Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Ruang an Kerja Episode 28.


__ADS_3

Tiara Setelah mendengar kan cerita dari Richard, ia memutuskan untuk menemui junior Erlangga di ruang kerjanya!..... ia begitu merasa bersalah bahwa sikap nya pada waktu itu mungkin sangat berlebihan, ternyata tak disangka junior orang yang sangat peduli dan sayang kepada rayanza Erlangga.


Namun cara nya mendidik anak itu salah, ia begitu kejam dan bersiap dingin kepada anak nya sendiri..... membuat rayanza begitu membenci nya mungkin saja ia terlalu sibuk bekerja sampai sampai ia tidak ada waktu untuk bermain bersama anak nya sendiri dia menyembunyikan kasih sayang nya itu, rayanza begitu di manjakan dengan kemewahan dan kurang nya kasih sayang dari orang tua nya?..... bahkan dari kecil sampai sekarang ia belum pernah merasakan sentuhan seorang ibu, yang menyayangi nya, maka dari itu mungkin ia begitu manja ketika aku masuk dalam keluarga ini.


Dan itu membuat junior begitu keras mendidik anak nya agar ia tidak lemah saat menghadapi berbagai situasi di kemudian hari.


" Namun tuan junior tidak pernah berpikir untuk pergi meninggalkan tuan muda rayanza" ujar Richard berbicara kepada Tiara tentang junior Erlangga.


" Lagi pula didikan keluarga tuan junior selalu sangat tegas, tuan junior juga tidak mengerti untuk memberikan perhatian kepada anak kecil...." ujar Richard lagi menjelaskan kepada Tiara tentang situasi nya saat itu.


Tiara bicara dalam hati nya" Tidak heran sikap dia terhadap rayanza, selalu begitu dingin.... junior.


Tiara langsung melangkah pergi untuk menemui junior Erlangga di ruang kerjanya, sambil membawa kan semangkok bubur hangat....ia makan di malam hari.


Tok....


Tok....


Tokkk.....


Tiara mengetuk pintu ruang an tersebut, untuk memastikan junior berada di dalam ruangan kerjanya...


" Masuk...." ujar junior Erlangga yang sedang duduk di bangku nya sambil bekerja....


" Aku masak bubur buat kamu, sudah malam kamu masih belum makan, pengurus rumah tangga bilang perut mu tidak begitu nyaman...." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga yang sedang menandatangi berkas berkas nya di meja.


" Taro di sana saja!...." jawab junior Erlangga dengan tidak memperhatikan Tiara ia fokus dengan pekerjaan nya tersebut.


" Hari ini.... sikap mu terhadap rayanza, membuat ku teringat masa lalu ku, sehingga aku jadi begitu emosional.... sejak kecil nenek ku lebih sayang kepada cucu laki-laki, tidak sayang kepada cucu perempuan, ibu ku jatuh sakit saat melahirkan aku? sehingga tidak bisa melahirkan lagi, sejak saat itu nenek tidak pernah bersikap baik dengan nya, tiba-tiba pada suatu hari, ayah ku membawa pulang seorang wanita, dan membawa anak laki-laki....." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga menceritakan masa lalu nya yang kelam pada waktu itu.


Tiara melanjutkan ceritanya itu di depan junior Erlangga yang mulai memperhatikan dan mendengar kan ceritanya sampai akhir.......


(Nenekku langsung berubah dan memaksa orang tua ku bercerai, agar ayah ku segera menikahi wanita itu).


( ibu ku tidak setuju, lalu nenekku dan waktu itu bekerja sama untuk menindas ibu dan aku).


( pada suatu hari, saat aku pulang dari sekolah, mereka bilang bahwa ibu mu sudah bunuh diri, tidak lama kemudian ayah ku dan wanita itu langsung mengadakan pernikahan secara terang-terangan)!.....


" Sejak saat itu, ayah yang memang tidak menyukai aku, langsung mengabaikan keberadaan ku dan membiarkan nenek dan ibu tiri menindas ku" ujar Tiara sambil menangis tersedu sedu saat menceritakan tentang masa lalu nya kepada junior Erlangga.


Tiara menyeka air matanya di depan junior, membuat nya merasa iba kepada Tiara dan tiba tiba junior Erlangga!.... beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Tiara, membantu menenangkan diri sambil mengusap air mata Tiara.


" Kita, keluarga junior hanya boleh menindas orang lain, tidak boleh di tindas' kelak, kalau mereka masih berani menindas mu!.... aku akan membalas nya, ratusan atau bahkan ribuan kali lipat tidak usah hawatir. ada suami mu yang akan mendukung mu!....


Junior Erlangga berbicara kepada Tiara dengan lembut sambil membelai wajah Tiara mengusap air mata nya.


" Hmmm.....


Tiara tersentuh dengan perkataan junior Erlangga, yang begitu peduli kepada nya dan ia tiba tiba ia bersender di badannya junior Erlangga!..... dengan memejamkan mata nya sambil memeluk tubuh junior.


