Kerajaan Modern Di Masa Lalu

Kerajaan Modern Di Masa Lalu
Praduga Kaisar


__ADS_3

Pagi hari di ruangan makan


"Kalian tega sekali memberikanku tempat tidur beralaskan jerami " teriak xiao lu yang datang tiba tiba di hadapan mereka saat menikmati sarapannya.


" Huh.. bukankah sudah ku bilang lulu mereka melupakanmu " ucap fox


Melihat xiao lu yang datang mereka semua berlari kearah xiao lu dan memeluknya


" Tidak... Kami tidak melupakanmu. Tolong jangan dengarkan rubah itu bicara yang tidak benar " ucap ken.


" Bukankan kau baru datang lu'er ?" Tanya An Yu.


" Aku marah padamu gege, bagaimana bisa kau tidak mengenaliku dan menaruhku di kamar kecil beralaskan jerami " ucap xiao lu


Semua mata menatap kearah An Yu meminta penjelasan. Saat ini An Yu benar benar binggung harua berkata apa jelas saja ia tak melihat xiao lu datang.


" Huh... Kau bahkan tak ingat kapan kau memerimaku " sindir xiao lu.


" Kau ingat seorang wanita pengemis muda pingsan di depan gerebang " cetus fox


Plakkkk ... Pukulan mendarat di bahu fox.


Jelas saja fox merasa kesakitan karena xiao lu menggunakan tenaganya untuk memukulnya kali ini.


" Apa aku sudah menyuruhmu mengatakannya " ucap xiao lu kesal


" Maafkan aku lulu" sahut fox sembari memegangi bahunya.


" Ja..ja..jadi..... Itu kau lu'er " ucap An Yu terbata bata


" Hem... Iya " sahutnya datar


" Maafkan aku lu'er tak mengenalimu " ucap An Yu sedih


" Tak apa gege, lagi pu saat itu aju sedang menyamar jadi wajar saja jika kau tak mengenaliku, tapi aku sangat bangga pada kalian begitu baik mengurusi kerajaan ini " ucap xiao lu


" Jie jie aku merindukanmu " ucap cheng lalu memeluk xiao lu seorang diri dan menyingkirkan yang lainnya.


" Apa jie jie lu hanya milikmu hah... " Ucap chang kesal karena di paksa menjauh


" Ia dia milikku seorang diri " sahut cheng tak mau kalah.


Slip.... Tubuh xiao lu menjadi 2 dengan jurus pembelah diri.


" Kalian bisa memelukku masing - masing" ucap xiao lu lalu memeluk chang.


" Bagaimana bisa ?" Ucap long dan Gold sedangkan yang lainnya terkejut melihat xiao lu yang menjadi 2


" Benarkah nona sudah mencapai tingkat 9 puncak dan menguasai 1000 jurus kitab bintang " tanya Gold.


Xiao lu hanya tersenyum lalu berjalan menuju meja makan tersebut


" Aku lapar, apa kalian tidak berniat memberikan ku makan " ucap xiao lu memecahkan lamunan mereka.

__ADS_1


" Emmm... Ohh..iyaa... Mari kita makan " ucap ken yang baru sadar dari lamunannya.


Suasana hangat seperti inilah yang sangat di rindukan oleh xiao lu. Meski hanya 1 bulan di dunia nyata tapi itu terasa lama di ruang dimensinya. Ia sangat menghargai momen momen ini. Bahkan ia sangat takut kehilangan saat seperti ini suatu hari nanti dan menjadi seorang yang kesepian.


• Kerajaan Wei


" Apa yang kau dapatkan pengeran mahkota dari penelusuran wilayah kerajaan hari ini " tanya kaisar kepada putranya.


Sosok tua itu masih setia duduk di singgasananya. Ia bahkan masih penasaran dengan sosk wanita yang membuat pil awet muda yang memiliki manik mata sama dengannya. Bahkan ia menyuruh putranya untuk mencari wanita tersebut.


