
Junior Erlangga setelah berdebat dengan anak nya, rayanza Erlangga ia langsung membawa Tiara ke dalam kamar nya dengan menggendong nya dan meletakkan Tiara di tempat tidur, sedang kan ia sendiri membuka baju nya untuk bersiap siap pergi ke kantor.
Sebelum itu ia mengganggu Tiara yang berteriak tiba tiba, membuat nya kaget dan berinisiatif untuk mempercandai nya dengan mendekati Tiara di tempat tidur dalam keadaan tidak memakai baju dan dengan iseng ia menggoda Tiara dan membuat nya gugup karena malu sampai sampai Tiara menutupi wajahnya dengan kedua tangan nya sendiri di depan junior Erlangga.
" Bukan kah....kamu bilang mau pergi ke kantor...?!"ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan perlahan ia menurunkan kedua tangan nya dan melihat wajah junior Erlangga yang berada di atas tubuh nya.
" Jangan berbicara lagi????" ujar junior Erlangga mendekati Tiara dan berinisiatif dan mencium bibir nya dengan perlahan lahan.
" Uhmm" ujar Tiara yang belum siap untuk melakukan ciuman junior Erlangga dengan memejamkan mata nya.
" Hei ???? aku sudah bertahan tahun, tidak menyentuh wanita, sejak kepergian Yasmine ke luar negeri tanpa sepengetahuan ku.... aku sudah menahan diri sampai batas maksimal" ujar junior Erlangga berbicara terus terang kepada Tiara dengan begitu serius.
Tiara memberontak saat di cium paksa oleh junior Erlangga karena menurut nya, ia belum siap dan lagi pula ia tidak mencintai junior Erlangga ia mensetujui pernikahan mereka karena terpaksa, meminta perlindungan dari Marseille yang selalu semena mena ke pada nya Tiara terus memukul mukul tubuh junior Erlangga namun junior Erlangga tidak melepaskan Tiara dan terus menekan nya dengan terus mencium bibir nya.
" Kamu menurut saja, lagi pula kita kan sudah menikah tolong lah jangan memberontak lagi" ujar junior Erlangga bicara kepada Tamara lagi dan mengangkat tubuhnya dan memeluknya dengan erat.
Tiara berusaha menerima tekanan dari junior Erlangga dan berhenti memberontak, ia sudah tidak ada tenaga lagi untuk mendorong tubuh junior Erlangga karena, kehabisan nafas nya sampai sampai ia jatuh pingsan membuat junior Erlangga panik melihat Tiara pingsan di peluk an nya dan ia meletakkan tubuh Tiara di tempat tidur.
" Pelayan cepat? panggil Jimi datang ke sini" ujar junior Erlangga sambil berteriak kepada Hasna dengan panik.
" Tidak usah di suruh, sudah datang ke sini. panas rayanza sudah turun kan Hoaam.." ujar Jimi langsung menghampiri junior Erlangga yang baru bangun tidur dengan menguap menutup mulutnya.
" Cepat sedikit periksa dia!..." ujar junior Erlangga langsung menarik kerah baju nya, dengan langsung membawa nya ke dalam kamar nya.
" Wanita milik mu???? ujar Jimi dengan bingung bertanya kepada junior Erlangga.
" Sudah lah jangan banyak bicara!..." ujar junior Erlangga dengan serius menatap Jimi membuat nya tidak berkutik langsung mendekati Tiara.
Jimi memeriksa denyut nadi Tiara, dengan memegang tangan kanan nya ia duduk di kursi samping tempat tidur melihat Tiara pingsan di kamar junior Erlangga.
" Dia tidak apa-apa, hanya saja tubuhnya terlalu lemah,
__ADS_1
pingsan karena rangsangan" ujar Jimi berbicara kepada junior Erlangga dengan berterus terang,ia sebagai dokter pribadi nya di rumah tersebut.
" Apa tubuh nya terlalu lemah????" ujar junior Erlangga dengan kaget nya ia mendengar pernyataan Jimi kepada nya.
" Kelihatan nya dulu dia pernah mengalami, perubahan besar pada tubuh nya sehingga menjadi lemah, demam tinggi atau rangsangan yang berlebih-lebihan membuat nya pusing.... jangan terlalu menekan nya, bantu dia memulihkan tubuh nya" ujar Jimi memberikan nasihat kepada junior Erlangga sebagai dokter pribadi nya, sambil menguap menutup mulutnya.
" Sekarang kamu sudah boleh pergi....." ujar junior Erlangga secara tiba-tiba ia menyuruh nya pergi dari kamar sambil melihat ke arah Tiara dengan rasa tidak peduli kepada Jimi.
" Dasar tidak tahu terimakasih, habis manis sampah di buang?..." ujar Jimi merasa sakit hati begitu saja ia di usir ke luar dari kamar junior Erlangga hanya untuk memeriksa kondisi badan Tiara sambil melangkah pergi.
" Ibu Yeni siapkan obat penambah gizi, sup bergizi dan perhatikan makanan nyonya, aku mau ke kantor dulu jaga lah kalo baik baik" ujar junior Erlangga memerintah kan pelayan rumah tangga nya, untuk memastikan kondisi Tiara dalam keadaan baik baik saja selama ia pergi ke kantor.
