Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Memasak Makanan Untuk Rayanza Episode 22.


__ADS_3

Tiara Setelah kepergian Kinanti dan anak nya ia menunggu rayanza Erlangga, di depan pintu gerbang sekolah nya seperti biasa ia begitu terlihat sedih dulu Kinanti adalah sahabat terbaik nya yang selalu ada di saat ia terpuruk sekali pun karena kepergian ibunya yang ntah kemana.


Kinanti lah yang selalu memberikan ketenangan dan selalu menghibur nya,di saat ia sedih dan selalu bisa membuat lelucon yang bisa bikin Tiara tertawa bahagia lagi? dan melupakan kesedihannya terhadap ibunya, kini dia berubah derastis setelah kejadian 5 tahun lalu tersebut.


" Kakak cantik...." ujar rayanza menyapa Tiara sambil berlari ke dengan tersenyum bahagia.


" Yuk, kita pulang????" ujar Tiara mengajak nya segera pulang dengan memegang tangan rayanza Erlangga, sambil tersenyum kepada nya.


" Aku tidak mau pulang, aku mau makan Berger dulu yang kemarin itu" ujar rayanza Erlangga menolak nya dan melepaskan tangan nya dari Tiara.


" Kamu baru saja sembuh, sekarang tidak boleh makan itu lagi harus patuh ya sayang ku...." ujar Tiara membujuk rayanza Erlangga yang sedang marah sambil menyentuh kepala nya dengan lembut.


" Tidak mau? pokoknya aku mau makan sekarang juga, tidak mau pulang" jawab rayanza Erlangga bersikeras dengan pendirian nya sambil memalingkan wajahnya.


" Bagaimana kalau kita beli bahan makanan nya saja? nanti aku masak in buat kamu...." ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga dengan ide nya itu untuk membujuk nya agar mau pulang ke rumah.


" Wah berarkah itu kakak cantik?" ujar rayanza Erlangga dengan bersemangat dan melupakan keinginan nya untuk makan Berger.


" Tentu saja, kamu harus patuh dulu baru bisa" ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga sambil tersenyum dengan sabarnya ia.


Akhirnya Tiara dan rayanza Erlangga pergi untuk berbelanja di supermarket terdekat, dan membeli keperluan masakan ia membeli daging sapi segar, roti dan bermacam-macam untuk ia masak mereka begitu bahagia setelah itu mereka pun pulang di sore harinya.


" Nyonya, tuan muda, mau makan apa kata kan saja kepada ku aku akan memasak an untuk mu" ujar Hasna menghampiri Tiara yang sedang membawa bahan masakan untuk di masak.


" Tidak boleh, aku mau makan masakan kakak cantik kamu tidak boleh masak...." ujar rayanza Erlangga mendorong Hasna menyingkr kan dari jalan nya.


" Ibu Hasna, tidak apa-apa, jangan di lihat dari tampilan ku saja, masakan ku di bilang lumayan" ujar Tiara berbicara kepada Hasna sambil membawa keranjang belanja an nya ke dapur.


Tiara meletakkan nya di meja dapur dan langsung mengeluarkan satu persatu, bahan masakan tersebut dan mencuci bersih sayur an dan memotong sayuran hijau seperti biasa ia masuk, dan membersihkan ikan segar dan membuat bumbu halus untuk ikan tersebut


Setelah itu ia panggang menggunakan oven dan melanjutkan membersihkan daging yang sudah ia beli bersama rayanza Erlangga, dan mengiris nya dengan kecil kecil dan di ongseng bersama an dengan sayuran nya dengan lihai dan teliti ia masuk kan bahan bahannya, membuat Hasna tercengang kaget melihat Tiara begitu seperti sudah terbiasa berada di dapur tanpa ia harus memberikan instruksi kepada Tiara saat memasak semua makanan nya di temani oleh rayanza Erlangga di belakang nya.


" Nyonya yang baik..." ujar junior Erlangga tiba tiba muncul di dapur tanpa bersuara melihat Tiara masak di dapur.


" Dia milikku kamu tidak boleh lihat, pokoknya tidak boleh!..." ujar rayanza Erlangga langsung berbalik badan dan mendorong junior Erlangga keluar dari dapur.

__ADS_1


" PR dari guru, apa kah sudah di kerjakan" ujar junior Erlangga langsung membentak rayanza Erlangga dengan kesal nya semakin hari selalu berulah.


" Aku tidak mau mengerjakan PR!..." ujar rayanza Erlangga berteriak kepada junior Erlangga yang selalu sibuk di kantor dan tidak ada waktu untuk nya bermain bersama.


" kalau begitu, kamu hanya bisa jadi anak kecil, yang tidak bisa tumbuh dewasa, untuk selamanya? dan tidak bisa menikah" ujar junior Erlangga dengan serius dan tidak peduli dengan hal apapun dengan mengancam rayanza Erlangga.


" Siapa bilang?!... sekarang aku kerjakan PR nya" ujar rayanza Erlangga dengan berjalan meninggalkan dapur dan naik ke atas kamar nya.


" Wangi sekali lagi masak apa????" ujar junior Erlangga bertanya kepada Tiara dengan menghampirinya dari belakang.


" Aku sedang memasak bubur sekarang" ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga dengan fokus ke masakan nya.


" Tidak di sangka ternyata, istri ku hebat sekali ya" ujar junior Erlangga mendekati Tiara dengan menundukkan kepalanya melihat ke arah masakan nya.


" Kamu... kamu terlalu dekat" ujar Tiara berbicara gugup kepada junior Erlangga dengan mendorong tubuh nya menjauh dari diri nya.


