3

Hutan kehidupan.


" Dewi untuk menghancurkan iblis itu sendiri haruslah dengan api suci milikmu " ucap Airen li.


" apa kau menipuku sekarang ?" tanya Xiao lu merasa di permainkan jika harus dengan api sucinya buat apa ia susah - susah kemari.


" tidak dewi hamba mana berani " sahut Airen li dengan cepat mendapati Xiao lu naik pitam.


" api mu memang bisa menghancurkan iblis itu lulu tapi tuan dari iblis tersebut akan mengetahui jika peliharaan mati " jelas fox.


" dewi kita butuh mengetahui tujuan dari orang tersebut mengambil alih tubuh permaisuri wei dengan menutupi kematian iblis ini dan cepat atau lambat orang tersebut akan bergerak " sambung Airen li.


" aku merasa masalah ini tidak sederhana ini " timpal Xiao lu.


" benar lulu ini masih terlalu sulit untuk di pecahkan " sahut Fox


" aku merasa masalah ini sama seperti yang lalu,. semua berkaitan denganmu lulu " batin fox.


" sebaiknya kita memulainya " ajak Xiao lu


" baiklah " sahut Airen li


xiao lu yang fokus pada api sucinya untuk menarik iblis itu keluar dari tubuh permaisuri wei. sedangkan Airen li yang fokus membuat duplikat dari iblis itu sendiri agar tuan dari iblis itu tidak tahu jika iblisnya telah mati sedangkan fox fokus untuk melepaskan segel di tanaman itu sendiri. mereka melakukannya bersamaan.


" hahahaha untuk membunuhku apa kalian harus begitu banyak " ejek iblis yang sudah tertarik keluar dari tubuh permaisuri wei.


" banyak bicara " teriak Xiao lu lalu menambah tingkat kepanasan dari api suci tersebut membuatnya terbakar habis


" arghhhh........... " teriak iblis tersebut dan menghilang seperti debu tertiup angin.


Xiao lu menyeka keringatnya dan melihat kearah permaisuri wei wajahnya begitu pucat. tampak raut wajah Xiao lu begitu kwatir.


" itu wajar terjadi lulu... karena tubuh yang di gunakan iblis itu terlalu jarang mengkonsumsi makanan terlebih lagi tingkatan dari permaisuri terbilang rendah " jelas fox.


" dewi sebaiknya kau istirahat dahulu mengeluarkan api suci seperto tadi pasti sangat melelahkan biarkan Airen Za menjaga ibunda mu " ucap Airen li.


" baiklah setelah ini aku akan membawanya ke kerajaan xing dan merawatnya sendiri "ucap Xiao lu dan pergi untuk beristirahat.


kerajaan wei


"katakan apa yang kau inginkan " ucap Kaisar kepada putranya yang tak biasanya menemuinya sepagi ini.


" ayahanda aku ingin menikahi putri ling dari keluarga perdana mentri kiri " ucap Xiao xin


" tidak bisa " ucap kaisar.


" tapi ayahanda aku menginginkannya " bantah putra mahkota Xiao Xin

__ADS_1


"kau tahu jika kau menikah dengannya kekuatan yang mendukungmu untuk tahta tidaklah cukup " teriak kaisar Wei.


" tapi ayahanda " ucapan putra mahkota Xiao Xin terpotong karena kasim tiba - tiba masuk dengan panik.


" maaf yang mulia ada kabar buruk, permaisuri menghilang " lapor Kasim


" Apa...." teriak mereka bersamaan.


" apa tidak ada yang tahu kemana permaisuri pergi " tanya Kaisar


" tidak ada yang mulia saat dayang masuk untuk mempersiapkan air mandi untuk permaisuri sudah tidak ada di kamarnya " jelas kasim


" tidak seperti biasanya ibunda pergi tanpa pemberitahuan" *pikir putra mahkota Xiao Xin.


" kemana ia pergi tanpa memberitahuku " pikir kaisar Wei*.


" perintahkan kepada semua pasukan elit untuk mencari permaisuri di setiap sudut kerajaan " perintah kaisar wei.


" ayahanda izinkan hamba untuk ikut mencari ibunda " ucap putra mahkota Xiao Xin.


" baiklah " sahut kaisar wei


" ananda pamit ayahanda " ucap putra mahkota Xiao Xin lalu memberi hormat.


