
Kini Khaira dan Lala sedang berada di sebuah restauran di mall, mereka berbincang sambil menunggu pesanan mereka. Mereka benar bentar bahagia hari ini, seperti pet yang baru keluar kandang. Kelihatan dari wajah mereka yang sejak tadi senyumnya tidak luntur.
"huft, hari ini capek banget, sepertinya sampai rumah aku akan langsung tidur." Ucap Lala.
"Iya bener." Jawab Khaira yang ikut menghela nafas.
"Emm, Ra."
"Kenapa." Tanya Khaira.
"Kamu kenal Aldo."
"Aldo yang mana." Ujar Khaira
"Ituloh, yang waktu pernikahan kamu itu datang." Ucap Lala
"Maksud kamu Aldo asisten nya Michael." Tanya Khaira.
"Iya, Kamu kenal kan."
"Kenal, kenapa. Kamu suka ya sama dia." Ucap Khaira sedikit menggoda Lala.
"Emm, ga tau sih. Hatiku yang gk bisa aku bohongi, Ra." Jawab Lala.
"Ya Uda kenapa kamu ga nanya tentang dia ke Michael, dia kan kakak sepupu kamu." Ucap Khaira.
"Aku malu."
"Ya Uda nih kontak Aldo. Sepertinya aku punya. Bentar ya aku liat." Jawab Khaira. Setelah memeriksa hp nya, dan menemukan kontak nomor Aldo, Khaira langsung memberikan nya ke Lala.
"Makasih bangettt."
"Kamu beneran suka sama dia?."
"Iya, Ra. Dia belum punya pacar kan?." Tanya Lala.
"Ga tau sih, sejauh ini sih belum pernah liat dia bawa pacar. Dan ga pernah dengar dia pacaran juga." Jawab Khaira seadanya.
"Oke deh sekali lagi makasih ya. Eh, Ra. Btw Yang kamu bilang itu benar bahwa selama ini Michael adalah Chael. Teman masa kecil kamu." Tanya Lala.
"Iya, aku awalnya juga ga percaya. Tapi setelah Mama Nita menjelaskan nya aku jadi percaya semuanya." ujar Khaira
"Aku juga ga tau Kalo Michael adalah Chael. Sekarang Lia sudah menemukan Chael nya. Tapi sampai sekarang Chael belum mengingat Lia nya." Ujar Lala
"Do'a in ya semoga dia bisa cepat mengingat semuanya." Ucap Khaira
"Iya, aku yakin kamu pasti bisa membuat dia mengingat kembali semuanya." Jawab Lala.
Setelah itu mereka diam, karena makanan yang mereka pesan sudah datang. Jadi mereka lebih memilih untuk menikmati nya lagi.
Namun siapa sangka, di belakang Khaira ada seorang wanita yang mendengar percakapan mereka. Ya dia adalah Selina, Selina Kamalia. Dia tengah tersenyum miring sekarang.
__ADS_1
"Aku pasti akan merebut kembali Michael dari wanita ****** itu." Ucap Selina dalam hati.
Selina jelas tahu siapa yang Lala dan Khaira bicarakan, karena secara tidak langsung Selina mengenal Lala sebagai sepupu Michael.
"Aku akan manfaat kan hal ini. Lihat saja Michael, kamu ga akan lepas lagi dari aku." Ucap Selina dalam hati dan dengan percaya diri yang tinggi. Sepertinya Selina tidak takut jatuh.
Selina diam, dia ingin terus mendengar kelanjutan cerita dari Lala dan Khaira. Sepertinya dia beneran niat merebut Michael.
"Ra, kamu niat membuat ingatan Michael kembali? Atau akan menjalani saja sesuai alurnya." Tanya Lala di sela makan mereka.
"Aku ga tau, untuk saat ini mengikuti alur dulu saja. Tapi di samping itu aku akan terus berusaha." Ucap Khaira.
"Emm iya, ini. Kamu lihat jepitan rambut ini. Ini pemberian Michael dulu saat ada teman lain yang sengaja merusak jepitan rambut kesayangan aku. Dan Michael memberikan ini." Ucap khaira.
Selina yang tertarik melihat mereka, dia akhirnya berjalan pelan sambil membawa jusnya. kemudian pura pura tersandung dan menumpahkan jus itu ke pakaian Khaira. Dan tanpa di sadari Khaira menjatuhkan Jepit rambut itu, yang diam diam di sambil oleh Selina.
"Eh, Upss. Eh maaf ga sengaja." Ucap Selina pura pura merasa bersalah.
"Ga pake mata banget sih." Kata Lala sedikit tidak terima. Karena dia tau pasti Selina sengaja, dia kenal Selina adalah wanita yang licik.
"Maaf. Eh, Lala. Ternyata kamu. Maaf ya, aku benaran ga sengaja kok sampe nyiram temen kamu." Ujar Selina Sok lembut.
"Alah, pasti Lo sengaja kan." Ujar Lala naik pitam.
"Eh kok nyolot sih." Ucap Selina.
