Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan

Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan
Rencana Pindah Rumah


__ADS_3

Setelah itu mereka memulai sarapan nya. Di saat makan tidak ada yang berbicara hanya ada suara dentingan sendok dan garpu saja.


Setelah selesai sarapan mereka pergi ke ruang Keluarga. Kecuali Papa Adi karena dia harus ke kantor Karena ada meeting penting.


Di ruang keluarga


Mama Rika, Khaira dan Michael tengah asik menonton TV. Ntah apa yang mereka tonton hanya mereka yang tahu.


"Ma, Sebenarnya ada yang mau kami bicara kan." Ucap Michael membuka suara.


"Ada apa nak, kenapa kelihatan nya serius." Tanya Mama Rika.


"Jadi gini, Ma. Kami berencana untuk pindah rumah Sore ini." Ucap Michael


"Kenapa cepat sekali." Tanya Mama Rika


"Kami ingin belajar mandiri Ma. Kami juga kan belum lama saling kenal, jadi ingin lebih menyesuai kan antara satu sama lain." Jawab Michael


"Kalian ga berniat bulan madu dulu. Nanti setelah pulang dari bulan madu baru lah kalian pindah" Ucap Mama Rika


"Bulan madu nya kita undur dulu aja ma. Soalnya dua hari lagi Michael harus Uda masuk kerja soal nya ada beberapa meeting juga yang Uda ke tunda." Jawab Michael


"Iya ma, Khaira juga kan sedang ada kuliah S2 Khaira yang sudah mulai masuk Ma. Biar pun hanya 2 hari selama seminggu tapi tetap saja kan kerjaan di rumah sakit tidak dapat di tinggal, Ma." ucap Khaira.

__ADS_1


"Baiklah, tapi kalian pindah nya nanti tunggu Papa pulang ya. Nanti siang mama telpon papa untuk makan siang di rumah saja. Biar sekalian kalian izin ke Papa." Kata Mama Rika.


"Iya Ma." Ucap Michael dan Khaira barengan.


Setelah beberapa lama mereka duduk di ruang keluarga, Michael dan Khaira pamit ke kamar untuk menyiapkan keperluan yang akan di bawah pindah nanti nya.


"Ma, Kita ke kamar dulu ya. Mau nyiapin semua yang harus di bawa." Ucap Michael.


"Oh iya nak. Jangan lupa turun ya untuk makan siang nanti." Kata Mama Rika


"Iya Ma." Ucap Michael dan Khaira barengan lagi.


"Cieee, barengan Mulu dari tadi." Goda Mama Rika sambil cengengesan. Sedangkan Michael dan Khaira hanya pura pura tersenyum malu.


"Ihh, Mama. Jangan goda kita terus Napa." Ucap Khaira


"Ya Uda kita pergi ya Ma." Ucap Khaira lalu pergi ke kamar sambil menggandeng tangan suami nya.


Skip.


Sesampainya di kamar Khaira mencari koper nya, Dan dia tanpa sadar masih menggandeng tangan suaminya.


"Ehemm. Khaira." Ucap Michael sambil pura pura batuk

__ADS_1


"Ada apa. Aku masih mencari koper ku." Ucap Khaira


"Bukan masalah itu." Ucap Michael


"Jadi masalah apa, Michael. Kamu ga liat ya aku lagi sibuk nyari koper aku." Ucap Khaira kesal dan tidak sadar apa yang di maksud oleh suami nya.


"Bukan itu. Ini kamu masih betah ya pegang tangan aku. Nyaman ya." Ucap Michael sambil meledek. Dan akhirnya Khaira malu sendiri.


Akhirnya Khaira langsung melepaskan genggaman tangan nya dan tangan Michael. Dia langsung pura pura kembali sibuk mencari koper nya. Dan dia melihat ternyata dia meletakkan koper nya di atas lemari.


Khaira berniat untuk mengambil nya. Namun karen koper nya terlalu tinggi jadi dia tidak sampai. Karena memang Khaira memiliki tinggi yang tidak terlalu, Hanya rata rata tinggi wanita pada umum nya.


"Butuh bantuan tidak?." Tanya Michael.


Namun karena Khaira masih malu dengan kejadian tadi jadi dia berpura pura bisa saja.


"Tidak perlu." ucap Khaira.


Setelah itu Khaira mengambil kursi yang ada di kamar nya. yang biasa ia gunakan untuk belajar.


Khaira masih berusaha untuk mengambil koper yang ada di atas lemari. Namun karena kurang keseimbangan akhirnya Khaira terjatuh.


...BERSAMBUNG............

__ADS_1


Jangan lupa dukungan nya yaaaa...


Biar tambah semangat ngetik nya😘🥰


__ADS_2