
Tiara setelah melihat rayanza Erlangga di bawa pergi, orang orang suruhan junior Erlangga ia langsung melanjutkan pembicaraan nya dengan junior Erlangga untuk meminta tawaran nya tersebut, yang tadinya ia ikhlas tanpa pamrih untuk menjaga anaknya tersebut.
Saat itu ternyata orang seperti junior Erlangga tidak ingin ada hutang Budi ia mengajukan, kompensasi seperti apa yang ia mau dan dengan sengaja ia meminta kompensasi seperti proyek pembangunan hotel tersebut dan ia mengajukan itu kepada junior Erlangga.
" Aku....aku ingin proyek pembangunan hotel baru tersebut, apakah boleh di pertimbangkan perusahaan Ananta?" ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga untuk perusahaan tunangan nya itu.
" Hummm! ini kompensasi yang kamu minta? selera mu besar juga" ujar junior Erlangga menyerahkan nya kepada Tiara.
" Tidak.....bukan aku hanya?" ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga sambil menggeleng kan kepalanya dengan menolak agar ia tidak salah faham soal permintaan nya tadi.
" kalo bukan! ambil uang ini lalu pergi? ini cek sebesar Rp 2,3 milyar rupiah untuk mu" ujar junior Erlangga menyerahkan nya kepada Tiara tanpa ragu.
" Bukan..... bukan seperti itu tuan" ujar Tiara menundukkan kepalanya di depan junior Erlangga dengan ragu ragu.
Junior Erlangga terdiam sejenak, dan menatap Tiara sambil berbicara dalam hati nya, gadis ini seperti lembut sekali ingin sekali aku menyentuh nya. junior Erlangga hendak mengangkat tangan nya namun tidak jadi karena Tiara mengangkat kepalanya dengan tiba tiba.
" Rp. 2,3 milyar rupiah itu terlalu sedikit, aku memutuskan untuk mengambil proyek pembangunan hotel baru tersebut" ujar Tiara dengan berharap sambil memohon kepada junior Erlangga agar ia memberi kan itu kepada nya.
" Ternyata kau gadis yang serakah" junior Erlangga menjawab pertanyaan Tiara dengan kaget, yang awalnya ia mengira Tiara gadis yang lembut dan baik hati.
__ADS_1
" Terimakasih atas pujiannya"ujar Tiara berbicara kepada junior Erlangga sambil tersenyum dan berbicara dalam hati nya, selamat 5 tahun ini, aku sudah di beri beberapa lebel yang tidak menyenangkan hati.... jadi, tambah satu label ( serakah) lagi itu tidak jadi masalah.
Junior Erlangga mengeluarkan sebuah kertas dan ia tanda tangani di depan Tiara dan menyerahkan nya dengan langsung setelah itu pergi meninggalkan nya.
" Ini Rp.30 milyar rupiah ambil lah dan jangan pernah mengganggu aku lagi ck" ujar junior Erlangga dengan kesal kepada Tiara dan membelakangi nya dan berjalan menjauh dari nya.
Tiara berbicara dalam hati nya, siapa sebenarnya yang berdiri di sini sekarang? aku yang seperti ini, bahkan aku sendiri juga sudah tidak mengenali diri ku lagi Tiara berbalik badan dan pergi pulang ke rumah tunangan nya.
Malam hari berikutnya Tiara pulang ke rumah tunangan nya seperti biasa, ia tinggal di sana untuk melunasi hutang keluarga nya yang telah mana ia memghianati tunangan nya 5 tahun lalu dan membuat nya berubah menjadi kasar dan kejam terhadap nya, yang tadi nya ia mengenal sosok Marseille ananta itu cowok yang baik hati dan menyayangi nya sepenuh hati dan menjaga nya kini berubah 180 derajat menjadi laki laki, yang tidak punya hati nurani sama sekali dan sering menyiksa batin nya dengan jahatnya ia.
Ceklek
" Marseille.... cepat...
Ceklek...plak..
Pintu kamar Marseille di buka oleh Tiara dan melihat Marseille bersama seorang cewek,di ranjang nya ia terdiam sejenak.
" Kamu sudah pulang?" tanya Marseille ananta kepada Tiara ia membelakangi nya.
__ADS_1
" Iya?????? jawab Tiara dengan tidak berdaya melihat mereka berdua an di dalam kamar tunangan nya.
" Seharian kau kemana saja? " Marseille ananta bertanya kembali kepada Tiara sambil berbaring di ranjang bersama cewek tersebut.
" Rumah sakit" jawab Tiara lagi dengan nada suara rendah melihat Marseille ananta mengkhianati nya.
" Siapa yang memperbolehkan kamu pergi???? aku terus bilang pada mu, harus mendapatkan kontrak dari tuan Handoko, kamu malah kabur sebelum selesai? kata kan bagaimana kamu akan memperbaiki kesalahan ini " ujar Marseille ananta berbicara kepada Tiara dengan marah tentang kontak tersebut.
" Maaf.... aku" Tiara menjawab pertanyaan Marseille ananta sambil berjalan mendekati nya.
" Maaf, maaf... berapa harga permintaan maaf mu, malam ini tuan Handoko menyewa sebuah kamar? di hotel bintang lima, kamu pergi temani dia satu malam ini kunci kamar nya" ujar Marseille dengan emosi, kepada Tiara dan ia menyuruh nya untuk pergi mendapatkan kontrak nya kembali dengan merendahkan harga diri Tiara dengan menyerahkan kunci hotel tersebut.
" Hahahaha Marseille, suatu hari nanti sisa cinta terakhir ku kepada mu? akan Ter kikis habis oleh mu, setelah bisnis ini sebagai, aku tidak lagi berhutang kepada mu...." ujar Tiara tertawa pahit dan ia menangis di depan Marseille dan wanita tersebut, dengan tangan gemetar an mengeluarkan kertas tersebut.
Tiara mengambil konci hotel tersebut, yang di letakkan di atas meja oleh Marseille ananta? dan langsung meninggalkan mereka berdua di kamar ia berlari ke luar kamar membuat Marseille ananta marah besar kepada Tiara.
" Kamu mau kemana????" ujar Marseille ananta bertanya kepada Tiara dengan emosi.
Tiara sudah tidak sanggup lagi menjalani kehidupan sehari-hari nya, bersama Marseille ananta tunangannya itu karena ia batin nya tersiksa setiap kali ia selalu gunta ganti membawa wanita lain, ke dalam rumah nya dan ia di tahan selama yang ia mau, dan hanya untuk menjadi pelayan rumah tangga? untuk memasak kan makanan untuk nya.
__ADS_1
Bersambung........