Kinanty

Kinanty
End


__ADS_3

Kini, kinan sudah didepan menerangkan sebuah anggaran perusahaan ayahnya, Nando.


Tepukan tangan riuh didalam ruangan. sapaan selamat dari nando dan rekan rekannya. kinan keluar dengan senyum menawannya, menyapa orang demi orang disana.


Sekarang, kinan sudah berada di salah salah satu rumah makan yang berada di dekat bandara. Ya kinan keluar dari kantor langsung ke bandara. bukan kinan akan pergi tapi akan mengantar mely dan pian ke Paris. untuk berbulan madu.


ya mereka sudah menikah, baru 2 hari mereka menikah. Karena pian yang ngebet katanya setelah lulus mely harus jadi istrinya dan ya sekarang ia sudah menjadi suami mely. jangan tanya pekerjaan mely. ia tidak bekerja. sofian tidak mengizinkam mely untuk bekerja.


sendiri, itulah yang dirasakan kinan. ia duduk dimeja dekat kaca seorang diri, menunggu adalah kebiasaan kinan. namun ia sedang menunggu teman temannya. termasuk mely dan sofian.


topeng bahagia serta senyuman ramah ia copot berganti dengan sosok kinan yang sedang memikirkan sesuatu. gelisah, sedih. itulah perasaan kinan saat ini.


ceklek! pintu cafe terbuka menampakan dua orang berpakaian jas putih. berprofesi sebagai perantara orang yang menyembuhkan. Dokter itulah mereka


Feby dan Damar!


Siapa kira seorang damar, sekarang menjadi dokter.


kinan menoleh,olif melambaikan tangan dan berjalan kearah kinan. senyum menawan yang kinan gunakan.


"Halo kinan" ucap feby dengan pelukan. dilanjut damar yang ingin memeluk kinan lalu telinga damar dijewer keras oleh feby membuat kinan terkekeh "Gak usah pake peluk peluk. peluk aku aja sini" kekeh feby. damar yang tadinya ngrengek sakit sekarang matanya melebar dan merentangkan tangan.


"Aku bawa jarum suntik lo. mau aku suntik sayang?" ledek feby.


"Katanya tadi suruh peluk kamu." damar mengerutkan bibirnya lalu terkekeh. mereka duduk.


"yang lainnya jadi kesini?" tanya damar.


"Gak tau liat aja nanti. Mereka ada waktu atau gak" balas kinan dengan senyum paksanya.


ceklek pintu terbuka nampak sosok pria dengan seragam khas pilot dan pramugarinya.


Pita dan Faiz!


tak heran mereka kesini, toh ini masih diarea bandara. mungkin sedang jam istirahat.


"Hai, gue kangen banget sama kalian" seru pita akhirnya memeluk kinan dan akhirnya feby. mereka duduk kembali.


"Akhirnya bisa ketemu kalian juga" sambung pita. Memang dari mereka wisuda,mereka jarang sekali bertemu karena pekerjaan masing masing.


Pintu terbuka, mereka menoleh ya! orang yang sedari tadi mereka tunggu tunggu!


sofian dan mely!


"Yeee akhirnya datang lo berdua" seru damar memeluk sofian. begitu juga faiz.


"Sorry sorry macet tadi" sofian duduk diikuti Mereka.


"Pengantin baru eak" goda feby


"Mau ke paris acara apaan dah tu?" lanjut damar.


"Bikin dedek emes kayaknya" sambung faiz. mereka terkekeh. mely hanya menahan tawanya.


"Mau berapa ronde dah yan!" goda faiz.


"udah! kasian bini gue. liat tuh pipi nya udah kaya kepiting rebus aja" sofian menjawel pipi mely membuat mely mencibir.

__ADS_1


"huss udah sih! kasian gue. kalian mah enak ada pasangan. kerja ada yang nemenin. nah gue?" cibir kinan.


"Nah olif sama juna mana nih" tanya faiz membuat semuanya mengedikkan bahu.


"Ini dia yang ditunggu tunggu udah dateng!" seru faiz berdiri melihat olif dan juna berjalan menuju meja mereka.


"Hai bro!" sapa juna lalu memeluk damar dan faiz.


"dari mana lo lama amat!" gerutu damar.


"Biasa lah. lo tau kan jakarta" balasnya lalu duduk.


