Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Gunung Wu


__ADS_3

Angin berhembus menerpa wajah xiao menambah kesejukan dan membuat terlelap dalam tidurnya. Ia bahkan tak kwatir jika ada hewan buas menerkamnya karena ia bersama dengan raja dari raja hewan ruh yang ada tidak akan ada yang berani menggangunya.


Tengah asyik dengan tidurnya ada suara peperangan mengganggunya. " Sepertinya ada yang sedang bertarung " ucap fox yang berada di dimensi xiao lu


" Hemm... Biarkan saja aku lelah "


" Apa kau tidak ingin melihatnya lulu "


" Tidak fox aku lelah "


" Sayang sekali, pria itu tidak akan beruntung nasibnya. Apa kau tega melihatnya mati?"


" Bisakah kau diam, aku begitu lelah.. lagi pula tidak ada urusanku padanya "


" sudalah terserah padamu saja lulu " ucap fox menyerah.


Fox sengaja membangunkan xiao lu karena ia tahu itu kakak tertuanya atau putra mahkota kerajaan wei. Meski ia menang melawan hewan roh tersebut tapi ia akan terluka parah. Fox juga sengaja untuk tidak menyebutkan siapa pria tersebut karena ia takut xiao lu tidak akan menolongnya. Tapi apa pun yang di lakukan fox tidak dapat membuat xiao lu bangun.


30 menit setelah pertandingan putra mahkota memenangkan pertarungan tapi ia terluka parah. " Tolong... Tolong..." Rintihnya


Teriakan itu menggema di telinga xiao lu, dan membangunkan dari tidurnya.


" Emh... Siapa yang meminta tolong "


"Pria itu lulu, sekarang ia terluka parah bahkan untuk menggerakkan tubuhnya ia tak akan bisa"


" Ayo kita lihat"


" Bukankah kau bilang tak ada urusannya denganmu? "


" Itu tadi jelas tak ada hubungannya denganku tapi sekarang berbeda "


" Mengapa demikian "


" Aku mendengarnya ia meminta tolong, sudahlah jangan bertanya terus ayo kita lihat sebelum terlambat "


" Baiklah "


Sesampainya disana xiao lu menemukan pria tersebut tidak sadarkan diri dengan luka sekujur tubuhnya bahkan darah terus mengalir dari pelipisnya. Xiao lu mengeluarkan obat obatan dan pakaian ganti untuk pria tersebut.


"Hentikan lulu "


" Apa? "


" Biar aku saja "


" Bukankah kau tidak mau menyentuh siapa pun atau sebaliknya "


" Tentu saja tapi aku tidak bisa jika kau menyentuh dan melihat tubuh laki laki lain"


" Terserah kau saja "


"Ambil la ini berikan padanya " ucap xiao lu lalu melemparkan pil penyembuh.


Putra mahkota masih belum sadarkan diri meski lukanya sudah sembuh seluruhnya. Xiao lu dengan setia menunggu, sambil membakar daging ayam hutan yang ia dapat dari ruang dimensinya dan menambahkan bumbu membuat lapar siapapun yang menghirup wangi dari panggangan tersebut.


Bahkan putra mahkota pun berangsur sadarkan diri.


Putra mahkota terpana pada sosok cantik seperti dewi ia tak pernah menyangka akan di tolong oleh seorang wanita. Wanita ini berbeda pada wanita pada umumnya ada yang sedang kacau saat ini yaitu detak jantungnya yang menggebu gebu.


" Mungkinkah ini jatuh cinta " gumamnya. Xiao lu yang sadar akan tatapan ini hanya menggeleng kepala jika putra mahkota tahu siapa dirinya di pastikan ia akan patah hati saat ini juga hingga ia memutuskan membuka suara memecahkan lamunan putra mahkota tersebut yang tidak lain kakak kandungnya yang tidak mengenalinya.


" Ini ambillah kau pasti lapar " ucap xioa lu lalu menyerahkan ayam panggang tersebut.

__ADS_1


" Terimah kasih nona " ucap putra mahkota ia masih belum sadar jika pakaiannya sudah berganti.


