
part ini khusus teman temen kinan sama almer yaa :)
Lega rasanya setelah mereka bergulat dengan ujian.
Ya ujian telah selesai. Hanya saja menunggu hasil kelulusan.
mereka sudah berada di kantin. menikmati masa masa indah yang bahkan akan mereka rindukan.
"Huufft pusing gue" damar mengeluarkan nafasnya gusar.
"Ke rooftop yuk" ajak Faiz.
"Gak ah panas" tolak Juna.
"Gue gak ngajak lo, gue ngajak Pita." faiz berdiri lalu meraih tangan pita. Pita menatap kinan, kinan tau maksud tatapan pita. Ia masih takut untuk maju. padahal kinan setuju saja kalau pita sama faiz.
"Udah sono" usir kinan terkekeh
Faiz dan Pita meninggalkan kantin.
Pita faiz pov
Mereka sudah berada di rooftop.
Duduk menikmati angin.
"Pita?" panggil faiz menatap pita. Pita menoleh.
"Lo udah punya pacar?" tanya faiz tiba tiba
"Huh? pacar?"
"Aku gak pacaran" lanjutnya.
"Serius?" tanya faiz. pita mengangguk.
"Kenapa?" tanya faiz lagi
"Gak papa si"
"Oooh" pita mengangguk anggukan kepala.
"Mau lanjut dimana?" tanya pita membuat faiz berdebar. padahal cuman bertanya, bukan nembak loh
"Eh anu... gak tau" balasnya
"Kok gak tau sih. Kenapa?belum ada rencana?" faiz mengangguk.
"Mmm. di universitas *sensor* aja jurusannya ada macam macam, blablablabla... " faiz tidak mendengar ocehan pita. faiz malah melihat setiap inci wajah pita. mulai dari mata hidung dan bibir.
"Gitu..." lerainya
Merasa faiz menatapnya serius. pita memanggil faiz "Faiz? kenapa?" tanya pita.
"Iya gue suka sama lo" balas faiz tiba tiba.
"Huh?" pita setengah percaya dan tidak.
"Gue suka sama lo" ulangnya.
"Ta-tapi.... "
"gue hitung 1 sampai 3,Gue cuman butuh jawaban spontan"
"Tapi---"
1...
"Izz....."
2....
"Ih!"
3...
"IYA!"
Faiz terkekeh dengan jawaban pita.
"Iya apa?" goda faiz.
"Iya itu." balasnya sambil menundukan kepalanya.
"Apa?" godanya lagi
"Jangan buat gue---"
"Aku" potong Faiz.
"Mmm.. jangan buat Aa-aku sewot" lanjut pita menutup pipinya dengan kedua tangan. Faiz makin terkekeh dan memegang tangan pita yang masih di pipinya "Kamu tambah cantik kalo lagi blushing gitu" ucap faiz
"Kamu lagi ngegombal atau gimana?" tanya pita memberanikan diri menatap faiz.
"Mm.. maunya gimana?"
please. muka dikondisikan bang. ganteng banget *****
Batin Pita.
"Ihh udah ah. Ayo pulang." mereka turun. faiz menggandeng tangan pita dengan lembut.
__ADS_1
Faiz sudah melepas seragam putihnya,dan hanya tersisa kaos putih polos.
"kita jalan jalan dulu" ajak faiz.
"Aku masih pake seragam" tolak pita
"Udah ayo" faiz menarik pita lalu masuk kedalam mobil.
Mereka berhenti di Mall terlebih dulu, Faiz sudah dikamar mandi dan mengganti celana SMA dengan celana jeans hitam sobek dibagian lutut.
begitu pula pita, Baju strip putih hitam, dengan celana jeans Hitam.
mereka masuk kembali. Sesekali mereka berfoto, dan di post di akun instagram milik Faiz

1.234 likes
Faizalfarz_ My angel❤
Lihat semua 266 komentar
Damar_tara Ah ngebet dah ni
Faizalfarz_ Diem lo kutu!@Damar_tara
Damar_tara @FebyQueen kalah cepat kita beb😸
Rara_Pr poteq hati dedek bwang :(
FebyQueen ngapain gue dibawa bawa si @Damar_tara
Kinantyaulia Aduuh so sweet❤
Wajunatino Yang udah jadian mah beda
Hijab.com menutup aurat itu penting. diobral mbak jilbabnya
Melyana_ @faizalfarz jan lupa pajak jadiannya
egathaolif_ Aduuh si @pitamhndra udah gak jomblo lagi. bwang @Faizalfarz jan lupa pajak nyaa
Almeradity_ gas pol bro
Faiz menutup ponsel nya,sesekali ia tertawa dengan komentar teman temannya.
