Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan

Kisah Cinta Dokter Cantik Dan CEO Tampan
Ternyata ulah 2 Mama


__ADS_3

Tepat pukul 06.48 Michael terbangun karena mendengar handphone-nya berdering, Michael mengangkatnya dan ternyata panggilan dari Aldo.


"Ya."


"Maaf pak mengganggu, cuma mau mengingatkan nanti sore kita akan pergi ke Surabaya pak." Ucap Aldo di seberang sana.


"Ah iya saya lupa. Gini saja, Al. Kita undur saja jadi besok pagi saja." Ujar Michael


"Baik kalau begitu, Pak."


Setelah itu telepon mati.


Michael memperhatikan Khaira yang masih terlelap. Iya mengingat kegiatan mereka tadi malam. Sungguh mereka menyelesaikan tepat pukul 3 pagi. Itu pun karena Khaira sudah hampir pingsan karena kelelahan.


Michael tersenyum kemudian mengecup kening Khaira singkat, turun ke kedua mata Khaira, Pipi, dan yang terakhir mengecup bibir Khaira singkat.


Michael turun dari ranjang dan memunguti pakaian mereka yang berserak di lantai akibat ulah dia sendiri tadi malam yang asal mencampakkan semuanya begitu saja. Michael melihat ada noda merah di sprei putih nya kemudian ia tersenyum kembali. Kemudian ia menarik selimut dan menutupi tubuh Khaira sebatas bahu. Michael geleng-geleng kepala sambil tersenyum mengingat kejadian tadi malam.


Michael ke kamar mandi untuk membersihkan diri kemudian keluar dengan menggunakan pakaian santai. Michael keluar dari kamar dan berjalan menuruni tangga. Michael ke arah dapur melihat sekeliling tidak ada orang. Kenapa rumahnya mendadak sunyi, kemana Mama dan mertuanya Dan juga kemana Bi Tuti biasanya dia selalu ada di sekitar dapur.


Michael beralih melihat meja makan, hanya ada roti dan selai dengan beberapa rasa. Michael akhirnya memutuskan untuk membuat susu dan roti, Michael memilih selai rasa Coklat. Setelah selesai dengan kegiatannya Michael meletakkan semua hasil buatannya ke dalam nampan dan membawanya ke kamar.


Michael membuka pintu kamar dan melihat Khaira masih tidur, lantas Michael masuk dan menutup pintu kemudian meletakkan nampan berisi roti dan susu ke atas nakas samping tempat tidur mereka.


Michael langsung mengecup dahi Khaira sekilas kemudian berbisik di telinga Khaira.


"Sayang, bangun yuk Uda siang." Mendengar itu Khaira hanya menggeliat, akibat nya selimut nya jadi turun, Khaira masih belum sadar. Michael hanya terkekeh, Khaira mengernyit bingung kenapa suaminya menatapnya sambil terkekeh.


Akhirnya dengan mata yang masih enggan terbuka ini melihat ke arah dimana suaminya memandang. Khaira langsung refleks menarik selimut menutupi tubuhnya kembali. Pipinya langsung merona karena malu.


"Kenapa di tutup." Tanya Michael


"Malu." Jujur Khaira.


"Kenapa malu, Hmm. Bukankah aku sudah lihat semuanya." Jawab Michael. Dan benar saja, kejujuran Michael kali ini malah membuat Khaira semakin malu.


"Sudah sudah, ayo makan rotinya ini, setelah itu baru mandi." Ucap Michael.


"Tapi aku malu mas. Suapinn lah." Jawab Khaira manja, jangan lupakan senyum nya yang sambil menunjukkan deretan gigi nya itu.


"Ya sudah sini." Michael mengambil roti dan susu yang tadi ia bawa, sekarang Michael dengan telaten menyuapkan roti tersebut ke dalam mulut Khaira. Tentu Khaira akan menerimanya dengan senang hati. Setelah rotinya Habis Michael membantu Khaira untuk minum susunya.


"Sudah. Mau langsung mandi atau gimana." Tanya Michael.

__ADS_1


"Iya, Uda lengket semua rasanya." Jawab Khaira.


"Ya sudah sini aku bantu."


"Ett, tunggu, kamu balik badan." Ucap Khaira.


"Tapi untuk apa."


"Aku maluuuu." Jawab Khaira


"Malu kenapa, sayang. Bukannya sudah aku liat semua." Ucap Michael bingung.


