
Junior Erlangga melihat Tiara begitu menyayangi rayanza anak nya, membuat nya merasa bahagia dan tenang dan tidak merasa hawatir lagi untuk kedepannya???? karena ia sudah menemukan ibu tiri yang cocok dan begitu menyayangi anak semata wayangnya itu, ia begitu kasih an dari kecil tidak mengenal ibunya dan junior Erlangga tidak membahas nya di depan rayanza Erlangga karena ia tahu bahwa, sejak awal Yasmine tidak menginginkan seorang anak dulu, dan ia kadang selalu ingin membuat keputusan sepihak tanpa siapa pun yang tahu.
Meskipun begitu dulu junior Erlangga begitu, mencintai nya ia selalu membayangkan andai saja yang tidur bersama rayanza itu Yasmine bukan Tiara, mungkin ia tidak akan pernah menikah kembali dan itu akan jauh lebih bahagia lagi, rayanza tidak akan di Katai lagi oleh teman teman sekolah nya???? bahwa ia anak yang tidak mempunyai ibu dan itu membuat nya sering malas untuk pergi ke sekolah TK nya.
Karena malu dan ia selalu membuat keributan di sekolah nya bersama teman teman nya itu, dan membuat nya sedikit berpikir dewasa dan tidak seperti anak anak yang pada umumnya, yang selalu ingin bermain bersama teman-temannya di luar sekolah ia hanya berdiam diri di rumah saja dengan permainan yang sudah lengkap di siapkan oleh junior Erlangga, untuk nya bermain.
" Di mana rayanza? Aku tidak sengaja semalam ketiduran di mana rayanza,...
Tiara ketika ia bangun tidur langsung kaget, ia melihat rayanza Erlangga sudah tidak ada di kamar nya ia berteriak dan keluar dari kamar nya, turun ke bawah mencari nya dengan panik.
" Selamat pagi kakak cantik????
Rayanza menyapa Tiara ia sedang duduk di kursi di ruang makan bersama junior Erlangga dengan tersenyum kepada Tiara.
Seketika itu Tiara menghindari rayanza Erlangga, dengan terbaru buru untuk memastikan kondisi badannya ia bicara dalam hati nya, syukur lah sudah tidak pantas lagi badan nya???? Tiara dengan lega ia menghela nafas panjang.
" Huuh,,,, lain kali jangan makan dengan serakah lagi iya " ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga, dengan serius mendekan kening nya ke kening rayanza Erlangga dengan tersenyum bahagia.
" Aku tidak.... Aku yang suruh menemani kamu" ujar rayanza Erlangga menatap wajah Tiara, dengan heran sambil melipat kedua tangannya di dada.
Tiara hanya tersenyum bahagia, saat melihat kondisi rayanza Erlangga saat ini sudah sehat kembali.
" Mmmm itu.... papa ada satu hal yang sangat penting, yang ingin aku bahasa dengan mu papa....
Rayanza Erlangga bicara dengan serius menatap junior Erlangga, yang sedang makan di samping nya dan terdiam sejenak.
" Hal seperti apa" jawab junior Erlangga dengan singkat melihat rayanza Erlangga.
" Aku dan kakak cantik saling mencintai, jadi.... papa harus serahkan dia kepada ku ya" ujar rayanza Erlangga dengan serius berteriak kepada junior Erlangga dengan menunjuk ke arah Tiara dengan percaya diri.
" Haah?????
Tiara mendengar pengakuan dari rayanza Erlangga, ia kaget dan terkejut dengan terdiam sejenak berdiri di ruang makan tersebut.
__ADS_1
" Bagaimana cara kamu memastikan bahwa, ia menyukai mu " jawab junior Erlangga melihat tingkah laku rayanza yang sok dewasa itu dengan tenang.
Rayanza Erlangga membayangkan kenangan terindah, bersama Tiara saat kemarin mereka makan bersama di luar, dan saat tidur bersama ketika ia sedang sakit, ia memaparkan nya kepada junior Erlangga, membuat papa nya cemburu kepada nya.
" Karena kakak cantik tidak hanya menjemput ku dari sekolah, juga mengajak ku makan banyak makanan enak yang belum pernah aku makan. menemani aku tidur ketika aku sakit, ada satu hal lagi yang tadi kamu sudah lihat sendiri dia sentuh dahiku dengan dahinya, semua ini adalah bukti" ujar rayanza Erlangga, dengan serius dan percaya diri menceritakan semua itu kepada papa nya sendiri dengan bangga.
" ckckck... hanya begitu saja" ujar junior Erlangga dengan tersenyum sinis kepada rayanza Erlangga.
" Kamu katakan, apa saja yang sudah kamu lakukan bersama kakak cantik?" ujar rayanza Erlangga berteriak sambil menunjuk kepada junior Erlangga, dengan serius.
" Aku tidur bersama dengan nya" untuk junior Erlangga langsung mengatakan nya tanpa ragu, sambil meletakkan dagunya di tangan kanannya dan tersenyum kepada rayanza Erlangga.