Jika itu hanya cerita dari Feng An saja bisa jadi ia tak mempercayainya. Tapi putranua sendiri pernah bertemu dengan wanita muda tersebut dan menolongnya membuatnya semakin percaya akan kebenarannya.


" Hamba tidak menemukan wanita tersebut Ayahanda, sejaknya seakan hilang begitu saja. Tapi aku mendapat laporan jika rakyat miskin, budak, pengemis dan yatim piatu sudah pergi dari kerajaan kita" ucap putra mahkota.


" Itu bagus, makmurnya kerajaan karena tak ada lagi orang miskin di kerajaan kita " ucap kaisar.


" Tapi yang mulia kita memiliki permasalahan lain para pemilik sawah dan kebun tidak bisa mengelola semuanya seorang diri, ini mungkin membuat merosot hasil pertanian dan perkebunan nantinya " ucap putra mahkota


" Kau benar, kau tahu kemana mereka pergi? " Tanya kaisar


"Ampun yang mulia, jejak mereka pun seakan tidak bisa di temukan " sahut putra mahkota.


" Besok pergilah ke kerajaan tetangga dan membeli budak sesuai dengan kebutuhan saja " ucap kaisar.


" Baik yang mulia " ucap putra mahkota lalu pamit undur diri.


Kaisar wei merasa aneh bagaimana para budak, rakyat miskin, dan yang lainnya hilang begitu saja . Ia bahkan berfikir ini ada hubungannya dengan aliran hitam yang beberapa tahun lalu menewaskan putri kesayangannya. "Ini tidak bisa di biarkan" gumamnya


" Baik yang mulia" sahut kasim tersebut dan mencari jendral di base camp pelatihan prajurit.


Jendral utama lian heran tidak biasanya kasim dari kaisar menuju base campnya. Ia pun menghampiri kasim yang baru saja tiba.


" Apa yang membawamu kemari kasim besar " tanya jendral lian


" Hamba membawa perintah dari yang mulia kaisar untuk Jendral utama lian menghadap yang mulia sekarang juga " ucap kasim.


Berita yang dibawa kasim membuatnya mendapat tatapan seolah meminta penjelasan pada kasim tersebut apa yang terjadi karena tak biasanya kaisar begitu ingin di temuinya sekarang.


" Hamba juga tidak tahu jendal " ucap kasim seolah mengerti dari tatapan tersebut


" Baiklah, ayo ...." ucap jendral utama lian di ikuti oleh kasim


sepanjang jalan jendral utama lian menerka nerka apa yang sebenarnya di perlukan oleh kaisar memanggilnya terburu buru seperti ini bahkan kerajaan saat ini sedang dalam keadaan aman - aman saja. Ia bahkan berfikir jika ia melakukan kesalahan tapi kesalahan apa pikirnya.


" Jendral utama lian menghadap " ucap kasim membuat jendral utama lian sadar saat ini ia sudah di depan pintu ruang kerja kaisar


"Masuk " ucap kaisar dengan suara paraunya.


" Hamba menghadap yang mulia " ucap jendral lian.


" Duduklah " ucap kaisar dan jendral pun mengikutinya.


" Aku tahu kau pasti binggung, mengapa aku memanggilmu saat ini. Ini berkaitan hilangnya rakyat miskin, para budak, pengemis, dan yatim piatu dari kerajaan kita. Aku kwatir jika ini ada hubungannya dengan aliran hitam " ucap kaisar.

__ADS_1


" Aku ingin kau membentuk sebuah pasukan khusus untuk melindungi kerajaan dan melatih lebih tinggi lagi tingkatan pada keluarga An " lanjut kaisar.


" Benar atau pun tidak yang mulia tidak ada salahnya kita membentuk pasukan kusus tapi perginya mereka dari kerajaan ini bukankah itu hal bagus yang mulia. Hanya saja ini sedikit mencurigakan, biarkan hamba pergi menyelidikinya yang mulia " ucap jendral utama Lian.


