Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Rumah Sakit Rawat Inap Episode 11.


__ADS_3

Tiara yang pingsan di bawah ke rumah sakit, terdapat orang Irsyfad untuk memeriksa kondisi nya yang pada waktu itu ia mabuk??... dan Tiara di baringkan di bangsal pasien tidak hanya itu, di sana juga ada rayanza Erlangga yang mengikuti nya,l masuk ke dalam ruangan tersebut.


" Sudah, paman Irsyad sudah boleh keluar! jangan ganggu di sini, mengganggu aku berkenalan dengan kakak cantik ini! " ujar rayanza Erlangga mendorong Irsyad ke luar ruangan tersebut


Tidak lama kemudian Tiara pun tersadar???? dari pingsannya, rayanza Erlangga dengan cepat menghampiri di bangsal tersebut.


Uhuk..... Tiara dengan membuka kedua matanya...


" kakak cantik kau sudah bangun????" ujar rayanza Erlangga menyapa Tiara dengan gembira nya ia sambil tersenyum kepada Tiara.


" Kamu anak siapa? " tanya Tiara kepada rayanza, sambil duduk di atas bangsal nya.


"Ehemm halo, kakak cantik? aku perkenalkan diri dulu, nama ku rayanza, R - A - Y - A - N - Z - A ? aku calon suami mu" ujar rayanza Erlangga dengan percaya diri ia menatap Tiara dengan tersenyum manis.


" Haah??


Tiara dengan melihat muka rayanza, dengan bingung dan termenung sejenak.


" Saat pertama kali melihat mu, aku sudah suka pada mu, aku yakin kamu akan suka kepada ku? ujar rayanza Erlangga mengungkapkan isi hatinya kepada Tiara dengan berbicara seperti orang dewasa.


Tiara tersenyum saat melihat rayanza berbicara seperti itu kepada nya dan bicara dalam hati nya, anak kecil yang sangat lucu.


" hehehe terimakasih, rapi aku sudah bertunangan? tidak bisa menjadi istri mu loh" ujar Tiara bicara jujur kepada rayanza dengan mengelus kepala nya.


" Tidak apa-apa, di film selalu bilang, kalo suka harus di perjuang kan" ujar rayanza Erlangga dengan polosnya ia menjawab berbicara Tiara kepada nya.


" Terimakasih, sudah lama aku tidak merasakan ada orang yang selalu memperhatikan ku seperti kamu, rayanza" ujar Tiara dengan tersenyum bahagia bersama rayanza.


" kakak cantik, apakah kamu tidak bahagia?" ujar rayanza Erlangga bertanya kepada Tiara dengan penasaran.


" Bukan? Oya kenapa kamu sendiri an di sini???? mana papa dan mama mu" jawab Tiara dengan mengibaskan tangannya dan bertanya kembali kepada rayanza Erlangga.


" Sejak kecil aku tidak tahu mama, aku hanya punya papa, dia manusia yang begitu tegas dan disiplin serta jahat terkadang ???? setiap hari selalu mematuhi ku dan meneriaki aku tidak boleh ini dan tidak boleh itu" ujar rayanza Erlangga bercerita tentang kehidupan sehari-hari mereka di rumah tersebut.

__ADS_1


" Kamu harus cepat tumbuh dewasa, berusaha agar jadi kuat, dengan demikian tidak akan ada yang menggangu mu lagi" jawab Tiara menyentuh kepala rayanza Erlangga dengan kasih sayang


" Kakak cantik biasa kah, kau melindungi ku"rayanza Erlangga bertanya kepada Tiara dengan berharap ia bisa selalu ada di sisi nya.


" Maaf, bahkan aku juga tidak bisa melindungi diri ku sendiri" Tiara menjawab kembali pertanyaan rayanza Erlangga tersebut dengan merasa hawatir.


" tidak apa-apa, aku bisa melindungi mu? meskipun aku sekarang masih kecil, tetapi kakek nenek selalu bilang, aku adalah pria sejati di keluarga kami" ujar rayanza Erlangga dengan memeluk tubuh Tiara ia naik ke bangsal tersebut dan duduk bersama.


" Baik lah, kamu yang melindungi ku.tetapi sebelum di lindungi oleh mu, apakah kamu bisa kasih tau aku kamu datang ke sini dengan siapa? di mana keluarga mu sayang" ujar Tiara bertanya serius kepada rayanza Erlangga sambil memeluk nya.


