
Fox yang mendapat tatapan tersebut. Menjelaskan dengan terbata bata siapa Airen itu sebenarnya kepada xiao lu.
" Aku seorang renkarnasi dewi, apakah mungkin dan mereka datang untuk mencariku " batin xiao lu.
" Semua itu benar dewi, kami datang dan hewan kontrak mu itu adalah dirimu renkarnasi dewi dan kau adalah seorang pemimpin " ucap Anrei An
" Baiklah, aku mengerti tapi aku tidak bisa membiarkanmu tinggal di kerajaan ini bukan karena aku tidak menyukai kalian tapi aku takut membuat rakyatku takut akan kehadiran kalian "sahut xiao lu
"Hamba mengerti dewi, kami akan tinggal di hutan kehidupan saja" sahut salah satu Anrei
" Itu ide bagus, aku akan mendesain istana untuk kalian. Bagaimana?" Tawar xiao lu
" Itu bagus, tapi..." Ucapnya ragu
" Ada apa katakan? Apa kalian tidak menyukainya ?" Tanya xiao lu.
" Bisakah dewi memberikan kami roti isi, aku yakin roti itu berasal dari kerajaan ini " ucap Anrei li.
Mendengar itu xiao lu tertawa. " Aku tidak mengerti kenapa semua dari kalian menyukai roti isi itu. Bukankah roti itu banyak di jual ?" Tanya xiao lu.
" Itu tidak biasa dewi. Rotinya begitu lembut bahkan isinya begitu berbeda " sahutnya.
" Di kerajaan ini begitu banyak makanan enak selain roti itu sendiri. Makanan apapun akan kalian nikmati nantinya " ucap xiao lu.
" Benarkah itu dewi " tanya mereka berbarengan.
" Apa aku terlihat seperti pembohong " sahutnya kembali.
" Tidak... Tidak... " Sahut mereka kompak
" Baiklah sekarang kalian bisa menggunakan salah satu vaviliun istana Xing yang jaraknya jauh dari keramaian dan fox sendiri yang akan menjaga kalian, bila malam tiba kalian bisa kembali kehutan Kehidupan dan membangun tempat tinggal kalian sendiri " ucap Xiao lu
" Dan satu lagi bisakah kau hilangkan sihir tidurmu. Aku tidak ingin memiliki rakyat pemalas yang kerjanya hanya tidur saja " sindir Xiao lu kepada Fox
" Baiklah, tapi bisakah setelah kami sampai di vaviliun terlebih dahulu " ucap Airen li sebagai peminpin dari para Airen yang terdiri dari 12 orang dan sebagai wakil Airen Za.
" Baiklah tidak masalah, fox antar mereka setelah itu temui aku di ruang kerjaku " ucap Xiao lu.
__ADS_1
Fox hanya menggangguk tanda mengerti.
Xiao lu yang duduk termenung di ruang kerjanya memikirkan semua yang terjadi padanya sejak datang ke dunia keduanya ini.
Sampai saat ini ia belum mengerti apa penyebab ia bisa sampai di dunia kedua ini. Bahkan jati dirinya sebelum ia sampai di sini pun tidak dapat mengingatnya .
" Apakah takdir ini sedang mempermainkanku " gumamnya lalu meletakkan kepala di atas lipatan tangannya.
Angin yang berhembus masuk melalui jendela menerpa wajah cantik Xiao lu dan perlahan membuatnya terlelap. Dan membawanya kedalam mimpi.
" Xiao lu.... Nak... Ibu disini...
Nak ... Tolong ibu nak " ucap suara tersebut menggema di teliga Xiao lu.
" Deg..." Jantung Xiao lu berdetak cepat.
Bagaimana bisa ada suara wanita meminta tolong dan mengaku sebagai ibunya. Ia berada di sebuah ruangan gelap dan menyusuri ruangan tersebut mencari asal suara.
Setelah lama ia menemukan sedikit lubang dan ada cahaya didalamnya. Ia mengintip melalui lubang tersebut. Ia melihat seorang wanita paru baya sedang terlilit oleh pohon rambat rambut hitam menjuntai panjang menutupi wajah wanita tersebut.
Xiao lu terus mencari celah atau pun ciri dari wanita tersebut agar dapat mengenalinya siapa wanita yang memanggilnya. Tiba tiba saja ada sosok menyeramkan yang muncul di balik lobang wajah hancur dan penuh darah tersebut mengagetkan xiao lu lalu terbangun.
