
Desi meskipun ia selalu di acuh kan terus sama junior Erlangga dan kadang tidak di anggap ada oleh nya, ia tetap bertahan di sisi nya dan terus menemani nya bertahun-tahun????? dan tidak peduli dengan kehidupan nya sendiri hanya ingin bersama nya terus.
Menurut nya itu kesehatan ia untuk menjalin hubungan erat tanpa adanya benalu di antara mereka, karena ia berhasil menyingkirkan benalu tersebut yang tidak lain Yasmine istri junior Erlangga, demi mengejar keinginan nya menjadi seorang model terkenal ia rela meninggalkan kehidupan rumah tangga nya yang begitu sempurna bersama junior Erlangga dan mempunyai anak laki-laki yang begitu lucu dan menggemaskan.
Namun sayangnya Desi tidak begitu menyukai anak-anak, ia hanya menyukai junior Erlangga seorang menurut nya anak kecil itu selalu membuat ia kesal dan menjengkelkan seperti rayanza Erlangga tersebut
selalu mengganggu nya mendekati junior Erlangga dan ia tidak punya waktu sedikit pun untuk bersama.
" sayang nya papa kau kenapa, makan saja seperti itu muka nya tidak mengenakan sekali.
junior Erlangga bertanya kepada rayanza dengan menghampiri nya di meja makan sambil mengelus kepala nya dan mencium pipi nya.
" Perkataan papa mu benar rayanza, kamu kenapa seperti kesal seperti itu" ujar Desi dengan tersenyum kepada mereka dan bicara dalam hati nya, ia sangat menyayangi dan peduli terhadap rayanza aku harus bisa mendapatkan kepercayaan dan dari hati rayanza agar aku bisa menikah dengan junior dan setelah itu aku tidak akan peduli lagi dengan rayanza, lagi pula aku tidak suka anak anak bagi ku sangat lah menjengkelkan dan pengganggu saja.
Desi sambil tersenyum sambil mengelus kepala rayanza, dengan bersikap baik dan ramah kepada mereka yang ada di Fila tersebut.
Ke esok an hari nya seperti biasa, junior Erlangga pergi ke kantor dan rayanza di antar kan ke sekolah TK taman kanak-kanak yang ternama di kalangan kolomerat tersebut dan ia di manjakan dengan kemewahan!!!! dan tidak kurang suatu apapun dan selalu di layani sesuka hati,l namun hanya satu yang kurang yang rayanza Erlangga rasa kan yaitu ial tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu di sisi nya
Hanya ada seorang ayah yang selalu sibuk dengan pekerjaan nya, dan jangan sekali memberi kan waktu luang untuk nya dan jauh dari keluarga besar Erlangga.
Di kota Bali dan setelah kepergian Yasmine ke luar negeri, junior Erlangga memutuskan untuk mengurus
anaknya sendiri tanpa bantuan siapapun????
Bahkan keluarga nya pun tidak bisa membujuk nya untuk tetap tinggal di sana atau membiarkan anaknya orang tua nya yang urus saja, tapi junior Erlangga besi keras ingin membawa rayanza bersama nya tidak hanya itu ia membawa beberapa pelayan dan supir pribadi nya untuk mengurus fila dan anak kesayangan nya, di saat ia sibuk di kantor dalam melaksanakan pekerjaan nya.
Saat rayanza masih di usia 2 tahun dan sekarang usia rayanza Erlangga menginjak usia 5 tahun, anak sekecil itu di harus kan untuk berpikir sedikit dewasa dari usianya sekarang dan mandiri tidak bergantung kepada orang lain dan selalu di ajarkan untuk disimpan dalam hal apapun serta sopan santun yang tinggi kayak nya, anak bangsawan!!!!...
Namun nyatanya meski pun rayanza, sudah begitu terlatih sejak kecil ia tetap lah anak anak???? yang selalu suka bermain dan bercanda bersama keluarga.
dan ramah kepada setiap orang, dan selalu ceria yang di timbulkan nya sangat lah murni tanpa di buat buat.
Di sisi lain di kota yang begitu besar ini, ada seorang gadis yang berparas cantik yang bekerja paruh waktu di malam hari di salah satu Bar karoke, untuk melunasi hutang keluarga nya???? dan ia bernama Tiara Surya Paloh sering di panggil Tiara oleh teman teman nya di karoke tersebut ia sedang menemani salah satu pengunjung nya.
