Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan

Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan
_-


__ADS_3

Khaira tengah berada di sebuah Cafe bersama dengan Lala. Saat ini mereka akan makan siang bersama. Sebelum makanan datang mereka sedikit berbincang.


"Gimana kerjaan Lo, ga terganggu kan sama kuliah Lo?." Tanya Lala.


"Terganggunya sih engga ya, hanya saja harus extra sabar dan pintar ngatur waktu aja sih." Jawab Khaira.


"Emang Lo beneran mau nerusin perusahaan bokap Lo?." Tanya Lala lagi


"Itu Uda kemauan gue, ya walau pun gue kelihatan serakah karena semua gue genggam, tapi itu Uda jadi kewajiban gue, mau gimana lagi, walaupun gue perempuan tapi gue anak satu satunya. Semua beban ada di bahu gue." Jawab Khaira panjang lebar. Dan tepat saat itu pesanan mereka datang.


Mereka memakan makanan mereka dengan hikmat. Tanpa ada nya suara sampai Lala kembali membuka suara.


"Eh, Ra. Lo ga ada niatan buat buka hati untuk suami Lo gitu.?" Tanya Lala tiba tiba dan membuat Khaira yang lagi asik menikmati makanannya jadi tersedak.


"Uhukk,,,, uhukkk.."


"Eh, minum dulu nih, Ra." Ucap Lala sambil menyerahkan minum untuk Khaira.


"Elo sih. Pertanyaannya aneh aneh aja." Ucap Khaira kesal.


"Ya kan gue cuma nanya aja, Ra. Kan siapa tahu selama beberapa bulan sudah tinggal bersama kalian saling ada rasa." Ucap Lala


"Apaan sih. Kami cuma saling menganggap teman."


"Emang mau sampai kapan kalian begini terus, Ra. Pernikahan kalian sakral, sah di mata hukum dan agama. Kalian dosa tau kalo begini terus, kalian bohongi orang tua dan diri kalian sendiri."


"Ya terus gue harus gimana. Gue ga ada rasa apapun sama suami gue."


"Nah tuh Lo ngakuin dia sebagai suami Lo. Berarti Lo Uda mulai buka hati Lo."

__ADS_1


"Ah tau ah." Kesal Khaira. lalu mereka melanjutkan makan mereka.


****


Michael menuruni anak tangga, dia merasa lapar dan menuju dapur, sampai nya ia di ruang makan Michael terkejut karena ada Aldo yang lagi makan dengan santainya di rumah dia.


"Enak ya?." Tanya Michael


"Hmmm, iya enak banget." jawab Aldo sambil tetap mengunyah makanannya. Aldo tidak menyadari jika itu adalah Michael. Setelah beberapa saat dia baru sadar dan langsung nyengir seperti tak bersalah. "Hehe, Enak Chel. Lo ga mau."


"Ini rumah gue, atas izin siapa Lo makan makanan gue dan malah gue yang di tawari seolah Lo adalah tuan rumah."


"Gue tadi laper, Chel. Belum sarapan dan Lo malah ninggalin gue gitu aja. Gue ke dapur dan Bi Tuti nawari gue makan. Ya Uda gue langsung makan, kan gratis." Ucap Aldo


"Ini semua ga ada yang gratis. Lo harus bayar." Ucap Michael tanpa ekspresi sama sekali.


"Gue ga bawa cash Chel."


Selesai makan Aldo tidak langsung pulang, ia dan Michael tengah menonton film bersama di rumah Michael.


"Eh Chel. Lo belum jawab pertanyaan gue yang tadi."


"Pertanyaan apaan." balas Michael acuh.


"Soal perasaan Lo ke Khaira."


"Gue ga tau, dah lah terserah Lo, gue mau istirahat." Ucap Michael. Ia bangkit dan meninggalkan Aldo begitu saja.


"Oyyy, Chel. Kebiasaan banget tuh anak. Setiap gue ngomong langsung di tinggal. Oyy Chel. Ga sopan banget Lo sama tamu." Ucap Aldo teriak.

__ADS_1


"Kalo tamunya kaya elo juga ga ada yang mau ngeladeni kali." Ucap Michael yang sudah sampai di anak tangga paling atas. Aldo yang sudah biasa dengan perkataan Michael hanya terkekeh geli saja dan setelahnya Aldo juga pergi dari rumah Michael.


****


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G


.


.


.

__ADS_1


Segini dulu yaaa... Ga tau deh masih ada yang mau baca atau nggak, karena memang se ga je ituuuuuu.


Boleh ga sih minta dukungannya...????😭🥺♥️♥️♥️


__ADS_2