Putra mahkota Xiao Xin pergi menuju kediaman ibundanya untuk mencari petunjuk tentang kepergiannya. namun ada hal yang menarik perhatiannya ia melihat selir Rou tergesa - gesa memasuki kediamannya.


putra mahkota tahu jika ibundanya menurut sekali dengan selir Rou bahkan ia juga merasa jika ibundanya begitu di kendalikan oleh selir Rou. " apa menghilangnya ibunda ada hubungannya dengan selir Rou " pikir putra mahkota.


Disisi lain selir Rou yang baru tiba di hampiri oleh pelayan setianya dan mengabarkan bahwa permaisuri kerajaan wei menghilang.


" apa menghilang " teriak selir Rou yang baru saja tiba dan mendapat kejutan lagi.


" arghhh..... kenapa aku begitu sial " teriaknya kembali dan mendorong semua alat rias serta guci hias di ruangan tersebut.


" apa yang di lakukan oleh kaisar atas hilangnya permaisuri " tanya selir Rou yang sudah menguasai kembali dirinya dari amarah.


" kaisar mengerahkan pasukan elit untuk mencari permaisuri " sahut pelayan setianya.


" huh... sebaiknya aku memikirkan langkah selanjutnya jika saja permaisuri tidak kembali, maka harus aku yang menggantikan posisinya " pikir selir Rou.


" mulai sekarang amati gerak gerik semua selir dan kaisar aku tidak bisa membiarkan mereka menggantikan posisi permaisuri dan merusak semua rencana ku " perintah selir Rou.


" baiklah yang mulia selir " sahut pelayan setianya. lalu membantu selir Rou membuka pakaisannya


" ibu..... " teriak Xiao lan yang baru saja tiba.


" apa kau melupakan sopan santun mu hah.. " pekik selir Rou

__ADS_1


" maafkan aku ibu " ucapnya lalu memandangi selir Rou ia merasa aneh dengan tubuh ibunya yang penuh dengan tanda merah.


" bukankah ibu bilang akan ke kerajaan Shi lalu mengapa tubuh ibu memerah semua " tanya Xiao lan polos.


seakan tersadar pertanyaan anaknya ia menutupi tubuhnya dengan segera


" kau akan tahu setelah menikah " sahutnya santai menutupi rasa malunya.


akan sangat bahaya jika kondisi ini di ketahui oleh kaisar wei maka ia tidak hanya di talak tilu tapi di hukum pancung oleh kaisar.


" cih... ini juga salahnya yang tidak menginginkan aku melayaninya lagi pula menghabiskan waktu dengan banyak pria muda dan tampan itu lebih mengasyikkan " pikir Selir Rou. ia menelan pahit kenyataan jika saat ini suaminya yang mengakui paling menyayanginya tidak menginginkan dirinya lagi.


" sekarang keluarlah ibu lelah " ucap selir Rou dingin. ia lelah dengan semua yang terjadi secara bersamaan.


" dimana aku harus menemukan gadis seperti itu " pikirnya lalu tersenyum pahit saat mengingat perkataan kaisar shi.


Di sisi lain Xiao lu sudah mempersiapkan diri untuk kembali ke kerajaan Xing dan membawa permaisuri wei bersamanya ia memutuskan merawatnya dan masalah di benci atau tidak setelah permaisuri sadar itu urusan belakang baginya.


" ada baiknya jika aku menyuruh long menyiapkan kereta kuda tidak mungkin membawanya seperti ini " ucap Fox


" bagaimana kau akan mengabarinya?" tanya Xiao lu.


" tenang saja serahkan semua padaku " sahut Fox


" ayo berangkat " ajak Fox


xiao lu dan fox berjalan berdampingan dan fox menggendong permaisuri wei.


" apa kau lelah ?" tanya Xiao lu melihat fox yang sudah berjalan lama bersamanya.


" tidak " sahut fox singkat


" hemm... setelah sampai kerajaan nanti ambil imbalan mu " ucap Xiao lu


" apa itu es cream " tanya Fox kembali.


" tentu " sahut Xiao lu singkat.


" seperti long sudah menunggu " ucap fox melihat long dari kejauhan.


" aku masih penasaran bagaimana kau memberi tahunya " tanya Xiao lu.


" tentu saja itu rahasia " sahut fox.


mendengar jawaban fox membuatnya badmood. ia berlari ke arah long dan meninggalkan fox di belakang


" hahaha rasakan itu akibatnya kau merusak mood ku rubah tua " ucap Xiao lu di sela larinya dan sesekali ia menoleh kebelakang dan menjulurkan lidahnya

__ADS_1


" weekk..." tingkah Xiao lu begitu lucu dan membuat fox tersenyum.


" ternyata di balik ini semua sosok ke kanakanmu masih ada lulu " gumam fox dan terus berjalan


__ADS_2