
Cantik dan tampan, itulah mereka. Tamu undangan tidak sedikit yang memuji mereka.
"Mereka pasangan yang cocok"
"Yang satu tampan dan yang satu cantik"
"Benar benar serasi ketampanan dan kecantikan mereka."
Banyak sekali pujian pujian dari tamu undangan. Dan ada juga yg sesekali iri melihat mereka.
Di sisi lain, Lala tengah duduk sendiri
Dia ga tau mau apa di situ. Rasa nya ikut bahagia melihat sahabat nya namun dia juga bosan di situ sendirian
'Membosan kan sekali sendiri di sini. apa aku memang sudah harus mencari pasangan ya. Tapi siapa yang mau sama aku. Eh tapi gak mungkin ga ada yang mau sama aku kan. Cantik sudah jelas, pintar juga iya. Kurang apa coba, masa sampe sekarang masih jomblo aja.' Ucap Lala dalam hati.
Karena Lala merasa haus, jadi dia ingin mengambil minum, saat ingin berdiri ton tiba ia menabrak seseorang. Dan ternyata orang tersebut yang tak lain adalah Aldo.
"eh, Maaf mbak." Ucap Aldo.
__ADS_1
Tetapi Lala hanya diam saja, dia hanya melamun melihat siapa yang ia tabrak. Lagi dan lagi pertemuan mereka di awali dengan bertabrakan.
"Mbak, Hallo." Ucap Aldo sambil melambai kan tangan nya ke depan muka Lala.
"Ah, Eh iya. Maaf." Ucap Lala tersadar dari lamunan nya.
"Kamu, seperti nya aku pernah lihat kamu. Tapi di mana ya." Ucap Aldo
"Ya, aku juga seperti nya pernah melihat kamu. Kalau tidak salah di parkiran restoran." Jawab Lala.
"Oh, Iya. Kamu ada di sini? Saudara nya Khaira?" Tanya Aldo.
"Bukan, aku sahabat nya Khaira. Orang terdekat nya Khaira." Ucap Lala
"Kalau boleh tau siapa nama kamu.?" Ucap Aldo
"Eh iya. Sampai lupa. Aku Kayla, Biasa di panggil Lala." Jawab Lala sambil mengulur kan tangan nya.
"Aku Aldo." Ucap Aldo sambil menerima uluran tangan dari Lala.
"Kamu tadi mau kemana?" Tanya Aldo.
__ADS_1
"Aku hanya ingin mengambil minum" Jawab Lala
"Ya sudah kamu duduk saja, biar aku saja yang mengambil kan minum untuk mu." Ucap Aldo
"Baiklah." Ucap Lala menuruti perkataan Aldo.
Setelah mengambil kan minum untuk Lala, Aldo ikut duduk di samping lala. Mereka banyak berbincang hingga kadang sesekali tertawa bersama. Tak lupa mereka saling bertukar nomor telepon.
Di sisi lain Khaira dan Michael masih sibuk dengan acara mereka, mulai dari foto, menyalami tamu yang datang, acara potong kue. Dan kini saat nya mereka acara lempar bunga. Semua yang tertarik ikut sudah siap berada di depan pelaminan, termasuk Lala dan Aldo. Khaira dan Michael sudah siap untuk melempar bunga nya dan yang lain sudah siap untuk mengambil bunga nya. Dengan hitungan satu,,, duaa,,, tii,, gaaaa. Bunga sudah terlempar kan.
Dengan sigap Lala menerima bunga tersebut, dan ternyata Lala yang mendapat kan nya. Yang bikin terkejut nya lagi dia menangkap bersmaa dengan Aldo. Yang lain nya hanya bertepuk tangan.
Skip,
Acara demi acara telah selesai, kini Khaira dan Michael telah berada di kamar Khaira. Khaira duduk di tepi ranjang dan Michael duduk di sofa yang ada di kamar Khaira.
"Aku mau kita tinggal di rumah kita sendiri." Ucap Michael tiba tiba
"Emang nya kamu sudah siapin rumah?." Tanya Khaira.
"Masalah itu, semua sudah aku atur. Meski bukan rumah baru, Tapi masih bisa lah kita tempati." Ucap Michael.
__ADS_1
"Itu adalah rumah lama aku, menurut aku di sana ada banyak kenangan ku dan keluarga ku di sana. Jadi sebulan sebelum kita menikah aku sudah minta Papa untuk merenovasi rumah tersebut." Jelas Michael. Khaira hanya menjawab "Hmmm".