" Hah.... apa yang kamu lakukan?" ujar Tiara dengan kaget melihat sikap junior Erlangga.


". Kembali ke kamar dan istirahat lah....

__ADS_1


Junior Erlangga tiba-tiba, menggendong tubuh Tiara membawa nya ke dalam kamar dan ia tidak sengaja melihat komentar di meja Tiara masih menyala, dan melihat pekerjaan Tiara yang di tugas kan di kantor nya tersebut....


" Be.... benar benar hanya tidur saja ya, tidak boleh melakukan yang lain!....." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga, dengan gugup saat ia di gendong ke dalam kamar nya.


Junior Erlangga bicara dalam hati nya" tak di sangka wanita ini tidak hanya pintar masak, proposal nya juga begitu bagus.....


Junior Erlangga diam diam mengagumi Tiara, sambil tersenyum melihat ke arah komentar yang ada di meja, tanpa sepengetahuan Tiara sendiri.....


Setelah satu Minggu kemudian!.....di kantor perusahaan Erlangga grup, Tiara begitu cemas dan melaporkan kejadian itu kepada manajer yang memberikan nya tugas tersebut!....


" Manajer, USB flashdisk proposal yang aku siap kan tiba tiba hilang!....." ujar Tiara dengan cemas berbicara kepada Mariyono sambil menunduk kan kepalanya tanda bersalah.


" Kenapa bisa hilang? apakah kamu lupa membawa nya?....." jawab Mariyono dengan kaget saat mendengar proposal nya dan yang akan di rapat kan, beberapa jam lagi.


" Aku sudah menamai nya, dan taruh di meja kerja!.... setelah kembali dari toilet, sudah hilang" ujar Tiara yang beberapa kali mencari nya di meja kerja nya sendiri.


" Manajer, menurut ku, USB flashdisk proposal dia bukan ketinggalan di rumah, mungkin dia sama sekali tidak mempersiapkan nya" jawab Luna berkomentar mengenai USB flashdisk proposal Tiara dengan mengejek nya secara terang-terangan.


Tiara bicara dalam hati nya" Luna.... jangan jangan kamu....


Tiara merasa curiga kepada Luna, yang sudah mencuri hasil kerja keras yang susah punyah ia buat untuk di rapat kan di kantor nya!..... berjalan ke ruang rapat sambil melihat ke arah Luna.


" Hilang juga tidak jadi masalah, proposal yang aku buat Sudah tertanam di dalam otak ku. orang yang berniat buruk itu bisa mencuri proposal ku, namun tidak bisa mencuri kreativitas di dalam otak ku....


Tiara berbicara kepada mereka, dan menegaskan kembali bahwa ia tidak semudah itu untuk tidak menunjuk kan kemampuan nya kepada orang lain.


Ruang rapat


Seperti bisa semua orang berkumpul di ruang rapat, dan duduk di kursi masing masing.... mereka membicarakan tentang rapat kerja tersebut.


Junior Erlangga yang memimpin jalannya rapat kerja tersebut, ingin melihat langsung bagaimana cara kerja Tiara saat proposal yang ia lihat pada waktu itu akan kah memuaskan hasil nya?.....


" Saya mulai dulu!..... tema proposal saya kali ini, adalah lautan dalam....



Gambar hanya untuk melengkapi cerita tersebut, bukan hasil jiplakan dari karya orang lain....


Luna begitu percaya diri saat maju ke depan menjelaskan tentang proposal nya yang sudah ia curi USB flashdisk itu milik Tiara....dan ia tunjukkan kepada junior Erlangga sebagai pemimpin jalan nya rapat tersebut.


Saat Luna menunjukkan kepada semua orang termasuk kepada junior Erlangga, Tiara begitu kaget dan tercengang melihat USB flashdisk proposal nya telah di gunakan oleh orang lain.


Tiara bicara dalam hati nya" Luna, kamu tidak hanya mencuri proposal ku, kamu bahkan menggunakan nya untuk rapat sekarang.....


Junior Erlangga seketika itu berubah ekspresi wajah nya ia begitu menahan emosi nya, saat melihat proposal yang ia lihat di kamar Tiara pada waktu itu di gunakan oleh orang lain!..... terus terang dan melihat nya sampai selesai.


" Direktur, manajer, proposal saya kira kira seperti ini, saya percaya jika implementasi di lakukan sesuai dengan proposal ini, hasil nya pasti akan sangat bagus


Luna mengakhiri nya sambil memberi hormat kepada mereka semua dan kembali duduk di kursi nya....


Luna bicara dalam hati nya" Tak ku sangka proposal yang Tiara buat begitu bagus, untung saja Yunita membantu ku untuk mencuri nya!.... kalau tidak aku pasti kalah, kalau seperti itu aku harus menepati janji ku, dan meninggal kan perusahaan Erlangga grup untuk selamanya..... tidak, aku perlu pekerjaan yang gaji tinggi ini, aku tidak boleh kalah, pokoknya tidak boleh!....


