
Setelah rapat ditutup oleh junior Erlangga ia langsung pergi dari ruangan rapat tersebut, dan kembali ke kantor nya untuk beristirahat sejenak, setelah itu Luna menghampiri Tiara dan membahas tentang perjanjian mereka pada waktu itu.
Luna merasa ia sudah kalah oleh Tiara karena proposal yang ia gunakan itu tidak berguna lagi, dan ia mau tidak mau harus menepati janji nya tersebut!.... yaitu ia sendiri harus meninggalkan perusahaan yang bergaji tinggi yang tidak mungkin semua orang mendapatkan kesempatan, bisa bekerja di perusahaan Erlangga grup tersebut.
" Tiara.... kamu menang aku akan menepati janji kita, menyerahkan surat pengunduran diri" ujar Luna dengan kesal sambil menggenggam tangan nya didepan Tiara
" Mengundur kan diri atau tidak itu sudah tidak penting lagi bagi ku, selama sesama rekan bisa bekerja dengan damai. dan tidak melakukan tipu an, ini adalah tujuan utama dari taruhan ku kali ini?!.....
Tiara berbicara kepada Luna dengan bijak karena ia tahu bahwa Luna sangat pintar dan berbakat, bila ia keluar begitu saja dari perusahaan tersebut!.... akan sayang sekali bakat dan potensi nya akan sia sia saja dan itu akan merugikan perusahaan yang sudah kehilangan sosok orang yang seperti ini....
" Ma.... maaf kan aku....
Luna Merasa bersalah kepada Tiara yang sudah memusuhi nya dan mencari proposal nya waktu itu, ia dengan meniti kan air mata nya meminta maaf kepada Tiara.
Setelah urusan dengan Luna selesai Tiara langsung meninggalkan kan nya dan kembali ke meja nya tersebut.
" Tiara, aku mau meminta tolong, antar kan dokumen ini ke ruang an direktur!...." ujar manajer Mariyono menyerahkan selembar an kertas dokumen kepada Tiara.
" HAH? oh.....
Tiara tanpa berbicara apa pun ia langsung pergi mengantar kan dokumen tersebut ke ruangan junior Erlangga...
Tok.....
Tokk....
Tiara mengetuk pintu kantor junior Erlangga sambil membawa selembar an kertas dokumen di tangan nya
" Masuk?.....
Suara dari dalam kantor mempersilahkan masuk kepada Tiara.
Tiara langsung mendorong pintu dan masuk ke dalam kantor junior Erlangga.....
" Direktur....Ah!....
Tiara tiba-tiba tangan Tiara ditarik masuk oleh junior Erlangga, membuat nya kaget seketika itu....
" Istri ku apakah kamu tidak ingin menjelaskan sedikit masalah ketika rapat kerja tadi?...." ujar junior Erlangga berbicara kepada Tiara sambil menutup pintu dan menekan Tiara di pintu.
" Sebenarnya sudah tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, hanya saja.... apakah kamu akan memilih untuk percaya kepada ku?" ujar Tiara bertanya kepada junior Erlangga dengan berharap ia bisa percaya kepada nya.
Tiara bicara dalam hati nya" Kalau junior tidak percaya kepada ku, sebaik apa pun dia kepada ku aku juga tidak akan pernah jatuh cinta kepada nya, karena aku sudah pernah mengalami cinta tanpa landasan kepercayaan.
" Apa masih perlu di pertanyaan kan? bahkan Luna pun bisa melihat aku mendukungmu dasar gadis bodoh......
Junior Erlangga menjawab pertanyaan Tiara yang menanyakan kepada junior Erlangga, apa kah ia mempercayai nya bila ia mengatakan yang sebenarnya saat kejadian rapat tersebut.
" Terimakasih?......" ujar Tiara dengan bahagia mendengar jawaban dari junior Erlangga.
Junior Erlangga menatap wajah Tiara dan mendekati nya???? ia memeluk tubuh Tiara dan mencium bibir nya secara tiba-tiba membuat Tiara kaget melihat sikap junior Erlangga, yang langsung mencium nya itu kali ini Tiara tidak mendorong tubuh junior melainkan ia pun menikmati ciuman nya tersebut!..... dan semakin terbuai dalam ciuman nya sampai lupa bahwa mereka masih berada di dalam kantor.
__ADS_1
Sampai sampai Irsyad asisten pribadi junior pun tiba tiba mendorong pintu dan masuk ke kantor junior Erlangga.
" Direktur.....
Brukk....
