Kisah Asmara Mahesa

Kisah Asmara Mahesa
RAHASIA YANG DI TEMUKAN VINO


__ADS_3

Tepat di depan ruangan pasien yang ingin di temui Aqila, Aqila dan Vino ingin langsung masuk ke dalam ruangan.


Namun di cegah oleh perawat, "Maaf, Apakah adik yang bernama Aqila?" Tanya Seorang perawat, Aqila mengangguk pertanda iya.


Rumah sakit Kejiwaan ini keamanannya sangat lah ketat, apalagi ruangan VIP yang akan Aqila masuki, karena pasien di dalam bukan lah pasien-pasien dari keluarga biasa, melainnkan keluarga yang cukup teratas.


Vino menoleh ke sekelilingnya, dan dia mebaca setiap nama-nama yang tertera di setiap ruangan, Vino kaget saat dia menemukan tanda di ruangan itu.


Ruangan VIP?


Di rumah sakit Kejiwaan ini ada ruangan VIP, siapa yang ingin di temui Aqila, ini ruangan yang berbeda dari yang lain.


"Iya mbak, Aku Aqila dan ini teman saya Vino." Ucap Aku salmbil memperkenalkan Vino kepada seorang perawat.


Vino tersenyum lalu membalas jabatan tangan seorang perawat. "Salam kenal dek Vino?" Sapa perawat.


"Hmm.. iya mbak" jawab Vino.


"Apa saya sudah boleh masuk ke dalam?" Tanya Aku lagi, karena perawat tidak mengajak kami masuk, dia malah mengajak kami ngobrol bersama.


"Iya iya dek boleh," jawab Perawat.


"Tapi," belum lagi ucapan Perawat sampai Vino malah memotong nya terlebih dahulu.


"Tapi apa mbak?" Tanya Vino penasaran.


"Kami tidak punya banyak waktu di sini." Cletus Vino yang mulai sedikit agak kesal.


Aku berusaha menenangkan Vino, biar tidak emosi terlalu dalam. Karna aku tau Vino tipe orang yang tidak suka di halangi.


"Iya saya tau dek." Jawab perawat.


"Tapi kalian tidak bisa masuk berdua, peraturan di sini hanya boleh satu orang." Lanjut nya lagi.


Peraturan macam apa ini, Kalau begitu kenapa ini perawat tidak dari tadi mengizinkan Aqila masuk.


Aku menoleh ke arah Vino, memintak pendapat dia, aku masuk sendirian atau kita kembali pulang.


Vino mengerti tatapan Aqila, "Hmm.. Iya kamu masuk aku menunggu di luar." guman Vino pelan, walaupun berat tapi Vino tidak bisa menentang Perawat.


"Tapi apa suster di dalam bisa menjaga teman saja?" Tanya Vino kepada perawat yang masih berdiri di depan pintu.

__ADS_1


"Vino." Ucapa Aku berusaha untuk menyakinkan Vino agar tidak terlalu menghawatirkan diri ku.


Perawat malah tersenyum, "Adik tenang saja, teman nya pasti aman kok." Jawab Perawat dia juga ikut meyakinkan Vino.


"Baik lah." Ucap Vino singkat.


Sebelum Aku masuk ke dalam, Aku memintak izin kepada Vino terlebih dahulu, setelah di izinkan baru lah aku masuk di atar oleh perawat yang ada di depan tadi.


Setelah Aqila masuk ke dalam, Vino teringat akan Raka, saat dia melihat Raka ada di gang sebelum mereka memasuki gang yang sekarang.


Raka? Iya Raka, aku harus mencari tau apa yang sedang dia lakukan di sini. Aku harus mengikuti nya dia pasti belum jauh.


Kalau aku berperasangka dia ngikuti Aqila tidak mungkin karena dia lebih dahulu di sini dari pada kami.


Vino terus berjalan di lorong-lorong rumah sakit mencari ke beradaan Raka. Dan pada akhirnya Vino menemukan satu ruangan.


Yaitu Ruangan Dokter Spesialis Kejiwaan atau pisikologi, Vino melihat ke dalam ruangan dari luar jendela.