Ia memakan daging itu dengan lahap bahkan ini pertama kali baginya memakan daging yang begitu lezat. Setelah memghabiskan makannya ia sadar bahwa luka sembuh seperti semula bahkan pakaiannya sudah berganti meski pakaian ini terasa aneh tapi begitu mewah


" Aaa........." Teriak putra mahkota


" Mengapa kau berteriak seperti itu?" Tanya xiao lu


" A...apa kah.. nona yang mengganti pakaianku"


" Menurutmu? "


Wajah dan teliga putra mahkota berwarna kemerahan karena malu. " Mengapa wajahmu memerah, apakah kau sakit " ucap Xiao lu lalu meletakkan tangannya di dahi putra mahkota. Ia terus menggoda putra mahkota yang saat ini tengah malu.


" Ti..tii..dakk aku tidak apa apa "ucapnya terbata bata


" Karena kau sudah baikan, sebaiknya aku pergi dulu " ucap xiao lu lalu beranjak pergi.


" Tunggu.."


" Ada apa? "


" Bolehkah aku mengetahui nama mu nona "


" Panggil saja aku Qin ya " ucap xiao lu dan berlalu pergi meninggalkan putra mahkota.


" Nama yang bagus" gumam putra mahkota yang melihat kepergian xiao lu.


Pertama kali baginya ketika melihat seorang wanita ia jatuh cinta, meski ia tak tahu jelas dengan wajahnya tapi ia menyakini di balik cadar gadis itu. Ia gadis yang sangat cantik dan mata yang sama dengan ayahandanya menunjukkan gadis itu kalangan dari bangsawan.


" Kau sudah tahu bukan jika ia putra mahkota " ucap xiao lu


" Emh.... Maafkan aku lulu bukan maksudku " sahut fox merasa bersalah


" Lupakan sekarang kita kerah mana menuju kemana"


" Baiklah "


Xiao lu sampai di kaki gunung wu. Ia mulai mendaki kepuncak gunung wu untuk mendapati tombak dewa dan mendapatakan api suci.


Xiao lu sampai di puncak gunung wu di melelusuri semua sisi untuk mencari letak tombak tersebut. Saat ini ia begitu kesal karena tak mendapati tombak tersebut saat ia bertanya pada fox ia pun mengaku tidak tahu dimana tepat letaknya tombak tersebut. Karena lelah xiao lu memutuskan beristirahat dan duduk di tumpukan batu lalu ia memutuskan memanggang daging kelinci dengan bumbu seperti biasanya. Ia memakannya dengan lahab. tiba tiba saja ada seseorang menyapanya


" Bisakah aku meminta sedikit daging bakarmu nona" ucap pria lusuh seperti pengemis


Xiao lu menoleh kearah suara tersebut. Bagaimana bisa ia tidak menyadari ada orang di sekelilingnya dan ia mencoba membaca pikiran pria itu tapi tidak mampu membacanya.


" Ini ambillah " sahut xiao lu lalu mengulurkan daging tersebut.


" Terima kasih nona"


" Tidak usah sungkan "


" Auww.... Auww..... Teriak pria tersebut "


" Ada apa denganmu? " Tanya Xiao lu


" tanganku terluka nona "


"Berikan tanganmu biarku lihat "


"Tidak usah nona, hamba terlalu kotor untuk anda sentuh "


" Tidak usah sungkan berikan saja tangan mu untuk ku lihat, tidak ada manusia yg kotor semua sama saja di hadapan tuhan " ucap xiao lu menarik tangan pria itu lalu memeriksanya.

__ADS_1


" Ambil ini, pil ini akan membantu menyembuhkan lukamu "


" Tapi nona aku tidak punya uang untuk membayar pil ini "


" Kau ini, apa aku bilang kau harus membelinya. ambillah pil ini "


" Terima kasih nona " sahutnya lalu menelan pil tersebut luka itu perlahan sembuh.