"kok datengnya gak barengan sama feby, lif?" tanya kinan.


"Gak. tadi gue ada pasien dadakan. juna juga gue suruh tungguin gue. biar sekalian bareng" jelasnya.


mereka sama sama dokter.


"udah pada pesen makanan belom?" tanya sofian.


"Belom. lo yang bayar. sip!" siapa lagi kalau bukan damar.


"ealah! udah bisa kerja ngasilin duit sendiri. masih aja minta traktiran" cibir sofian


"Kita denger" seru mereka kompak.


Mereka menikmati hidangan, sesekali faiz sudah ditelvon dan kembali kebandara. karena sebentar lagi jadwal penerbangannya.


"gue cabut dulu. bentar lagi gue terbang" ucap faiz berdiri sambil menggandeng pita.


"apa pita juga ikut?" goda kinan.


"Jadwal penerbangan lo jam berapa mel?" tanya Feby.


"Sebentar lagi. yaudah ayo kebandara." ajak mely. mereka keluar dan berjalan ke bandara.


sesekali menjadi tontonan. karena kinan berjalan dengan 4 dokter dan 2 pasangan.


**** keliatan jomblo. batin kinan.


"Dimohon semua penumpang naik." instruksinya. mely dan sofian pamit, mereka melambaikan tangan kearah damar feby olif juna dan kinan.


Kinan. melihat ini menjadi rindu sosok almer. orang yang selama ini ia rindukan. Bagaimana kabarnya? apakah dia baik baik saja? begitulah batin kinan. pesawat mely sudah melepas landas.


"Kinan. mmm kita balik kerumah sakit ya." ucap feby. Kinan mengangguk.


"mau sekalian bareng?" tawar olif.


"gak, kalian duluan gih" tolak kinan. mereka pulang. hanya kinan.


kapan? kapan waktu itu tiba. waktu dimana aku dan kamu bersatu kembali. menciptakan cerita kita kembali tanpa terhalang oleh jauh nya jarak.


perasaan ku masih tetap sama.


hanya satu kegiatanku selama ini.


menunggu...

__ADS_1


menunggu... dan


menunggu sama seperti sekarang.


Kinan memasukan ponselnya kesaku dan mulai berjalan memasang senyum fakenya


namun.


bruk! seseorang menabrak kinan hingga kinan terjatuh.


"Sorry!" ucapnya. kinan betul betul kenal suara itu. suara yang amat ia ingin dengar kinan mendongkak dan ya!


Almer!


"Al?" guman kinan dengan mata yang sudah berair. Almer menampakkan senyum indahnya dan membantu kinan berdiri. dan langsung memeluk erat kinan begitupun kinan.


keduanya terlarut dalam kerinduan


"i miss you" bisik almer sambil mencium puncak rambut kinan.


"I miss you too" balas kinan lalu menenggelamkan kepalanya didada almer.


.


.


.


.


mereka? kinan almer feby olif pita mely damar juna dan faiz. sudah berada di resepsi acara pernikahan kinan. malam ini.


Sudah beberapa hari bahkan minggu lalu kinan dan almer bertunangan. semenjak pertemuan dibandara. almer sudah tidak ke prancis lagi. melainkan meneruskan perusahaan ayahnya dan menetap disini. bekerja sebagai CEO di salah satu perusahaan ayahnya.


Dan disini,dipantai bali. acara resepsi mereka.


sorak senang para hadirin sekalian. mulai dari keluarga sahabat dan teman kantor mereka.


"Acara dimulai!"


dor.. dor.. dor..


petasan serta kembang api sudah mereka nyalahkan. memeriahkan suasana.


kinan dan almer senang. diacara pentingnya. keluarga serta sahabat bisa menghadirinya.


Terima kasih tuhan. selama ini kita sudah melalui masa masa manis serta pahit nya sebuah hubungan. namun malam ini! detik ini! aku, kinanty audrelia mendapat hasil yaitu menjadi seorang istri dari seorang Almer Adity. kekasih sekaligus cinta pertama ku.


Batin kinan,


--------


Yeay! tamat. jangan bosen yaaa


maaf kalo endingnya masih krik krik gitu.


makasih banyak atas dukungan kalian, semoga bisa buat cerita yang lebih baik lagi. dan yang pastinya jangan pernah bosen yaaa

__ADS_1


dadaaah


@sevidnz


__ADS_2