Kinanty

Kinanty
Bagian 19


__ADS_3

Cinta bukan hubungan permainan semata. cinta itu penggabungan 2 hati yang menjadi 1


Faiz datang ke warkop disana sudah ada juna damar dan almer.


"Eh bro. baru dateng" sapa damar. Juna bangkit hendak pergi namun dicekal oleh faiz.


"Lo mau kemana?" ketus Faiz


"Bukan urusan lo!" juna menghempaskan tangan faiz kasar. damar dan almer dibuat bingung dengan keduanya.


"Lo gini karena uruasan cewek bro? haha banci tau gak. Cuman karena cewek,lo mau hapus bersahabatan kita yang udah kita bangun sejak lama?" senyum mengejek faiz.


Bugh!


"Gak ada yang namanya sahabat nusuk dari belakang! dan rebut cewek yang dia suka! itu yang namanya sahabat?" faiz bangkit dan mengelap sudut bibirnya.


Damar dan Almer memisahkan keduanya.


"Maksud lo apa sih!" bentak damar.


"Cuman gara gara cewek aja kalian gini hah!" lanjutnya.


"Hak lo apa? Lo cuman mantannya kan? bukan PACARNYA!" fais menekan kata pacar dihadapan juna membuat juna emosi.


Flashback on


"Siapanya juna?" tanya faiz. kinan diam. cukup lama membuat faiz bangkit hendak keluar namun kinan mencekal tangannya.


"Dia mantan aku" ucap kinan sambil menunduk


flashback off


Almer memegangi juna agar menjauh dari Faiz,


"*******!" geram juna lalu mendorong almer hingga almer terjungkal.


bugh!


bugh!


bugh!


juna memukul faiz berkali kali membuat faiz meringis dan memegang hidungnya yang keluar darah.


"Jun! Udah!" bentak Almer memegangi juna lagi.


"Kaya bocah tau gak! Umur lo pada itu udah 17 tahun ****! Masalah cewek kalian gini!" bentak almer.


"Dan lo jun. masih banyak cewek diluar sana!" Damar yang mulai emosi.


"baikan!" suruh damar. kedua nya tidak ada yang mau bersalaman.


"Kalo lo gak mau baikan. gue sama almer bakal jauhin lo berdua!" ancam damar.


persahabatan mereka sudah lama? bahkan sudah bertahun tahun. apa pantas bersahabatan mereka bubar gegara cewek? gak!


Faiz mulai mengulurkan tangannya dibalas uluran juna namun gak ada yang mau bilang maaf.


"Astagfirullah. bilang maaf aja gengsi! kata allah nih ya kalau ada orang yang marahan selama 3 hari hukumnya haram dan gak boleh dosanya banyak! nah itu mumpung lo berdua belum ada sejam. cepetan minta maaf! yang maaf duluan dapet pahala!"


"Gue minta maaf!" ucap Faiz dan juga juna. Almer hanya tersenyum.


"Ucapan lo manjur juga mar" almer yang memegang bahu damar dengan kekeh.


juna memeluk faiz dan membisikan sesuatu "Jaga kinan buat gue. kalo lo berani nyakitin dia. gue bakal tarik kinan balik" juna melepas pelukan dengan senyum agak mengejek.


faiz membalas omongan juna "Gak bakal!" lalu tersenyum.


.

__ADS_1


.


.


Kinan sedang gusar dia memikirkan dengan ucapan tadi sore. setelah menyebutkan kalau juna adalah mantannya,faiz langsung pergi tanpa memberi tau kinan.


Mereka sahabatan? dan gue macari kedua sahabat itu? apa yang bakal terjadi sama persahabatan Mereka?


Batin kinan gusar.


Hari ini bi tuti sudah kembali. Faiz sudah tak lagi tidur dirumahnya.


Dia memikirkan apa yang terjadi besok. Dia membuka ponselnya. mengecek whatsApp. Dia membuka kembali riwayat chat yang dulu.


satu nama yang membuat kinan murung.


Dia mulai membaca chat darinya.


Lia keluar aku udah di depan rumah kamu.


ngapain?


Gak udah malem


cepetan?!


mau ngajakin kamu keluar.


yaudah tunggu


emang mau kemana sih?