"Iya tapi aku masih malu mas."


"Ya Uda deh." Akhirnya Michael menuruti Khaira.


"Aww shh."


"Kenapa." Ucap Michael khawatir.


"Sakittt." Jawab Khaira.


"Apanya yang sakit."


"Apa kamu lupa denga perbuatan mu tadi malam." Ketus Khaira.


Akhirnya Michael menggendong Khaira ala bridal style membawa Khaira menuju kamar mandi, setelah sampai di pintu kamar mandi Khaira memberontak meminta di turunkan. Akhirnya Michael hanya menuruti nya saja.


"Mau di mandiin juga. Ya Uda ayo." Ucap Michael menggoda.


Mendengar itu refleks Khaira langsung mendorong Michael dan dengan cepat menutup pintu kamar mandi. Melihat itu Michael hanya terkekeh. Sungguh lucu istrinya ini.


Setelah itu Michael berniat mengantar piring ke dapur. namun sebelum itu ponsel Michael berdering.


Michael mengambil ponselnya di atas nakas dan ternyata itu panggilan dari Mama Rika.


"Hallo, Ma."


"Hallo, Michael. Kalian sudah bangun." Ucap mama Rika dari seberang sana sambil terkekeh.


"Sudah mah." jawab Michael tersenyum kikuk sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Padahal kegiatannya tidak tidak di lihat oleh siapa pun disitu.


"Ya sudah, mama cuma mau bilang kalau kami sudah pulang tadi pagi-pagi. Dan kebetulan Bi Tuti dan Bi Sri juga lagi cuti tadi. Mama yang memberi cuti ke mereka berdua selama sehari." ucap mama Rika.

__ADS_1


"Ternyata semua sudah di rencanakan oleh mereka. Tapi ga papa deh, seharusnya aku berterima kasih pada mereka." Gumam Michael dengan suara pelan sehingga mama Rika tidak bisa mendengar dengan jelas.


"Kamu mengatakan sesuatu Michael" Tanya Mama Rika.


"Eng-enggak kok Ma. Michael ga ada bilang apa-apa."


"Ya sudah kalau gitu. Jaga diri baik-baik dan juga khaira ya, Jangan lupa cucu untuk kami segera di launching kan." Ucap mama rika sambil terkekeh kemudian mematikan teleponnya begitu saja.


Michael memandangi ponselnya sambil mengerutkan dahi kemudian geleng-geleng kepala. Mama dan Mama mertuanya benar-benar kompak banget ya pikir Michael.


Tak beberapa lama Khaira keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian santai. Namun, ada yang aneh, apa ya.


"Kamu kok jalannya gitu sih, Yank." Tanya Michael melihat khaira jalannya sedikit aneh.


Khaira hanya diam tak ingin menjelaskan apapun. Seharusnya tanpa bertanya Michael pun sudah tau bahwa jalannya yang anaeh ini adalah hasil dari perbuatannya tadi malam.


Michael yang sudah mengerti istrinya kenapa akhirnya memilih untuk mengalihkan pembicaraan.


"Kamu mau sarapan apa." Tanya Michael


"Kan tadi uda makan roti." Jawab Khaira.


Michael berjalan mendekati Khaira "itu beda sayang." Ucap Michael sambil menggendong Khaira ala bridal style kemudian mendudukan Khaira di pinggir ranjang.


Khaira hanya diam saja. Ia masih terkejut dengan perlakuan suaminya yang tiba-tiba.


"Jadi mau makan apa, hmm. Biar aku pesan." ucap Michael


"Emangnya Bi Tuti kemana." Tanya Khaira.


"Hari ini Bi Tuti sama Bi Sri lagi libur, sayang." Jawab Michael lembut.


"Kok....."


"Semua sudah di rencanakan sama mama aku dan mama kamu sayang." potong Michael seolah mengerti dengan raut wajah istrinya.


Khaira hanya mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti.


"Jadi kamu mau makan apa ini." Tanya Michael lagi


"Apa, ya. Aku lagi pengen makan...." khaira tampak berpikir.


"Ya uda nih hp nya kamu pilih pilih dulu aja lagi pengen apa." Ucap Michael sambil menyerahkan ponselnya.

__ADS_1


Khaira menerima ponsel Michael dan mulai mencari apa yang ingin dia makan.


B E R S A M B U N G...


__ADS_2