
Seharusnya Rijal bersama Mia mungkin tadinya mereka ingin menyempatkan waktu bersama, tidak di sangka Rijal mendapatkan Tiara tergeletak di lantai di bawah tangga darurat yang begitu sepi tanpa orang sekali pun! yang lewat di sana.
Tiara tidak sadar kan diri dan Rijal Erlangga langsung membawa nya ke ruang istirahat para tamu VIP, yang datang dan Rijal Erlangga mempersamping kan urusannya untuk menolong Tiara dan memanggil dokter sementara waktu Mia ia menunggu Tiara didalam untuk menjaga nya.
Di sisi lain Jimi sedang mengobrol bersama para tamu yang hadir di ulang tahun perusahaan tersebut, sambil memegang minuman anggur merah di tangan nya dengan tersenyum bahagia, menikmati suasana pantai di acara tersebut.
" Jimi cepat bantu aku!...." ujar Rijal Erlangga dengan panik tiba-tiba menarik kerah baju Jimi membuat nya kaget seketika itu.
Wanita yang mengobrol bersama Jimi pun melihat seperti itu ia kaget seketika terdiam sejenak, dan setelah beberapa menit kemudian mereka pun ke ruang di mana Tiara di baringkan oleh Rijal Erlangga.
" Aku menemukan dia terluka di bawah tangga, dan membawa nya ke kamar, lalu aku tergesa gesa mencari kamu....." ujar Rijal Erlangga merasa cemas melihat Tiara pingsan.
" Bukan kah dia istri yang baru saja di nikahi junior? sebenarnya apa yang terjadi....." tanya Jimi dengan melihat kondisi Tiara yang penuh luka dan baju nya sampai sobek seperti itu.
" Istri? sejak kapan kakak menikah? kenapa aku sama sekali tidak di kabari?.... kamu pasti salah sejenak Kakak ku di tinggal pergi oleh kakak ipar Yasmine, dan setelah itu mengidap penyakit alergi terhadap wanita, jadi Jimi dia sudah.....
Rijal Erlangga menjawab pertanyaan Jimi dan ia kaget seketika itu, saat tahu bahwa Tiara adalah kakak iparnya dan ia masih merasa bingung kenapa bisa, ia menjadi istri kakak nya.
" Jangan bicara lagi, cepat panggil junior ke sini?!....
Jimi memerintahkan kepada Rijal Erlangga, agar ia cepat membawa junior ke ruang an tersebut.
Wanita yang mengobrol bersama Jimi ia bernama Jive dan ia pun berjalan dan melihat junior Erlangga yang sedang berjalan di depan nya.
Jive bicara dalam hati nya" Wah pak junior ganteng sekali, aku akan menyapa nya....
" Halo pak junior...." ujar Jive menyapa junior Erlangga dengan tersenyum.
" ADA MASALAH GAWAT DARURAT, AYO IKUT AKU?...
Rijal Erlangga tiba-tiba muncul dan menarik tangan junior Erlangga, membuat nya kaget seketika itu tanpa mengatakan apapun kepada Rijal Erlangga.
Jive bicara dalam hati nya" Pak Rijal Erlangga terus menghalangi ku, untuk berbicara dengan pria ganteng apakah dia suka kepada ku?.....
Junior Erlangga setelah sampai ke ruang an tersebut ia melihat kondisi Tiara yang terbaring di ranjang, ia begitu cemas melihat Tiara seperti itu.
" Apa yang terjadi kepada nya....." tanya junior Erlangga dengan serius menatap Tiara yang penuh dengan luka lebam di tubuh nya.
" Kami juga tidak tahu kenapa dia bisa terluka, Rijal lah yang menentukan nya. untung saja luka nya tidak parah aku sudah membantu untuk di perban untuk sementara waktu, kamu juga dia baik baik, besok pagi bawa dia ke rumah sakit untuk diperiksa.
Jimi menyampaikan nya kepada junior Erlangga, dan setelah itu ia pergi untuk melanjutkan acara pesta ulang tahun perusahaan tersebut.
Junior Erlangga bicara dalam hati nya" Siapa yang berani menyentuh wanita milik ku!.....
" Sakit.... kepala ku sakit sekali?!.....
Tiara berbicara tanpa sadar dan membuat junior Erlangga merasa cemas.
" Sayang kau kenapa?" ujar junior Erlangga hendak menyentuh tangan Tiara.
" Tidak, jangan mendekat! tolong aku.....
!!!!!!!!!!!!!!!!!!...............
