Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Di Jalan Raya Episode 18.


__ADS_3

Tiara terkejut saat melihat nenek nya berada di jalan yang sama dengan nya, saat ia membujuk rayanza Erlangga untuk pulang ke rumah nenek nya tidak seperti nenek yang pada umumnya yang baik kepada cucunya namun ini ia tega memarahi dan mempermalukan cucu nya sendiri di depan umum, dan ia sempat memberi pukulan beberapa pukul an di punggung nya karena membela rayanza Erlangga.


Saat itu ia mengambil sebuah botol kaca, dan melemparkannya ke kepala nenek tersebut? rayanza Erlangga melakukan itu karena ia tidak terima Tiara di permalukan seperti itu oleh nenek nenek, yang tidak ia kenal meskipun ia belum menerima sepenuhnya Tiara menjadi mama tiri nya, tapi ia pun tidak tega melihat nya di permalukan di depan umum.


" Kamu anak h*r*m dari mana???? berani nya kamu memanggil ku dengan sebutan nenek, malu kembali ke keluarga ku" ujar Sima Surya berbicara kasar kepada Tiara di depan orang banyak.


Tiara pun terdiam sejenak, mendengar perkataan nenek nya sendiri, tidak mengakui nya sebagai cucu.


" Wah ada drama, antara nenek dan cucu nya......


" Iya seperti nya seru yuk, kita lihat mereka?????...


Semua orang berkumpul melihat Tiara di marahi oleh nenek nenek yang tidak di kenal.


" Aku anak dari putra mu, dari mana asal putra mu maka itu lah asal aku" ujar Tiara dengan marah ia berteriak kepada nenek nya sendiri di depan semua orang.


" Kamu semakin kurang ajar, berani membentak ku dengan sikap seperti ini" ujar Sima Surya berkomentar lagi dengan emosi nya.


" Kenapa aku tidak boleh berbicara seperti ini dengan mu" ujar Tiara memancing kemarahan nenek nya sendiri dengan sengaja.


" Aku ini nenek mu????" ujar Sima Surya langsung menutup mulutnya dengan tangan ia tidak sengaja keceplosan ngomong seperti itu.


" Oh ternyata benar dia adalah nenek nya????


" Kenapa perkataan nya kasar sekali kepada cucunya ya.


Semua orang berbisik bisik satu sama lain, menyaksikan mereka yang sedang bertengkar di jalan an umum.


" Mohon maaf, anak h*r*m yang tidak punya ibu seperti aku!!!! tidak berani mengakui sembarangan orang lain sebagai nenek?" ujar Tiara berbicara kepada Sima Surya dengan mengembalikan perkataan nya tersebut.


" Huuh! anak yang tidak punya ibu emang tidak tahu malu, sembarang menjadi ibu tiri pria lain memang benar kata orang, ini dan anak sama saja..." ujar Sima Surya menghina ibunya Tiara di depan semua orang.


" Kau berani menghina ibu ku???? Dasar kau wanita tua kotor dan licik, kau yang harus diam, aku tidak mempunyai ibu itu salah siapa? kau yang bersekongkol dengan selingkuh an ayah ku, sampai memaksa nya untuk bercerai ibu ku baru saja pergi beberapa hari kau sudah tidak sabar menjemput nya, selingkuhan itu ke rumah!!!! lalu langsung mengadakan pesta pernikahan untuk selingkuhan itu. apa kah semua ini kelakuan seorang manusia, yang benar benar tidak tahu malu itu kau sendiri.

__ADS_1


Tiara berbicara terus terang di depan semua orang, mengungkapkan kan perasaan nya sendiri dengan emosi dan menunjuk ke arah Sima Surya nenek nya sendiri ia melakukan nya dengan sengaja.


" Kau berani sekali berbicara sembarang an" ujar Sima Surya melihat ke sekeliling nya dengan terdiam sejenak.


" Wah wanita tua itu hebat sekali merencanakan semua itu....


" Cucu yang malang????mempunyai nenek se licik itu.


" Kasian sekali ya dia....


Semua orang bertanya tanya satu sama lain saat menyaksikan nenek dan cucu bertengkar di jalan an umum di malam hari.


" Dasar cucu kurang ajar????" ujar Sima Surya tidak bisa menahan emosi nya dengan mengangkat tongkat kayu nya hendak memukul Tiara.