Haa!! Raka, sedang apa dia di dalam sana, Aku harus mendengarkan pembicaraan mereka, apa yang sedang mereka bicarakan.


"Ada perlu apa tuan muda datang ke sini?" Tanya Dokter, setelah dia mempersiapkan Raka untuk duduk.


"Aku kesini menanyakan keadaan mama ku dok." Jawab Raka dengan polos.


Dari arah luar Vino malah di kejutkan oleh apa yang telah di lihat dan yang sudah dia dengarkan.


Ha! Mamaa... Jadi Raka ke sini karena mama nya di rawat di rumah sakit ini, Siapa Raka sebenarnya kenapa dia begitu misterius. Di tambah lagi ke datangan dia ke sekolah.


Vino menjauhi ruangan dokter agar tidak ketahuan sama suster yang berlalu lalang di depan ruang dokter.


Agar tidak merasa di curigai Vino pura-pura menanyakan di mana telak toilet rumah sakit, dan suster pun memberi tahu nya.


Vino terus berjalan mengikuti lorong-lorong rumah sakit. Tepat di ruangan kosong di lantai atas Vino melihat seorang pria dan beberapa pria berotot.


Vino berjalan pelan-pelan karena dia merasa mereka bukanlah orang baik, namun langkah Vino terhenti ketika salah satu pria berotot menyebut nama Aqila.


Aqila? Kenapa mereka menyebut nama Aqila, apa mungkin mereka orang yang ingin mencelakakan Aqila selama ini atau sebaliknya.


Aku harus mendengarkan pembicaraan mereka terlebih dahulu agar aku tidak salah tanggap, lagian sekarang Aqila masih aman di dalam sana.


"Apa maksud kalian?" Tanya Pria yang perpakaian formal itu, bisa di bilang dia adalah Bost dari mereka.

__ADS_1


"Anak itu ada di sini bost." jawab salah satu pria berotot.


"Maksud kalian Putriku ada di sini?" Tanya nya lagi, mereka menganggu pertanda iya.


"Tadi Non Aqila kesini bersama seorang anak laki-laki tuan."


"Sekarang Nona Aqila sedang menemui Nyonya besar." Menjelaskan apa yang telah mereka lihat.


"Nyonya Besar?" Ucap Max kaget, ya Pria berpakaian formal itu adalah Maxsin.


Anak gadis kecil dan imut yang di sebut dokter adalah Aqila, ya Aqila Putri Mahesa.


Jadi apa yang di bilang dokter itu adalah benar, Istriku sudah bertemu dengan putriku, dan yang melindungi Istriku dalam bahaya juga anak ku.


Pantas saja Istriku sembuh begitu cepat, kalau yang menemani dia satu bulan ini adalah putri yang dia rindukan selama ini.


Max melamun sejenak, dia masih belum percaya dengan apa yang dia dengar saat ini. Lamunan Max terhenti ketika phonsel nya berdering.


"Dokter." Guman Max pelan setelah melihat nama panggilan yang masuk.


Dengan cepat Max mengangkat telpon itu, "Iya Dok, Apa istriku histeris lagi?" Tanya Max khawatir.


"Tenang dulu Tuan, Istri anda baik-baik saja, saya hanya ingin memberi tahu kalau anak gadis itu sekarang ada di sini." Dokter menjelaskan pelan-pelan agar Max tidak terlalu khawatir.


.


.


.


.


.


.


.


.


PERMINTAAN MAAF AUTHOR.

__ADS_1


SEBELUMNYA MEYI MENGGUCAPKAN RIBUAN TERIMAKASIH KASIH LAGI UNTUK SEMUA PEMBACA YANG MASIH SETIA MENUNGGU UP CERITA MEYI, MAAF MEMBUAT LAMA MENUNGGU🤧TERIMAKASIH BUAT DUKUNGAN DAN SPOR YANG TELAH DI BERIKAN. HAPPY READING RAIDER, SELAMA BERPUASA BAGI YANG MENUNAIKAN IBADAH PUASA🤗😗


__ADS_2