__ADS_1
Junior Erlangga begitu kaget saat mendengar Tiara, meminta tolong itu mengingat kan kembali kejadian pada waktu itu saat ia mendekati nya dan tanpa Tiara sadari ia menyebutkan nama Marseille! dan itu membuat nya emosi.
" Tidak! jangan! mendekat Marseille, tolong aku....
kembali ke kenyataan, saat ini Tiara sedang pingsan di ruang VIP.
" Sayang ku, ingin siapa yang menolong mu?" tanya junior Erlangga dengan hati hati mendekati Tiara, sambil memegang kepala nya.
" Jun.... junior tolong aku?!....."jawab Tiara yang masih pingsan membuat junior begitu senang hati.
" Iya, kelakuan istri ku hari'ini cukup bagus, pantas dapat hadiah!....
Junior Erlangga mendekati Tiara dan pelan pelan mengangkat tubuh Tiara dan mencium bibir nya, di saat Tiara sedang mengigau meminta pertolongan dengan mata tertutup.
Junior bicara dalam hati nya" Junior, betul ingat nama ku!.....
Junior dengan terus mencium bibir Tiara, ia merasa senang karena Tiara untuk pertama kalinya ia langsung ingat dan memanggil nama junior Erlangga.
Mereka terhanyut dalam hati yang tenang, dan damai tanpa seorang pun yang menggangu nya seperti malam itu menjadi malam yang terindah bagi mereka yang baru saja menikah dan itu menjadi kenangan tersendiri bagi junior Erlangga.
Di pagi hari berikutnya Tiara terbangun karena kaget.
" TIDAK..... TIDAK?!....
Tiara terduduk di atas ranjang nya, dengan kaget dengan memakai baju tidur dan selimut tebal nya! ia terdiam sejenak.
" Istri ku sayang, akhirnya kamu sadar?.....
Junior Erlangga langsung bangun dan bertanya kepada Tiara dan mereka pun saling menatap satu sama lain.
" Apa kah kamu masih ingat, siapa yang melukai mu semalam?!...." tanya junior Erlangga tanpa basa-basi lagi kepada Tiara membuat nya kebingungan.
" Melukai ku? sejak kapan kepala ku di perban? aku hanya ingat semalam aku meninggalkan acara..... kemudian aku tidak ingat apa-apa lagi....agak sakit.
Tiara berbicara kepada junior Erlangga, dengan merasa bingung Kenapa kepalanya bisa terluka dan di perban!....ia memegang kepala nya dan ia merasa kan sedikit sakit di bagian kepala nya itu.
" Kamu sudah tidak ingat apa-apa?" ujar junior Erlangga bertanya kembali kepada Tiara dan mendekati nya dengan serius.
" Sudah tidak ingat, itu.... kenapa kita berada di sini? kita...." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga sambil mendorong tubuh junior Erlangga dengan wajah memerah.
Junior Erlangga dengan tersenyum licik, ia membohongi Tiara dan memanfaatkan kesempatan untuk berbaikan dengan tiara.
" Semalam kamu minum terlalu banyak, lalu meminta ku untuk ke sini?...." ujar junior Erlangga berbicara kepada Tiara sambil mempercandai nya.
" Mana mungkin?" jawab Tiara dengan kaget ia merasa malu kepada dirinya sendiri yang berinisiatif mendekati junior Erlangga.
Tiara di bawa ke rumah sakit, oleh junior Erlangga untuk memeriksa kondisi badan Tiara agar tidak terjadi apa-apa karena kejadian tersebut.
" Nyonya Tiara silahkan berbaring di sini, saya akan memeriksa kondisi badan Anda" ujar dokter bernama Andreas.
Di sisi lain di luar rumah sakit junior Erlangga bersama Jimi sedang mengobrol, mengenai kejadian kemarin malam saat Tiara pingsan dan di temukan oleh Rijal Erlangga di bawah tangga darurat tersebut.
" Rijal bilang ia menemukan Tiara, di ruang an tangga luar Aula lokasi acara, saat itu ia pingsan dalam keadaan pakaian sobek.... aku sudah periksa bahwa Tiara tidak di lecehkan.
__ADS_1
Jimi menceritakan tentang Tiara kepada junior Erlangga, dan itu membuat junior Erlangga emosi karena ia mulai menyukai Tiara.
" Berani sekali dia?!...." ujar junior Erlangga dengan wajah kesalnya ia begitu menyayangi Tiara.
" Menurut tebakan aku, ada orang yang ingin melecehkan nya, kemudian dia tidak sengaja jatuh dari tangga, dan kepala nya terluka? orang itu melihat dia pingin, mungkin di kira dia meninggal, dan takut ketahuan orang lalu dia kabur begitu saja.
