Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Istri Baru


__ADS_3

Kepulangan long dan Feng An sekeluarga serta beberapa Anak bangsawan buangan yang di dapati oleh Feng an dari kerajaan wei untuk menepati janjinya terhadap Ratunya. Sepanjang jalan putrinya Feng Xia hanya tertidur setelah di beri pil penghilang rasa sakit oleh long.


" Kalian istirahatlah dulu. Ini masih larut malam besok pagi kita akan menghadap ratu " ucap Long


" Baiklah " sahut Feng An dan menggendong putrinya di ikuti istrinya.


" Untuk kalian ikutlah dengan ku ke tempat tinggal kalian yang baru " ucap long


" Ba..ba..ik lah " sahut salah satu dari mereka gugup. Siapa pun yang datang ke kerajaan Xing pasti akan terpana begitu pun dengan pemuda dan pemudi ini.


Tanpa banyak bicara mereka mengikuti langkah Long untuk melihat rumah barunya. Expresi mereka tidak berubah sedikit pun hanya rasa takjuk yang di tampilkan di raut wajah mereka. Mendapati rumah dan kamar mereka masing masing.


Rumah mewah 3 tingkat dengan banyak kamar di khusukan tempat tinggal para pengawal bayangan. Rumah ini untuk sementara di huni oleh 5 orang dan di latih langsung oleh xiao lu. Dan hari ini long membawa 7 orang lagi darah bangsawan buangan menambah penghuni rumah tersebut.


Berbeda dengan rumah Feng An meski rumah itu hanya rumah sederhana tapi bisa di bilang mewah dari rumah terdahulunya.


" Suamiku, dimana kita berada aku tidak pernah melihat kerajaan seperti ini indahnya " tanya Qinfeng istri Feng An


" Kita berada di kerajaan Xing " sahut Feng An


" Kerajaan Xing, aku tidak pernah mendengar kerajaan ini sebelumnya " tanya kembali.


" Aku pun baru mengetahui kerajaan ini satu bulan yang lalu, saat itu aku mendengar jika para budak di beli oleh seseorang. Dan aku mengikuti mereka dan sampai di sini. Aku berfikir jika putriku ada di sini tapi tidak sama sekali. Saat itu aku berfikir untuk membebaskan putriku aku perlu mencari uang dan aku menetap di sini untuk bekerja pembangunan kerajaan yang sedang berlangsung.tapi karena pengetahuanku mereka meletakkan ku di bagaian pencatatan orang yang datang. Dan kerajaan ini sangat istimewa " jelas Feng An


" Istimewa ?" Tanya Qinfeng tak mengerti

__ADS_1


" Ia kerajaan ini istimewa istriku, kau tahu? Kerajaan ini di miliki dan di pimpin oleh seorang Ratu, dia sangat muda dan sangat cantik sekitar usia 16 tahun. Semua pembangunan di rancang olehnya dan disinj rakyatnya bukanlah saudagar kaya tapi para budak, rakyat miskin, yatim piatu, dan gelandangan berkat Ratulah mereka mendapatkan tempat tinggal, pekerjaan, ilmu bela diri, dan ilmu pengetahuan " jelas Feng An.


" Sunguh gadis muda yang berhati malaikat, orang tua anak itu pasti akan bahagia memiliki putri sepertinya " ucap Qinfeng tersenyum


" Sayangnya tidak istriku, aku tidak melihat orang tuanya berada di dekatnya tapi dia perlu bahagia karena semua orang di kerajaan Xing menyanyanginya " sahut Feng An lalu mencium kening istrinya.


" Sekarang tidurlah, seperti yang di katakan long besok pagi kita akan melapor pada ratu. Aku berharap ia dapat membantu putriku " ucap Feng An lalu menatap putrinya yang tengah berbaring di kasur miliknya.


• Kerajaan Wei


Kaisar tengah menatap dirinya di cermin sampai saat ini ia tidak menyangka jika dirinya kembali muda, bahkan usianya hampir seumur denga putra mahkota xiao xin. Di tengah keasyikan menapai dirinya ada yang datang mengganggu.


" Permisi yang mulia, di luar ada Selir Rou datang berkunjung " ucap kasim.


" Apa yang membuatnya datang di malam begini " guman Kaisar wei


" Hormat hamba yang mulia " ucap selir Rou yang baru saja masuk dengan sedikit membungkuk hormat .


" Berdirilah, apa yang membuat datang kemari " tanya kaisar


" Aku hanya merindukan mu suamiku..?" Sahut selir Ruo


"Merindukanku ?" Tanya kaisar memperjelas..


" Ia aku sangat merindukanmu " sahut selir Ruo mulai mendekat kearah kaisar. Karena fisik kaisar yang begitu muda membuat selir Rou sudah tidak sabar mendekati kaisar. Ia tak ingin di dahului oleh selir dan gundik lainya. Ia tak perlu kwatir dengan permaisuri yang sudah lama di bawah kendalinya. Hanya menunggu semuanya berjalan dengan lancar ia akan segera menggantikan kedudukan permaisuiri.

__ADS_1


" Aku lelah, kau bisa datang lain kali." Ucap kaisar yang tidak ada nafsu lagi saat menatap selir Rou yang tampak lebih tua darinya.


" Baiklah hamba permisi yang mulia " ucap selir Rou berlalu keluar ruangan kaisar.


" Beraninya kau menolakku, lihat saja aku akan membuatmu kembali tua " gerutu selir Rou lalu menghentakkan kakinya dengan kuat dan kembali ke kediamannya.


Setelah kepergian selir Rou dan hilangnya nafsu terhadap selir tercintanya membuatnya ingin menambah istri muda lainnya. Meski pun kaisar menyukai selir Rou ia tak pernah berfikir mengganti permaisurinya. Ia tidak akan melupakan jasa istrinya itu untuk merebut tahta kerajaan Wei saat itu.


" Kasim.... Buat pengumunan aku akan mengadakan perjamuan dan semua para bangsawan di wajibkan membawa putri mereka " ucap Kaisar


" Baiklah yang mulia " sahut kasim lalu meninggalan ruangan kaisar.


• Pagi kali ini di gemparkan berita tentang pencarian istri untuk para pengeran kerajaan Shi. Tentu saja tidak di kerajaan Xing antusias para putri dari para kerajaan mendengar itu sangat bersemangat tapi saat melihat syarat yang harus mereka miliki membuatnya patah hati berjama'ah secara langsung.


" Ibu.... " Teriak Xiao lan masuk kekediaman selir Rou


" Ada apa putriku " tanya selir Rou tak mengerti.


" Bukankah ibu bilang jika aku akan menjadi istri dari pengeran mahkota Shi Tianzhi dari kerajaan shi " tanya Xiao lan


" Tentu saja putriku, bahkan kaisar shi sendiri berjanji pada ibu " sahut Selir Rou.


" Ibu berbohong, lalu mengapa di papan pengumuman di tengah kota ada pengumunan bahkan kerajaan shi mencarikan istri para pangeran bahkan dengan syarat tubuh memiliki tanda lotus emas " ucap Xiao lan mulai menangis hik... Hiks... Hiks...


" Tenanglah putriku, ibu akan mengirim surat untuk mempertanyakan masalah ini kepada kaisar shi " sahutnya menenagkan xiao lan.

__ADS_1


" Cihh... Kurang ajar beraninya tua bangka itu mempermainkanku, bahkan aku sudah membantunya " batin Selir Rou menahan amarahnya.


" Aku tidak akan membiarkan putra mahkota Tianzhi di miliki orang lain kecuali putriku " pikirnya kembali lalu meremas dengan keras ujung hangfunya.


__ADS_2