Di meja sambil menemani minum, meskipun ia tidak mau melakukan minum anggur merah tersebut, karena menurut pekerjaan nya ia di harus kan untuk minum dan sedikit mabuk.
" Nona Tiar.... nona Tiara... hehehe???? ayo kita bersulang lagi" ujar Handoko memanggil nama nya sambil memegang segelas anggur merah tersebut sambil menggesek gesekkan kaki nya menyentuh kaki Tiara.
" Terimakasih pak Handoko,..." sambil meminum segelas anggur merah tersebut dan Tiara bicara dalam hati nya? dasar pak tua ini tidak ada sopan santun nya sekali sangat menjijikkan aku sudah tidak tahan lagi???? permisi saya mau ke toilet" ujar Tiara ia berdiri seketika itu juga beralasan hendak meninggalkan tempat tersebut.
Iya terpaksa melakukan nya atas perintah, tunangan nya yang bernama Marseille ananta. karena ia 5 tahun lalu Tiara sudah memghianati cinta nya,dan ia harus membayar semua itu sampai lunas kepada Marseille ananta ia tinggal bersama di apartemen milik Marseille meski pun berkali kali ia di sakiti dan tersiksa batin nya oleh Marseille ial tetap bertahan di sisi nya karena ia masih berharap mereka bisa bersama seperti dulu lagi.
" Hahahaha Marseille ananta????? gadis yang kamu bawa ini bagus juga, hahahaha" ujar Handoko berbicara dengan Marseille yang sedang menatap Tiara dari kejauhan.
__ADS_1
Tiara menangis diam-diam, tanpa siapa pun yang tahu sambil berjalan jalan menuju toilet tersebut.
dan tidak di sengaja berpapasan dengan junior Erlangga saat berada di lorong menuju toilet dan menabrak nya.
" Brukk!!!!...bruk! mereka pun terjatuh ke lantai dan Tiara menindih tubuh junior Erlangga,
" Cepat bangun???" junior Erlangga berteriak kepada Tiara yang sedikit pusing kepala nya.
" Ah.... ma.maaf" ujar Tiara dengan gugup nya ia bicara dalam hati nya apa itu!!!! terduduk di atas tubuh junior Erlangga dan ia tidak sengaja menyentuh daerah sensitif nya tersebut.
" Lepas kan???? ujar junior Erlangga berteriak lagi dengan merasa jengkel dan marah kepada Tiara.
" Maaf???" ujar Tiara langsung melepaskan dengan mengangkat kedua tangan nya tapi masih tetap duduk di pangkuan junior Erlangga.
" Ckk.....
Plak junior menarik tangan Tiara dan menahan, tumbuhnya yang terjatuh yang berbaring di atas tubuh junior Erlangga tidak lama kemudian super nya pun menghampiri mereka dengan tidak sengaja.
" Berbalik badan" ujar junior Erlangga berteriak lagi dengan muka kesal nya itu dengan marah.
" Baik..." jawab super tersebut dengan gugup nya melihat junior Erlangga dengan seorang wanita ia langsung berbalik badan.
"Hoek aku mau muntah" ujar Tiara tanpa sadar ia memegang bahu junior Erlangga sambil duduk di hadapan nya dengan mata berkaca-kaca.
" Diam????" jawab junior Erlangga dengan tatapan kesal berusaha berdiri.
" Huh nyaman sekali???? permisi, bisa tolong aku tanyakan kepada pelayan? apakah disini ada.."ujar Tiara tidak melanjutkan pembicaraan lagi dengan tersenyum ia kepalanya tidak pusing lagi karena minimnya sudah di muntah.
Tiara baru menyadari bahwa pria yang ia punggung nya di muntahi adalah junior Erlangga, pria yang bisa mengguncang kan kota dengan kekuasaan bisnisnya yang kuat dan berada di mana mana bahkan sampai ke luar negeri sekali pun, pengusaha terkenal dan legendaris serta di juluki sebagai bos galak.