" istri ku memang tidak bisa baca situasi...." ujar junior Erlangga berbalik badan dan pergi dari dapur.


Tiara berbicara dalam hati nya" Kamu adalah tuan muda yang di kejar-kejar, oleh banyak wanita di samping mu sedang kan aku adalah hanya istri sementara saja, jika seandainya Yasmine kembali apakah aku masih bisa menjadi istri mu atau tidak.


" Rayanza saat nya makan! ujar Tiara memanggil nya untuk turun dan makan bersama.


" Ok!!!!" ujar rayanza Erlangga, menghampiri Tiara dan memegang tangan nya dengan tersenyum.


" Duduk di samping mama ya hehehe" ujar Tiara sambil ketawa kecil, dengan senang hati.


Junior Erlangga melihat kedekatan mereka berdua, ia merasa senang dan tiba tiba ia dengan isengnya menghadang jalan rayanza Erlangga???? dengan sengaja dan menarik tangan Tiara serta menangkap tubuh Tiara secara tiba-tiba dan di lihat oleh rayanza Erlangga saat di ruang makan.


" Hey.... apa yang kamu lakukan????" ujar rayanza Erlangga berteriak kepada junior Erlangga yang tiba-tiba menghentikan langkahnya.


" Memeluk istri ku...." ujar junior Erlangga dengan berterus terang kepada rayanza Erlangga, membuat Tiara kaget melihat ayah dan anak bertengkar.


Apa kamu benar benar masih tuan muda junior, yang di kagumi banyak orang.... Tiara berbicara dalam hati nya" pria ini sangat kekanak-kanakan sekali, sampai cemburu kepada anak sendiri.


" Makan nya pelan pelan saja, tidak akan ada orang yang merebut makanan nya dari mu kok" ujar Tiara berbicara kepada rayanza Erlangga, dengan tersenyum

__ADS_1


" Huh! tunggu saja aku pasti bisa cepat cepat tumbuh dewasa, agar bisa rebut kakak cantik dari papa" ujar rayanza Erlangga sambil makan dengan lahap berbicara kepada junior Erlangga saat di meja makan.


Malam semakin larut mereka setelah makan selesai, Tiara langsung menidurkan rayanza Erlangga di kamar nya!!!! ia menyanyi kan lagu pengantar tidur untuk rayanza Erlangga.


" Tidur lah oh tidur lah anak ku sayang, ku nyanyikan lagu untuk anakku sayang... jangan pernah takut ada mama disini untuk menjaga mu setiap saat, pejamkan mata mu oh anak kuuu! hari sudah malam, kelak kau dewasa oh anak kuuu.... jadi lah anak yang berbakti kepada papa dan mama oh tidur lah sayang ku.


Setelah rayanza tertidur pulas sambil memeluk Tiara, Tiara memindahkan posisi tidur nya dan meneliti nya sejak ia melihat rayanza Erlangga dan meninggal kan nya pergi ke luar dan menutup pintu kamar rayanza dengan perlahan lahan.


" Ibu tiri ini sangat kompeten???" ujar junior Erlangga tiba-tiba muncul dan berbicara kepada Tiara membuat nya kaget dan berbalik badan melihat junior Erlangga.


" Selanjutnya bagaimana caranya, nyonya junior melayani suami... aku sudah menanti kan nya" ujar junior Erlangga lagi mengikuti dari belakang masuk ke dalam kamar.


" Kita.... bukan kah kita hanya menikah secara kontrak saja" ujar Tiara bertanya kepada junior Erlangga dengan gugup dan ia tersandung jatuh ke tempat tidur.


" Sekarang aku perlu seorang istri, istri sungguhan dan bisa menemani ku tidur" ujar junior Erlangga perlahan lahan mendekati Tiara di kasur tersebut.


" Tidak... jangan mendekat, lepaskan aku tidak" ujar Tiara dengan panik ia langsung hendak bangkit dari tempat tidur nya.


" Ssssttttt! Tiara jangan ribut, begitu suka penyambutan dengan cara menolak ya" ujar junior Erlangga dengan menggoda Tiara hanya untuk bercanda bersama, ia juga tau tidak mudah untuk menerima kenyataan bahwa mereka sudah menjadi suami istri saat ini.


Tiara berbicara dalam hati nya sambil memejamkan matanya" Bagaimana ini? sangat mengerikan....


" Malam ini akan sangat menyenangkan, bagi kita yang baru saja menikah" ujar junior Erlangga berbisik kepada Tiara sambil menindih tubuh Tiara yang berusia mendorong nya dengan memberontak.


" Tidak.... tidak.... tolong Marseille, tolong aku" ujar Tiara secara tidak sadar ia menyebutkan nama Marseille ananta saat bersama junior Erlangga di kamar mereka.


Junior Erlangga secara tiba-tiba ia melepaskan tangan Tiara dan bangkit dari tempat tidur, dengan kaget nya ia mendengar sebut an nama laki laki lain.


" Maaf aku hanya" ujar Tiara langsung duduk di tempat tidur nya, melihat junior Erlangga berbalik badan dan pergi meninggalkan tempat tersebut.


Junior Erlangga bicara dalam hati nya" Dasar wanita si*l*n berani beraninya ia menyebutkan pria lain di saat seperti ini...


Junior Erlangga meninggal kan Tiara,bsendiri an di kamar dengan kesal ia tidak menunjukkan kemarahan nya di depan Tiara karena ia masih bisa memaafkan kesalahannya tanpa menggunakan kekerasan terhadap nya.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2