Richard dan Tiara hanya terdiam, mendengar kan pembicaraan mereka ayah dan anak itu seperti tidak mau mengalah satu sama lain.
Tiara berbicara dalam hati nya, hei apa kah balik! kalau berbicara seperti ini kepada anak sendiri????...
" cuih! tidak ada apa-apa nya, semalam kami tidur bersama sambil berpelukan?" ujar rayanza Erlangga menunjuk kan ke tidak peduli an nya itu di hadapan junior Erlangga, dengan memalingkan wajahnya kearah lain.
" Kamu ke sini lah????" ujar junior Erlangga langsung menyodorkan tangan nya kepada Tiara.
Tiara berbicara dalam hati nya, pasti ini bukan sesuatu yang baik....
" Heh???" ujar junior Erlangga memberi kode mata melotot tajam melihat ke arah Tiara membuat nya merasa takut kepada nya.
hiks.... hiks....
Tiara berjalan perlahan lahan menuju junior Erlangga, dengan terpaksa dan bingung harus bagaimana.
" Eh...ah" ujar Tiara dengan kaget tangan nya di tarik oleh junior Erlangga dan duduk di pangkuan nya.
" Aku bisa peluk dia seperti ini, apa kamu bisa hah?....
Junior Erlangga memamerkan nya di hadapan rayanza Erlangga, saat di meja makan ia memeluk tubuh Tiara sambil duduk di kursi.
__ADS_1
Tiara berbicara dalam hati nya, ternyata dia membandingkan diri nya dengan begitu serius? dengan anak nya sendiri benar benar sulit di mengerti dengan akal sehat....
" Huh! setelah aku dewasa juga aku bisa seperti itu kepada kakak cantik" ujar rayanza Erlangga dengan tidak memperdulikan lagi sambil menghindari pembicaraan junior Erlangga.
" Oh begitu ya?????
" Kamu jangan....! kamu....kamu.... huhuhu... hiks aku mau mengadu kepada nenek, kamu menindas anak kecil huhuhu hiks.... hiks.." ujar rayanza Erlangga menangis melihat papa nya bermesraan dengan Tiara,dan merasa cemburu melihat Tiara berada di pangkuan papa nya, dan mengancam mengadakan kepada neneknya.
" Hanya anak kecil yang tidak berguna, suka mengadakan kepada orang dewasa!" ujar junior Erlangga menjawab pertanyaan rayanza Erlangga, sambil duduk bersama Tiara yang sedang mengusap mulutnya itu di pangkuan junior Erlangga.
Rayanza Erlangga kaget seketika itu, ia terdiam sejenak dan berbicara tanpa henti kepada junior Erlangga.
" Hiks... aku hanya ingin menakuti kamu, bagaimana pun aku pasti akan menikahi kakak cantik! kamu tunggu saja" ujar rayanza Erlangga dengan menyeka air matanya dan langsung pergi lari ke kamar nya.
" Oh? kalau begitu aku tunggu" jawab junior Erlangga dengan mempercandai rayanza Erlangga.
" Dia begini tidak akan apa apa," ujar Tiara bertanya kepada junior Erlangga dengan merasa hawatir kepada rayanza Erlangga yang tiba tiba marah dan belum makan sedikit pun.
"Hemmm, sudah kita juga pergi ya" jawab junior Erlangga dengan menggendong tubuh Tiara membawa nya ke kamar mereka.
" Aku.... aku bisa jalan sendiri, tolong turun kan aku saja" ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan gugup nya.
Tiara terdiam sejenak karena merasa malu, baru pertama kali ia di gendong oleh orang lain? yang sebenarnya ia selalu berada bersama mantan tunangannya yaitu Marseille ananta sebelum bertemu dengan junior Erlangga ia merasa canggung saat ini.
" Kita akan pergi ke mana????" ujar Tiara bertanya kepada junior Erlangga sambil duduk di tempat tidur.
" Kita siap siap dulu pergi ke kantor" ujar junior Erlangga membelakangi Tiara sambil membuka baju nya di depan mata Tiara.
" Ah.... kenapa kamu tiba-tiba membuka baju mu" ujar Tiara berteriak sambil menutupi wajahnya merasa malu kepada junior Erlangga.
" Istri ku sayang, aku sangat ingin mengulangi malam itu bersama mu lagi" ujar junior Erlangga mendekati Tiara di tempat tidur dan menyentuh wajah nya, ia menggoda Tiara dengan tersenyum.
" jangan.... jangan mendekati aku" ujar Tiara berbicara tanpa sadar ia merasa trauma dengan kaki laki.
__ADS_1
Tiara melihat junior Erlangga seperti itu kepada nya, ia merasa laki laki itu sama saja hanya menginginkan tubuh nya? dan menyiksa diri nya seperti di lakukan oleh Marseille kepada nya, yang tega memberikan tunangan nya sendiri kepada orang lain dan hanya demi mendapatkan kepercayaan orang tersebut dan selalu menyiksa nya setiap saat bila ia menentang nya.
Bersambung........