Fox yang datang menemui Xiao lu tidak tega membangunkannya dan membiarkannya terlelap tapi tidak berapa lama ia melihat wajah panik Xiao lu yang sedang tidur dan tubuh Xiao lu yang berkeringat membuatnya panik dan membangunkan Xiao lu tapi usaha itu sia sia Xiao tidak juga bangun. Akhirnya ia memutuskan untuk mengelap kringat Xiao lu dan menunggunya bangun.
" Tidak apa Fox " sahutnya datar.
" Siapa wanita itu, ibu... Kandungku kah atau ibu si pemilik tubuh ini, bukankah permaisuri Zhou baik baik saja " pikir Xiao lu. Jelas info ini ia dapat dari An Yu saat itu.
" Minumlah dulu.." ucap Fox lalu menyodorkan segelas air putih yang tersedia di atas meja.
Xiao lu meraihnya lalu meminumnya. " Apa kau tahu fox mengapa aku bisa sampai disini " tanya xiao lu pada Fox
" Itu takdir lulu " jawabnya singkat.
" Jika ini sebuah takdir mengapa serumit ini " tanya Xiao lu kembali.
" Serumit apapun itu kami semua siap melaluinya bersama dengan mu " sahut fox lalu mengelus kepala xiao lu.
__ADS_1
" Apa yang kau mimpikan lulu, hingga kau menanyakan pertanyaan seperti ini " batin Fox
" Hemm... Baiklah dan terima kasih " ucap Xiao lu
" Sekarang jelaskan siapa mereka dan bagaimana kau bertemu dengannya " lanjut Xiao lu.
" Apa kau ingat aku pernah bilang kau memiliki tamu" ucap Fox
" Ia. Apa itu mereka ?" Tanyanya kembali.
" Benar itu mereka. Mereka kemari itu karena cahaya ungu saat kita mengambil tombak dewa dan yang lainnya. Dan bisa jadi saat ini keberadaanmu sangat di cari " jelas fox
" Keluarga Airen dan tanda pada tubuhmu bukti kalau kau adalah Reinkarnasi dari seorang dewi." Lanjut fox
" Dewi..?" Tanya tak mengerti.
" Ia sebenarnya kau adalah salah satu gadis yang di cari oleh aliran hitam. Kau juga penyempurna untuk membangkitkan kekutan ilmu hitam itu sendiri " jelas fox
" Dengan apa yang kumiliki sekarang, tidak akan satu pun dari mereka dapat menyentuhku " ucap Xiao lu sombong lalu memberikan selembar kertas berupa bangunan untuk rumah kurcaci tersebut.
" Ambil dan persiapkan semua yang di butuhkan oleh keluarga Anrei tersebut. Ini hukuman buatmu karena sudah berani menipuku " ucap xiao lu.
" Lulu mengapa kau begitu tega padaku, aku seorang raja dari semua hewan Roh haruskah aku melayani keluarga Anrei tersebut " rengek Fox
" Lakukan atau kau tidak akan pernah mendapatkannya lagi " ucap xiao lu lalu mengelurkan es cream coklat dari dimensinya.
" Baiklah akan aku lakukan "sahut fox lemah. Ia tidak akan berkutik jika itu urusannya es cream coklat.
"Ambilah ini " ucap Xiao lu membuat wajah fox kembali ceria.
" harusnya kau tak hidup di jaman ini kalau kau begitu menyukainya " sindir Xiao lu melihat fox senang seperti anak kecil mendapatkan es cream.
" aku akan hidup dan terus mengikuti lulu di mana pun lulu berada " sahutnya lalu nyengir kuda. menunjukan gigi fox yang rapi
" huhh... aku tidak ingin memiliki bayi besar yang begitu merepotkan di kehidupan selanjutnya" sahut Xiao lu
" aku berjanji di kehidupan selanjutnya tidak akan merepotkan lulu lagi " sahut fox dengan cepat.
__ADS_1
" aku berharap di kehidupan selanjut tidak terlahir jadi hewan kontrakmu tapi sebagai seorang manusia seutuhnya dan seorang pria tangguh untuk melindungi mu " batin fox tersenyum kecut dengan kenyataan saat ini.
" aku tidak akan percaya pada janji mu rubah tua, tapi trima kasih selalu ada untukku " ucap Xiao lu menatap fox dengan senyuman tulus.