Ketulusan Hati Syifabella

Ketulusan Hati Syifabella
Episode 23


__ADS_3

Tok


Tok


Tok....


"Dengan ini kami nyatakan saudara Damar sasanggo dan saudari Syifabella resmi bercarai" Palu pengadilan di ketuk tiga kali menandakan sidang telah rampung. Semua kisah telah berakhir, jalannya sidang juga berjalan lancar meski tanpa kehadiran Syifa pada setiap berjalannya sidang.


Dalam ruang sidang hanya terdapat beberapa orang saksi dari pihak keluarga Damar saja, keluarga Syifa tidak menampakkan batang hidungnya sejak pertama kali sidang sampai akhir. Kedua orang tua Syifa sama sekali tidak perduli tentang perceraian tersebut, yang mereka pusingkan adalah bagaimana lagi mencari pria kaya untuk di nikahkan dengan putri mereka. Semua semata demi mengambil keuntungan dari mahar yang nanti akan mereka keruk habis.


"Sekarang kamu sudah bebas, sayang" Mariana menggelendot manja di lengan Damar seusai sidang.


Entah kenapa putusan hakim membuat Damar tidak puas diri. Selama tiga bulan lebih dia tidak bertemu dengan Syifa, sebab semua akses telah terblokir. Beberapa bulan lalu Damar berusaha mencari keberadaan Syifa ke rumah singgah Alin, namun semua terlambat. Alin dan Syifa sudah pergi sebelum dia datang. Kesempatan terakhir Damar untuk berusaha mempertahankan rumah tangganya kandas sudah. "Jadi dia benar benar tidak datang" Lirih Damar. Dalam hati kecilnya begitu berat melepaskan Syifa, karena tanpanya semua menjadi berantakan.

__ADS_1


"Sayang ayo kita pulang...." ucapan Mariana membuyarkan lamunan Damar "Eh iya ayo kita pulang"


"Akhirnya kamu bebas dari wanita itu, nak. Lihat di sampingmu perempuan cantik sempurna jauh lebih cocok bersama kamu dibanding si janda buruk rupa itu" celetuk ibu Rosidah. Kekayaan Mariana mampu menyilaukan mata beliau sampai kebaikan Syifa selama ini hanya di buatnya sebagai sampah.


"Ah ibu bisa saja...." Sambing Mariana.


Sejak tadi Damar terus diam. Pikirannya mulai kemana mana. Bukan senang atau sedih entahlah apa yang di rasakan semua campur aduk.


Sekarang aku dan Syifa benar benar sudah bercerai. Kenapa perceraian ini tidak membuatku bahagia? Justru aku merasa sangat kehilangan dia.....


"Kenapa melamun? Pasti kamu sedang memikirkan pria itu...." Alin membawakan segelas teh untuk menenangkan hati sahabatnya. Hari ini perceraian mereka telah terlaksaan. Untuk kedua kalinya ia harus menyangdang gelar sebagai seorang janda.


"Mulai sekarang aku bukan lagi seorang istri atau menantu tapi gelarku jandaku kembali lagi padaku. Sungguh, bukan takdir seperti ini yang kuinginkan...." Dari salah satunujung netra indahnya menitik butiran bening.

__ADS_1


Menyeka air mata Syifa "Jangan salahkan Takdir, kita hanya sebagai manusia tidak kuasa menolak ketentuan-Nya. Apa lagi sempai melawan Takdir itu bukan hak kita" Berusaha memberikan saran terbaik sebagai sehabat sejati. Jauh di lubuk hati terdalam Alin pun ikut terluka dengan segala penderitaan yang menimpa Syifa.


"Alin....boleh tidak aku pinjam bahu kamu untukku bersandar sebentar saja. Ijinkan aku menangis malam ini karena esok akan ku tepaki jalan baru lagi" menatap dalam wajah Alin dengan berkaca kaca.


Menepuk pundaknya "Silahkan saja aku akan selalu menemani kamu dalam suka mau pun duka. Tapi, kamu harus janji malam ini adalah terakhir kalinya air matamu menetes untuk pria tak berguna sepertinya"


Syifa pun mengangguk lalu bersandar pada bahu Alin.


*Untuk terakhir kalinya air mataku tumpah menangisi perpisahan kita, mas. Semua cinta akan kulebut bersama air mata ini. Sudah cukup banyak kamu menyakiti hati dan perasaanku. Sudah saatnya kamu hidup sesuai kemauanmu dan aku akan belajar berjalan tanpa adanya kamu. Mas Damar Sasongko, banyak kenangan tertinggak tentang kita berdua, dari pertama kali kamu melamarku kemudian kita menikah, sampai pada akhirnya cintaku kalah dengan egomu. Kita harus berpisah sampai waktu membantuku menghapus semua kenangan tentang kita....


The And*.


Nantikan kisah berikutnya, mengisahkan tentang karma dan penyesalan Damar yang telah menyia yiakan seorang yang tulus hanya demi memilih yang mulus.

__ADS_1


Nantikan season berikutnya ya jangan lupa berikan dukungan terbaiknya🥰


__ADS_2