Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Malam Hari Di Villa Episode 19.


__ADS_3

Tiara merasa bersalah kepada junior Erlangga, karna ia tidak tepat waktu pulang ke rumah membawa rayanza Erlangga ia tidak berani bicara apa pun, karena keterlibatan itu di akibatkan oleh nenek nya sendiri???? yang memicu keributan di tengah jalan saat ingin pulang ke rumah nya.


Maka dari itu Tiara tidak mau melibatkan orang lain di antara, urusan keluarga nya ia bisa mengatasi nya sendiri dan membalas dendam kepada mereka yang sudah membuat ia dan ibunya menderita karena adanya orang ketiga di antara mereka dan sampai kehilangan ibunya saat masih kecil tanpa, memperdulikan ia dan selalu di sebut anak h*r*m....


" Kenapa???? nyonya tiba-tiba jadi bisu ya? tuan muda kamu juga tidak bisa bicara ya" ujar junior Erlangga bertanya kepada mereka berdua sambil duduk di sofa dengan serius menatap mereka.


" Pa..... papa aku bersalah.....


Rayanza Erlangga menjawab pertanyaan junior Erlangga dengan memalingkan wajahnya kearah lain dengan merasa bersalah kepada papa nya.


" Aku rasa, ingat an tuan muda seperti nya kurang bagus harus di bantu...


Junior Erlangga seketika itu berdiri, dengan wajah yang serius seperti ingin memarahi nya berjalan menghampiri mereka berdua.


" Kamu....kamu jangan mendekat...." ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan memeluk rayanza Erlangga dengan melindungi nya.


Tiara dengan sigap ia menggendong rayanza Erlangga, dan menjauhi junior Erlangga dengan mundur selangkah demi selangkah? dan tidak sengaja ia tersandung hampir terjatuh kelantai, namun junior Erlangga langsung melangkah cepat menangkap tubuh Tiara untuk menyeimbangkan kaki nya tersebut.


" Ah gawat..." ujar Tiara dengan kaget nya ia langsung melindungi kepala rayanza Erlangga saat ingin terjatuh dengan tangan nya.


" Masih mau menghindari ku terus" ujar junior Erlangga bertanya kepada Tiara, sambil menangkap tubuh Tiara dengan tangan nya dengan serius.


" Dia masih anak kecil, sudah tahu salah ia mau berubah, sudah selesai kamu tidak boleh memukul nya


kalo mau pukul, pukul aku saja" ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan serius menatap nya dan menghalangi rayanza Erlangga dengan kasih sayang.


" Istri ku, apa menurut mu suami mu kelihatan seperti orang yang bisa memukul wanita?" ujar junior Erlangga menjawab pertanyaan Tiara dengan raut wajah yang kesal.


" Tidak.... tidak begitu! ujar Tiara berbicara dengan panik kepada junior Erlangga dengan menghindar.


Tiara berbicara dalam hati nya, Apa aku bisa ngomong sedikit mirip?!...


". Apa yang di takut kan oleh mu Tiara" Ujar junior Erlangga mendekati nya, sambil memegang tangan Tiara dengan tersenyum.


" Ti.... tidak ada?" ujar Tiara berbicara dengan ragu menatap junior Erlangga.


" Oh ya???? berarti harus coba terlebih dahulu baru kamu tahu" ujar Junior Erlangga hendak mencium Tiara dengan perlahan lahan.


Tiba-tiba rayanza Erlangga mengacu kan, rencana mereka ia meringis kesakitan di bagian perut nya membuat Tiara tersadar kembali,dan panik melihat rayanza Erlangga.


" Sakit.....perut ku sakit sekali???? ujar rayanza Erlangga berteriak kesakitan dengan berkeringat dingin.


" Rayanza???? "ujar Tiara berbicara dengan panik melihat rayanza kesakitan ia bingung harus bagaimana.


Seketika itu junior Erlangga langsung menggendong nya dan membawa nya ke kamar tidur nya, untuk membaringkan tubuhnya di kasur tersebut.


" Panggil Jimi ke sini? " ujar junior Erlangga dengan berteriak kepada Richard untuk menelpon nya.


" Baik????" ujar Richard dengan sigap ia langsung menelpon nya.

__ADS_1


" Rayanza kenapa ia!!!! ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan serius melihat nya menggendong rayanza Erlangga.


" Tadi malam ia makan apa????" ujar junior Erlangga bertanya kepada Tiara dengan emosi.