Luna Merasa Iri hati kepada Tiara sehingga ia mencuri proposal hasil kerja keras Tiara, selama satu Minggu ini ia begitu kesal sambil menggigit bibir bawahnya.

__ADS_1


" Luna, apakah ini proposal yang kamu buat?.....


Junior Erlangga bertanya kepada Luna, dengan tatapan mata yang dingin.... membuat Luna ketakutan.


Luna bicara dalam hati nya" Direktur, seperti nya sudah mengetahui semuanya?!..... tidak, ini tidak mungkin! aku hanya berusaha tenang, jangan panik sendiri....


" Betul direktur?....." jawab Luna dengan tersenyum kaku di depan mereka semua yang ada di ruang rapat.


" Bagus, sangat bagus, bagus sekali.... apakah masih ada proposal alternatif yang lain nya?!...." ujar junior Erlangga memuji proposal Luna dan menanyakan proposal lagi selain itu..


Junior Erlangga melirik ke arah Tiara dan ia bicara dalam hati nya" Tiara aku akan menegakkan keadilan, bila kamu mengungkap kan nya....


" Direktur, ketua Tim 7, Tiara punya proposal nya....


Luna yang tidak sabaran ia langsung menunjuk pada Tiara, ia ingin mempermalu kan nya di depan mereka semua....


Tiara tanpa ragu ia langsung berdiri, di depan mereka semua ia menjelaskan nya didepan mereka tanpa menggunakan proposal itu..... karena sudah tidak ada waktu lagi untuk membuat ulang proposal tersebut.


" Berdasarkan karakteristik dan target pasar dari produk, aku menetap kan tema proposal kali ini sebagai * langit berbintang*....



gambar hanya melengkapi cerita tersebut, bukan hasil jiplakan dari karya orang lain...


Tiara melanjutkan penjelasannya dari hasil mengarang, untuk membuat proposal baru tersebut membuat mereka fokus pada satu arah saja.


" Dengan menggunakan langit berbintang sebagai latar belakang.... langit berbintang adalah tempat impian dari kebanyakan orang, berlian cerah bagai kan bintang batu safir.... misterius bagaikan bintang yang berkelap-kelip yang bersinar di malam hari di langit yang biru....


Semua orang yang berbeda di ruang rapat tersebut, kagum dan takjub melihat Tiara tanpa menggunakan proposal, ia bisa mengarang cerita nya itu!..... membuat Luna kaget melihat Tiara begitu sangat hebat dan penjelasan nya itu masuk akal dan tepat waktu.


" Ini adalah proposal ku, karena proposal yang di kerjakan sebelumnya terlalu memiliki banyak kesamaan dengan Luna. jadi aku memutuskan untuk tidak menggunakan nya, semoga direktur dan manajer bisa memaafkan aku yang tidak mempersiapkan salinan sebagai referensi kita dalam keadaan mendesak.....


Tiara berbicara terus terang kepada semua orang yang hadir di rapat tersebut, membuat Luna dan Yunita begitu kaget mendengar Tiara membahas proposal yang ia curi dari komputer nya Tiara.


Luna bicara dalam hati nya" Dia baru saja memikirkan tentang proposal ini?....


" Kalau begitu, menurut Luna, proposal mana yang lebih baik?...." tanya junior Erlangga langsung pada intinya sambil melihat Luna.


" Hah, sa.... saya akan memilih proposal Tiara, meskipun persiapan nya tidak cukup, namun apabila di perbaiki sedikit, ini pasti akan terjadi rencana yang sempurna....


Luna merasa panik ketika junior Erlangga tiba-tiba bertanya kepada nya, tentang proposal yang Tiara jelas kan di depan tadi dan ia langsung mengambil inisiatif yang tepat....


" Seperti nya' Luna cukup tahu dari juga?...." ujar junior Erlangga bicara ketus kepada Luna di depan mereka semua.


Luna seketika itu ia merenung kan diri nya, sambil menunduk kan kepalanya sambil berbicara dalam hati nya" Benar.... direktur sejak awal, sudah mengetahui semuanya, sekarang hanya sedang menguji ku saja.


Kalau tadi aku masih tidak tahu dari, dan masih memilih proposal ku, maka hasilnya.... pasti akan lebih buruk dari pada mengundurkan diri?!...


" Kalau begitu, pekerjaan periode ini akan di serakah kepada ketua Tim 7, Tiara sebagai penanggung jawab,


semua anggota tim lain nya harus bekerja sama tanpa syarat!.... aku ingin melihat hasil yang paling memuaskan, rapat hari ini di tutup.


Junior Erlangga langsung meninggalkan ruang rapat, dan kembali ke kantor nya memberikan Tiara menyelesaikan proyek nya tersebut.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2