"Uda ah, La. Dia juga Uda minta maaf. Mungkin memang pure kecelakaan." Mendengar Khaira mengatakan itu, Lala akhirnya diam, menahan kesalnya.
Kini Khaira dan Lala sudah keluar dari mall, mereka masih diam, Lala masih sedikit kesal. Sebenarnya emang Lala sudah tidak suka dengan Selina dari awal ketemu, karena Lala tahu alasan Selina pacaran dengan Michael, bahkan sampai alasan mereka putus.
"La, kamu kenapa sih." Tanya Khaira saat mereka sudah ada di dalam mobil. Ya mereka pergi menggunakan mobil Khaira, tapi yang menyetir Lala.
"Engga papa."
"Kamu kenal sama perempuan tadi. Sepertinya dia kenal kamu." Ucap Khaira
"Eh seperti nya aku juga pernah lihat dia, tapi dimana ya."
"Kamu pernah ketemu sama dia?." Tanya Lala.
"Iya, tapi ga tahu dimana, lupa. Bentar ya aku ingat dulu." Ujar Khaira. Lala masih diam menunggu lanjutan cerita sahabat nya.
"Ah iya, aku pernah ketemu dia itu di sebuah mall, aku lagi bareng sama Michael terus dia manggil Michael gitu. Tapi sama Michael di cuekin bahkan kehadiran nya seperti tidak di anggap." Jelas Khaira.
"Emang dia siapa sih. Kalian kenal dia?." Tanya Khaira
"Gue cerita, tapi kamu jangan sedih ya." Ucap Lala.
"Emang ada apa sih." Ujar Khaira penasaran.
"Sebenarnya dia itu mantannya Michael. Mereka putus beberapa hari sebelum pernikahan kalian. Mereka putus bukan karena pernikahan kalian kok, tapi karena Michael mendapati atau lebih tepatnya terciduk lah si Selinanjing itu lagi selingkuh dengan laki laki lain di hotel." Jelas Lala panjang lebar.
__ADS_1
"Kamu tahu dari mana." Tanya Khaira.
"Dari temannya dia, itu si Aldo, waktu di pernikahan kalian aku nanya ke dia tentang hubungan Michael dan Selina." Ucap Lala.
Mereka berdua akhirnya kembali terdiam sampai tanpa sadar sudah sampai di rumah Khaira.
"Ra, ini kunci mobil kamu, aku mau langsung pulang aja ya. Uda sore juga." Ujar Lala
"Oke deh, ini kamu mau pulang ke rumah?." Tanya Khaira.
"Engga deh kayaknya. Uda cape banget, ke apartemen aja deh kayanya." Jawab Lala.
"Oke, hati hati ya. See you." Ucap Khaira kemudian Lala langsung ke arah mobilnya dan melajukan mobilnya keluar dari perkarangan rumah Khaira dan Michael. Melihat mobil Lala yang sudah tidak kelihatan Khaira langsung masuk ke dalam rumah.
Oh iya, Lala memang punya apartemen sendiri ya, dia lebih sering di apartemen daripada pulang ke rumah. Karena kalau dari rumah dia ke klinik itu jauh, bisa sekitar kurang lebih 1 jam lebih.
Khaira membawa barang belanjaan nya masuk ke dalam rumah, Khaira mulai menaiki anak tangga setelah itu masuk ke dalam kamarnya dan Michael.
Jika kemarin kamar Michael terlihat lebar karena jarang ada barang atau benda di dalamnya. Sekarang berbeda, kali ini kamarnya tampak lebih hidup dengan berbagai barang dan juga furnitur tambaan. Khaira yang mendesain sendiri kamar itu, dan Michael memang membebaskan Khaira berbuat semaunya dengan kamarnya. Toh juga Khaira adalah istrinya, bukan kah hukumnya sudah begitu, kebahagiaan istri adalah kebahagiaan seisi rumah. Michael juga bahagia jika Khaira bahagia. Khaira benar benar alasan kebahagiaan seorang Michael Jordan Anandita.
"Huaaa, capek banget. Lebih baik aku mandi deh." Ucap Khaira setelah sampai di kamarnya
Tapi sebelum mandi Khaira mengirim pesan ke Michael. Dia memfoto dirinya sendiri dengan memperlihatkan bajunya yang kotor, Seperti selayak anak yang mengaduh ke ayah nya setelah di jahatin teman temannya.
...Mi Chael...
^^^sent foto^^^
Kamu kenapa?
Ada yang menyakiti mu?
Jawab lah Khaira
Kamu di mana
...23 panggilan tak terjawab...
...panggilan video tak terjawab...
Khaira
Jawab Khaira
^^^Tidak apa^^^
^^^Hanya ketumpahan jus^^^
Khaira terkekeh melihat layar hp nya. Michael beneran mencemaskan nya, padahal dia hanya meninggalkan handphone nya sebentar, tapi sudah puluhan panggilan tak terjawab.
Bersambung...........
__ADS_1