Jimi menebak nya begitu detail, kejadian tiara jatuh dari tangga saat acara ulang tahun perusahaan berlangsung pada malam itu.....
" Apakah Rijal, melihat siapa yang melakukan nya?....
Junior menanyakan kepada Jimi tentang masalah Tiara, tentang orang yang mencelakai Tiara dan ingin tahu siapa orang tersebut.
" Rijal bilang dia tidak melihat nya, ruang tangga juga tidak ada kamera cctv, Tiara juga lupa ingatan.... tetapi yang membuat ku penasaran adalah kenapa dia tidak mengingat nya saat kejadian semalam? aku sudah memeriksa riwayat penyakit nya, dia pernah tenggelam pada waktu 5 tahun lal, dan di larikan ke rumah sakit oleh seorang? saat terbangun dokter menemukan dia kehilangan ingatan selama satu tahun
Jimi berbicara tentang kondisi tubuh Tiara saat ia melakukan pemeriksaan terhadap istri teman nya yaitu junior Erlangga ia berpikir bahwa Tiara pernah mengalami tragedi yang begitu serius.
" Jadi? lupa ingatan nya itu berkaitan dengan kejadian kecelakaan 5 tahun yang lalu, Tiara juga pernah bilang ibunya juga meninggal karena tenggelam.... seperti nya harus suruh orang selidiki.
Junior Erlangga berpikir bahwa kejadian itu tidak sederhana begitu, kenapa kejadian itu sangat berkaitan dengan kejadian 5 tahun lalu saat ia di tinggal Yasmine pergi ke luar negeri dan ia ingin tahu kebenaran nya lalu ia akan menyuruh orang untuk menyelidiki nya, tanpa sepengetahuan Tiara.
" Sangat memungkinkan, dan pasti bukan karena tenggelam, seharusnya adalah kejadian lain yang lebih rumit? tetapi masih ada satu hal...
Di sisi lain Tiara sudah selesai di periksa dokter, dan ketika ia hendak keluar dari ruangan tersebut tiara tidak sengaja mendengar pembicaraan junior Erlangga dan Jimi di luar dan ia berhenti sejenak, dan mendengar kan pembicaraan mereka sampai selesai.
" Terimakasih dokter" ujar Tiara langsung pergi sambil tersenyum kepada dokter tersebut.
" Dari riwayat penyakit di ketahui, 5 tahun yang lalu ia pernah melahirkan anak seorang anak laki laki.
Jimi berbicara di dekat ruang an Tiara di periksa, dan itu membuat tiara tidak senang hati saat mendengar mereka membicarakan tentang dirinya sendiri.
Dan ia tidak jadi membuka pintu untuk keluar ia terus mendengarkan pembicaraan mereka di ruang an tersebut.
Tiara bicara dalam hati nya" Junior.... bagaimana kamu akan menjawab nya, di hadapan teman baik kamu masih akan tidak peduli seperti yang kamu katakan pada saat itu?...
" Jadi?!...." jawab junior dengan singkat.
" KAMU TIDAK KEBERATAN?..." tanya Jimi kembali ia terkejut dan berteriak kepada junior Erlangga.
" Keberatan kenapa? bukankah aku juga mempunyai anak yang usianya 5 tahun...." jawab junior Erlangga kembali ia tanpa ragu mengakui nya kepada Jimi.
" Junior, kau memang hebat" ujar Jimi dengan pasrah ia tidak bisa bicara apapun lagi dengan keputusan junior terhebat.
Setelah Tiara mendengar pengakuan dari junior Erlangga, ia barulah keluar dengan rasa percaya diri dan dengan mengusap air mata nya ia menghampiri mereka di luar ruangan tersebut.
" Aku sudah selesai pemeriksaan nya?" ujar Tiara langsung berbicara untuk tidak meninggalkan kecurigaan terhadap mereka.
" Ayo kita pulang, Jimi akan mengantarkan hasil diagnosis nya ke rumah" ujar junior Erlangga memegang tangan Tiara langsung membawa nya pergi.
" Hei.... ujar Jimi dengan bereaksi terkejut mendengar perkataan junior Erlangga.
Tiara bicara dalam hati nya" Hangat sekali..... gawat seperti nya aku mulai jatuh cinta pada pria ini.
Tiara terus memandangi wajah junior Erlangga sambil berjalan ke luar rumah sakit, dengan tersenyum bahagia ia memegang tangan junior Erlangga dengan berinisiatif dengan erat.
__ADS_1
Bersambung........