" Hah, KFC trus bakso, cumi, sate dan jus buah strawberry di kafe" ujar Tiara menjawab pertanyaan junior Erlangga, dengan serius mengingat kembali kejadian tersebut.


Seketika itu junior Erlangga terdiam sejenak, dengan menghela nafas panjang dengan kesal dan meninggal kan Tiara di ruang tamu.


" Rayanza, jadi begini karena aku..... maaf...." ujar Tiara berbicara sendiri dengan meniti kan air mata nya dengan rasa bersalah.


" Tuan junior, tuan junior???? tuan jimi sudah tiba" ujar Richard langsung membawa nya ke dalam rumah.


" Cepat baringkan di atas ranjang nya" ujar Jimi dengan panik ia langsung memeriksa kondisi rayanza Erlangga.


" Aduh Sakit.... sakit sekali, aku mau nenek mau nenek di sini hik....hik..." ujar rayanza Erlangga dengan merengek meminta nenek nya datang ke rumah.


30 menit kemudian akhirnya mereka untuk beberapa saat sudah tenang dengan kondisi rayanza Erlangga yang sudah di suntik vitamin agar bisa beristirahat.


" Kondisi nya sudah stabil sekarang, mungkin nanti malam ia akan demam???? harus terus berjaga di sini nya, selain itu kelak jangan sampai makan sembarang an lagi, karena daya tahan tubuh nya yang baru terbentuk dengan susah punyah, selama bertahun-tahun ini, jangan sampai hancur kalo begitu saya permisi dulu.


Jimi langsung pergi meninggalkan rumah junior Erlangga, karena tugasnya sebagai dokter untuk memeriksa kondisi rayanza dan ia memperingati mereka agar tidak lagi memberi makan sembarang kepada rayanza Erlangga.


Tiara terdiam sejenak melihat kondisi rayanza Erlangga, seperti itu ia merasa bersalah dan tidak tega melihat nya dan ia merasa sedih melihat nya terbing lemah di tempat tidur.


" Ayo kita juga keluar?....


Junior Erlangga mengajak Tiara keluar dengan rasa tidak peduli sama sekali kepada rayanza Erlangga, ia hanya ingin mengetes Tiara apa kah ia iba atau tidak saat melihat kondisi anak nya sakit seperti itu? junior Erlangga sangat sayang sekali kepada rayanza Erlangga karena ia anaknya dari istri pertama nya, yang tidak lain Yasmine ini sendiri.


" Tunggu sebentar! anak mu sedang sakit sekarang, harus ada orang yang menemani nya di sini. kamu yakin akan pergi begitu saja????....


Tanya Tiara kepada Junior Erlangga, dengan menghentikan langkah nya dan berbicara serius mengenai kondisi rayanza Erlangga saat ini.


" Di sisi banyak pengurus rumah tangga, dan pelayan untuk menjaga nya???? jad ku istirahat lh terlebih dahulu...


Junior Erlangga menjawab pertanyaan Tiara, dengan berbalik badan menunjuk an rasa tidak peduli mengeni kondisi rayanza Erlangga di depan Tiara,ia menyodorkan tangan nya untuk mengajak nya ke luar kamar.


" Kondisi anak sampai seperti ini, kita tidak bisa beristirahat dengan tenang kan....


Tiara langsung berbalik badan dan duduk di samping nya rayanza Erlangga sambil mengelus kepala nya, ia merasa sedih melihat kondisi rayanza Erlangga.


" nyonya???? tuan sudah bekerja seharian,


Richard berkomentar mengenai junior Erlangga, dan ia pun terdiam sejenak saat melihat reaksi dari Tiara berbicara seperti itu kepada junior Erlangga.


" Kamu boleh saja tidak menemani nya, tetapi malam ini aku harus berjaga di sini, ini akibat kesalahan ku....aku harus berjaga di sini sampai ia benar benar sembuh lagi????


Tiara berbicara serius menatap junior Erlangga, dan bersikeras untuk menemani rayanza Erlangga sampai benar-benar sembuh ia duduk di samping rayanza.


" Terserah kamu aku akan pergi....

__ADS_1


Junior Erlangga meninggal kan Tiara bersama Richard di kamar rayanza Erlangga, dengan tidak peduli sama sekali ia berbalik badan dan pergi ke luar kamar.


" Rayanza kenapa????? kok bisa sampai seperti ini....


Tanya Tiara kepada Richard rasa penasaran nya muncul dengan sendirinya? mengenai kondisi rayanza yang menghawatir kan seperti itu.