" Bolehkah aku mengetahui siapa dirimu dan apa yang sedang kau lakukan di puncak gunung ini? " Tanya xiao lu


" Hamba Mu chen nona, Hamba hanya seorang pengemis yang lari dari kejaran prajurit kerajaan karena mencuri sepotong kue "


" Ambillah koin emas ini dan pergilah ke tengah hutan surgawi. Temui An yu dia akan memberikan tempat tinggal, pakaian dan makanan untuk mu, saat ini aku tidak bisa pergi bersamamu karena ada sesuatu harus ku kerjakan. Ingatlah untuk tidak mencuri lagi " ucap xiao lu


" Terima kasih nona. Ambillah giok ini hanya ini yang bisa ku berikan padamu "


" Tidak perlu aku ikhlas membantumu "


" Tidak nona, tolong terimalah ini "


" Ambil saja giok itu berguna untukmu " ucap fox


" Baiklah aku terima jika kau memaksa " ucap xiao lu dan menerima giok itu, ia terpana pada giaok tersebut saat ia memengangnya keluar cahaya berwarna ke unguan. Saat ia ingin bertanya kenapa begini orang tersebut sudah tak ada.


Tanpa xiao lu sadari giok itu berubah menjadi belatih kecil dan mulai menggores tangan xiao lu sedangkan ia masih sibuk mencari dimana pengemis itu.


" Aaa....." Teriaknya dan melihatnya tangannya terluka giok itu menyerap darah xiao lu dan darah lainnya jatuh menetes di batu tersebut perlahan batu terbelah ia melihat warna kebiruan yang muncul dari sana.


" Duduk bersilalah dan letakkan giok tersebut di dahimu fokuskan semua indramu karena tombak dewa sedang berproses keluar dari celah tersebut untuk mendapatkannya kau membutuhkan tubuh abadi." Ucap fox


Xiao lu pun mengikuti instruksi dari fox. Satu hal yang ia tidak tahu untuk membuat tubuh abadi itu sebuah proses yang sangat menyakitkan. Dimana tulang dan organ seakan hancur berantakkan lalu bersatu kembali dan itu terus terjadi berulang ulang sampai giok tersebut menyatu.


Keringat bercucuran dari tubuh xiao lu, tubuhnya di selimuti dengan cahaya ungu menerangi langit malam saat itu.


• Di sisi lain


" Dewi telah kembali... Ohh dewi ku " teriak mereka bersamaan.


" Aku ingin segera bertemu dengannya " ucap si A


" kelahirannya akan membawa perdamaian di dunia ini " ucap si B


" Dari sisi manakah cahaya itu muncul " tanya si A


" Sisi utara sepertinya " sahut si B


" Sebaiknya kita bergegas kearah itu dan menemui dewi kita " sahut si C


Cahaya ungu tersebut membuat gempar seluruh kerajaan di daratan ini. Fenomena ini pertama kalinya terjadi di daratan ini pasalnya mereka hanya pernah mendengar sebuah legenda saja tentang kejadian ini dimana dulu lahir seorang wanita yang sebut "DEWI " yang berjuang membebaskan seluruh manusia dari kejamnya kejahatan ilmu hitam yang akan menguasahi dunia.


" Mungkinkah itu bukan sekedar lagenda saja " gumam para kaisar


Berbeda dengan kerajaan shi yang mayoritasnya menyembah setan dan menumbalkan para manusia. Dan ini belum di ketahui oleh kerajaan lain karena ia menutupinya dengan baik tapi ini sudah mulai menyebar luaskan ajarannya tersebut secara diam diam di setiap kerajaan.


Jelas kejadian ini membuat gemetar pada para pemimpin dari ajaran setan ini. Ia sangat menyakini bahwa musuh tersebesarnya sudah hadir di daratan ini.


" Kirim pasukan khusus untuk mencari keberadaan orang tersebut, sebelum ia bertambah kuat dan menghancurkan usaha kita kedua kalinya " ucap ketua tersebut


" Baik ketua akan kami laksanakan " ucap jendral pasukan tersebut.


" Dan kau percepat untuk mengumpulkan 7 gadis tubuh istimewa untukku " ucap ketua


" Baik ketua, tapi adakah ciri untuk membedakannya dari gadis biasanya "

__ADS_1


" Ia memiliki tanda bunga lotus ungu di bahu sebelah kirinya" ucap ketua.


" Baik yang ketua "


__ADS_2