" Obat sakit kepala kau kenapa??? ujar Tiara bicara dalam hati nya, kalo yang aku pegang tadi adalah junior Erlangga, lalu aku muntah di badannya, kenapa aku bisa berurusan dengan nya" Tiara sambil menatap junior Erlangga dengan kepala pusing setelah itu ia pingsan di hadapan junior Erlangga dan supir pribadi nya di lorong tersebut.
Brukkk.....
Junior Erlangga langsung berlari dan melihat ke arah Tiara yang lagi pingin di belai.
" Dia pingsan, kamu tahu harus apa yang di katakan'? ujar junior Erlangga dengan serius menatap Tiara dengan tatapan mata kesal.
" Baik tuan" ujar super pribadi nya dengan mengangguk kan kepala nya dan bicara dalam hati nya, Direktur utama ini.
" Tapi tuan? aku kurang tahu harus bagaimana" supir tersebut bertanya kepada junior Erlangga.
" Kalo begitu potong gaji satu bulan????" ujar junior Erlangga kepada supir tersebut.
__ADS_1
" Eh tuan direktur" ujar Irsyad super pribadi nya, menelpon di belakang junior Erlangga untuk meminta bantuan.
Junior Erlangga bicara dalam hati nya sambil berjalan ke pintu luar, apa yang terjadi???? tidak di sangka aku tidak menolak sentuhan wanita lain selain Yasmine, jangan jangan aku jatuh hati pada wanita itu!" junior Erlangga dengan menoleh ke belakang melihat Irsyad membawa wanita tersebut.
" Tuan direktur aku pergi sekarang juga" ujar Irsyad berteriak kepada junior Erlangga dengan serius sekali gus kaget saat junior Erlangga melihat nya.
Tidak lama kemudian sampai lah ke rumah sakit, umum yang terkenal di pusat kota.
Banyak orang yang melihat Irsyad membawa wanita tersebut dengan menggendong nya.
" Wah, Om sama gadis muda.
" Gadis itu sedang pingsan! pria itu bukan pedagang manusia kan?
" Apakah gadis itu pacar nya?
Banyak orang bertanya tanya tentang gadis yang di bawa oleh Irsyad saat di lorong rumah sakit.
Irsyad fokus dengan berjalan ke ruang an tersebut di dalam hati nya ia berbicara, Banyak orang yang lihat.... selamat kan aku tuan direktur....
" Paman, paman Irsyad kau membuat gadis cantik ini pingsan, untuk berbuat sesuatu kepada nya ya" ujar rayanza mengikuti dari belakang dan melihat Irsyad membawa wanita tersebut.
" Tuan muda rayanza" ujar Irsyad menoleh ke belakang dan disana banyak orang yang lewat.
Mereka berbisik bisik satu sama lain.
" Dasar tidak tahu malu.
" Manusia macam apa dia di depan anak kecil seperti itu.
" Tenang saja paman, aku tidak akan kasih tau ke kakak ini, bahwa ia korban yang ke 101." ujar rayanza Erlangga menunjuk kepada Tiara yang sedang pasang.
" Tu... tuan muda bulan depan saya akan bertugas, ke Australia kebetulan ada mainan mobil remote control,
model terbaru yang kamu suka" ujar Irsyad beralasan untuk menghindari pembicaraan nya tersebut.
" Paman Irsyad emang paling baik kepada ku" ujar rayanza Erlangga dengan senang hati ia mengikuti nya dari belakang.
Irsyad bicara dalam hati nya, Dasar bocah ini????
" Oh ya siapa kah kakak cantik yang paman gendong ini" tanya rayanza kepada Irsyad.
" Ah? tidak tahu ia pingsan karena papa mu!" jawab Irsyad kepada rayanza Erlangga sambil membawa nya ke ruang rawat.
__ADS_1
Rayanza Erlangga bicara dalam hati nya, wanita lain melihat papa ingin sekali memeluk nya! bahkan Tante Desi pun begitu? tapi wanita ini malah pingsan, apa jangan-jangan! gadis ini di takdir kan untuk ku! hehehe siapa ya nama kakak cantik ini! apakah dia punya pacar? apakah dia bersedia berpacaran dengan pria yang lebih muda" rayanza Erlangga sambil berpikir dengan mengikuti Irsyad ke ruang an tersebut sambil menatap Tiara.
Bersambung.......