" Sejak kecil kondisi tubuh tuan muda rayanza kurang bagus, dokter bilang daya tahan tubuh nya sangat lemah karena ibunya sering mengkonsumsi bermacam obat obatan saat hamil tanpa sepengetahuan tuan junior, ia selama bertahun-tahun dia harus di rawat dengan sangat hati-hati dan pelan pelan sudah membaik.


Richard menjawab pertanyaan Tiara,ia langsung menceritakan tentang masa lalu mereka saat junior Erlangga masih ber sama Yasmine ????pada waktu itu membuat Tiara semakin merasa bersalah kepada rayanza Erlangga setelah ia mendengar kan cerita dari Richard.


" Anak ini masih begitu kecil, kenapa nasibnya sangat buruk sekali" ujar Tiara melihat rayanza Erlangga terbaring lemah ia merasa iba kepada nya.


" Kelak? ada nyonya yang menyayangi tuan muda rayanza, ia pasti akan bahagia....


Richard berkomentar lagi dan berbalik badan dan pergi meninggalkan tempat tersebut dengan rasa percaya kepada Tiara.


Tiara pun tersenyum dengan ramah kepada Richard, yang sudah mengijinkan nya untuk menjaga rayanza.


pukul 12 tengah malam, rayanza panas terus berlanjut sampai mencapai 40 derajat Celcius???? itu membuat Tiara semakin hawatir ia tidak tidur hanya untuk menjaga nya semalam suntuk.


Tidak lama kemudian dokter itu pun datang hanya untuk memberikan obat penurun panas, setelah itu ia pergi lagi Tiara mengompres badan nya rayanza Erlangga, dengan handuk kecil dan air dingin ia begitu telaten menjaga nya dan setelah beberapa jam kemudian akhirnya panas nya turun.


" Huh!!!!.....


Tiara menghela nafas dengan lega, sambil menyender kan kepalanya di tangan dengan sangat lelah setelah sepanjang malam menjaga rayanza Erlangga.


" Jangan mendekati aku????" teriak rayanza Erlangga, dengan tiba-tiba mengagetkan Tiara sedang istirahat sejenak.


" Rayanza......" ujar Tiara langsung bangun terkejut karena kaget mendengar teriakkan rayanza.


Rayanza Erlangga mimpi buruk, di dalam mimpinya ia sangat ketakutan karena ada nenek nenek???? yang mengejar nya ia membawa tongkat kayu, hendak memukul nya di dalam mimpinya itu ia berlari dan terdesak sampai sampai ia berteriak meminta tolong.


" Mama! tolong aku" ujar rayanza Erlangga berteriak ketakutan di dalam mimpi nya,ia sampai terduduk murung.


Tiba-tiba ia melihat Tiara berada di dalam mimpinya dan mendekati nya, setelah itu rayanza termenung sejenak melihat Tiara dan seketika itu nenek nenek itu pun menghilang dari hadapan rayanza Erlangga.


" Rayanza, jangan takut" ujar Tiara mendekati nya dan memeluk tubuh rayanza Erlangga.


" Kakak cantik????" ujar rayanza Erlangga dan ia pun langsung tentang seketika itu juga.


" Mama ada di sini, jangan takut sayang" ujar Tiara langsung berbaring di tempat tidur nya sambil tidur bersama rayanza dan memberikan pelukan hangat ketika tidur bersama nya.


Malam semakin larut di jam 3 subuh tiba-tiba? junior Erlangga setelah pulang dari kesibukan nya ia langsung mengunjungi kamar rayanza Erlangga dengan diam diam, membuka pintu kamar nya.


Ceklek....krek.


" Tuan junior????" ujar Richard menyapa nya, ia sedang berjaga di depan pintu kamar rayanza Erlangga.


" Hemmm" jawab junior Erlangga langsung masuk ke dalam kamar ia melihat mereka sedang tertidur lelap di ranjang bersama sambil berpelukan seperti layaknya seorang ibu dan anak nya, junior Erlangga melihat seperti itu ia begitu senang dan melangkah menuju ke ranjang nya dan ia pun bersiap-siap????? untuk tidur dan berbaring bersama mereka di kasur yang sama dan masuk ke selimut bersama mereka dan tidur bersama layaknya keluarga bahagia.

__ADS_1


Rayanza Erlangga, tidur terhimpit di tengah tengah mereka tanpa ia sadari ia di dalam pelukan mereka berdua saat tidur bersama membuat badan nya semakin nyaman.


Bersambung.......


__ADS_2