" Tidak perlu jendral lian, aku sudah mengutus orang lain untuk menyelidikinya. Lebih baik kau siapkan saja yang ku minta " ucap kaisar datar


" Baiklah yang mulia, kalau begitu hamba undur diri "ucap jendral utama lian lalu kembali ke base campnya.


"Jika memang ini adalah kebangkitan aliran hitam maka peperangan tidak bisa di hindari, apakah cahay ungu waktu itu adala tanda aliran hitam " pikir jendral utama lian


• Kembali ke keluarga xiao lu


"Gege, jie jie dan adik kalian kembalilah ke hutan surgawi untuk berkultivasi meningkatkan tingkatan kalian. Di sini biar aku mengurusnya bersama fox, long dan Gold." Ucap xiao lu


"Aku juga sudah membuatkan kalian pil untuk membantu mempercepat kultivasi kalian nantinya " lanjut xiao lu


" Biarkan aku disini menemani lu'er " ucap lan Hua


" Tidak jie jie, lakukanlah yang aku minta karena aku membutuhkan orang kuat untuk menjadi menemaniku disini " ucap xiao lu dingin


" Hem baiklah " sahut mereka kompak.


" Kalian bisa berangkat sore nanti, sekarang lakukanlah tugas kalian. Aku akan mempersiapkan segalanya untuk kalian nantinya " ucap xiao lu meninggalkan mereka di ruangan makan menuju kamarnya


Di ikuti oleh fox


Meski dengan berat hati ia harus berpisah dengan xiao lu lagi. Mereka sangat tahu kalau yang di katakan xiao lu adalah kebenaran. Kini mereka memiliki sebuah kerajaan dan bukan lagi tinggal di hutan surgawi bisa saja nanti akan ada musuh yang menyerang dan mereka tak dapat membantu apapun juga.


" Aku akan menjadi kuat dan membuktikan jika aku layak untuk tinggal di sisi jie jie " ucap cheng semangat.


" Kau benar cheng, ayo kita mengajar lagi hari ini dan mengucapkan perpisahan Dengan mereka " ajak chang menarik cheng untuk memulai aktivitasnya. Dan yang lain mengikutinya.


• Di aula kerajaan


Xiao lu sedang membuat peralatan modern yang di perlukan dan bisa di gunakan di kerajaan terutama lampu tenaga surya di bantu dengan pasukan fox dari hutan surgawi untuk mempercepat kerjanya.


" Huft... Kerajaan ku akan menghitam jika menggunakan obor terlalu lama" guman xiao lu.


" Fox bawa beberapa dari mereka untuk memasang lampu lampu tersebut sesuai yang ku peragakan padamu mulailah dari gerbang utama istana ini " pinta xiao lu


" Long, Gold kemarilah " xiao lu memanggil mereka dengan telepatinya.


Seketika mereka berdua datang. "Nona memanggil kami " tanyanya


" Kau perhatikanlah fox memasang lampu tersebut. Jika kau paham maka bawalah lampu itu dan pasang di gerbang perbatasan setiap sudut dan rumah rumah penduduk " ajaklah orang orang yang sedang kau beri penyuluhan .


" Baik nona" sahut mereka dan mendekati fox


" Kalian bagilah 2 kelompok kurasa lampu itu sudah cukup banyak. Satu kelompok tetap membuat lampu dam satu lagi bantulah aku membuat cermin ini " ucap xiao lu.


Semua yang di inginkan xiao lu lebih cepat terselesaikan karena di bantu pasukan setengah manusianya. Bahkan rakyat di buat kagum dengan penerangannya sekarang tak perlu lagi menggunakan obor bahkan di kerajaan ia sebelumnya tidak pernah ada seperti ini.


Lampu lampu itu sudah terpasang setiap sudut dan rumah rumah bahkan jalan pun ia berikan lampu tersebut. Ia tak sabar menunggu malam hari untuk melihat seperti apa indahnya kerajaan ini.

__ADS_1


__ADS_2