" Jangan hawatir mereka pasti menemukan ku" jawab rayanza Erlangga dengan rahasia ia tidak memberi tau kan kepada Tiara karena ia ingin lebih lama lagi mengobrol bersama.


Setelah 1 jam kemudian datang lah seorang perawat wanita, mengganggu pembicaraan mereka yang begitu asyik menghampiri nya dan berbicara kepada Tiara


" Saat nya di suntik???


Rayanza Erlangga langsung dengan sigap, ia merebut suntikan dari tangan perawat tersebut dan membawa lari hendak ke luar ruangan tersebut.


" Cepat serahkan benda itu" ujar Tiara menghentikan langkah rayanza Erlangga dengan tegas untuk pergi ke luar.


" Cepat serahkan terlalu berbahaya, itu bukan main an untuk mu " ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga memberikan pengertian kepada nya.


" baik lah? ujar rayanza Erlangga mengeluarkan genggaman tangan nya dan menyerahkan suntikan tersebut kepada Tiara.


" Anak yang mencuri barang sembarang an, bukan lah anak yang baik, orang orang tidak akan pernah suka pada mu sayang" ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga ia memberi nasihat yang baik kepada anak kecil tersebut agar selalu di ingat nya sampai kapan pun.


" Jangan kakak cantik?" ujar rayanza Erlangga dengan muka sedih nya.


Tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya, datang dan mengebrak pintu dengan membawa beberapa bodyguard di belakang nya dan memerintahkan untuk membawa Tiara ia mengira Tiara sudah menculik anak kecil.


Bruk.....


Suara pintu dibuka lebar membuat mereka kaget, dan tidak bisa berkata apa-apa dan terdiam sejenak.

__ADS_1


" Siapa???" ujar Tiara berteriak ia langsung spontan memeluk erat tubuh rayanza Erlangga, hendak melindungi nya.


" Cepat kesini pedagang manusia, ada di sini cepat.


Orang paru ayah tersebut berteriak kepada mereka seketika itu muncul dua orang di belakang nya.


Tiara berbicara dalam hati nya, ini apa apa an pedagang manusia apa nya!!!! aku ini pasien tau.


Setelah 1 jam kemudian Tiara sudah mengganti baju nya seperti semula yang ia pakai pada waktu itu, ia mengikuti mereka bersama rayanza Erlangga dan datang lah seorang pria dengan berpakaian rapi yang tidak lain junior Erlangga itu sendiri.


Tiara dengan kaget ia menatap muka junior Erlangga dan bicara dalam hati nya, pria ini bukan kah kita pernah bertemu.


" Rayanza, cepat kembali ke sini" ujar junior Erlangga berteriak dengan marah kepada rayanza Erlangga.


" Tidak mau, aku mau bersama kakak cantik, aku tidak mau pulang" jawab rayanza Erlangga dengan memeluk tubuh Tiara dengan erat.


" Ibu elly bawa dia pergi dari sini" ujar junior Erlangga memerintah kan Elly untuk membawa pergi rayanza Erlangga dari hadapan Tiara.


" Baik " jawab Elly dengan patuh kepada junior Erlangga.


" Tidak tidak aku tidak mau pulang, aku mau bersama kakak cantik, aku tidak mau pulang hiks... hiks" ujar rayanza Erlangga dengan memberontak saat di bawa pergi oleh elly keluar.


" Tuan muda anak yang baik, ikut aku pulang ya" ujar Elly berusaha keras menarik tangan rayanza Erlangga.


" Kakak cantik, tolong aku. aku tidak mau pulang aku hanya ingin bersama mu aku ingin bersama mu hiks.... hiks....hiks..." ujar rayanza Erlangga berteriak teriak, menangis sambil berontak melepaskan diri dari Elly.


" dia hanya seorang anak kecil kau jangan keterlaluan seperti itu kepada nya" ujar Tiara melihat rayanza Erlangga di bawa pergi dengan paksa hati nurani nya merasa iba mendengar teriakannya.


" Nona Tiara, karena kelalaian pengurus rumah tangga kami, jadi merepotkan mu? kamu mau kompensasi seperti apa kata kan saja" ujar junior Erlangga dengan bersikap dingin kepada Tiara dengan membelakangi nya.


" Aku.... aku ingin.


Tiara dengan ragu ragu berbicara kepada junior Erlangga, dengan perkataan nya tersebut.

__ADS_1


Bersambung.......


"


__ADS_2