" Baik tuan????" ujar Yeni menjawab pertanyaan junior Erlangga dengan menundukkan kepalanya di depan junior Erlangga dengan patuh.
Sore harinya Tiara setelah sadar dari pingsannya, ia duduk sejenak di tempat tidur dan merasa sedikit pusing di kepala.
" Nyonya Tiara, anda sudah sadar ya" ujar Yeni bertanya kepada Tiara sambil tersenyum dengan menundukkan kepalanya di depan Tiara.
Tiara berbicara dalam hati nya" Apa aku pingsan lagi ya...." Tiara sambil memegang kepala nya yang sedikit pusing melihat kepada Yeni.
" Tidak perlu hawatir ini hanya penyakit lama saja, ibu Yeni aku mau jemput rayanza pulang sekolah" ujar Tiara langsung beranjak dari tempat tidur nya dan pergi begitu saja.
setelah 1 jam kemudian Tiara pun sampai ke sekolah nya rayanza Erlangga dan berjalan kaki dengan santai.
Tiara mengingat masa lalu nya, yang begitu kelam dan rumit sampai sekarang.
Sebelum kemarin aku masih hidup dalam kesengsaraan, karena di permalukan dan menerima pembalasan dendam dari Marseille yang seolah olah,
tiada akhir tetapi dalam semalam, seperti semuanya berubah menjadi begitu sulit di percaya.
Kebahagiaan datang terlalu mendadak, semoga tidak terulang lagi menjadi seperti 5 tahun lalu.....
__ADS_1
" Tiara...." ujar Kinanti tiba-tiba muncul di belakang Tiara dan memanggil nama nya.
" Kinanti???? lama tidak bertemu" ujar Tiara menyapa nya dan berbalik badan menghampiri Kinanti di luar sekolah rayanza Erlangga.
" Ya kita lama tidak bertemu, apakah kamu baik baik saja Tiara" ujar Kinanti menanya kan kabar nya kepada Tiara ia begitu bahagia bisa bertemu dengan Tiara lagi
Dia adalah sahabat terbaik aku nama nya Kinanti,5 tahun lalu dia juga hadir dalam upacara pertunangan ku, tetapi.
" Kinanti, aku mohon padamu cerita kan kepada ku.... apa yang terjadi pada waktu 5 tahun lalu? ketika mereka membawa paksa aku pergi untuk ke penting an mereka sendiri lalu kenapa selama aku hilang???dan aku sadar sudah berada di rumah sakit, kenapa semua orang bilang aku menghilang 1 tahun dan tidak ada kabar setelah itu, aku mempunyai seorang anak dengan pria lain? dan itu membuat Marseille sangat benci dan jijik kepada ku pada waktu ia mendengar seperti itu dari keluarga ku sendiri.
sedang kan kamu kenapa bisa, menikah ke dalam keluarga ku.... dan selalu menghindar dari ku" ujar Tiara langsung bertanya kepada Kinanti, tentang masa lalunya ia tidak bisa mengontrol emosi nya, dan bertanya banyak hal yang belum ia ketahui selama ini.
" Aku.... meminta....maaf kepada mu" ujar Kinanti menjawab pertanyaan Tiara sambil gugup karena ia merasa bersalah kepada Tiara.
" Jangan ganggu mama ku" ujar Karisa berlari menuju Kinanti dan berteriak kepada Tiara karena ia tahu mengenal nya.
Tiara seketika itu kaget mendengar Kinanti sudah mempunyai anak dari adik tirinya yang bernama Hendrik yang temperamental nya yang kurang baik, dan selalu berbuat ulah dan membuat keluarga malu karena nya....
" Karisa sayang? cepat meminta maaf kepada Tante, Tante Tiara adalah sahabat terbaik mama, mana mungkin mengganggu mama" ujar Kinanti membujuk Karisa untuk meminta maaf dan sopan kepada orang lain dengan mengelus kepala nya.
" Kalau dia sahabat terbaik mama, kenapa dia tidak pernah melindungi mama ketika nenek, nenek buyut dan Tante Tasya menindas mama" ujar Karisa menunjuk kepada Tiara dan berbicara yang sebenarnya di depan Tiara.
Tiara seketika itu kaget mendengar pembicaraan tentang pernyataan keluarga nya kepada Kinanti dan ia hendak bertanya kepada Kinanti namun tidak jadi karena sudah di hentikan oleh Kinanti itu sendiri.
" Kinanti kau?????
" Jangan mendengar kan dia hanya anak kecil saja, suka berbicara sembarang an kami pergi dulu. Karisa ucap kan sampai jumpa kepada Tante Tiara" ujar Kinanti dengan tersenyum menghindari pembicaraan mereka dan pergi begitu saja tanpa menceritakan apa pun kepada Tiara.
" Tante sampai jumpa lagi!!!! ujar Karisa berpamitan kepada Tiara sambil melihat nya dengan bingung.
Tiara berbicara dalam hati nya" Kinanti ada apa sebenarnya dengan mu, kenapa selalu menghindari ku dari dulu sampai sekarang.
__ADS_1
Tiara sangat bersedih hati karena sahabat Terbaik nya dulu, kini seperti orang asing baginya dan seperti ada yang janggal dari dirinya dan selalu menghindar dari pembicaraan nya membuat nya penasaran selama ini apa yang terjadi setelah ia meninggal kan keluarga nya pada waktu itu......
Bersambung.......