Tiara terdorong oleh pintu tersebut dan menabrak tubuh junior Erlangga, ia seketika itu kaget mendengar pintu di buka dari luar.....
Irsyad membawa dokumen yang ada di tangan nya sendiri untuk di serahkan kepada junior Erlangga.
Tanpa junior sadari bahwa bibir nya berdarah karena saat berciuman tadi ia tidak sengaja tergigit oleh Tiara.....
" Bibir mu...." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga ia melihat bibir junior Erlangga berdarah.
Irsyad pun terkejut melihat bibir junior Erlangga berdarah, karena ulah nya yang tiba-tiba mendorong pintu, dan masuk begitu saja.....
Irsyad bicara dalam hati nya" Gawat gawat! kenapa direktur berciuman di balik pintu..... aku mendorong pintu, dan merusak suasana hati mereka..... sampai bibir direktur berdarah, aku akan di pecat mati lah aku!.
" Kamu mencari ku, hanya untuk membuat ku, melihat kamu bengong?....." ujar junior Erlangga bertanya kepada Irsyad langsung pada intinya.
" Di..... direktur daftar nama acara ulang tahun perusahaan sudah keluar, hanya saja pendamping wanita direktur sebelum nya adalah wakil direktur Desi dari divisi perencanaan, sekarang calon pendamping wanita apakah perlu di tentukan kembali atau....
Irsyad begitu cemas saat melihat bibir junior Erlangga berdarah, dan ia menjawab pertanyaan junior Erlangga dengan cepat memberi tahu tentang ulang tahun perusahaan kepada junior Erlangga didepan Tiara langsung.
Ia emang bener selama beberapa tahun ini kalo ada acara ulang tahun perusahaan, junior Erlangga selalu mengajak Desi sebagai pendamping wanita...... selain Desi bekerja di perusahaan milik junior ia pun punya perusahaan sendiri dari keluarga nya, junior selalu mempercayai nya sampai sekarang karena Desi bukan hanya teman sekolah nya waktu itu!....ia pun sahabat dari Yasmine juga mereka sudah berteman lama sampai sekarang.
Meskipun junior Erlangga menganggap nya hanya teman an saja tidak lebih, meskipun ia tahu bahwa Desi sudah sejak lama menyukai nya tapi ia hanya mencintai Yasmine?..... dan tidak ada seorang pun yang menggantikan posisi Yasmine di hati nya.
Tiara bicara dalam hati nya" Apakah junior akan memilih ku....
Tiara berharap ia akan dipilih sebagai wanita pendamping nya, sampai wajah nya memerah mendengar pemberitahuan dari Irsyad.....
" Tidak perlu! semuanya jalankan sesuai rencana awal..... " ujar junior Erlangga dengan tegas dan membuat Tiara kaget mendengar keputusan junior Erlangga yang tidak memilih nya untuk menjadi wanita pendamping.
" Te..... tapi...." jawab Irsyad ia menghormati keberadaan Tiara yang masih berada di ruang tersebut
" Apa kah kamu mempunyai pendapat lain?...." ujar junior Erlangga bertanya kembali kepada Irsyad yang merasa ragu dengan keputusan nya itu.
" Aku mengerti direktur, kalo begitu aku pergi dulu....
Irsyad meninggal kan mereka di dalam kantor, karena sudah di tentukan ia pun tidak berani untuk mengajukan pertanyaan kepada junior Erlangga.
Tiara bicara dalam hati nya" Benar juga aku hanya seorang karyawan biasa, apa yang akan aku harap kan.
" Apakah istri ku kecewa?.... tanya junior Erlangga berbalik badan dan melihat kepada Tiara.
" Ti.... tidak?.... jawab Tiara dengan singkat....
Tiara menutupi kebohongan nya didepan junior Erlangga, agar ia tidak mengetahui bahwa ia sangat berharap junior Erlangga berinisiatif mengajak nya ke pesta ulang tahun perusahaan nanti.....
" Kalau begitu istri ku, sudah harus kembali bekerja....
__ADS_1
Junior Erlangga langsung mempertanyakan hal itu kepada Tiara, agar ia sendiri yang berinisiatif untuk meminta nya namun harapan nya itu tidak sesuai dengan jawaban yang diberikan oleh Tiara!.....dan ia langsung menyuruh nya kembali bekerja.
" Baik.....
Tiara berjalan ke luar kantor sambil memikirkan tentang wanita yang dipilih oleh junior Erlangga, ia ingin tahu seberapa cantik nya ia dengan dirinya sendiri.... sehingga junior Erlangga memilih nya tidak memilih istri nya sendiri sebagai pendamping wanita di acara ulang tahun perusahaan nya tersebut.