" Nenek sihir, coba saja kau berani menyentuh nya" rayanza Erlangga menghentikan pembicaraan mereka dan menghalangi agar Tiara tidak terkena pukulan Sima Surya dengan berteriak kepada nya.


" Anak h*r*m kau juga bukan anak yang baik!!!!" ujar Sima Surya melanjutkan memukul anak kecil yang menghalangi nya itu.


Tiara dengan sigap ia melindungi rayanza Erlangga, dari pukul an nenek nya itu dengan menahan beberapa pukul an, rayanza Erlangga menatap wajah Tiara dengan penuh iba dan kasih an kepada Tiara.


" Lihat apakah kelak kau akan berani kurang ajar lagi kepada ku huuh" ujar Sima Surya lagi bicara kepada Tiara setelah ia memberikan pukul an nya itu.


" Sebaiknya kau ingat dengan apa yang kamu lakukan pada ku hari ini, dalam waktu dekat aku akan segera rebut kembali semua utang yang harus di bayar, oleh keluarga kalian pada ku dan kepada ibu ku" ujar Tiara langsung berbalik badan dan berbicara kepada Sima Surya dengan mengancam nya.


" Kau....


Sima Surya tidak memperdulikan lagi ia langsung pergi begitu saja karena malu di lihat in oleh banyak orang di jalan tersebut.


" Kamu masih begitu kecil, kenapa sok jadi pahlawan? tongkat kayu itu begitu besar, kalau benar benar kena sama kamu bagaimana" ujar Tiara melepaskan pelukannya dari rayanza Erlangga, dan menasihati nya dengan kasih sayang.


" Humh..... hanya aku yang boleh mengganggu mama tiri, nenek sihir itu tidak berhak mengganggu nya" ujar rayanza Erlangga dengan pura-pura tidak peduli kepada Tiara.


" Ayo kita pulang sekarang????" ujar Tiara membujuk nya dengan menungtun tangan rayanza Erlangga sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


" Aku tidak mau pulang!!!!!....


Rayanza Erlangga langsung melepaskan tangan nya dari Tiara dan berlari mengambil botol kaca, yang ada di sampingnya dan melemparkannya ke arah nenek tua tersebut.


" Dasar nenek sihir jelek, masih berani menakuti orang aku mau lihat apa kah kamu masih berani, rasakan ini buat mu" ujar rayanza Erlangga berteriak dengan lari melempar botol kaca tersebut kena ke kepala nenek tersebut.


" Huaah" ujar Sima Surya menghalangi wajah nya dengan kedua tangannya.


Pranggg.....


Suara botol kaca terjatuh setelah mengenai kepala nenek tersebut, dan membuat nenek itu terjatuh juga.


" Dasar anak h*r*m!!!! hatcuh.....??aaahhhh.awas saja kalian akan ku balas aku tidak terima ini" ujar Sima Surya di tonton semua orang.


Sedangkan Tiara dan rayanza Erlangga, menghentikan taksi di jalan tersebut dan langsung masuk ke dalam mobil rayanza Erlangga dengan bahagia ia melihat ke belakang di dalam mobil melihat nenek tersebut masih terduduk di tanah ia ketawa ngakak.


" Hahahaha????? rasa kan itu dasar nenek sihir....


" Pak cepat jalan kan mobil nya" ujar Tiara dengan panik karena sudah larut malam.


Setelah sampai di villa sekitar pukul 21:30 menit mereka pun bersiap-siap membuka pintu dengan perlahan dan saling menatap satu sama lain.


Ssssttttt....


Mereka dengan kompak nya berjalan sambil berjinjit perlahan lahan,dan rayanza Erlangga mengikuti nya dari belakang Tiara???? karena lampu di dalam ruangan tersebut gelap mereka pikir orang rumah sudah pada tertidur pulas maka nya mereka tanpa suara apa pun masuk ke dalam rumah.


Tiba-tiba lampu menyala semua, membuat mereka kaget dan terdiam sejenak sambil berdiri tegap.


" nyonya junior, tuan muda rayanza, akhirnya kalian pulang juga ya"ujar junior Erlangga langsung berbicara kepada mereka sambil duduk dengan sikap dingin nya


Mereka pun terdiam tanpa berkata apa-apa, melihat siapa junior Erlangga dengan ketakutan? tidak ada komentar dan alasan yang tepat.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2