Mereka melajukan mobilnya dan menikmati fun time nya
.
.
.
.
Setelah dari kantin feby berjalan dengan santai. sesekali ia melirik jam nya. sudah hampir malam.
"FEBY!" feby bersentak langsung menoleh.
Damar!
"Lo!" feby memukul lengan damar berkali kali "Ampun feb ampun. gue khilaf" Damar memegang kedua tangan feby
"Gue kaget anjing!"
"Yee biasa aja dong. gak usah ngegas" balas damar.
"Gue ngegas gara gara lo ****!"emosi feby. tangannya masih dipegang oleh damar. Feby menatap lama damar. begitu pun damar.
"Coba deh lo kalem dikit sama gue. pasti lo nambah cantik"
feby pastikan,pipinya merah saat ini.
"Serah lo!" balas feby lalu menghempaskan tangannya kasar.
"Kapan gue bisa taklukin cewek galak kaya lo feb" damar terkekeh lalu mengikuti feby.
.
.
.
.
Olif juna pov
"Juna!" bentak olif.
"Iya sayang" balas juna.
"stop liatin gue!"
"Kenapa? gue suka liatin lo" goda juna membuat pipi olif memerah.
Olif bangkit dan membayar makanannya.
"Mau kemana?" tanya juna ikut berdiri.
"Gak usah kepo!" balas olif.
__ADS_1
"Kepo itu peduli"
"Serah lo jun serah!" olif melangkah meninggalkan juna.
Juna masih mengikuti olif sampai keluar gerbang.
"Sendirian aja neng" olif kaget kapan ada om om disini? Olif berjalan cepat. menghindari om om kurang belaian itu. namun kalah cepat. Tangannya sudah dipegang olehnya "Lepas!" bentak Olif
"Galak banget si neng"
"Gue bilang lepas ya lepas!" olif meninggikan suaranya.
"LEPASIN DIA!" teriak nya. Olif menoleh
Juna! datang dengan seragam yang sudah keluar tanpa dasi.
Juna berjalan santai menghampiri olif.
"Mau jadi pahlawan kesiangan lo!" geramnya.
"Jangan banyak bacok lo!" juna mulai mengarahkan tinjuannya kerahang salah satu orang itu lalu terjatuh.
"Adaww" juna memekik kesakitan saat tangannya berciuman dengan rahang orang itu sambil mengibas ngibaskan.
"Gitu aja sakit" sindir olif.
Juna menatap olif dengan tatapan serius. "Makanya ayo pulang sama gu---"
"Juna awas!" potong olif lalu mendorong juna.
Bugh! Olif menonjok orang yang hendak memukul juna.
juna melongo dengan aksi olif.
"Lo jago juga ya" puji juna.
"gue mantan taekwondo" bangga olif.
"Yaudah ayo kita beresin bareng bareng" juna dan olif menatap satu persatu orang didepannya.
"ASTAGA!" ucap mereka berdua
"sejak kapan jadi banyak gini? perasaan tadi cuman 5 orang" gerutu juna. menelan salivahnya. begitu juga olif.
"hitungan ke 5 kita lari"
"Hah?" olif belum mengerti.
1
2
3
4
"Apaan!"
5!
"Lari olif!" juna menarik paksa tangan olif. mereka berlari diikuti hampir 10 orang yang mengejarnya.
"Gue gak kuat lari jun!" olif menarik nafasnya panjang. Juna jongkok didepan olif lalu dengan cepat juna menggendong olif dan berlari sebisa mungkin. lalu berbelok kearah gudang kosong.
nafas mereka terengah engah.
Juna masih belum menurunkan Olif. pipi mereka Hampir bertemu. Olif dapat mendengar deru nafas juna. begitu pula juna.
"Syukurlah" lega olif. Juna mendengar itu langsung menoleh.
Boom!
pipi mereka bertemu. pandanganpun tak larut.
sama sama memandang. Hingga salah satu memutuskan kontak.
Juna menurunkan olif
"Lo berat" ledek juna
"Hah?" olif tak terima.
satu hal yang paling cewek tidak sukai. jangan pernah kamu! kaum cowok menyebut cewek itu berat! gemuk! dll. karena itu kalimat sensitif baginya.
"gak! udah ayo pulang. kayaknya udah gak ada." juna mencoba melihat kanan kiri. aman. mereka kembali kesekolah. mengambil tas dan motor juna. Dan akhirnya juna mengantarkan olif pulang.
------
Mana pendukung Mereka?
Kinan ❤almer??
Faiz❤pita???
Juna❤ olif??
Damar ❤Feby???
Mely ❤pian
hhhu see you. Siap ending kan?
__ADS_1
happy Reading