Tiara bicara dalam hati nya" Wakil direktur Desi wanita cantik seperti apa kah dia?....Eh!...
Tiara melihat didepan mata nya sendiri Luna dan Yunita sedang berbicara kepada Desi, dan ia tidak sengaja mendengar nya ketika ia melewati mereka.
" Wakil direktur Desi memang hebat, setiap tahun yang berdiri di samping direktur pasti diri mu....." ujar Luna memuji Desi sambil bertepuk tangan.
" Benar! kulit nya mulus sekali?..... cepat atau lambat pasti menjadi nyonya direktur!.... ujar Yunita berkomentar mengagumi kecantikan Desi yang selalu terawat bentuk tubuh ideal nya itu seperti model majalah popular seperti berada di luar negeri.
Ketika mereka sedang berbicara bersama, Desi tidak sengaja melihat Tiara begitu saja melintas di depan nya!.... dan ia mengakhiri pembicaraan tersebut dan mengikuti Tiara ke meja kerja nya.
" Kamu Tiara kan?.... tanya Desi menghampiri nya sambil memanggil nama Tiara.
" Wakil direktur Desi ya!...." jawab Tiara menengok ke belakang sambil merapikan selembar an kertas dokumen yang ada di meja nya.
" KENAPA DIA TIDAK MEMILIH MU SEBAGAI PENDAMPING NYA!..... ORANG ORANG BAWAH AN ITU TIDAK TAHU IDENTITAS ASLI MU,TETAPI AKU TAHU! KAMU PASTI MEMAKAI CARA KOTOR UNTUK MEMBOHONGI JUNIOR, AGAR IA MENIKAHI MU.
Desi begitu marah kepada Tiara, yang sudah merebut posisi nya sebagai nyonya yang sudah lama ia ingin kan dan selalu ada di sisi junior Erlangga ketika junior masih bersama Yasmine dulu....
"Kalau wakil direktur sudah tahu semua nya, buat apa datang menanyakan nya kepada ku?..... jawab Tiara dengan tidak peduli dengan apa yang di tanyakan oleh Desi kepada nya itu.
" KAMU....! KALAU AKU BERANI MENANYAKAN KEPADA NYA, BUAT APA AKU KEMARI BERTANYA KEPADA MU...." ujar Desi dengan emosi berbicara kepada Tiara sambil tulak pinggang.
Tiara tidak peduli apa yang Desi bicara kan kepada nya, ia hanya bisa menutup telinga nya sendiri.....
Desi bicara dalam hati nya" Kenapa junior tidak memilih Tiara sebagai pendamping nya? kalau karena status Tiara yang rendah, dia juga tidak mungkin menikahi nya kan?..... tidak bisa di mengerti.... tidak bisa di mengerti..... tidak bisa di mengerti.
Desi begitu kesal memikirkan tentang hubungan junior Erlangga bersamaTiara, jika ini di ketahui oleh Yasmine apa yang akan terjadi di antara mereka Desi untuk sementara ini ia tidak akan memberitahu kan nya kepada Yasmine.
" Karena aku tidak secantik Kamu, tidak sehat kamu, tidak sepintar kamu' membawa ku keluar hanya akan membuat nya malu saja, apakah kamu puas dengan jawaban seperti ini?....
Tiara merendahkan dirinya sendiri didepan Desi agar ia tidak lagi mempertanyakan hal itu membuat nya kesal dan tidak ingin membahas nya lagi.
" Huh, kamu tahu dari juga....
Desi begitu percaya diri dengan penampilannya, yang anggun dan menawan membuat semua orang iri kepada nya.
" Wakil direktur Desi, gaun acara ulang tahun perusahaan anda sudah selesai di buat, apakah anda sempat untuk mencoba nya?.....
" Tentu saja, di perusahaan ini hanya aku yang layak memakai gaun yang di buat khusus oleh rancangan busana Prancis khusus direktur?.... jawab Desi sambil menunduk kan kepalanya dan menutup mata nya dengan penuh percaya diri menunjuk an kepada Tiara.
" EH, KEMANA TIARA?.... ujar Desi lagi langsung berdiri tegak melihat ke samping nya.
" Ketua Tim Tiara sudah pergi tadi, pada saat kamu berbicara sambil menutup mata mu......
Ketika itu Desi begitu kesal kepada Tiara karena ia sudah mempermalukan nya di depan sekertaris nya, meninggal kan nya begitu saja tanpa berkata apapun.
__ADS_1
Bersambung.......