Simpang Lima


Beneran?! yaudah Lia izin sama mama papa dulu ya.


oke😽


Gimana seneng gak?


seneng bgt!


kapan kapan kesana lagi yah?


Gak mau! :p


ish kok gitu!


jangan kesana lagi, dewasa nanti kita pergi keluar semarang yaah,


Kemana?


kekota,


Kinan mulai menetes kan air matanya. Waktu itu kinan masih Sekolah Menengah kelas 7. Betapa senangnya dulu, bisa bersama sama dengan seseorang yang kinan sukai.


kamu kemana? kamu udah lupa sama aku? apa kamu beneran lupa?


aku kangen sama kamu.


aku pingin ketemu sama kamu.


kinan memeluk boneka teddy bear besarnya.


Flashback on


Mereka sedang berada di pasar malam dekat perumahan mereka.


"Aku mau boneka itu" rengek kinan

__ADS_1


"*Boneka kamu udah banyak loh lia"


"tapi Lia belum punya yang besar itu. boleh ya boleh" Kinan mengedipkan kedua matanya


"Iya udah iya. Ayo kesana" Mereka berdua menuju tempat game tersebut*.


"Mas. boneka besar itu berapa?" tanya nya.


"Oh itu gak dijual dek" Jawab penjual


"Yaaah" kecewa kinan


"Tapi,kalo adeknya mau. adek bisa main dulu kalau bisa menang. nanti bonekanya buat adek" penjualnya memberi intruksi.


"Mainnya gimana?" tanya kinan penuh harap


"Cukup masukan bola basket ke ring aja kok. kamu cuman diberi kesempatan 3 kali aja kalau bola masuk 5 kali. kamu boleh ambil bonekanya" suruhnya.


"kamu bisa gak?" ledek kinan padanya.


"Liat aja. kamu lupa? aku kan kapten basket dismp ku?" jawabnya


"Oh iya lia lupa" kekeh kinan.


"Yaudah cepet mulai" pinta kinan.


1 masuk


2 masuk


3 gagal


4 masuk


5 masuk


"Ayo masih ada kesempatan kok" kinan memberi semangat.


"1..2..3.."


"Yes! masuk!"


"Ini bonekanya" beri penjual.


"Makasih banyak buat bonekanya" ucap kinan sambil memegang boneka nya.


"*Jaga bonekanya. Gak boleh hilang. Gak boleh di jual! inget?"


"Siap kapten" Kinan tertawa bahagia. Malam itu menjadi malam panjang yang kinan lewati*.


flashback off


Kinan terkekeh dengan air mata yang deras. kinan menutup wajahnya menggunakan bantal, menangis dan terus menangis. Ia menyesali, kenapa dulu mama sama papanya menyuruhnya pindah kesini?


Kinan menangis dan memeluk boneka tadi, Kenapa sesulit ini melupakan peran seseorang yang pernah hadir di hidupnya? Padahal kinan tau, sudah ada faiz yang selalu menemani kinan. Kinan akui kinan nyaman dengan faiz, Kinan sayang dengan Faiz. Tapi kenapa setiap harinya selalu ada pecahan kenangan masalalu yang datang?


Kinan ingin melupakan semua kenangan ini, Kinan sudah berusaha, Ia sudah berusaha melupakannya. Namun kenapa tak semudah kenyataannya? Ada pepatah kalau memang jodoh, pasti akan ketemu. Kinan sudah menunggunya selama kurang lebih 3 tahun, Menunggu ketidakpastian, mengharap seseorang itu datang dan memintanya bersama nya kembali. Namun nihil. penantian itu tidak pernah terwujud satu pun.


Akan datang masanya seseorang yang menyayangimu seadaanya, Memperlakukanmu layaknya seorang putri yang seharusnya dijaga. Dan tugas kamu hanya satu. Menerima kedatangannya.


Lupakan masalalu mu jadikan masalalu sebagai pengalaman awal dari kehidupanmu, Aku tidak menyuruhmu membuang semua kenangan tentangnya, Jadikan setiap momen itu berharga namun tidak perlu berlebihan.


Seandainya dia untukmu, Dia pasti kembali. Entah dimasa sekarang, ataupun di masa mendatang.


I miss you Al dan terlelap!


------


Hallo Up lagi yaa

__ADS_1


Budidayakan vote comment and like


Happy reading


__ADS_2